Studi Deskriptif tentang Pengambilan Keputusan pada Atlet Silat di Perguruan Tapak Suci Gorontalo

  • Trizki Diva Maharani Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Umar Yusuf Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Pengambilan Keputusan, Atlet, Pencak Silat

Abstract

Abstract. In the world of sports, particularly in martial arts like pencak silat, decision-making is a critical aspect that can significantly affect an athlete's performance. Based on this phenomenon, the research problem formulated is: "What is the description of decision-making among silat athletes at Tapak Suci Gorontalo?". The researcher used a descriptive method with a quantitative approach. The selected population for this study consisted of 67 athletes aged 12 – 21 years. Data collection techniques used in this study were questionnaires, observation, and literature review. The data analysis technique employed was descriptive analysis. The results of this study indicate that older age groups demonstrate better abilities in handling competition situations and making precise decisions.

Abstrak. Dalam dunia olahraga, terutama pada cabang seni bela diri seperti pencak silat, pengambilan keputusan adalah aspek kritis yang dapat mempengaruhi performa atlet secara signifikan. Berdasarkan fenomena tersebut, maka rumuasan permasalahan penelitian ini adalah “Bagaimana gambaran pengambilan keputusan pada Atlet silat di Perguruan Tapak Suci Gorontalo?”. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah atlet yang berusia 12 – 21 tahun sebanyak 67 atlet. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi dan studi pustaka. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran bahwa kelompok usia yang lebih matang menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi situasi pertandingan dan membuat keputusan yang tepat.

References

Hafizhudin R, Afriansyah H. Konsep Dasar Pengambilan Keputusan. J Adm Pendidikan Padang Univ Negeri Padang. 2019;
Kumaidah E. Penguatan eksistensi bangsa melalui seni bela diri tradisional pencak silat. Humanika. 2012;16(9).
Muhtar T. Pencak silat. UPI Sumedang Press; 2020.
Rohmansyah NA, Wiyanto A, Zhannisa UH. Tingkat Kecemasan dan Stress Atlet Cabang Beladiri Menjelang Kompetisi Porsenasma Palembang Tahun 2017. Tidak Ada. 2017;
Ediyono S, Widodo ST. Memahami makna seni dalam pencak silat. Panggung. 2019;29(3).
Nugroho S. Industri olahraga. UNY Press; 2020.
Susilo MJ. Analisis Nilai-Nilai Religius Pencak Silat Pagar Nusa Dan Strategi Penerapannya Dalam Menangkal Pergerakan Radikalisme Di Ponpes Miftahul Ulum Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. 2022;
Octavianingrum W, Savira SI. Hubungan kepercayaan diri dengan regulasi emosi pada atlet pencak silat puslatda jawa timur. Character J Penelit Psikol. 2022;9(6):50–5.
Rifai A, Afriansyah H. Proses Pengambilan Keputusan. 2019;
Hanif AQF. Komunikasi Antar Pribadi Pelatih dan Atlet Di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Riau Cabang Olahraga Pencak Silat. Universitas Islam Riau; 2020.
Mann L, Harmoni R, Power C. Adolescent decision-making: The development of competence. J Adolesc. 1989;12(3):265–78.
Gorontalo DP dan OP. Laporan Tahunan Pembinaan Olahraga di Gorontalo. 2021.
Santrock JW. Adolescence: an introduction. Wm C Brown Publishers; 1987.
Pradnyaswari AAA, Budisetyani I. Hubungan kecerdasan emosional dengan kecemasan bertanding pada atlet softball remaja putri di bali. J Psikol Udayana. 2018;5(01):218.
Erikson EH. Identity youth and crisis. WW Norton & company; 1968.
Steinberg L. Adolescent Decision-Making And Whether Standardized Packaging Would Reduce Underage Smoking. 2016;
Johnson SB, Blum RW, Giedd JN. Adolescent maturity and the brain: the promise and pitfalls of neuroscience research in adolescent health policy. J Adolesc Heal. 2009;45(3):216–21.
Published
2024-07-31