Bandung Conference Series: Public Relations
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR
<p><strong>Bandung Conference Series: Public Relations </strong>merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Ilmu Hubungan Masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional UNISBA yang diselenggarakan tahunan oleh UPT Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bandung. <strong><a title="BCSME" href="https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/" target="_blank" rel="noopener">BCSPR</a> </strong>ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN <a title="ISSN BCSPR" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220215281106312" target="_blank" rel="noopener">2828-2167</a> yang diterbitkan oleh <a title="UPT Publikasi" href="https://portal-publikasi.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">UPT Publikasi Ilmiah</a>, <a title="unisba" href="https://www.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Bandung</a>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-<em>indeks</em> di <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=d7GKr5AAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a title="Id Garuda" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/27931" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="doi" href="https://search.crossref.org/?q=unisba&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a>, dan <a title="DOAJ" href="https://doaj.org/search/journals?ref=quick-search&source=%7B%22query%22%3A%7B%22filtered%22%3A%7B%22filter%22%3A%7B%22bool%22%3A%7B%22must%22%3A%5B%7B%22terms%22%3A%7B%22bibjson.publisher.name.exact%22%3A%5B%22Universitas%20Islam%20Bandung%22%5D%7D%7D%5D%7D%7D%2C%22query%22%3A%7B%22query_string%22%3A%7B%22query%22%3A%22universitas%20islam%20bandung%22%2C%22default_operator%22%3A%22AND%22%2C%22default_field%22%3A%22bibjson.publisher.name%22%7D%7D%7D%7D%7D" target="_blank" rel="noopener">DOAJ</a>. Terbit setiap <strong>Maret</strong> dan <strong>September.</strong></p>UNISBA Pressen-USBandung Conference Series: Public Relations2828-2167Kampanye Digital Pranata Humas Aparatur Sipil Negara di Media Sosial Instagram @regional3bkn dalam Menjaga Netralitas Pemilu 2024
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16358
<p><strong>Abstract.</strong> Public relations officers of Kanreg III BKN often post digital campaigns in the form of calls to maintain the neutrality of the State Civil Apparatus during election activities. Digital campaigns like this are information and appeals to the State Civil Apparatus not to violate neutrality and be active in building awareness of democracy in Indonesia. This study aims to analyse the process of monitoring and evaluating digital campaigns on Instagram social media carried out by Public Relations Officer of Regional Office III of the Bandung City State Civil Service Agency in maintaining the neutrality of ASN in the 2024 Election. The method in this study uses qualitative with a case study approach to observe the digital campaign process carried out on the @regional3bkn Instagram account. The data collection method uses interviews with the Public Relations Officer managing the digital campaign, observation of the digital campaign posted, and documentation on the digital campaign owned by Kanreg III BKN. Based on the research that has been conducted, it can be concluded that the process of monitoring and evaluating digital campaign content on Instagram social media in maintaining the neutrality of ASN in the 2024 Election carried out by the Public Relations Officer of Kanreg III BKN Bandung City prioritises the role of leadership as a designer, activator, and supervisor of activities.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Pranata humas Kanreg III BKN sering memposting kampanye digital berupa seruan untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara saat adanya kegiatan Pemilu. Kampanye digital seperti ini merupakan sebuah informasi serta imbauan kepada kalangan Aparatur Sipil Negara untuk tidak melakukan pelanggaran netralitas dan aktif dalam membangun kesadaran demokrasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses monitoring dan evaluasi kampanye digital di media sosial Instagram yang dilakukan oleh Pranata Humas Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara Kota Bandung dalam menjaga netralitas ASN Pemilu 2024. Metode dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengamati proses kampanye digital yang dilakukan di akun Instagram @regional3bkn. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dengan Pranata Humas pengelola kampanye digital tersebut, observasi terhadap kampanye digital yang diposting, dan dokumentasi pada kampanye digital yang dimiliki oleh pihak Kanreg III BKN. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, proses monitoring dan evaluasi konten kampanye digital di media sosial Instagram dalam menjaga netralitas ASN Pemilu 2024 yang dilakukan Pranata Humas Kanreg III BKN Kota Bandung mengutamakan peran pimpinan sebagai perancang, penggerak, sekaligus pengawas kegiatan.</p>Irgi Anggara PutraAni Yuningsih
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-282025-01-28511810.29313/bcspr.v5i1.16358Efektivitas Kualitas Pelayanan Petugas Sentral Komunikasi Jasa Marga Ruas Purbaleunyi
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16495
<p><strong>Abstract. </strong>Jasa Marga is one of the major companies in Indonesia specializing in toll road management. In an effort to address traffic congestion during the holiday seasons of Eid al-Fitr and Christmas in 2019, PT Jasa Marga introduced an application called 'Travel With Comfort and Joy.' The objective of this research is to assess the extent to which this application meets service quality standards based on Parasuraman's dimensions of service quality, namely Reliability, Responsiveness, Assurance, Tangibles, and Empathy. This study employs a quantitative research method with a descriptive approach, and the population under investigation consists of users of the Travoy application. Accidental sampling is utilized as the sampling method. Data collection techniques include an online questionnaire, literature review, and observation. Expected results from this research are anticipated to provide a comprehensive understanding of service quality on the toll road. It is also expected that this study can serve as valuable feedback or recommendations for the company to enhance service quality. The results of the study conclude that through the Travoy app, toll road staff are able to provide service very effectively. In terms of service quality, which includes reliability, responsiveness, assurance, products, and attentiveness, the ratings are in a high category.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Jasa Marga merupakan salah satu perusahaan besar di Indonesia yang bergerak dalam bidang pengelolaan jalan tol. Untuk menuntaskan masalah kemacetan pada musim libur lebaran dan natal, pada tahun 2019 PT Jasa Marga merilis aplikasi bernama Travel With Comfort and Joy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sejauh mana aplikasi ini memenuhi standar kualitas pelayanan. Dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, yaitu Reability, Responsiveness, Assurance, Tangible, Emphaty. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. pengguna aplikasi Travoy merupakan populasi dari penelitian ini. Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah aksidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket berupa kuisioner online, studi literatur, dan observasi. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini, dapat memberikan pemahaman yang mendalam mengenai kualitas pelayanan di jalan tol dan diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi masukan atau saran untuk perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa melalui aplikasi Travoy petugas pelayanan jalan tol mampu memberikan pelayanan dengan sangat baik. Dari aspek kualitas pelayanan yang mencakup kehandalan, ketanggapan, jaminan, produk, perhatian, dengan nilai kategori yang tinggi.</p>Nurul Aini HabibahMaya Amalia Oesman Palapah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-282025-01-285191410.29313/bcspr.v5i1.16495Representasi Feminisme dalam Film Dear David
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16631
<p style="font-weight: 400;"><strong><em>Abstract, </em></strong><em>This study examines how the film Dear David represents gender roles, particularly the role of women, and to what extent these representations reflect or challenge social norms of femininity. The research aims to analyze the meanings of denotation, connotation, and myth in feminist representation using Roland Barthes’ semiotic perspective. Applying a qualitative approach, data is collected through textual analysis and literature review. The denotative meaning of feminism in Dear David refers to its literal interpretation, divided into three components: the sign, the signifier, and the signified. The connotative meaning reflects an ideological perspective, where subjective interpretations shape the intended message and symbolism behind the film’s visual elements. The mythological meaning represents how language and communication construct social values, shaping dominant perceptions that are historically accepted as truth. The study concludes that Dear David portrays feminism as a reflection of real-life societal phenomena. Through its narrative and imagery, the film highlights issues related to gender roles and challenges or reinforces prevailing norms. By deconstructing these representations, the research provides insight into how cinema shapes and influences public perceptions of feminism in contemporary society.</em></p> <p style="font-weight: 400;"><strong><em>Keyword: Representation, Feminism, Bullying, Semiotics, Film Dear David</em></strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong> </strong></p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Abstrak, </strong>Penelitian ini menyelidiki bagaimana film Dear David merepresentasikan peran gender, khususnya peran perempuan, dan sejauh mana representasi tersebut mencerminkan atau menantang norma-norma sosial yang terkait dengan femininitas. Tujuan penelitian mengetahui makna denotasi, konotasi, dan mitos dari representasi feminisme pada film Dear David. Dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan perspektif semiotika Roland Barthes. Data yang di peroleh didapatkan melalui analisis tekstual, dan studi kepustakaan. Makna denotasi dari representasi feminisme dalam film Dear David yaitu makna sesungguhnya yang di dalamnya terbagi menjadi tiga bagian yaitu petanda, penanda, dan tanda. Makna konotasi dari representasi feminisme dalam film Dear David sebagai bentuk idiologi dari perspektif subjektif yang mempunyai maksud dan tujuan dari objek yang di sampaikan berupa konsep dan penandaan di balik potongan gambar video film yang berjudul Dear David. Makna mitos dari representasi feminisme dalam film Dear David yaitu sebuah pertandaan nilai Bahasa dari konteks komunikasi yang melahirkan sebuah pesan, sehingga mitos bias dikatakan sebagai produk social yang dengan sendirinya mendominasi segala sesuatu yang dianggap benar dari persepsi masyarakat secara historis. Seperti makna mitos pada penciptaan potongan video dengan judul Dear David dengan menggambarkan sebuah fenomena nyata yang sering terjadi di lingkungan masyarakat mengenai feminisme.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Representasi, Feminisme, Bullying, Semiotika, Film Dear David</strong></p>Dyanza Nurr Taqi ZakariaAskurifa'i Baksin
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-292025-01-2951152210.29313/bcspr.v5i1.16631Hubungan Komunikasi Internal dengan Kinerja Karyawan RS Angkatan Udara Dr. M. Salamun
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16637
<p>Abstract. Communication is a basic human activity that is important in everyday life, both personally, organizationally and socially. In an organizational context, internal communication plays a central role in achieving efficiency and effectiveness. Good communication strengthens relationships between employees, creates a productive work environment, and increases employee motivation and commitment to the organization. At Dr. Dr. Air Force Hospital. M. Salamun, as a military health institution, internal communication is very important to ensure strong teamwork and maximum performance. Effective communication supports efficient operations, improves the quality of health services, and ensures that employee duties and responsibilities run optimally. The research entitled "The Relationship between Internal Communication and the Performance of Dr. M. Salamun Air Force Hospital Employees" aims to determine the relationship between internal communication, both vertical and horizontal, and the performance of medical records unit employees. This research uses functional structural theory with a quantitative approach. Data was collected through questionnaires, observation, literature study and documentation. The research results are expected to provide an overview of the importance of internal communication in improving employee performance in the hospital environment.</p> <p><strong>Keywords: </strong><em>Internal Communication, Downward Communication, Upward Communication, Horizontal, Performance.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia yang penting dalam kehidupan sehari-hari, baik secara personal, organisasional, maupun sosial. Dalam konteks organisasi, komunikasi internal memegang peranan sentral untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Komunikasi yang baik mempererat hubungan antar karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang produktif, serta meningkatkan motivasi dan komitmen karyawan terhadap organisasi. Di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara Dr. M. Salamun, sebagai institusi kesehatan militer, komunikasi internal sangat penting untuk memastikan kerja sama tim yang kuat dan kinerja maksimal. Komunikasi efektif mendukung operasional yang efisien, meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta memastikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab karyawan berjalan optimal. Penelitian berjudul <em>"Hubungan Komunikasi Internal dengan Kinerja Karyawan RS Angkatan Udara Dr. M. Salamun"</em> bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi internal, baik vertikal maupun horizontal, dengan kinerja karyawan unit rekam medis. Penelitian ini menggunakan teori struktural fungsional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuisioner, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran tentang pentingnya komunikasi internal dalam meningkatkan kinerja karyawan di lingkungan rumah sakit..</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Komunikasi Internal, Downward Communication, Upward Communication, Horizontal, Kinerja.</em></p>Erlangga MuharamKiki Zakiah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-292025-01-2951232810.29313/bcspr.v5i1.16637Hubungan Komunikasi Pelayanan dengan Kepuasan Pasien
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16680
<p><strong>Abstract.</strong> <em>Health is a basic need needed by humans to get a decent and productive life so that it requires the distribution of health services that are controlled in the cost and quality of services provided. Many factors cause patient dissatisfaction in hospitals and health centers, one of which is the communication factor from doctors to nurses and from nurses to patients. One indicator of the success of individual health services in hospitals and health centers is patient satisfaction. UPTD Puskesmas Panghegar is a first-level health facility within the Bandung City Health Office. The purpose of this study was to determine the relationship between service communication and BPJS patient satisfaction which is measured in five (5) dimensions including reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangible. This research uses social exchange theory and quantitative methods in which it uses numbers as valid data with a correlational approach. The number of samples obtained was 100 people from a total population of 24,764 people. The results showed that there was a relationship between service communication and patient satisfaction with variable reliability worth 0.735, responsiveness worth 0.710, assurance worth 0.753, empathy worth 0.734, tangible worth 0.744.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh manusia untuk mendapatkan hidup yang layak dan produktif sehingga diperlukan penyaluran pelayanan kesehatan yang terkendali dalam biaya dan kualitas pelayanan yang diberikan. Banyak faktor penyebab ketidakpuasan pasien di rumah sakit maupun puskesmas, salah satunya adalah faktor komunikasi dari dokter ke perawat maupun dari perawat ke pasien. Salah satu indikator keberhasilan pelayanan kesehatan perorangan di rumah sakit maupun puskesmas yaitu kepuasan pasien. UPTD Puskesmas Panghegar adalah fasilitas kesehatan tingkat pertama di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS yang di ukur dalam lima (5) dimensi diantaranya, <em>reliability </em>(kehandalan), <em>responsiveness </em>(ketanggapan), <em>assurance </em>(keyakinan), <em>empathy</em> (empati) dan <em>tangible </em>(nyata). Penelitian ini menggunakan teori pertukaran sosial dan metode kuantitatif dimana di dalamnya menggunakan angka-angka sebagai data valid dengan pendekatan korelasional. Jumlah sampel yang di dapatkan sebanyak 100 jiwa dari total populasi sebanyak 24.764 jiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara komunikasi pelayanan dengan kepuasan pasien dengan variabel <em>reliability </em>bernilai 0,735, <em>responsiveness </em>bernilai 0,710, <em>assurance </em>bernilai 0,753, <em>empathy </em>bernilai 0,734, <em>tangible </em>bernilai 0,744.</p>Alma SyafiaTresna Wiwitan
