Hubungan Stres Akademik dan Kecanduan Media Sosial pada Mahasiswa Tingkat Akhir

  • Maghfira Maulisa Adzani Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Dewi Rosiana Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Stres Akademik, Kecanduan Media Sosial, TikTok

Abstract

Abstract. The phenomena of social media addiction and academic stress have become relevant issues in students' lives, with potential impacts on academic performance and future careers. Social media addiction occurs when an individual compulsively increases their usage time and struggles to control their social media use. Stress arises from pressures to demonstrate achievements and excellence amidst the growing academic competition, leading to increased burden from various pressures and demands. This study involved 169 respondents, using variables including social media addiction and academic stress. The sampling technique employed was Non-Probability, with the criteria being active students currently working on their theses and using TikTok in the past 6 months. The measurement tools used in this study were the Bergen Social Media Addiction Scale and the Perceived Sources of Academic Stress. Analysis was conducted using Spearman's Rho correlation test, yielding a correlation coefficient of 0.321. The results indicate a positive relationship between social media addiction and academic stress among students. Social media addiction can lead to a decrease in academic performance and lower grades, as well as disrupt real-life activities. The recommendation from this study is that students should be aware of their social media usage behavior and manage their time more effectively to reduce academic stress. The findings of this research can serve as a basis for developing interventions and guidance programs to help students manage their social media use more balancedly.

Abstrak. Fenomena kecanduan media sosial dan stres akademik telah menjadi isu yang relevan dalam kehidupan mahasiswa, dengan potensi berdampak pada prestasi akademik dan masa depan profesional. Kecanduan media sosial merupakan ketika seseorang menambah waktu penggunaannya secara kompulsif, dan mereka kesulitan mengendalikan diri untuk tidak menggunakan media sosial. Stres yang muncul karena adanya tekanan-tekanan untuk menunjukkan prestasi dan keunggulan dalam kondisi persaingan akademik yang semakin meningkat, sehingga mereka semakin terbebani oleh berbagai tekanan dan tuntutan. Pada penelitian ini berjumlah 169 responden menggunakan variabel yang diteliti meliputi kecanduan media sosial dan stres akademik. Teknik sampling pada penelitian ini adalah Non-Probability dengan kriteria mahasiswa aktif yang sedang menyusun skripsi dan menggunakan TikTok  6 bulan terakhir. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bergen Social Media Addiction Scale dan Percevied Sources of Academic Stress analisa menggunakan uji korelasi spearman rho dengan hasil koefesien korelasi sebesar 0.321. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara kecanduan media sosial dan stres akademik pada mahasiswa. Kecanduan media sosial dapat berdampak pada menurunnya kemampuan akademik dan penurunan prestasi perkuliahan, serta mengganggu kehidupan nyata. Saran dari penelitian ini adalah bahwa mahasiswa perlu aware dengan perilaku menggunakan media sosial dan mengelola waktu dengan lebih seimbang untuk mengurangi stres akademik. Hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan intervensi dan program bimbingan yang membantu mahasiswa mengelola penggunaan media sosial dengan lebih seimbang.

References

[1] M. Barseli, I. Ifdil, and N. Nikmarijal, “Konsep Stres Akademik Siswa,” J. Konseling dan Pendidik., vol. 5, no. 3, pp. 143–148, 2017.
[2] A. N. Oon, Handling study stress. Jakarta: Alex, 2007.
[3] D. D. Sagita, D. Daharnis, and S. Syahniar, “Hubungan Self Efficacy, Motivasi Berprestasi, Prokrastinasi Akademik Dan Stres Akademik Mahasiswa,” Bikotetik (Bimbingan dan Konseling Teori dan Praktik), vol. 1, no. 2. p. 43, 2017.
[4] Kağan Kırcaburun, “Self-Esteem, Daily Internet Use and Social Media Addiction as Predictors of Depression among Turkish Adolescents,” J. Educ. Pract., vol. Vol.7, no. ISSN 2222-1735 (Paper) ISSN 2222-288X (Online), p. No.24, 2016.
[5] N. d. A. Young, K.S. & Cristiano, “A Handbook and Guide to Evaluation and Treatment : Internet Addiction.” 2020.
[6] F. N. Zanah and W. Rahardjo, “Peran kesepian dan fear of missing out terhadap kecanduan media sosial: Analisis regresi pada mahasiswa,” Pers. Psikol. Indones., vol. 9, no. 2, pp. 286–301, 2020.
[7] M. Moqbel and N. Kock, “Unveiling the dark side of social networking sites: Personal and work-related consequences of social networking site addiction,” Inf. Manag., vol. 55, no. 1, pp. 109–119, 2018.
[8] W. K. P. Galuh Putri Riyanto, “Pengguna TikTok di Indonesia Tembus 113 Juta, Terbesar Kedua di Dunia,” Kompas.Com, 2021.
[9] J. J. Kandell, “Internet addiction on campus: The vulnerability of college students,” Cyberpsychology Behav., vol. 1, no. 1, pp. 11–17, 1998.
[10] Hurlock and E. Hurlock, “Adolescent.” .
[11] Hendarti, Hendarti. Bandung: Refika Aditama.
[12] O. Eugenia et al., “Identitas Diri Mahasiswa Heavy User Media Sosial di Kota Jakarta Identitas Diri Mahasiswa Heavy User Media Sosial di Kota Jakarta,” no. 2, 2015.
[13] S. Hartinah, A. Sriati, and C. E. Kosasih, “Gambaran Tingkat Gejala Kecanduan Media Sosial pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Padjadjaran,” J. Keperawatan BSI, vol. 7, no. 1, pp. 123–133, 2019.
[14] Zahra Qolbina and U. Yusuf, “Pengaruh Kesabaran terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Kota Bandung,” Bandung Conf. Ser. Psychol. Sci., vol. 4, no. 1, pp. 531–537, 2024.
[15] Muslimin Machmud, Tuntunan Penulisan TUGAS AKHIR Berdasarkan Prinsip Dasar Penelitian Ilmiah. Malang: Penerbit Selaras, 2016.
[16] K. J. Reddy, K. R. Menon, and A. Thattil, “Academic stress and its sources among university students,” Biomed. Pharmacol. J., vol. 11, no. 1, pp. 531–537, 2018.
[17] S. Michie, Health psychology biopsychosocial interactions, 7th ed., vol. 35, no. 4–5. New York: John Wiley & Sons, 1991.
[18] H. Ben-Zur and M. Zeidner, “Appraisals, Coping and Affective and Behavioral Reactions to Academic Stressors,” Psychology, vol. 03, no. 09, pp. 713–721, 2012.
[19] Oktavia, W. K. Oktavia, R. Fitroh, H. Wulandari, and F. Feliana, “Faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik,” in Prosiding Seminar Nasional Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, pp. 142–149.
[20] F. D. Khantohe, A. Adam, Agus, K. Rusmin, and W. H. Huran, “Dampak Media Sosial TikTok terhadap Pola Belajar Mahasiswa (Studi Kasus pada Mahasiswa IAIN Ternate),” vol. 3, pp. 101–112, 2023.
Published
2024-08-04