Hubungan Konten Media Sosial Instagram dengan Minat Beli Konsumen
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcspr.v6i2.26030Keywords:
Konten Media Sosial, Soft Selling, Minat BeliAbstract
Abstract. Instagram has become one of the most popular platforms currently utilized by young livestock entrepreneurs, such as the @peternakzilenial account, to introduce innovative home-based chicken farming businesses through creative and educational content. This account uses a soft-selling strategy through a practical, complete, and environmentally friendly economical chicken coop package to attract interest in farming. The results of this study show that there is a significant relationship between soft selling content and consumer purchasing interest at each stage, namely attention, interest, desire, and action. The theory used in this study is the AIDA Theory. This study uses a quantitative research method with a correlational approach. Respondents in this study were 100 followers of the @peternakzilenial Instagram account. The results of this study show that there is a significant relationship between soft selling content and consumer purchasing interest at each stage, namely attention, interest, desire, and action. This is shown by the indicator with the highest value in the attention aspect, where the visual appearance of @peternakzilenial's Instagram content is able to attract consumers' attention; in the interest aspect, the content is presented in an interesting and not boring manner; in the desire aspect, the content is able to encourage consumers' desire to try buying the products offered; and in the action aspect, respondents showed a willingness to spend money to buy @peternakzilenial products.
Abstrak. Instagram menjadi salah satu platform paling populer yang kini dimanfaatkan oleh pelaku usaha peternakan muda seperti akun @peternakzilenial untuk memperkenalkan inovasi usaha ternak ayam rumahan melalui konten kreatif dan edukatif. Akun ini menggunakan strategi soft selling melalui paket kandang ayam ekonomis yang praktis, lengkap dan ramah lingkungan untuk menarik minat beternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa kuat hubungan konten soft selling terhadap tingkat perhatian (attention), ketertarikan (interest), minat (desire), dan aksi (action) konsumen dengan minat beli.Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori AIDA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Responden dalam penelitian ini adalah followers dari akun Instagram @peternakzilenial yang berjumlah 100 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konten soft selling dan minat beli konsumen pada setiap tahap, yaitu perhatian, minat, keinginan, dan tindakan. Hal ini ditunjukkan oleh indikator dengan nilai tertinggi pada aspek perhatian, di mana tampilan visual konten Instagram @peternakzilenial mampu menarik perhatian konsumen; pada aspek minat, konten disajikan dengan cara yang menarik dan tidak membosankan; pada aspek keinginan, konten mampu mendorong keinginan konsumen untuk mencoba membeli produk yang ditawarkan; dan pada aspek tindakan, responden menunjukkan kemauan untuk mengeluarkan uang untuk membeli produk @peternakzilenial.
References
Enterprise, J. (2021). Instagram Untuk Bisnis, Hobi, Dan Desain Grafis (Elex Media Komputindo (ed.)). Elex Media Komputindo.
Evelina, L. W., & Handayani, F. (2018). Penggunaan Digital Influencer dalam Promosi Produk (Studi Kasus Akun Instagram @bylizzieparra). Warta Iski, 1(01), 71–82.
Firmansyah, A. (2020). Komunikasi Pemasaran (Pasuruan: Qiara Media (ed.); 3rd ed.). Pasuruan: Qiara Media.
GPPU. (2026). Kiprah Pengusaha Muda Peternakan Indonesia. Gppu.Indonesia.Org. https://gppu-indonesia.org/2026/10/22/kiprah-pengusaha-muda-peternakan-indonesia/
Hagi, D., & Swarnawati, A. (2025). Pengaruh Konten Instagram Crosl . Store ( Crsl . Store ) terhadap Minat Beli. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 61–70. https://doi.org/10.47861/tuturan.v3i2.1670
Priansa, D. J. (2017). Perilaku Konsumen dalam Persaingan Bisnis Kontempores (alfabeta (ed.)). alfabeta.
Rehman, Nawaz, Khan, & Hyder. (2014). How Advertising Affect The Buying Behavior of Consumer in Rural Areas: A Case of Pakistan. Academic Research International, 5(4), 405–412.
Sarbia. (2024). Sosial Media Marketing dan Pengaruhnya Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi pada Instagram). Vifada Management And Social Sciences, 2(1), 01–15. https://doi.org/10.70184/59t7dc19
Satriani, A., Permatasari, A. N., & Kusumalestari, R. R. (2023). Ekosistem Informasi Gen Z dalam Mengonsumsi Berita di Media Arus Utama (UPT. Publikasi Ilmiah Unisba (ed.); 1st ed.). UPT. Publikasi Ilmiah UNISBA. https://www.researchgate.net/profile/Upt-Publikasi-Unisba/publication/387953570_Ekosistem_Informasi_Gen_Z_dalam_Mengonsumsi_Berita_di_Media_Arus_Utama/links/67847c77a1cf464e7d2d4373/Ekosistem-Informasi-Gen-Z-dalam-Mengonsumsi-Berita-di-Media-Arus-Utama.pdf
Siregar, S. (2017). Metode penelitian kuantitatif : dilengkapi dengan perbandingan perhitungan manual dan SPSS. (Kencana (ed.)). Kencana.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (Alphabet (ed.); 1st ed.). Alphabet.
Yamit, Z. (2010). Manajemen Kualitas Produk & Jasa (Ekonesia (ed.)). Ekonesia.