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051293610.29313/bcspr.v5i1.16680Implementasi Komunikasi Interpersonal Guru Bimbingan Konseling dalam Mendorong Pemahaman Nilai Islam
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16706
<p><strong>Abstract.</strong> Intelligence is not solely measured by academic grades. The application of <em>murshid, muhsin,</em> and <em>mujadid</em> in the interpersonal communication of counseling guidance teachers at SMP PGII 2 Bandung aims to develop students' spiritual and emotional intelligence. This study examines how these concepts are implemented, along with the challenges and solutions encountered. Using a qualitative method with a case study approach, the research provides an in-depth analysis. The findings reveal that openness, empathy, support, positive attitude, and equality are well-practiced in teacher-student communication. Openness is shown through teachers' willingness to listen, while empathy is reflected in their understanding of students' emotions. Support is evident in maintaining students' privacy. Challenges such as negative stereotypes and student dishonesty are addressed by involving parents and using innovative counseling methods, including gradual approaches and behavioral modeling. The <em>murshid</em> role is reflected in teachers as mentors, <em>muhsin</em> in their exemplary behavior, and <em>mujadid</em> in efforts to update counseling methods to align with students' needs.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Kecerdasan tidak hanya bisa diukur melalui nilai akademis. Penerapan mursyid, muhsin, mujadid pada komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling di SMP PGII 2 Bandung yang bertujuan untuk membangun kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling dalam menerapkan konsep tersebut, serta mengidentifikasi hambatan dan solusi yang muncul dalam prosesnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mendapatkan pemahaman mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling di SMP PGII 2 Bandung, yang meliputi keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan, telah diterapkan dengan baik. Keterbukaan tercermin dari kesediaan guru mendengarkan dan memberi ruang kepada siswa. Empati terlihat dari kemampuan guru memahami perasaan siswa, baik secara verbal maupun nonverbal. Dukungan tercermin dari upaya menjaga privasi siswa. Hambatan seperti stereotip negatif dan kebohongan siswa diatasi dengan melibatkan orang tua serta inovasi dalam metode konseling, seperti pendekatan bertahap dan teladan perilaku. Penerapan mursyid, muhsin, dan mujadid dalam komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling. Guru bimbingan konseling berperan sebagai pembimbing yang baik, muhsin diterapkan sikap teladan guru dalam menerapkan kebaikan, mujadid terlihat dari usaha untuk memperbarui metode konseling agar relevan dengan kebutuhan siswa.</p> <p> </p>Nazart Afghan SyarifRini Rinawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051374410.29313/bcspr.v5i1.16706Pola Komunikasi Adat Kesepuhan Gelar Alam
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16719
<p><strong>Abstract. </strong><em>This research aims to reveal the communication patterns of the Kasepuhan Gelar Alam indigenous community, located in Sirnaresmi Village, Cisolok District, Sukabumi Regency, West Java. The phenomenon observed is how the Kasepuhan Gelar Alam community maintains its communication patterns amid the forces of modernization and globalization. The traditional communication used by this community serves not only as a daily communication tool but also as a means of preserving cultural values, identity, and local wisdom. The research method employed is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include direct observation, in-depth interviews with community leaders and members, as well as related document analysis. The results of this study will provide a deep understanding of the communication patterns used by the Kasepuhan Gelar Alam community, as well as the factors influencing the sustainability of these patterns. Additionally, this research aims to identify the reasons behind the community's decision to maintain their communication patterns to this day.</em></p> <p><strong>Keywords</strong><strong><em>:</em></strong><em> Communication Patterns, Indigenous Community, Kasepuhan Gelar Alam</em></p> <p><em> </em></p> <p><em> </em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola komunikasi masyarakat adat Kasepuhan Gelar Alam, yang merupakan komunitas adat yang terletak di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Fenomena yang diamati merupakan bagaimana masyarakat Kasepuhan Gelar Alam mempertahankan pola komunikasi di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Komunikasi adat yang digunakan oleh masyarakat ini tidak hanya berdungsi sebagai alat komunikasi sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai-nilai budaya, identitas, dan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan para tokoh adat dan anggota masyrakat, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian ini akan memberikan gambaran mendalam mengenai pola komunikasi yang digunakan oleh masyarakat Kasepuhan Gelar Alam, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pola komunikasi tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi alasan-alasan dibalik keputusan masyarakat dalam mempertahankan pola komunikasi mereka hingga saat ini.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Pola Komunikasi, Masyarakat adat, Kasepuhan Gelar Alam</p>Dimas Nurbani YusufWiki Angga Wiksana
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051455210.29313/bcspr.v5i1.16719Strategi Public Relations dalam Membangun Citra Perusahaan
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16863
<p><strong>Abstract.</strong> This study analyzes the Public Relations (PR) strategy for building the corporate image at PT Arlead Global Internasional. Using a qualitative method with a case study approach, the research explores various PR tactics employed to build and maintain a positive image among the public and stakeholders. Data was collected through in-depth interviews with the company’s PR team and direct observation. PT Arlead Global has successfully integrated its vision and mission, which focus on innovation and sustainability, into its PR strategy. The company applies corporate identity theory by maintaining consistent messaging that reflects its core values. Through a structured process, including situation analysis and result evaluation, and leveraging modern technology, the company creates relevant content and enhances audience engagement. Proactive PR strategies and transparent crisis management further strengthen public trust and reputation. By incorporating market research, audience feedback, and benchmarking, PT Arlead Global ensures its PR strategy aligns with the company’s values and long-term goals.</p> <p><strong>Key Word:</strong> <em>Public Relations, company image, PR strategy, PT Arlead Global International, case study</em><em>.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong><strong> </strong>Studi ini menganalisis strategi Hubungan Masyarakat (PR) untuk membangun citra perusahaan di PT Arlead Global Internasional. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi berbagai taktik PR yang diterapkan untuk membangun dan mempertahankan citra positif di antara publik dan pemangku kepentingan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tim PR perusahaan dan observasi langsung. PT Arlead Global berhasil mengintegrasikan visi dan misinya, yang berfokus pada inovasi dan keberlanjutan, ke dalam strategi PR-nya. Perusahaan menerapkan teori identitas korporat dengan mempertahankan pesan yang konsisten yang mencerminkan nilai-nilai inti. Melalui proses terstruktur, termasuk analisis situasi dan evaluasi hasil, serta memanfaatkan teknologi modern, perusahaan menciptakan konten yang relevan dan meningkatkan keterlibatan audiens. Strategi PR proaktif dan manajemen krisis yang transparan semakin memperkuat kepercayaan dan reputasi publik. Dengan menggabungkan riset pasar, umpan balik audiens, dan bench</p> <p><strong>kata kunci:</strong> Public Relations, citra perusahaan, strategi PR, PT Arlead Global Internasional, studi kasus.</p>Mukti Insan AkramNeni Yulianita
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051536010.29313/bcspr.v5i1.16863Community Involvement (Keterlibatan Masyarakat) dalam Pengembangan Destinasi Wisata
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16889
<p><strong><em>Abstract</em></strong><strong>.</strong> In the process of developing Lembang Park Zoo tourist destinations, the community has been involved from the beginning so that the local community has a responsibility in developing tourist destinations. This not only improves the quality of the environment but also increases tourist attraction with a more natural environment. In addition, Lembang Park Zoo and the surrounding community annually hold an irung-irung ritual event. Irung-irung is a spring in the Cihideng area right inside the Lembang Park Zoo area where the Lembang Park Zoo facilitates and donates when there is an annual ritual event. In the event, namely holding tumpeng, slaughtering goats, ketuk tilu art, sprinkling flowers and ngalokat cai. The event was attended by the Lembang Park Zoo and the surrounding community. The paradigm used is the constructivism paradigm with qualitative research methods and this research approach uses case studies. The results of this study show (1) Local community participation in Lembang Park Zoo plays an important role in operations, cultural preservation, and economic development, (2) The contribution of local communities in management at Lembang Park Zoo, is very significant in creating quality tourism experiences covering various aspects, from labor to involvement in cultural activities, (3) Lembang Park Zoo managers from the beginning built harmonious relationships with the community through agreements and coordination.</p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Community, Tourism Destination, Social Capital Theory, Tourism Destination Devolopment</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Dalam proses pengembangan destinasi wisata Lembang Park zoo, Masyarakat telah dilibatkan dari sejak awal sehingga Masyarakat setempat memiliki tanggung jawab dalam pengembangan destinasi wisata. Selain itu Lembang park zoo dan masyarakat sekitar setiap tahunan selalu mengadakan acara ritual irung-irung. Irung-irung adalah sumber mata air didaerah cihideng tepat nya berada di dalam area Lembang Park Zoo yang dimana pihak lembang park zoo memfasilitasi serta memberi donasi ketika ada acara ritual tahunan tersebut. Didalam acaranya yaitu mengadakan tumpeng, menyembelih kambing, kesenian ketuk tilu, menaburkan bunga dan ngalokat cai. Acara tersebut dihadiri oleh pihak Lembang park Zoo dan masyarakat sekitar. Paradigma yang digunakan yaitu paradigma kontruktivisme dengan metode penelitian kualitatif dan pendekatan penelitian ini menggunakan studi kasus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Partisipasi masyarakat lokal di Lembang Park Zoo memainkan peran penting dalam operasional, pelestarian budaya, dan pengembangan ekonomi, (2) Kontribusi masyarakat lokal dalam pengelolaan di Lembang Park Zoo, sangat signifikan dalam menciptakan pengalaman wisata berkualitas mencakup berbagai aspek, mulai dari tenaga kerja hingga pelibatan dalam kegiatan budaya, (3) Pengelola Lembang Park Zoo sejak awal membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui kesepakatan dan koordinasi.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Masyarakat, Destinasi Wisata, Social Capital Theory, Pengembangan Destinasi Wisata.</p>Mochamad Falmi AlgifariMaman Chatamallah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051616810.29313/bcspr.v5i1.16889Pengaruh Intensitas Menonton Drama Korea Start Up terhadap Minat Berwirausaha
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16895
<p>Technological<em> advances in developed countries make it easier to spread foreign cultures to Indonesia, incorporating digital media into people's daily lives. In the context of Korean drama shows that can be accessed via video streaming, it is proven that modern society has the ability to control the content they watch. Korean dramas, which have the ability to foster interest in entrepreneurship, are a type of television program that have a significant influence on their viewers. The aim of this research is to find out whether the frequency of watching the Korean drama Start-Up has a significant impact on entrepreneurial interest among followers of the Twitter account @k_dramaindo_. This research involved a sample of 100 followers of @k_dramaindo_ and used an explanatory approach. In this research, the questionnaire is the main tool for collecting data. The regression coefficient (slope) value of 0.709 indicates that for every one unit increase in the intensity of watching the drama "Start-Up", interest in entrepreneurship increases by 0.709 units. Thus, the higher the intensity of watching the drama "Start-Up", the higher a person's interest in entrepreneurship.</em></p> <p>Kemajuan teknologi di negara maju memudahkan penyebaran budaya asing ke Indonesia, memasukkan media digital ke dalam kehidupan sehari-hari orang. Dalam konteks tayangan drama Korea yang dapat diakses melalui video streaming, terbukti bahwa masyarakat modern memiliki kemampuan untuk mengontrol konten yang mereka tonton.Drama Korea yang memiliki kemampuan untuk menumbuhkan minat berwirausaha, merupakan salah satu jenis program televisi yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemirsanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah frekuensi menonton drama Korea Start-Up memiliki dampak yang signifikan terhadap minat wirausaha antara pengikut akun Twitter @k_dramaindo_. Penelitian ini melibatkan sampel 100 pengikut @k_dramaindo_ dan menggunakan pendekatan eksplanatif. Dalam penelitian ini kuesioner merupakan alat utama untuk mengumpulkan data. Nilai koefisien regresi (slope) sebesar 0,709 menunjukkan bahwa untuk setiap peningkatan satu unit dalam intensitas menonton drama "Start-Up", minat berwirausaha meningkat sebesar 0,709 unit. Dengan demikian, semakin tinggi intensitas menonton drama "Start-Up", semakin tinggi pula minat seseorang untuk berwirausaha.</p>Muhammad RifaldiMochammad Rochim
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051697410.29313/bcspr.v5i1.16895Komunikasi Pelayanan Publik di Media Sosial
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16951
