Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Komitmen Organisasi pada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Panawangan

  • Hasybi Muhammad Azka Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
  • Muhammad Ilmi Hatta Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi, Tenaga Kesehatan

Abstract

Abstract. Organizational commitment is an indicator of how far an employee experiences a sense of unity with the organization. Organizational culture is a set of values ​​and practices that are shared and have developed rapidly over time, so that they really influence how an organization is run. This research aims to determine whether or not there is an influence of Organizational Culture on Organizational Commitment among health workers at the Panawangan Community Health Center, as well as to see how much it contributes. This research is quantitative research with a correlational approach. The subjects used were the entire population, namely health workers at the Panawangan health center. The respondents for this study consisted of 47 health workers at the Panawangan health center. Using the Organizational Culture measuring tool from Priandana (2016) and the Organizational Commitment measuring tool by Hatta (2019). The results of this research show that organizational culture contributes significantly to organizational commitment by 9.5%. Meanwhile, affective commitment has a positive correlation with organizational culture with a contribution of 31.5%.

Abstrak. Komitmen organisasi merupakan indikator seberapa jauh seorang karyawan mengalami rasa kesatuan dengan organisasi. Budaya organisasi merupakan suatu nilai-nilai dan praktik-praktik yang dianut bersama dan telah berkembang pesat seiring dengan perkembangan zaman sehingga benar-benar sangat mempengaruhi bagaimana sebuah organisasi dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Budaya Organisasi terhadap Komitmen Organisasi pada tenaga kesehatan di Puskesmas Panawangan, juga untuk melihat seberapa kontribusinya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasional. Subjek yang digunakan merupakan seluruh populasi yaitu tenaga kesehatan di puskesmas Panawangan. Responden penelitian ini terdiri dari 47 tenaga kesehatan di puskesmas Panawangan. Menggunakan alat ukur Budaya Organisasi dari Priandana (2016) dan alat ukur Komimen Organisasi oleh Hatta (2019). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Budaya organisasi berkontribusi secara signifikan terhadap komitmen organisasi sebesar 9.5%. Sedangkan komitmen afektif memiliki korelasi positif terhadap budaya organisasi dengan  kontribusi sebesar 31.5%.

References

Meutia, K.I & Husada, C.(2019).Pengaruh Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB). Vol. 4 No. 1 Februari 2019 : 119-126.
[2] Hariani, P. P. (2017).Pengaruh Corporate Responsibility dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan.
[3] Djastuti, I. (2018). Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap Komitmen Organisasi Karyawan Tingkat Managerial Perusahaan Jasa Konstruksi Di Jawa Tengah. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi, 13(1), 1 - 19. https://doi.org/10.34208/jba.v13i1.167.
[4] Meyer et. al.. 1993. “Commitment to Organizations and Occupation: Extention and Test of Three-Component Conceptuallization”: Journal of Applied Psychology. Vol. 78 No.4, pp: 538-551.
[5] Robbins, Stephen P. dan Judge, Timothy A. 2014. Perilaku Organisasi. Jakarta : Salemba Empat.
[6] Trang, D. S.2013.Gaya Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Pengaruhnya Terhadap Kinerja Karyawan.Jurnal EMBA, Vol. 1 No. 3 September 2013, hal. 208-216
[7] Djaman, F.(2023). Diduga Tak Kuat Tanggung Beban Pekerjaan, Pegawai Puskesmas di Talakar Bunuh Diri. Diakses 23 Juli 2023. https://makassar.terkini.id/diduga-tak-kuat-tanggung-beban-pekerjaan-pegawai-puskesmas-di-takalar-bunuh-diri/
[8] Arnett, J.J(2000). Emerging Adulthood: A Theory of Development from the Late Teens Through the Twenties. American Psychologist, 55(5) 469-480.
[9] Berk.(2010).Development Through The Lifespan.Terjemahan : Daryatno (2012). Pustaka Pelajar : Yogyakarta.
Published
2024-07-30