Analisis Komunikasi Interpersonal Mentor dengan Mentee pada Program Mentoring BTAQ Unisba 2025
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcspr.v6i2.26277Keywords:
Komunikasi Interpersonal, Efektivitas Komunikasi, MentoringAbstract
Abstract. The Qur'an Reading and Writing Mentoring Program (BTAQ) at Bandung Islamic University is an Islamic development program designed to improve first-year students' ability to read and write the Qur'an. The success of this program is influenced by interpersonal communication between mentors and mentees. This study aims to analyze the mentors' interpersonal communication process, mentees' responses, the actions taken to overcome communication barriers, and the underlying causes of those barriers in the 2025 BTAQ Mentoring Program at Bandung Islamic University. This study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), observations, and documentation involving 13 participants, consisting of mentors, mentees, the Head of the BOM-PAI Tutorial Department, and the Head of Student Affairs at Bandung Islamic University. Data were analyzed through the stages of data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The validity of the data was ensured through source and method triangulation. The findings indicate that mentors implemented interpersonal communication adaptively by considering mentees' characteristics, class levels, and group dynamics. Communication barriers were influenced by mentee-related, mentor-related, organizational, technical, and situational factors. The study concludes that the quality of interpersonal relationships established at the beginning of the mentoring process is a crucial factor in supporting the effectiveness of the 2025 BTAQ Mentoring Program at Bandung Islamic University.
Abstrak. Program Mentoring Baca Tulis Al-Qur'an (BTAQ) Universitas Islam Bandung merupakan program pembinaan keislaman bagi mahasiswa baru untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an. Keberhasilan program ini dipengaruhi oleh komunikasi interpersonal antara mentor dan mentee. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses komunikasi interpersonal mentor, tanggapan mentee, tindakan dalam mengatasi hambatan, serta alasan terjadinya hambatan komunikasi pada Program Mentoring BTAQ Unisba 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan dokumentasi terhadap 13 narasumber yang terdiri atas mentor, mentee, Kepala Departemen Tutorial BOM-PAI, dan Kepala Bagian Kemahasiswaan Unisba. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan, reduksi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mentor menerapkan komunikasi interpersonal secara adaptif sesuai karakter mentee, jenjang kelas, dan kondisi kelompok. Hambatan komunikasi dipengaruhi oleh faktor mentee, mentor, penyelenggaraan, teknis, dan situasional. Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas relasi interpersonal yang dibangun sejak awal menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas Program Mentoring BTAQ Unisba 2025.
References
Aldin, F. F., Yusuf, D., Azzahra, A., Syarifudin, A., & Safitri, W. (2023). Analisis teori penetrasi sosial dalam aplikasi dating: Studi pada aplikasi Tinder. Communicative: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4(2), 67–75.
Altman, I., & Taylor, D. A. (1973). Social penetration: The development of interpersonal relationships. Holt, Rinehart and Winston.
Atika, A., & Akbari, T. T. (2024). Analisis Komunikasi Interpersonal Dalam Proses Kegiatan Bimbingan Mentor Untuk Meningkatkan Citra Diri Anak Remaja Panti Asuhan. Jurnal PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 7(1), 1–23. https://doi.org/10.24076/pikma.v7i1.1370
Badan Operasional Mentoring Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Bandung. (2025). Laporan pelaksanaan Program Mentoring BTAQ Universitas Islam Bandung Tahun 2025 [Dokumen internal tidak dipublikasikan].
Beka, Y. L., Andung, P. A., Nafie, J. A., & Seran, H. E. (2023). Komunikasi Antarpribadi Antara Mentor Dan Mentee Dalam Membangun Motivasi Belajar. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi, 2(2), 139–155. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v2i2.39
DeVito, J. A. (2016). The Interpersonal Communication Book (14th ed.). Pearson.
Knapp, M. L., & Vangelisti, A. L. (2009). Interpersonal Communication and Human Relationships (6th ed.). Allyn & Bacon.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyana, D. (2007). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. PT Remaja Rosdakarya.
Muslih, H. N. M., & Umar, T. M. (2025). Proses Komunikasi Instruksional Program Mentoring BTAQ. Bandung Conference Series: Communication Management, 5(1), 373–380. https://doi.org/10.29313/bcscm.v5i1.17549
Noviza, N., & Nuraida. (2020). Program Bimbingan Sebaya dengan Pendekatan Mentoring Halaqah dalam Membantu Penyesuaian Diri Mahasantri di Ma'had Al-Jami'ah UIN Raden Fatah Palembang. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 10(2), 1–15.
Sari, P. W. (2023). Interaksi self-disclosure dalam jaringan online pada teori penetrasi sosial. Jurnal Common, 7(1), 13–21. https://doi.org/10.34010/common.v7i1.8144
Schutz, W. C. (1958). FIRO: A Three-Dimensional Theory of Interpersonal Behavior. Rinehart.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wiwitan, T., & Yulianita, N. (2017). Strategi Marketing Public Relations Perguruan Tinggi Islam Swasta: Peluang dan Tantangan di Era MEA. Mediator: Jurnal Komunikasi, 10(1), 1–10.