<p><strong>Abstract. </strong>This research aims to analyze public service communication through the Instagram account @bimatiga.bdg_mantap, managed by the Regional Road and Bridge Management Unit III of West Java Province. Instagram, as an interactive social media platform, has become an important channel for government institutions to convey information related to public policies, infrastructure maintenance, and community services. The study employs SERVQUAL theory, which includes five dimensions of service quality: <em>reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles</em>. Using a quantitative approach and descriptive method, data were collected through surveys of the account's followers. The findings indicate that the overall communication quality of the Instagram account @bimatiga.bdg_mantap falls into the "Excellent" category. The empathy dimension stands out as the most prominent, reflecting a high level of attentiveness to user needs. Additionally, the tangibles and responsiveness dimensions also show excellent results, demonstrating the completeness of visual information and the account's promptness in responding to public needs. The reliability dimension is also rated very high, showing the account's consistency in delivering accurate and relevant information. However, the assurance dimension ranks the lowest compared to the others. This indicates that while the account has successfully established effective communication, there is still room to enhance the sense of trust and security felt by users when interacting with the account. Overall, the findings portray the effectiveness of public communication on the Instagram account @bimatiga.bdg_mantap, which has met most service quality indicators well, although efforts are still needed to improve certain aspects.</p> <p>Keywords: Public Service Communication, Instagram, UPTD Road and Bridge Management.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pelayanan publik melalui akun Instagram @bimatiga.bdg_mantap, yang dikelola oleh UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah III Provinsi Jawa Barat. Instagram, sebagai media sosial interaktif, kini menjadi saluran penting bagi instansi pemerintah untuk menyampaikan informasi terkait kebijakan publik, pemeliharaan infrastruktur, dan layanan masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori SERVQUAL, yang mencakup lima dimensi kualitas layanan: keandalan (<em>reliability</em>), daya tanggap (<em>responsiveness</em>), jaminan (<em>assurance</em>), empati (<em>empathy</em>), dan bukti fisik (<em>tangibles</em>). Dengan pendekatan kuantitatif dan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui survei terhadap pengikut akun Instagram tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komunikasi yang diberikan oleh akun @bimatiga.bdg_mantap secara keseluruhan berada dalam kategori "Sangat Baik." Dimensi empati menjadi yang paling menonjol dalam evaluasi, mencerminkan tingkat kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan pengguna akun. Selain itu, dimensi bukti fisik dan daya tanggap juga menunjukkan hasil yang sangat baik, yang mencerminkan kelengkapan informasi visual dan kecepatan akun dalam merespons kebutuhan publik. Dimensi keandalan juga dinilai sangat baik, menunjukkan konsistensi akun dalam menyampaikan informasi yang akurat dan relevan. Namun, dimensi jaminan menempati posisi terendah dibandingkan dimensi lainnya. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun akun telah berhasil menciptakan komunikasi yang baik, terdapat ruang untuk meningkatkan rasa kepercayaan dan keamanan yang dirasakan oleh pengguna saat berinteraksi dengan akun tersebut. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menggambarkan efektivitas komunikasi publik pada akun Instagram @bimatiga.bdg_mantap yang telah memenuhi sebagian besar indikator kualitas layanan dengan baik, meskipun masih diperlukan upaya untuk meningkatkan beberapa aspek tertentu.</p> <p>Kata Kunci: Komunikasi Pelayanan Publik, Instagram, UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan.</p>Shifa Aulia RizkyYulianti
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051758210.29313/bcspr.v5i1.16951Analisis Personal Branding di Media Sosial
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/16984
<p><strong>Abstract. </strong>Personal Branding has become an important aspect of one's professional and personal life. Personal Branding is how a person creates and manages the perception of others. Building a personal brand in today's technological age has become important to improve a positive self-image. This study aims to determine the personal branding carried out by Oza Rangkuti on the TikTok social media account @podcastkeselaje. Currently TikTok is not only used as a means of entertainment. But TikTok can also be used as a medium in doing personal branding. This research uses qualitative research with a case study approach, using data collection from in-depth interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that, Oza Rangkuti on the TikTok @podcastkeselaje account focuses its content on parodying the language style of South Jakarta and parodying the daily lives of South Jakarta people and then relating with trending phenomena on social media. This shows that Oza Rangkuti's personal branding can create a closer relationship with her audience, especially those who are also familiar with South Jakarta pop culture and slang. It can also help Oza Rangkuti to appear more authentic and recognizable in social media, which can increase his appeal and interaction with his followers<strong>.</strong></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Personal Branding telah menjadi aspek penting dalam kehidupan profesional maupun pribadi seseorang. Personal Branding merupakan bagaimana seseorang menciptakan dan mengatur persepsi dari orang lain. Membangun personal brand di zaman teknologi seperti sekarang telah menjadi hal penting untuk meningkatkan citra diri yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui personal branding yang dilakukan Oza Rangkuti pada akun media sosial TikTok @podcastkeselaje. Saat ini Tiktok tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan saja. Tetapi TikTok juga dapat digunakan sebagai media dalam melakukan personal branding. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan pengumpulan data dari hasil wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Oza Rangkuti pada akun TikTok @podcastkeselaje memfokuskan konten nya terkait dengan memparodikan gaya bahasa anak Jakarta Selatan dan memparodikan kehidupan sehari-hari anak Jakarta Selatan lalu dihubungkan dengan fenomena-fenomena yang sedang tren di media sosial. Hal ini menunjukan personal branding Oza Rangkuti dapat menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan audiensnya, terutama mereka yang juga familiar dengan budaya pop dan bahasa slang Jakarta Selatan. Hal ini juga dapat membantu Oza Rangkuti untuk terlihat lebih otentik dan mudah dikenal, yang dapat meningkatkan daya tarik dan interaksi dengan pengikutnya.</p>Ferdianzah ArmandahRiza Hernawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-3051839010.29313/bcspr.v5i1.16984Interaksi Warga dengan Program Pengelolaan Sampah
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17006
<p><strong>Abstract.</strong> The Bandung City Government also actively participates in environmental management efforts by presenting government programs, which aim to minimize waste in the city. Public awareness is expected to be in line with government programs, so that the implementation of the program can run effectively. This research aims to To find out how to build communication messages regarding waste management. To find out how the communication style carried out by Kang Pisman cadres to the residents. To find out how to use Kang Pisman cadres in an effort to motivate residents towards waste management. To find out the reason for using interaction communication to invite residents in waste management, this study uses a case study approach method with a constructivist paradigm and applies qualitative methods. Data collection was carried out through observation, interview, and documentation techniques. For data analysis, this study adopts the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing in formulating the main message. The communication process carried out by KANG PISMAN Cadres in conveying messages about waste management in Cipadung Kidul RW 05 Village has been carried out systematically and effectively. KANG PISMAN plays an important role as an information dissesser and educator in waste management programs. KANG PISMAN cadres rely on informal communication to build long-term relationships with residents, which supports the success of waste management programs.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Pemerintah Kota Bandung juga aktif berpartisipasi dalam upaya pengelolaan lingkungan dengan menghadirkan program pemerintah, yang bertujuan untuk meminimalisisir sampah di kota tersebut. Kesadaran masyarakat diharapkan dapat sejalan dengan program pemerintah, sehingga implementasi program tersebut dapat berjalan dengan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana membangun pesan-pesan komunikasi mengenai pengelolaan sampah, untuk mengetahui bagaimana gaya komunikasi yang dilakukan oleh kader Kang Pisman terhadap warga, untuk mengetahui bagaimana penggunaan kader Kang Pisman dalam upaya memotivasi warga terhadap pengelolaan sampah dan untuk mengetahui alasan penggunaan komunikasi interaksi untuk mengajak warga dalam pengelolaan sampahPenelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kasus dengan paradigma konstruktivis dan menerapkan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data, penelitian ini mengadopsi tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dalam merumuskan pesan utama. Proses komunikasi yang dilakukan oleh Kader KANG PISMAN dalam menyampaikan pesan mengenai pengelolaan sampah di Kelurahan Cipadung Kidul RW 05 telah dilakukan secara sistematis dan efektif. KANG PISMAN memegang peran penting sebagai penyebar informasi dan edukator dalam program pengelolaan sampah. Kader KANG PISMAN mengandalkan komunikasi informal untuk membangun hubungan jangka panjang dengan warga, yang mendukung keberhasilan program pengelolaan sampah.</p>Fakhrurifa FauzanNova Yuliati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-30519110010.29313/bcspr.v5i1.17006Pemanfaatan Media Sosial Instagram @Pikiranrakyat sebagai Sarana Edukasi Gen-Z
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17019
<p class="p1"><strong>Abstract</strong>. This research aims to explore the role of digital communication in leveraging the Instagram social media platform, focusing on the Evergreen reels content @pikiranrakyat as an educational tool for Generation Z. Growing up in the digital era, Generation Z is significantly influenced by social media and tends to seek instant and engaging information. A qualitative approach and case study are employed to delve into how Generation Z utilizes this content in their educational process. The research questions revolve around the utilization of Instagram @pikiranrakyat as an educational medium for Generation Z, the management process of Evergreen reels content, and the reasons behind selecting this content as an educational tool. This study extends the understanding of similar studies by focusing on Instagram Reels content, particularly Evergreen reels @pikiranrakyat, through literature review. The results of this research are that Mind of the People is trying its best to create educational content to meet the needs of Gen-Z in seeking information, especially education. Researchers found another thing, namely that Gen-Z thinks that the educational content uploaded by Mind of the People can help them find the information they need to fulfill their daily learning activities.</p> <p class="p1"><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan menjelajahi peran komunikasi digital dalam memanfaatkan platform media sosial Instagram, dengan fokus pada konten Evergreen reels @pikiranrakyat sebagai alat edukasi bagi Generasi Z. Generasi Z, yang tumbuh di era digital, sangat dipengaruhi oleh media sosial dan cenderung mencari informasi instan yang menarik. Pendekatan kualitatif dan studi kasus digunakan untuk menggali bagaimana Generasi Z memanfaatkan konten tersebut dalam proses pendidikan mereka. Penelitian ini memperluas pemahaman dari studi sejenis dengan fokus pada konten Reels Instagram, terutama Evergreen reels @pikiranrakyat, melalui tinjauan pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pikiran Rakyat berusaha maksimal dalam membuat konten-konten edukatif untuk memenuhi kebutuhan Gen-Z dalam mencari informasi, khususnya edukasi, mengingat tingkat literasi Gen-Z semakin menurun. Peneliti menemukan bahwa Gen-Z beranggapan bahwa konten edukatif yang diunggah oleh Pikiran Rakyat membantu mereka dalam kegiatan belajar <span class="s2">sehari-hari.</span></p>Simran Shafira Jackee KhemlaniMaya Amalia Oesman Palapah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305110110610.29313/bcspr.v5i1.17019Dramaturgi Zaenal Akbar sebagai Imam Masjid Al Lathiif
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17023
<p><strong>Abstract.</strong> The role of the imam in the modern era is highly strategic in the religious domain. In addition to leading prayers, the imam serves as a preacher to the mosque's congregation, such as teaching Quran recitation, delivering sermons, and being a role model. The imam's role in the mosque is significant. However, on the other hand, an imam also has a personal life to manage, which means they cannot always meet the often high expectations of the congregation. This can lead to dramaturgy, where the imam carefully prepares how to present himself in the "front stage" as a religious leader, while keeping his "backstage" life private. One example is Zaenal Akbar, a young imam at Masjid Al Lathiif, who also plays the role of an influencer on Instagram. This research uses a qualitative method with Erving Goffman's dramaturgy approach, collecting data through observation, documentation, and interviews. The data analysis includes collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Peran imam pada era modern ini sangat strategis dalam bidang keagamaan. Selain memimpin sholat, imam juga berperan sebagai pendakwah bagi jamaah masjid, seperti mengajar ngaji, mengisi majelis, dan menjadi teladan. Peran imam di masjid sangat penting. Namun, di sisi lain, seorang imam juga memiliki kehidupan pribadi yang harus dijalani, sehingga ia tidak selalu bisa memenuhi semua harapan jamaah, yang kadang terlalu tinggi. Hal ini bisa memicu terjadinya praktik dramaturgi, di mana imam mempersiapkan cara tampil di panggung depan sebagai pemimpin agama, dan membedakannya dengan kehidupan pribadinya di panggung belakang. Salah satu contoh adalah Zaenal Akbar, seorang imam muda di Masjid Al Lathiif, yang juga berperan sebagai influencer di media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan dramaturgi Erving Goffman, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.</p>Muhammad Ghiyatuddin IslamyErik Setiawan
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305110711410.29313/bcspr.v5i1.17023Program Sosialisasi Digital Financial Literacy OJK dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi mengenai Pinjaman Online
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17027
<p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="IN">Abstract.</span></strong><span lang="IN"> This study discusses how the OJK Digital Financial Literacy socialization program is related to the fulfillment of information needs regarding online loans. The purpose of this study is to determine how the OJK socialization program is related to the socialization of online loan technology features and innovations, the socialization of the introduction of legal online loans, and the socialization of online loan risks. The research method used is the correlation method, which is intended to determine whether a variable is related or not to other variables. The data collection technique used in this study comes from primary data, namely questionnaires and secondary data, namely interviews conducted with participants in the Digital Financial Literacy socialization. The sample was selected using a census technique, namely the number of population is the same as the sample with the number of respondents as many as 105 people. The results of this study state that the relationship between the Digital Financial Literacy socialization program is very strong with the fulfillment of information needs regarding online loans and is assessed from the socialization of online loan technology features and innovations, socialization of the introduction of legal online loans, and socialization of online loan risks.</span></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini adalah mengenai bagaimana hubungan program sosialisasi <em>Digital Financial Literacy </em>OJK denggan pemenuhan kebutuhan informasi mengenai pinjaman online. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan program sosialisasi OJK berupa sosialisasi fitur dan inovasi teknologi pinjaman online, sosialisasi pengenalan pinjaman online legal, dan sosialisasi risiko pinjaman online. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode korelasi, yang dimaksudkan untuk mengetahui apakah suatu variable berhubungan atau tidak dengan variabel lainnya Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer, yaitu angket dan data sekunder, yaitu wawancara yang dilakukan dengan peserta sosialisasi <em>Digital Financial Literacy.</em> Sampel dipilih menggunakan teknik sensus yaitu populasi sama dengan sampel dengan jumlah 105 responden. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hubungan program sosialisasi <em>Digital Financial Literacy </em>sangat kuat dengan pemenuhan kebutuhan informasi mengenai pnjaman online dan dinilai dari sosialisasi fitur dan inovasi teknologi pinjaman online, sosialisasi pegngenalan pinjaman online legal, sosialisasi risiko pinjaman online.</p>Lovita DiffanyRiza Hernawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305111512010.29313/bcspr.v5i1.17027Hubungan Efektivitas Program CSR dengan Citra Perusahaan di Masyarakat
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17033
<p><strong>Abstract.</strong> CSR programs have become one of the company's main strategies in improving the company's image. CSR programs are also a form of responsibility in carrying out operations that utilize natural resources and adverse impacts on the community around the company. As regulated in Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies in article 74 regulates the company's responsibility with the social and environmental environment as a result of the implementation of company activities. This study aims to determine how effective PT Multi Nitrotama Kimia's CSR program is in building a positive image of the company in the community. This research uses a quantitative approach with a correlational study method. The theory of this research uses social interaction theory, Program Effectiveness Theory and Image. The population in this study are people who are participants and receive benefits from PT Multi Nitrotama Kimia's CSR program in the empowered academy program, which is 40 people by taking 100% of the population to be sampled as many as 40 respondents. This study uses data collection techniques by distributing questionnaires (questionnaires). Then tested the validity of reliability and reliability to determine the results of the study and by conducting data analysis techniques infresial collerational analysis. The results of this study The results showed that there was a relationship between the effectiveness of PT Multi Nitrotama Kimia's CSR program (X) and Peru's image.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Program CSR sudah menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam meningkatkan citra perusahaan. Program CSR juga sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjalankan operasionalnya yang memanfaatkan sumber daya alam dan dampak buruk terhadap masyarakat sekitar perusahaan. Sebagaimana yang telah di atur dalam UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas pada pasal 74 mengatur tanggung jawab perusahaan dengan lingkungan sosial dan lingkungan hidup akibat dari pelaksanaan kegiatan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif program CSR PT Multi Nitrotama Kimia dalam membangun citra positif perusahaan di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode studi korelasional. Teori penelitian ini menggunakan teori interaksi sosial, Teori Efektivitas Program dan Citra. Populasi dalam penelitian ini masyarakat yang menjadi peserta dan menerima manfaat dari program CSR PT Multi Nitrotama Kimia pada program akademi berdaya, yaitu sebanyak 40 orang dengan mengambil 100% jumlah populasi untuk dijadikan sampel sebanyak 40 responden. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner (angket). Kemudian diuji validalitas reabilitas dan reabilitas untuk mengetahui hasil penelitian dan dengan melakukan teknik analisis data infresial analisis kolerasional. Hasil dari penelitian ini Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Efektivitas Program CSR PT Multi Nitrotama Kimia (X) dengan Citra Perusahaan (Y) di masyarakat, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,675 dan signifikansi sebesar 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kedua variabel tersebut.</p>Fuad Zeinnuri FajriMohamad Subur Drajat
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305112112810.29313/bcspr.v5i1.17033Hubungan antara Fungsi Komunikasi Organisasi dengan Pelaksanaan Kegiatan “Kota Tanggap Ancaman Narkoba”
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17090
<p><strong><span lang="IN">Abstract.</span></strong><span lang="IN"> Effective communication within an organisation is essential to its smooth functioning and overall success. An organisation cannot achieve its goals without efficient organisational communication. Without clear and structured communication, it will suffer setbacks, experience misunderstandings, and face significant barriers that hinder productivity and progress. To enhance organisational interaction and improve communication strategies, the<span class="apple-converted-space"> </span>National Narcotics Agency of West Java assembled a<span class="apple-converted-space"> </span>Community Empowerment Team. This team is responsible for facilitating communication and carefully examining the planning process for the<span class="apple-converted-space"> </span>city’s response to drug related risks. Their role is crucial in ensuring information about drug threats effectively disseminated and that preventive measures are well coordinated.The objective of this study is investigate the role of an organisation in informing the public about the dangers associated with drug abuse within a given location. This is achieved through<span class="apple-converted-space"> </span>effective communication strategies implemented across various organisational events and activities.This research is grounded in theory of organisational communication, which encompasses<span class="apple-converted-space"> </span>regulative, persuasive, and informational roles. A<span class="apple-converted-space"> </span>quantitative correlational approach<span class="apple-converted-space"> </span>is adopted, employing<span class="apple-converted-space"> </span>questionnaires, observations, and literature reviews<span class="apple-converted-space"> </span>to gather data. The population consists of<span class="apple-converted-space"> </span>30 members of the Community Empowerment Team, and data analysis is conducted through statistical methods presented in tables, supported by explanatory notes.</span></p> <p><strong><span lang="EN-US">Abstrak.</span></strong> <span lang="IN">Komunikasi organisasi</span><span class="apple-converted-space"><span lang="IN"> </span></span><span lang="IN">merupakan salah satu elemen penting dalam operasional suatu entitas. Tanpa adanya komunikasi organisasi yang baik, suatu organisasi akan mengalami kesulitan dan kendala dalam mencapai tujuannya. Komunikasi yang efektif memastikan bahwa informasi tersampaikan dengan jelas dan koordinasi antar anggota dapat berjalan dengan baik. Selain itu, komunikasi yang optimal juga dapat meningkatkan kinerja tim, memperkuat hubungan antar anggota, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif. </span><span lang="IN">Dalam upaya meningkatkan efektivitas komunikasi organisasi,<span class="apple-converted-space"> </span>Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Baratmembentuk<span class="apple-converted-space"> </span>Tim Pemberdayaan Masyarakat<span class="apple-converted-space"> </span>untuk memfasilitasi komunikasi dan mengawasi pelaksanaan program<span class="apple-converted-space"> </span>Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN). Tim ini berperan dalam memastikan bahwa pesan mengenai bahaya narkoba tersampaikan dengan baik kepada masyarakat serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pencegahan penyalahgunaan narkoba.</span></p> <p><span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk memahami serta mengevaluasi<span class="apple-converted-space"> </span>peran organisasi<span class="apple-converted-space"> </span>dalam membentuk kesadaran masyarakat terkait bahaya narkoba di suatu daerah. Hal ini dilakukan melalui komunikasi yang efektif dalam berbagai kegiatan organisasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. </span><span lang="IN">Landasan teori dalam penelitian ini adalah<span class="apple-converted-space"> </span>teori komunikasi organisasi, yang mencakup<span class="apple-converted-space"> </span>fungsi informatif, regulatif, dan persuasif. Metode penelitian yang digunakan adalah<span class="apple-converted-space"> </span>kuantitatif korelasional, dengan teknik pengumpulan data berupa<span class="apple-converted-space"> </span>angket, observasi, dan studi pustaka. Populasi penelitian ini adalah<span class="apple-converted-space"> </span>30 anggota Tim Pemberdayaan Masyarakat. Data dianalisis menggunakan teknik statistik yang disajikan dalam bentuk tabel serta deskripsi analitis untuk memperoleh hasil yang objektif dan akurat.</span></p>Hanna Manar HanifahYenni Yuniati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305112913410.29313/bcspr.v5i1.17090Hubungan Perbedaan Komunikasi Antar Gender dengan Efektivitas Komunikasi Interpersonal
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17175
<p><strong>Abstract </strong><em>The difference in communication between men and women makes people who are accustomed to limited communication between men and women experience communication barriers, especially interpersonal communication with the opposite sex. This often happens to someone who lives in an environment where men and women have separate environments. Researchers are interested in examining the relationship of intergender communication differences with the effectiveness of interpersonal communication.The methodology used is a quantitative method with a correlational approach. The research subjects of this study are students of MA Al-Quran Al-Amanah Lembang who will participate in this study. The theory on which this research relies is the genderlerct styles theory which divides the differences in communication between genders into five parts, namely public speaking vs private speaking, telling stories, listening, conflict, and asking questions. This study applied the total sampling method as a sampling method with a total of 46 respondents. Researchers used Spearman rank test analysis with data appearance through questionnaires. The results of this study indicate that differences in communication methods between genders are related to the effectiveness of interpersonal communication with a correlation coefficient of 0.297 with a significance value of 0.045, which means that H0 is rejected and H1 is accepted.</em> <em>This indicates that there is a Relationship between Gender Communication Differences and Interpersonal Communication Effectiveness.</em></p> <p><strong><em>Keywords: Islamic Education Institution, inter-gender communication, communication effectiveness, interpersonal communication.</em></strong></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak</strong>. Adanya perbedaan komunikasi antara laki-laki dengan perempuan membuat orang-orang yang memang terbiasa komunikasinya dibatasi antara laki-laki dan perempuan mengalami hambatan komunikasi terutama komunikasi interpersonal dengan lawan jenisnya. Hal ini seringkali terjadi pada seseorang yang tinggal dilingkungan dimana laki-laki dan perempuan memiliki lingkungan yang terpisah. Peneliti tertatik untuk meneliti hubungan dari perbedaan komunikasi antargender dengan efektivitas komunikasi interpersonal. Metodologi yang di gunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan kolerasional. Subjek penelitian dari penelitian ini adalah siswa dan siswi MA Al-Quran Al-Amanah Lembang yang akan berpartisipasi di dalam penelitian ini. Teori yang menjadi sandaran penelitian ini adalah teori <em>genderlerct styles </em>yang membagi perbedaan komunikasi antar gender menjadi lima bagian yaitu <em>public speaking vs private speaking, telling story, listening, conflict, </em>dan <em>asking question.</em> Penelitian ini menerapkan metode <em>total sampling </em>sebagai metode pengambila sampel dengan total responden sebanyak 46 siswa dan siswi. Peneliti menggunakan analisis uji <em>rank spearman </em>dengan penampilan data melalui kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan cara berkomunikasi antar gender berhubungan dengan efektifitas komunikasi interpersonal dengan nilai koefisiensi kolerasi sebesar 0.297 dengan nilai signifikansi 0,045 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menandakan bahwa adanya Hubungan Perbedaan Komunikasi Antar Gender dengan Efektivitas Komunikasi Interpersonal.</p> <p><strong>Kata kunci: Intansi Pendidikan islam,</strong><strong> komunikasi antar gender</strong><strong>, </strong><strong>efektivitas </strong><strong>komunikasi, komunikasi interpersonal</strong></p>Aliifah Raafa MuthmainnahKiki Zakiah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-192025-02-195113514010.29313/bcspr.v5i1.17175Pengelolaan Akun Instagram dalam Meningkatkan Citra Lembaga Kepolisian
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17188
<p><strong>Abstract.</strong> This study aims to investigate the role of Public Relations carried out by the Public Relations Division of Polrestabes Bandung in enhancing the image of the police institution. Focusing on the management of the Instagram account @polrestabesbandung as the primary communication tool, this research examines the communication strategies employed. A qualitative research method is used with a case study approach. The theories applied include new media and constructivism paradigms. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation.This study is expected to provide in-depth insights into the police institution's efforts to strengthen their image through social media platforms. The findings of this research are anticipated to offer valuable contributions to public relations practitioners as well as researchers in the fields of communication and law enforcement.The informants in this study consist of several key individuals involved in managing the Instagram account @polrestabesbandung. The informants include AKP Nurindah Murdiani, S.H as the Head of Public Relations, Bripka Handi Gustriana as the Paur Min, and Briptu Akhmal Akhmad G as a member of the Paur Subsi PIDM.The researcher concludes that Instagram has a broad reach, making it an effective platform for conveying or sharing posts through the @polrestabesbandung account. The management steps taken in handling the Instagram account of Polrestabes Bandung have been proven to have a positive impact on improving the institution's image. Through well-planned communication strategies, such as presenting informative, humanistic, and interactive content, the account has successfully strengthened the relationship between the police and the community.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk untuk menginvestigasi peran <em>Public Relations</em> yang dilakukan oleh Humas Polrestabes Bandung dalam meningkatkan citra lembaga kepolisian. Dengan berfokus pada pengelolaan akun Instagram @polrestabesbandung sebagai alat utama komunikasi, penelitian ini memperhatikan strategi komunikasi yang digunakan. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan adalah new media dan menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang mendalam tentang upaya lembaga kepolisian dalam memperkuat citra mereka melalui platform media sosial. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi praktisi humas serta peneliti di bidang komunikasi dan kepolisian. Informan pada penelitian ini terdiri dari beberapa pihak yang berperan penting dalam pengelolaan akun <em>Instagram</em> @polrestabesbandung. Para informan adalah AKP Nurindah Murdiani, S.H sebagai Kasi Humas, Bripka Handi Gustriana sebagai Paur Min, dan Briptu Akhmal Akhmad G sebagai anggota dari Paur Subsi PIDM. Peneliti menyimpulkan bahwa <em>Instagram </em>mempunyai jangkauan yang besar sehingga mudah untuk menyampaikan atau membagikan postingan melalui akun <em>Instagram </em>@polrestabesbandung. Langkah-langkah pengelolaan akun <em>Instagram</em> Polrestabes Bandung terbukti memberikan pengaruh positif dalam memperbaiki citra institusi. Melalui strategi komunikasi yang matang, seperti penyajian konten yang informatif, humanis, dan interaktif, akun ini berhasil mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.</p>Veni Novalsa RizkiawatiDadan Mulyana
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305114114810.29313/bcspr.v5i1.17188Strategi Pengelolaan Konten Instagram dalam Meningkatkan Eksistensi Seni Kabaret Bandung
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17200
<p><strong>Abstract.</strong> Social media has become an effective communication tool for promoting arts and culture, including kabaret art originating from Bandung. This study aims to examine the content management strategies on the Instagram account @federasikabaretbandung to enhance the existence of kabaret art among the younger generation. By utilizing the Reels feature, the account seeks to convey the values of kabaret art through creative visual approaches that align with the digital preferences of Gen Z. This research employs a qualitative method with a case study approach, involving observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were collected from Instagram account managers, audiences, and the kabaret community in Bandung. The findings indicate that the content management strategies implemented involve three main approaches based on Jones and Pittman’s impression management theory: ingratiation, self-promotion, and exemplification. These approaches are applied in the planning and production of content to create emotional connections with the audience, increase awareness, and build a positive image of Bandung’s kabaret art. The results of the study suggest that utilizing the Reels feature can effectively reach a wider audience, strengthen appreciation for kabaret art, and sustain its existence in the digital era. This research contributes to the development of digital communication strategies for preserving local cultural arts and serves as a reference for other communities aiming to optimize social media utilization.</p> <p><strong>Abstrak</strong>. Media sosial telah menjadi alat komunikasi yang efektif dalam mempromosikan seni dan budaya, termasuk seni kabaret yang berasal dari Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengelolaan konten pada akun Instagram @federasikabaretbandung dalam meningkatkan eksistensi seni kabaret di kalangan generasi muda. Dengan memanfaatkan fitur Reels, akun ini berupaya menyampaikan nilai-nilai seni kabaret melalui pendekatan visual yang kreatif dan relevan dengan preferensi digital Gen Z. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Data dikumpulkan dari pengelola akun Instagram, audiens, dan komunitas kabaret Bandung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan konten yang dilakukan melibatkan tiga pendekatan utama berdasarkan teori manajemen impresi Jones dan Pittman: ingratiation, self-promotion, dan exemplification. Ketiga pendekatan ini diterapkan dalam perencanaan dan produksi konten untuk menciptakan hubungan emosional dengan audiens, meningkatkan kesadaran, serta membangun citra positif seni kabaret Bandung. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemanfaatan fitur Reels dapat menjadi sarana efektif dalam menjangkau audiens yang lebih luas, memperkuat apresiasi terhadap seni kabaret, dan mempertahankan eksistensinya di era digital.</p>Fajar Fadillah RizkiFerry Darmawan
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-302025-01-305114915410.29313/bcspr.v5i1.17200Komunikasi Interpersonal yang Dilakukan oleh Mahasiswa Perantau dalam Rangka Menangani Kondisi Culture Shock
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17283
<p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa perantau di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung dalam beradaptasi dengan lingkungan budaya baru, yang sering kali menyebabkan culture shock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana mahasiswa perantau menggunakan komunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi culture shock dan membangun interaksi sosial yang positif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan tiga informan yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi anecdotal, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran yang signifikan dalam membantu mahasiswa perantau memahami perbedaan budaya, membangun hubungan sosial yang suportif, serta mengatasi tekanan emosional yang muncul akibat culture shock. Temuan ini menyoroti pentingnya komunikasi dalam proses adaptasi budaya dan memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam mendukung mahasiswa perantau agar dapat berinteraksi secara efektif di lingkungan baru mereka.</p> <p>Kata Kunci: interpersonal, mahasiswa, culture shock</p> <p> </p> <p><strong>Abstract.</strong> <em>This study focuses on the challenges faced by migrant students at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung, in adapting to a new cultural environment, which often leads to culture shock. The aim of this research is to understand how migrant students utilize interpersonal communication as a strategy to cope with culture shock and build positive social interactions. The method employed is a qualitative approach with a phenomenological design, involving three informants consisting of two males and one female. Data were collected through unstructured interviews, anecdotal observations, and documentation. The findings indicate that interpersonal communication plays a significant role in helping migrant students understand cultural differences, build supportive social relationships, and cope with the emotional pressures arising from culture shock. These findings highlight the importance of communication in the cultural adaptation process and provide insights for educational institutions to support migrant students in effectively interacting in their new environments.</em></p> <p>Keywords: <em>interpersonal, students, culture shock</em></p>Ghani Ackton AbimanyuRini Rinawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-312025-01-315115516010.29313/bcspr.v5i1.17283Bauran Promosi Produk Kuliner UMKM
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17322
<p><strong>Abstract. </strong><em>Increasingly fierce competition requires MSME players to implement effective marketing strategies, one of which is through the promotion mix. This study aims to analyze the promotion mix strategy implemented by housewives who are members of MSME groups in Marga Asih District, Bandung Regency, and understand the factors that influence the effectiveness of promotions in increasing sales of culinary products. This research uses qualitative methods, qualitative research focuses on aspects of quality rather than quantity, the data collected does not come from questionnaires, but is obtained through interviews, direct observation and official documents. The approach in this study uses Case Studies, Creswell (in Raco, 2018, p. 49), case studies are part of a qualitative method that aims to investigate a case in detail, by collecting various sources of information. The data collection techniques in this research are interviews, observation and documentation. This research is expected to provide strategic guidance for MSME actors in designing and implementing more effective promotions, so as to increase competitiveness and business sustainability. The results of this study conclude that the application of the promotion mix and optimal use of social media can help culinary MSMEs increase competitiveness and expand market reach. Therefore, it is necessary to improve digital marketing skills as well as support from the government and business community to strengthen promotional strategies for MSMEs.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Promotion Mix, Houswives, MSMEs, Personal Selling, Word Of Mouth, Social Media, Sales Promotion. </em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku UMKM untuk menerapkan strategi pemasaran yang efektif, salah satunya melalui bauran promosi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bauran promosi yang diterapkan oleh ibu rumah tangga anggota kelompok UMKM di Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Bandung, serta memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas promosi dalam meningkatkan penjualan produk kuliner. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penelitian kualitatif memberikan fokus pada aspek kualitas daripada kuantitas, data yang terkumpul tidak berasal dari kuisioner, tetapi diperoleh melalui wawancara, observasi langsung dan dokumen resmi. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan Studi Kasus, Creswell (dalam Raco, 2018, p. 49), studi kasus merupakan sebagian dari metode kualitatif bertujuan untuk menyelidiki sebuah kasus secara rinci, dengan mengumpulkan berbagai sumber informasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan strategis bagi pelaku UMKM dalam merancang dan mengimplementasikan promosi yang lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan bauran promosi dan penggunaan media sosial yang optimal dapat membantu UMKM kuliner meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan keterampilan pemasaran digital serta dukungan dari pemerintah dan komunitas usaha untuk memperkuat strategi promosi bagi UMKM.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Bauran Promosi, Ibu Rumah Tangga, UMKM, <em>Sales Promotion</em>, <em>Word Of Mouth</em>, Media Sosial, <em>Personal Selling.</em><em>.</em></p>Trifani PurwantiAnne Ratnasari
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-312025-01-315116116610.29313/bcspr.v5i1.17322Pengaruh Personal Branding terhadap Minat Pilih Masyarakat pada Pemilu 2024
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17324
<p><strong>Abstract.</strong> This study examines the influence of personal branding on voter interest, focusing on Alfiansyah Komeng's persona in the context of the 2024 General Election in Bandung. Elections, as a cornerstone of democracy, provide citizens the opportunity to elect leaders who best represent their aspirations. In the modern era, personal branding has become a critical element of political communication, enabling candidates to craft unique, relevant, and consistent images to attract voter attention. This research is designed to explore how personal branding shapes public perceptions of political candidates, particularly in urban areas characterized by dynamic and critical voters. Using a quantitative framework, the study explains the relationship between elements of personal branding—such as uniqueness, relevance, and consistency—and the tendency of citizens to favor a particular candidate. Grounded in theories of political communication and branding, this research also aims to provide insights into the strategic importance of image-building for political candidates, especially in a digital era that facilitates direct voter interaction. Bandung was chosen as the study location due to its complexity as a regional political barometer, where social, economic, and cultural dynamics significantly shape voter preferences. The findings of this study are expected to contribute significantly to the literature on political communication and serve as a practical guide for candidates aiming to develop effective personal branding strategies to secure public support.</p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini membahas pengaruh personal branding terhadap minat pilih masyarakat, dengan fokus pada figur Alfiansyah Komeng dalam konteks Pemilu 2024 di Kota Bandung. Pemilu sebagai mekanisme demokrasi memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang dianggap mampu merepresentasikan aspirasi mereka. Dalam era modern, personal branding telah menjadi elemen kunci dalam komunikasi politik, memungkinkan para kandidat untuk menciptakan citra yang unik, relevan, dan konsisten guna menarik perhatian pemilih. Studi ini dirancang untuk mengeksplorasi bagaimana personal branding dapat membentuk persepsi masyarakat terhadap kandidat politik, khususnya di wilayah perkotaan dengan karakteristik pemilih yang dinamis dan kritis. Dengan memanfaatkan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menjelaskan keterkaitan antara elemen personal branding—seperti keunikan, relevansi, dan konsistensi—dan kecenderungan masyarakat dalam memilih seorang calon. Melalui pendekatan teori komunikasi politik dan branding, penelitian ini juga bertujuan memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun citra diri yang strategis bagi kandidat politik, terutama di era digital yang memungkinkan interaksi langsung dengan pemilih. Kota Bandung dipilih sebagai lokasi penelitian karena kompleksitasnya sebagai barometer politik regional, di mana dinamika sosial, ekonomi, dan budaya berperan besar dalam membentuk preferensi pemilih. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada literatur komunikasi politik, sekaligus menjadi panduan praktis bagi kandidat yang ingin membangun personal branding yang efektif untuk memenangkan dukungan publik.</p> <p><em> </em></p>Razan Dzaky KesumaAni Yuningsih
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-01-312025-01-315116717410.29313/bcspr.v5i1.17324Apakah EWOM Berpengaruh terhadap Minat Beli?
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17354
<p><strong>Abstract. </strong>The research was conducted based on the observation of Electronic Word of Mouth activities in the comment section of one TikTok post, which reached a total audience of 1.1 million, received 65.1K likes, garnered 1570 comments, was saved by 2377 accounts, and was shared 5887 times on the TikTok account @miegacoan.tiktok. The purpose of this study was to determine whether there is a correlation between electronic word of mouth and the purchasing intention of Mie Gacoan consumers. The method employed in this research was a simple linear regression analysis using a probability model with a quantitative approach. The research focused on the influence of Electronic Word of Mouth on the Purchasing Intention of Mie Gacoan Consumers as the overall research subject. Random sampling was used for sample selection, and questionnaires were measured using the Pearson Product Moment correlation equation to test validity. The theoretical framework included marketing communication, electronic word of mouth, and purchasing intention. The subjects of this study were the accounts that commented on the first post embedded in the TikTok account @miegacoan.tiktok, totaling 1570 accounts. The findings indicate that there is no significant influence of electronic word of mouth on consumer purchasing intention.</p> <p> </p> <p><strong>Keywords</strong>: <em>Electronic Word of Mouth, Marketing Communication, Purchasing Intention, </em>Mie Gacoan</p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Latar belakang peneliti karena melihat aktivitas Electronic Word of Mouth pada kolom komentar salah satu postingan Tiktok yang menyentuh total penonton sejumlah 1,1M, mendapat like postingan sebanyak 65,1K, komentar sebanyak 1570, video disimpan oleh 2377 akun dan dibagikan sebanyak 5887 kali pada akun Tiktok @miegacoan.tiktok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara electronic word of mouth terhadap minat beli konsumen Mie Gacoan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana model probabilitas dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitiannya adalah pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Minat Beli Konsumen Mie Gacoan yang menjadi objek penelitian secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan sampel acak untuk pengambilan sampel dan kuesioner yang diukur menggunakan persamaan korelasi Product Moment Pearson untuk uji validitas. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi pemasaran, electronic word of mouth dan minat beli. Subjek dari penelitian ini adalah akun akun yang berkomentar pada kolom komentar postingan pertama yang disematkan pada akun Tiktok @miegacoan.tiktok dengan jumlah objek sebanyak 1570 akun. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh signifikan dari electronic word of mouth terhadap minat beli konsumen.</p> <p> </p> <p>Kata Kunci: Electronic Word of Mouth, Komunikasi Pemasaran, Minat Beli, Mie Gacoan</p>Dinar Mauludana KusumaputraIndri Rachmawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015117518210.29313/bcspr.v5i1.17354Komunikasi Pembelajaran Guru PKn dalam Menanamkan Nasionalisme kepada Siswa
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17425
<p><strong>Abstract.</strong> Learning communication is a communication process where a teacher builds an effective and affective communication relationship with students, giving them the opportunity to achieve optimal success in the learning process. This success can be achieved by implementing good communication between teacher and student through interpersonal communication. All teachers, including Civic Education (PKn) teachers, are expected to engage in interpersonal communication to effectively instill nationalism in their students. When a teacher successfully fosters nationalism in students, they have effectively communicated within the learning context, as nationalism plays a crucial role in daily life, especially in cultivating love for the homeland and respect for diversity across races, ethnicities, religions, and other aspects of our nation. This research aims to examine the communication strategies used by Civic Education teachers in instilling nationalism in students at SMP PGRI 4 Bandung. This study employs a qualitative case study method, collecting data through interviews, observations, and documentation. The research subjects include teachers and students at SMP PGRI 4 Bandung.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Komunikasi pembelajaran merupakan suatu proses komunikasi dimana seorang guru membangun relasi komunikasi yang efektif dan afektif dengan siswa sehingga siswa akan berkesempatan untuk menunjang sebuah keberhasilan yang maksimal didalam proses pembelajaran. Keberhasilan ini dapat terwujud dengan menerapkan komunikasi yang baik antara guru dan siswa yaitu melalui komunikasi antar pribadi. Komunikasi antar pribadi harus dijalankan oleh semua guru tanpa terkecuali termasuk guru PKn yang dalam hal ini mempunyai tugas untuk menanamkan nasionalisme kepada siswanya. Ketika guru berhasil menanamkan nasionalisme kepada siswanya, guru tersebut dapat dikatakan berhasil dalam menyampaikan komunikasi dalam pembelajaran karena nasionalisme merupakan hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan menghargai perbedaan baik antar ras, suku, agama dan hal lainnya yang ada di negeri kita. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi yang digunakan oleh guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam menanamkan nasionalisme kepada siswa di SMP PGRI 4 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun narasumber dari penelitian ini adalah guru dan siswa di SMP PGRI 4 Bandung.</p>Muhammad Fadla FirdausAndalusia Neneng Permatasari
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015118319010.29313/bcspr.v5i1.17425Hubungan Penggunaan Media Sosial TikTok dengan Keputusan menjadi Santri
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17508
<p><strong>Abstract. </strong><em>The rapid development of social media as it is today, has given rise to many types of social media as a means of fulfilling communication for its users. TikTok is one of the social media that is currently popular among its users. Many people appear to create content. Azril Ibrahim is one of the students from the Darul Arqam Garut Islamic Boarding School who uploaded content until the content went viral and attracted the attention of many people. The content is a video containing footage of Azril and his classmates when they were doing Umrah activities as part of their graduation series. This study aims to analyze the relationship between the use of TikTok social media @zrilibraa and the decision to become a student at the Darul Arqam Garut Islamic Boarding School in 2024. The method used is a quantitative method with the uses and gratification theory and a correlational study approach. The results of this study indicate that the use of social media Tiktok @zrilibraa which includes (1) Context (2) Communication (3) Collaboration (4) Connection has a relationship with the decision to become a student at Darul Arqam 2024.</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Perkembangan media sosial yang begitu pesat seperti saat ini, telah memunculkan banyak sekali jenis media sosial sebagai sarana pemenuhan komunikasi bagi para penggunanya. TikTok merupakan salah satu media sosial yang saat ini sedang digemari oleh para penggunanya. Banyak orang bermunculan untuk membuat suatu konten. Azril Ibrahim merupakan salah satu santri dari Pondok Pesantren Darul Arqam Garut yang mengunggah suatu konten hingga konten tersebut menjadi viral dan menarik perhatian banyak orang. Konten tersebut merupakan sebuah video yang berisi cuplikan Azril beserta teman-teman sekelasnya ketika sedang melaksanakan kegiatan umrah sebagai bagian dari rangkaian wisuda mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan media sosial TikTok @zrilibraa dengan keputusan menjadi santri di Pondok Pesantren Darul Arqam Garut tahun 2024. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teori uses and gratification serta pendekatan studi korelasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Tiktok @zrilibraa yang meliputi (1) Konteks (2) Komunikasi (3) Kolaborasi (4) Koneksi memiliki hubungan dengan keputusan menjadi mahasiswa Darul Arqam 2024.</p>Annisa NurzakiyahArba’iyah Satriani
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015119119610.29313/bcspr.v5i1.17508Konten "Spill' Fashion Tiktok sebagai Pendorong Perilaku Konsumtif Mahasiswa Fikom Unisba
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17540
<p><strong>Abstract.</strong> Social media, particularly TikTok, has become a dominant platform that influences the consumption patterns of the younger generation. One popular content trend is “spill” fashion, which features product reviews with attractive visuals and personalization algorithms. This study aims to reveal the influence of TikTok fashion “spill” content on the consumptive behavior of UNISBA Faculty of Communication Science (FIKOM) students class of 2020. The case study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews and participant observation. The results showed that this content encourages consumptive behavior through attractive visual exposure, positive reviews, and creatively packaged promotions. In addition, TikTok's algorithm reinforces students' tendency to be exposed to content relevant to their interests, thus increasing the frequency of impulse purchases. This impact is seen in the consumption patterns of university students who tend to follow the latest fashion trends without considering their primary needs. This research provides important insights into the role of social media as an agent of lifestyle change and digital consumerism culture.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi platform dominan yang memengaruhi pola konsumsi generasi muda. Salah satu tren konten populer adalah “spill” fashion, yang menampilkan ulasan produk dengan visual menarik dan algoritme personalisasi. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh konten “spill” fashion TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UNISBA angkatan 2020. Studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten ini mendorong perilaku konsumtif melalui eksposur visual yang menarik, ulasan positif, dan promosi yang dikemas secara kreatif. Selain itu, algoritme TikTok memperkuat kecenderungan mahasiswa untuk terpapar konten yang relevan dengan minat mereka, sehingga meningkatkan frekuensi pembelian impulsif. Dampak ini terlihat dalam pola konsumsi mahasiswa yang cenderung mengikuti tren fashion terbaru tanpa mempertimbangkan kebutuhan utama. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai peran media sosial sebagai agen perubahan gaya hidup dan budaya konsumerisme digital.</p>Elmy Nurul FikriDedeh Fardiah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015119720610.29313/bcspr.v5i1.17540Fenomena FoMO dalam Perilaku Konsumtif Berburu Produk Kosmetik Hanasui di TikTok
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17700
<p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="IN">Abstract.</span></strong> The Fear of Missing Out (FoMO) phenomenon is a feeling that arises because of the fear of missing out on interesting experiences enjoyed by others, often exacerbated by exposure to social media such as TikTok. For Generation Z women, using TikTok to follow trends can trigger FoMO and encourage consumptive behavior. So the formulation of the problem in this study is to find out the motives and meanings of the FoMO experience experienced by Generation Z women in Bandung City in the consumptive behavior of hunting Hanasui on TikTok. This study uses a qualitative method with a Phenomenological approach. Data collection techniques use interviews, observations, and literature studies, and researchers take 5 informants. The results of this study indicate that the motives of Generation Z women in Bandung City feel FoMO is based on two motives, namely because of motive (Environmental motives, following trends, and beliefs) and in order to motive (Economic motives and improving appearance). FoMO is interpreted as a feeling of curiosity not wanting to miss the trend by purchasing cosmetic products based on desire alone. Showing a form of "self-confidence" as an interpretation of the meaning of self experienced when using popular products that refer to a positive self-concept. This FoMO experience starts from initial exploration on TikTok which is then exposed to social media from viral content reinforced by special offers, leading to unplanned purchases.</p> <p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="EN-US">Abstrak.</span></strong><span lang="EN-US"> Fenomena <em>Fear of Missing Out</em> (FoMO) merupakan perasaan yang muncul karena takut kehilangan pengalaman menarik yang dinikmati orang lain, sering kali diperburuk oleh paparan media sosial seperti TikTok. Bagi perempuan Generasi Z, penggunaan TikTok untuk mengikuti tren dapat memicu FoMO dan mendorong perilaku konsumtif. </span>Maka rumusan masalah dalam penelitian ini<span lang="IN"> untuk mengetahui terkait motif dan makna dari pengalaman </span><span lang="EN-US">FoMO</span><span lang="IN"> yang di</span><span lang="EN-US">alami </span><span lang="IN">oleh perempuan generasi Z di Kota Bandung dalam perilaku konsumtif berburuHanasui di TikTok</span>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi kepustakaan, serta peneliti mengambil 5 informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif perempuan generasi Z di Kota Bandung merasa FoMO didasari oleh dua motif, yaitu <em>because of motive </em>(Motif lingkungan, mengikuti tren, dan kepercayaan) dan<em> in order to motive </em>(Motif ekonomi dan memperbaiki penampilan)<em>.</em> <span lang="EN-US">FoMO dimaknai sebagai perasaan penasaran tidak ingin ketinggalan tren dengan pembelian produk kosmetik berdasarkan keinginan semata</span>. Menunjukkan adanya bentuk “percaya diri” sebagai interpretasi atas makna diri yang dialami saat menggunakan produk populer yang merujuk pada konsep diri positif. Pengalaman <span lang="EN-US">FoMO ini dimulai dari eksplorasi awal di TikTok yang kemudian terkena paparan sosial dari konten viral yang diperkuat oleh penawaran <em>special</em>, sampai pada pembelian tidak terencana.</span></p>Elvaretta Saskia Sehnaz HermawanRini Rinawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015120721410.29313/bcspr.v5i1.17700Strategi Humas Unisba dalam Pengelolaan Konten di Media Sosial
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17831
<p><strong>Abstract. </strong><em>This research aims to analyze the Public Relations (PR) strategy used by the Bandung Islamic University (Unisba) in managing content on social media. With a qualitative approach and using the case study method, this research focuses on Unisba cartoon content as the research subject. Data was collected through interviews, observation and documentation at Unisba locations. Data analysis methods include data reduction, data presentation, and drawing conclusions to compile comprehensive findings. Data validity testing was carried out using source triangulation techniques to ensure the correctness and consistency of data obtained from various sources. This research follows a constructivist paradigm in dealing with social problems and data management. It is hoped that the research results will provide an in-depth overview of Unisba's public relations strategy in managing social media content, which can be used as a reference for other educational institutions in strengthening their image and interaction with audiences through social media.</em></p> <p><strong>Abstrak. </strong>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Hubungan Masyarakat (Humas) yang digunakan oleh Universitas Islam Bandung (Unisba) dalam mengelola konten di media sosial. Dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi kasus, penelitian ini fokus pada konten kartun Unisba sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di lokasi Unisba. Metode analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menyusun temuan yang komprehensif. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan kebenaran dan konsistensi data yang diperoleh dari berbagai sumber. Penelitian ini mengikuti paradigma konstruktivis dalam menghadapi permasalahan sosial dan mengelola data. Hasil penelitian diharapkan memberikan gambaran mendalam tentang strategi Humas Unisba dalam pengelolaan konten media sosial, yang dapat digunakan sebagai acuan bagi lembaga pendidikan lain dalam memperkuat citra dan interaksi dengan khalayak melalui media sosial.</p>Fakhrezi Maulana JatnikaMaya Amalia Oesman Palapah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-032025-02-035121522210.29313/bcspr.v5i1.17831Hubungan antara Kinerja Humas dengan Kepuasan Pegawai
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17909
<p><strong><em>Abstract.</em></strong> <em>Public Relations (PR) at the West Java Provincial Cooperatives and Small Business Service (Diskuk Jabar) plays an important role in strengthening internal and external communication of the organization. Effective PR performance can increase employee satisfaction through transparent communication, recognition of contributions, and the creation of a harmonious work environment, thus having a positive impact on the organization. This study aims to analyze the relationship between PR performance and employee satisfaction, which is measured through four dimensions: information quality, communication frequency, communication channels, and response to feedback. The study uses social exchange theory and a quantitative approach with a correlational method. The number of samples obtained was 46 ASN from a total population of 85 ASN at Diskuk Jabar. The results of the study showed a positive relationship between PR performance and employee satisfaction. This relationship is indicated by the correlation in each dimension: information quality (0.382), communication frequency (0.388), communication channels (0.417), and response to feedback (0.471). The response to feedback dimension has the strongest relationship, indicating the importance of listening and responding to employee input to increase job satisfaction. This study underlines that PR performance does not only focus on external communication, but also effective internal relationship management. With organized and responsive communication, PR can contribute significantly to employee satisfaction and organizational success.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Hubungan Masyarakat (Humas) di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat (Diskuk Jabar) memegang peran penting dalam memperkuat komunikasi internal dan eksternal organisasi. Kinerja Humas yang efektif dapat meningkatkan kepuasan pegawai melalui komunikasi yang transparan, pengakuan atas kontribusi, dan terciptanya lingkungan kerja harmonis, sehingga berdampak positif pada organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kinerja Humas dengan kepuasan pegawai, yang diukur melalui empat dimensi: kualitas informasi, frekuensi komunikasi, saluran komunikasi, dan respon terhadap umpan balik. Penelitian menggunakan teori pertukaran sosial dan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Jumlah sampel yang di dapatkan sebanyak 46 ASN dari total populasi sebanyak 85 ASN di Diskuk Jabar. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara kinerja Humas dan kepuasan pegawai. Hubungan ini ditunjukkan oleh korelasi pada setiap dimensi: kualitas informasi (0,382), frekuensi komunikasi (0,388), saluran komunikasi (0,417), dan respon terhadap umpan balik (0,471). Dimensi respon terhadap umpan balik memiliki hubungan paling kuat, menunjukkan pentingnya mendengarkan dan menanggapi masukan pegawai untuk meningkatkan kepuasan kerja. Penelitian ini menggaris bawahi bahwa kinerja Humas tidak hanya berfokus pada komunikasi eksternal, tetapi juga pengelolaan hubungan internal yang efektif. Dengan komunikasi yang terorganisir dan responsif, Humas dapat berkontribusi signifikan terhadap kepuasan pegawai dan keberhasilan organisasi.</p>Fadia Jati MardikaMaman Chatamaallah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015122322810.29313/bcspr.v5i1.17909Strategi Komunikasi Pemasaran @Temenintrip di Sosial Media Instagram
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/17941
<p><strong>Abstrak. </strong>Perkembangan dunia pariwisata telah mengalami berbagai macam perubahan dari masa ke masa. Baik perubahan pola, bentuk, sifat, dan kegiatan. Jasa Travel Agent merupakan salah satu usaha yang bisa memberi dampak dalam dunia pariwisata, dimana produk destinasi pariwisata Jawa Barat bisa dipasarkan di dalam maupun luar negeri. Salah satu Travel Agent yang menawarkan jasa layanan paket perjalanan wisata yakni Temenin Trip. Temenin Trip merupakan bisnis Tour and Travel yang berasal dari Kota Bandung. Temenin trip merupakan salah satu Tour and Travel Agent yang berkedudukan di Bandung di bawah naungan PT.Karya Teman Lama. Memiliki paket wisata di daerah Jawa Barat dan destinasi pilihan sesuai request konsumen dengan spesialisasi outdoor and adventure service. Seiring berkembangnya media sosial, membuat banyaknya Travel Agent lokal bersaing dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran di media sosial. Tujuan penelitian yaitu; (1) Untuk mengetahui pengelolaan sosial media Instagram @temenintrip (2)Untuk mengetahui proses interaksi komunikasi di Instagram @temenintrip (3) Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh @temenintrip di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus.</p>Muhammad Wildan Ihya Al-FadhillYadi Supriadi
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-012025-02-015122923610.29313/bcspr.v5i1.17941Hubungan Komunikasi Kelompok pada Program “Bicara Buku” HIVI! dengan Loyalitas Penggemar
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18144
<p><strong><em>Abstract.</em></strong> <em>In a group, interactions will form between its members, including groups of artists and their fans. Through “Bicara Buku”, HIVI! which is an Indonesian band that gives fans the opportunity to build emotional closeness. The aim of this research; (1)To find out the relationship between the activities of the band HIVI! with fan loyalty (2)To find out the relationship between interactions in the HIVI "Bicara Buku" program with fan loyalty; (3)To find out the relationship between the feelings caused by HIVI! in the “Bicara Buku” program with fan loyalty. This research uses quantitative methods with correlational approach. The sampling technique is probability sampling technique with simple random sampling. The main data collection technique used a questionnaire distributed to 80 respondents. In Homans theory, there 3 elements in small groups; activities, interactions and feelings. In this research, it shows that these elements are related to fan loyalty. The results of this research are (1)There is positive relationship from the HIVI Band Group's "Bicara Buku" activity! with fan loyalty; (2)There is positive relationship between the interactions that occur in "Bicara Buku" and fan loyalty; (3)There is positive relationship between the feelings generated by the HIVI! in "Bicara Buku" and fan loyalty.</em></p> <p><strong>Abstrak</strong>. Dalam sebuah kelompok, akan terbentuk interaksi antar anggotanya, termasuk kelompok artis dan penggemarnya. Melalui “Bicara Buku”, HIVI! yang merupakan grup band Indonesia memberikan kesempatan kepada para penggemarnya untuk membangun kedekatan emosional. Tujuan dari penelitian ini; (1) Untuk mengetahui hubungan antara kegiatan program “Bicara Buku” grup band HIVI! dengan loyalitas penggemar; (2) Untuk mengetahui hubungan antara interaksi dalam program “Bicara Buku” HIVI! dengan loyalitas penggemar; (3) Untuk mengetahui hubungan antara perasaan yang ditimbulkan grup band HIVI! dalam program “Bicara Buku” dengan loyalitas penggemar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik sampling yang digunakan adalah Teknik probability sampling dengan simple random sampling. Teknik pengumpulan data utama yang digunakan adalah kuesioner yang disebarkan kepada 80 responden. Dalam Teori Homans dijelaskan bahwa 3 unsur dalam kelompok kecil yaitu kegiatan, interaksi, dan perasaan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur tersebut berhubungan dengan loyalitas penggemar. Hasil penelitian ini adalah; (1) Terdapat hubungan positif dari Kegiatan “Bicara Buku” Grup Band HIVI! dengan loyalitas penggemar; (2) Terdapat hubungan positif dari Interaksi yang terjadi dalam “Bicara Buku” dengan loyalitas penggemar; (3) Terdapat hubungan positif dari Perasaan yang ditimbulkan Grup Band HIVI dalam “Bicara Buku” dengan loyalitas penggemar.</p>Larissa Rahma PutriAnne Maryani
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-022025-02-025123724410.29313/bcspr.v5i1.18144Terpaan Media dan Loyalitas Konsumen Produk The Originote
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18153
<p>Abstract. The rapid development of information and communication technology has accelerated the growth of the media industry. Instagram has become one of the most popular social media platforms, especially among young users, with Instagram Shopping facilitating product marketing. The Originote, a local skincare brand, utilizes Instagram to showcase and promote its products. This study aims to analyze the relationship between media exposure frequency, duration, and attention with consumer loyalty to The Originote. This research employs a quantitative method with a correlational approach and Spearman Rank test. Data was collected through questionnaires distributed to 100 respondents who are followers of the @theoriginote Instagram account. The results indicate a very strong correlation between Instagram media exposure and consumer loyalty. The frequency, duration, and attention given by users to The Originote’s Instagram content significantly influence their loyalty to the brand.<br>Keywords: Media Exposure, Instagram, Consumer Loyalty, Frequency, Duration, Attention<br>Abstrak. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempercepat pertumbuhan industri media. Instagram menjadi salah satu platform media sosial yang paling populer, terutama di kalangan muda, dengan fitur Instagram Shopping yang membantu bisnis memasarkan produk. The Originote, merek skincare lokal, menggunakan Instagram untuk menampilkan dan mempromosikan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara frekuensi, durasi, dan atensi terpaan media dengan loyalitas konsumen The Originote. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional serta uji Rank Spearman. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut akun Instagram @theoriginote. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara terpaan media Instagram dengan loyalitas konsumen. Frekuensi, durasi, dan atensi pengguna terhadap konten Instagram The Originote secara signifikan memengaruhi loyalitas mereka terhadap produk tersebut.<br>Kata Kunci: Terpaan Media, Instagram, Loyalitas Konsumen, Frekuensi, Durasi, Atensi</p>Jesslyn AlvinaRiza Hernawati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-022025-02-025124525410.29313/bcspr.v5i1.18153Psychologist’s Therapeutic Communication with Adolescent Bipolar Disorder
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18190
<p><strong><em>Abstract</em></strong><strong>.</strong> Bipolar Disorder is a complex and chronic mental disorder, characterized by drastic mood swings between manic (excessive excitement) and depressive (deep sadness) episodes. Teenagers diagnosed with Bipolar Disorder often have difficulty managing extreme mood swings, which can lead to impulsive behavior, difficulty making social connections, and feelings of isolation. Therapeutic communication is one of the important interventions that can support adolescents with Bipolar Disorder. The purpose of this study was to determine how the application of therapeutic communication is carried out by psychologists at the ibunda.id clinic with the Cognitive Behavioral Therapy approach to adolescents with Bipolar Disorder<em>.</em>The method used is qualitative with a case study approach where in collecting data the researcher conducted interviews with informants at the ibunda.id clinic .</p> <p>The results of this study are (1) the CBT approach process begins with an in-depth assessment to understand the client's condition as a whole, which is then continued with the design of a therapy strategy that is tailored to the individual needs of each client (2) One of the main obstacles is the limited motivation and commitment of adolescents. Adolescents with bipolar disorder often find it difficult to accept the fact that they need help (3) The main advantage of CBT is its clear structure and focus on changing relevant thought patterns and behaviors.</p> <p><strong>Abstrak. . </strong>Gangguan Bipolar merupakan salah satu gangguan mental yang kompleks dan kronis, yang ditandai oleh perubahan suasana hati yang drastis antara episode manik (kegembiraan berlebihan) dan depresif (kesedihan yang mendalam). Remaja yang didiagnosis dengan <em>Bipolar Disorder </em>seringkali mengalami kesulitan dalam mengelola perubahan mood yang ekstrim yang dapat menyebabkan perilaku impulsive dan kesulitan dalam menjalin hubungan sosial, serta perasaan terisolasi. Komunikasi therapeutik menjadi salah satu intervensi penting yang dapat mendukung remaja dengan <em>Bipolar Disorder</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi therapeutic yang dilakukan oleh psikolog di klinik ibunda.id dengan pendekatan <em>Cognitive Behavioral Therapy</em> pada remaja pengidap <em>Bipolar Disorder</em>. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana dalam pengumpulan datanya peneliti melakukan wawancara dengan narasumber dan melakukan observasi secara langsung ke klinik ibunda.id.</p> <p>Hasil dari penelitian ini adalah (1) proses pendekatan CBT dimulai dengan asesmen mendalam untuk memahami kondisi klien secara menyeluruh, yang kemudian dilanjutkan dengan perancangan strategi terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu setiap klien (2) Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan motivasi dan komitmen remaja. Remaja dengan bipolar disorder sering kali merasa sulit untuk menerima kenyataan bahwa mereka membutuhkan bantuan (3) Keunggulan utama CBT adalah struktur dan fokusnya yang jelas pada perubahan pola pikir dan perilaku yang relevan.</p> <p> </p>Anisa Syifa SuryanaTri Nur Aini Noviar
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-032025-02-035125526210.29313/bcspr.v5i1.18190Perubahan Pengelolaan Diseminasi Informasi dalam Rangka Transformasi Digital di Komisi Pemilihan Umum
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18219
<p><strong>Abstract.</strong> KPU has the responsibility to serve the public, but because there are several indicators of changes in information management that are not good enough to make the Public Relations of the Sumedang KPU make changes to this information dissemination. The method used in this research is a qualitative method. While the research approach that researchers use is a case study approach. In this study the authors conducted research through interviews and this study triangulated the data by interviewing the community to fulfill the research results.The results of this study suggest that changes in the management of information dissemination are through strategic steps designed to deal with digital transformation in Sumedang district by going through the pre-implementation stage where the Public Relations of the Sumedang KPU analyzes the problem, analyzes the audience so that goals are formulated in an effort to disseminate information evenly and transparently with the strategy made by the Public Relations of the Sumedang KPU there are both technical and non-technical obstacles, namely in terms of servers, internet, supporting human resources staffing at the Sumedang KPU and also people who lack literacy in digital media. In the end, in Sumedang KPU disseminated information using the Hybrid method.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>KPU memiliki tanggung jawab untuk melayani Masyarakat, karena adanya beberapa indikator dari perubahan pengelolaan informasi yang belum cukup baik yang menjadikan Humas KPU Sumedang melakukan perubahan pengelolaan diseminasi informasi ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sedangkan pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan studi kasus. Dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian melalui wawancara dan penelitian ini melakukan triangulasi data dengan mewawancarai masyarakat untuk memenuhi hasil penelitian Hasil Penelitian ini mengemukakan bahwa perubahan pengelolaan diseminasi informasi ini melalui Langkah Langkah strategi yang dirancang untuk mengahadapi transformasi digital di kabuoaten Sumedang ini dengan melalui tahapan pra-pelaksanaan yang dimana Humas KPU Sumedang menganalisis masalah, menganalisis Audiens sehingga dirumuskan tujuan dalam upaya diseminasi informasi secara merata dan transparan dengan strategi yang di buat oleh Humas KPU Sumedang terdapat hambatan baik teknis dan non teknis hambatan hambatan tersebut yaitu dalam segi server, internet, alat penunjang SDM kepegawaian di KPU Sumedang dan juga masyarakat yang minim literasi terhadap media digital, yang pada akhirnya Humas KPU Sumedang melakukan diseminasi informasi dengan metode Hybrid dikarenakan ketidak sinambungannya antara SDM Masyarakat dengan teknologi yang sudah berkembang yang menjadikan diseminasi informasi online ini tidak berjalan secara optimal maka dari itu Humas KPU membuat strategi baru</p> <p> </p>Syanindita Dewi AstriDian Widya Putri
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-022025-02-025126327210.29313/bcspr.v5i1.18219Pengaruh Affection Komunitas Nyarita terhadap Minat Menulis Gen Z
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18223
<ol> <li><strong>Abstract.</strong> Writing, as a form of verbal communication, is a crucial aspect, especially in developing literacy skills and critical thinking. Despite its fundamental role, literacy levels in Indonesia remain low. Writing communities, as part of group communication, play an important role in providing a space for individuals to share, learn, and grow together in various aspects. Writing communities aim to foster Gen Z's interest in writing, as this interest is essential for enhancing literacy skills and critical thinking. The purpose of this study is to determine the influence of the Nyarita community's affection on Gen Z's interest in writing. This research is quantitative, employing regression studies, using the positivism paradigm and the FIRO (Fundamental Interpersonal Relations Orientation) theory. The population for this study consists of members of the Nyarita community, with a sample of 68 respondents determined using the Slovin formula. The results of this study indicate that the influence of the independent variable X, affection in the Nyarita community, on the dependent variable Y, Gen Z's interest in writing, is 58,4%.</li> </ol> <p>Keywords: <em>Gen Z, Writing Interest, Community.</em></p> <p> </p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Menulis sebagai salah satu bentuk komunikasi verbal menjadi aspek yang sangat penting, terutama dalam mengembangkan kemampuan literasi dan berpikir kritis. Meskipun menulis memiliki peran yang sangat fundamental, literasi di Indonesia masih berada pada tingkat yang rendah. Komunitas menulis sebagai bagian dari komunikasi kelompok merupakan aspek penting untuk menyediakan ruang bagi individu agar saling berbagi, belajar, dan berkembang bersama dalam berbagai hal. Komunitas menulis hadir untuk mendorong minat Gen Z terhadap menulis, karena minat menulis penting dilakukan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh affection komunitas Nyarita terhadap minat menulis gen Z. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi regresi, menggunakan paradigma positivisme dan menggunakan teori FIRO (Fundamental Interpersonal Relations Orientation). Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah anggota komunitas Nyarita dengan penarikan sampel sebanyak 68 responden menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh variabel X atau independen Affection Komunitas Nyarita terhadap variabel Y atau dependen minat menulis Gen Z adalah sebesar 58,4%.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Gen Z, Minat Menulis, Komunitas.</em></p>Haura LukmansyahAndalusia Neneng Permatasari
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-022025-02-025127327810.29313/bcspr.v5i1.18223Aktivitas Public Relations Mutu Loka dalam Pemanfaatan Key Opinion Leader
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18242
<p><strong>Abstract.</strong> <em>Public Relations (PR) plays an important role in every company to carry out planned and continuous activities as part of organizational management and strive to maintain a good relationship between the company and consumers. In the modern era like now, many PR companies rely on Key Opinion Leaders (KOLs) in order to increase the closeness between the company and consumers in order to establish long-term relationships. In this case, the activities carried out by a PR are very necessary because PR will be a bridge for the company and external parties. This study aims to analyze whether there are management activities and communication activities carried out by PR Mutu Loka in the use of KOLs. This type of qualitative research uses case studies as a research method with the subject being the team at Mutu Loka. The data collection technique is carried out in three ways, namely observation, interviews and written sources. Data reduction, data presentation and data verification are used to perform data analysis techniques. To test the validity of the data in this study, a triangulation test was carried ou</em><em>t.</em></p> <p>Public Relation (PR) berperan penting dalam setiap perusahaan untuk menjalankan aktivitas terencana dan berkesinambungan sebagai bagian dari manajemen organisasi dan berupaya menjaga hubungan yang baik antara perusahaan dan konsumen. Di era modern seperti sekarang banyak PR yang mengandalkan <em>Key Opinion Leader </em>(KOL) agar dapat meningkatkan kedekatan perusahaan dan konsumen agar dapat menjalin relasi jangka Panjang. Dalam hal ini aktivitas yang dilakukan seorang PR sangat diperlukan karena PR lah yang akan menjadi jembatan bagi perusahaan dan pihak eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah ada aktivitas manajemen dan aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh PR Mutu Loka dalam pemanfaatan KOL. Jenis penelitian kualitatif ini menggunakan studi kasus sebagai metode penelitian dengan subjek yang diteliti adalah tim di Mutu Loka. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara dan sumber tertulis. Reduksi data, penyajian data dan verifikasi data digunakan untuk melakukan teknik analisis data. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan uji triangulasi.</p>Moch Hilal FadilahMaman Chatamallah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-032025-02-035127928610.29313/bcspr.v5i1.18242Dramaturgi Satpam Bank Syariah di Daerah Buah Batu
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18270
<h1>ABSTRAK</h1> <p>Peningkatan kualitas jasa yang ditawarkan dekade terakhir ini mendapatkan banyak perhatian dari perusahaan maupun dari pelanggan. Hal ini disebabkan karena kualitas jasa dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai keunggulan kompetitif Satpam bank merupakan salah satu pekerjaan yang mempunyai citra yang baik di mata masyarakat yang dimana masyarakat mempunyai stigma yang baik. Sudah menjadi informasi umum bahwa satpam bank sangatlah ramah kepada para pelanggan bank maupun masyarakat sekitar bank ketika dia bekerja. Penelitian ini menggunakan metode studi dramaturgi. Peneleiti berusaha untuk mencari data-data yang ada pada <em>Front Stage </em>dan <em>Back stage </em>satpam bank Syariah dengan melakukan wawancara dan observasi yang mendalam pada satpam bank Syariah tersebut. Maka dari itu penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui presentasi diri pada Satpam Bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku Satpam Bank Syariah ketika bekerja ( front stage) dan perilaku Satpam Bank Syariah ketika tidak bekerja (back stage) dilingkungan rumahnya yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan Studi Dramaturgi Erving Goffman. Dikaji menggunakan teori konstruktivisme, teori Interaksionisme simbolik, dan Teknik Johari Window untuk mengetahui presentasi diri dan pengelolaan kesan oleh satpam Bank Syariah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Reduksi, penyajian, dan Penarikan kesimpulan dipilih menjadi teknik analisis data dalam penelitian</p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>The improvement of service quality offered in the last decade has received a lot of attention from companies and customers. This is because service quality can be used as a tool to achieve competitive advantage. Bank security guards are one of the jobs that have a good image in the eyes of the community where the community has a good stigma. It is common knowledge that bank security guards are very friendly to bank customers and the community around the bank when they work. This study uses a dramaturgical study method. The researcher tried to find data on the Front Stage and Back stage of Sharia bank security guards by conducting in-depth interviews and observations of the Sharia bank security guards. Therefore, this study was conducted to determine the self-presentation of Bank Security Guards. This study aims to determine the behavior of Sharia Bank Security Guards when working (front stage) and the behavior of Sharia Bank Security Guards when not working (back stage) in their home environment using a qualitative approach with Erving Goffman's Dramaturgical Study. Reviewed using constructivism theory, symbolic interactionism theory, and the Johari Window Technique to determine self-presentation and impression management by Sharia Bank security guards. The data collection technique in this study used interviews and observations. Reduction, presentation, and drawing conclusions were chosen as data analysis techniques in the study.</em></p>Aditya Vhio F D ArieschaYenni Yuniati
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055128729210.29313/bcspr.v5i1.18270Komunikasi Interpersonal Kepemimpinan dalam Meningkatkan Motivasi Kerja (Rapat Bulanan, Sanitasi Lingkungan)
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18272
<p>Penelitian ini membahas peran komunikasi interpersonal dalam kepemimpinan untuk memotivasi pegawai, yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas personal dan kinerja instansi. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi gaya, strategi, dan hambatan dalam komunikasi antara pemimpin dan karyawan. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di sanitasi lingkungan RSUD Bayu Asih Purwakarta, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin yang efektif menerapkan komunikasi assertif dengan mendengarkan aktif, memberikan umpan balik positif, dan melibatkan karyawan dalam pengambilan keputusan. Menciptakan lingkungan kerja kondusif dan mengatasi kejenuhan melalui penyesuaian jadwal rapat serta menangani konflik dengan komunikasi non-verbal. Namun, tantangan seperti perbedaan persepsi, kurangnya keterbukaan, dan masalah teknis dalam rapat virtual menghambat efektivitas komunikasi. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai di bagian Sanitasi Lingkungan RSUD Bayu Asih Purwakarta. Berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, peneliti berhasil mengidentifikasi sebanyak 5 orang sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam studi ini meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selain itu, proses analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya dukungan dan pelatihan dari pemimpin untuk mendorong kolaborasi, serta komunikasi terbuka yang meningkatkan loyalitas dan motivasi karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci untuk menciptakan suasana kerja yang positif dan produktif.</p>Nita AulivaMaya Amalia Oesman Palapah
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055129329810.29313/bcspr.v5i1.18272Inovasi Komunikasi Digital untuk Akses Informasi Publik
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18275
<p><strong>Abstract.</strong> <em>Digital communication innovations for public information access are important because efficient, fast and equitable access to public information is a public right. This innovation can improve the performance of public information services, transparency, accountability, and community participation in the decision-making process. This research aims to analyze the usage of the website as tools for public information by exploring the planning, the operationalization, and the challenges on the ground. Employing the qualitative method and case study approach, this research utilizes interviews and observations as data collection techniques. The results of this research are (1) Diskominfo Cianjur Regency develops communication innovation as an effort to expand public information access and increase service efficiency through more relevant platforms in this digital era; (2) The website is equipped with superior features such as the latest news, city agenda, radio streaming services, and tourist information, however(3) it experiences several challenges in accessibility for people with disabilities and server problems. To overcome these obstacles, Diskominfo routinely monitors and cooperates with third parties to improve technical performance and service quality.</em></p> <p><strong>Abstrak </strong>Inovasi komunikasi digital untuk akses informasi publik penting karena akses informasi publik yang efisien, cepat, dan merata adalah hak masyarakat. Inovasi ini dapat meningkatkan kinerja layanan informasi publik, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi Seluler Website Pemkab Cianjur untuk menyediakan layanan akses informasi publik, dari aspek perencanaan, operasionalisasi, serta mengidentifikasi kendala maupun keunggulannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Kesimpulannya adalah sbb. Diskominfo Kabupaten Cianjur merencanakan inovasi komunikasi digital sebagai upaya untuk memperluas akses informasi publik dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Peralihan dari platform aplikasi mobile ke platform situs web dilakukan untuk mengatasi kendala teknis serta menyesuaikan preferensi masyarakat, sehingga informasi dapat diakses dengan mudah tanpa batas perangkat atau aplikasi. Website telah dilengkapi fitur unggulan seperti berita terbaru, agenda kota, layanan streaming radio, dan informasi wisata, dan masih memiliki tantangan dalam hal aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan gangguan server. (3) Hambatan berupa aksesibilitas dan server, yang diatasi Diskominfo dengan cara melakukan monitoring rutin serta menjalin kerja sama dengan pihak ketiga guna meningkatkan performa teknis dan kualitas layanan.</p>Rizky Fauzi YarmansyachSanti Indra Astuti
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055129930410.29313/bcspr.v5i1.18275Strategi Program Siaran PRFM dalam Mempertahankan Eksistensi di Era Digital
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18306
<p><strong><em>Abstract</em></strong><em>. In an increasingly evolving digital era, changes in consumer behavior and competition in the media industry are rising. Therefore, the broadcasting program strategy of Community Corner must continuously adapt to maintain its existence. This study aims to understand the broadcasting program strategy of Community Corner in maintaining its existence in the digital era, to identify the challenges faced by the program in maintaining its relevance, and to explore the reasons why Community Corner remains successful on PRFM radio and continues to thrive in the digital era. This research uses the relevance and personalization theory, which explains the importance of delivering relevant and personalized messages to individuals to achieve stronger interactions and higher engagement.. The information and data required for this research were gathered through interviews with sources from PRFM Radio. The findings of the study indicate that Community Corner focuses on content innovation, user experience which needs further refinement, and strengthening audience interaction through digital platforms. In an effort to maintain its existence, Community Corner employs various strategies, such as exploring unique stories that appeal to the digital audience, collaborating with influencers and social media users, and adopting the latest technologies to provide a more interactive media experience.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Consumer behavior, Media industry, PRFM broadcast program strategy.</em></p> <p><strong>Abstrak.</strong> Dalam era digital yang semakin berkembang, perubahan perilaku konsumen dan persaingan di industri media semakin tinggi. Oleh karena itu, strategi program siaran Pojok Komunitas harus terus beradaptasi untuk mempertahankan eksistensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi program siaran Pojok Komunitas dalam mempertahankan eksistensi di era digital, untuk mengetahui hambatan program siaran pojok komunitas dalam mempertahankan eksistensi di era digital, untuk mengetahui alasan program pojok komunitas masih tetap unggul di radio PRFM dan masih eksis di era digital. Penelitian ini menggunakan teori relevansi dan personalisasi yang menjelaskan mengenai pentingnya menyampaikan pesan yang relevan dan dipersonalisasikan kepada individu untuk mencapai interaksi yang lebih kuat dan keterlibatan yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi deskriptif dimana dalam memperoleh informasi maupun data yang dibutuhkan untuk melengkapi penelitian ini adalah melalui proses wawancara Bersama narasumber dari Radio PRFM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pojok Komunitas fokus pada inovasi konten, pengalaman pengguna kurang disempurnakan, dan penguatan interaksi dengan audiens melalui platform digital. Dalam upaya mempertahankan eksistensinya, Pojok Komunitas menggunakan berbagai strategi, seperti menggali cerita-cerita unik yang berdaya tarik bagi audiens digital, kolaborasi dengan influencer dan pengguna media sosial, serta mengadopsi teknologi terbaru untuk memberikan pengalaman media yang lebih interaktif.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Perilaku konsumen, Industri Media, Strategi Program Siaran PRFM.</p>Muhamad Rizky KurniawanAskurifa’i Baksin
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055130531010.29313/bcspr.v5i1.18306Komunikasi Door-to-Door sebagai Upaya Pengembangan Program One Pesantren One Product
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18313
<p><strong>Abstract</strong>. The One Pesantren One Product (OPOP) program aims to facilitate pesantren in developing competitive local products and promoting economic independence. Effective communication is essential for the success of the OPOP program’s outreach activities. This is because communication is a reciprocal process of exchanging information, ideas, or messages between two or more parties through a system of symbols, language, or signs. The purpose of this study is to examine the communication strategies implemented by the Cooperatives and Small and Medium Enterprises Office of West Java Province in the OPOP outreach program. This research uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with (1) the program manager, (2) program facilitators, (3) pesantren administrators, and (4) students within the pesantren. Observations were also conducted to gain a direct understanding of the program’s implementation. The results of the study indicate that the communication strategy consists of three processes: planning, implementation, and evaluation. Several challenges were found in the application of this strategy, originating from both internal and external factors.</p>Radithya Zahid HisyamTri Nur Aini Noviar
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055131131810.29313/bcspr.v5i1.18313Manajemen Kesan Master of Ceremony Formal dalam Membawakan Acara
https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSPR/article/view/18319
<p><strong>Abstract.</strong> This research analyzes the impression management strategies applied by a formal Master of Ceremony (MC) at one of the state universities in Bandung City. The method used is qualitative with a case study approach, based on Edward Jones' typology which includes five strategies including ingratiation, self-promotion, exemplification, supplication, and intimidation. Data were obtained through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model.The results showed that formal MCs use these strategies to build a professional image and credibility in the eyes of audiences and agencies. The ingratiation strategy is applied with friendly greetings and positive relationships, while self-promotion is seen from the MC's maximum appearance. The exemplification strategy is seen in professional demeanor and dedication, while intimidation is used positively to direct the audience. The supplication strategy is rarely used because it is not appropriate in the context of formal events.The implication of this research is a contribution to the development of communication theory and guidance for formal MCs to build a positive impression in an academic environment, emphasizing the importance of impression management for the success of formal events in educational institutions.</p> <p>Keywords: <em>: Impression Management, Edward Jones Typology, Master of ceremony, PTN BH, Communication Strategy.</em></p> <p> </p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini menganalisis strategi manajemen kesan yang diterapkan oleh Master of Ceremony (MC) formal di salah satu PTN BH di Kota Bandung. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berdasarkan tipologi Edward Jones yang mencakup lima strategi diantaranya adalah ingratiation, self-promotion, exemplification, supplication, dan intimidation. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa MC formal menggunakan strategi ini untuk membangun citra profesional dan kredibilitas di mata audiens dan instansi. Strategi ingratiation diterapkan dengan sapaan ramah dan hubungan positif, sedangkan self-promotion terlihat dari penampilan maksimal MC. Strategi exemplification terlihat dari sikap profesional dan dedikasi, sementara intimidation digunakan secara positif untuk mengarahkan audiens. Strategi supplication jarang digunakan karena tidak sesuai dengan konteks acara formal.Implikasi penelitian ini adalah kontribusi terhadap pengembangan teori komunikasi dan panduan bagi MC formal untuk membangun kesan positif dalam lingkungan akademis, menekankan pentingnya manajemen kesan untuk keberhasilan acara formal di institusi pendidikan.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Manajemen Kesan, Tipologi Edward Jones, Master of ceremony, PTN BH, Strategi Komunikasi.</em></p>Alma Alifah Putri ResdinaFerry Darmawan
Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Public Relations
2025-02-052025-02-055131932610.29313/bcspr.v5i1.18319