Hubungan PR Digital dengan Relawan Inspiratif

Authors

  • Sayyidini Putri Saumi Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Ani Yuningsih Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcspr.v6i2.25297

Keywords:

Kolaborasi Digital, Komunikasi Organisasi, Public Relations

Abstract

Abstract. The development of new media encourages social organizations to utilize digital platforms in managing communication and collaboration with volunteers. This study aims to examine the relationship between the digital collaboration of the Village Teaching Public Relations team through Open Registration content on the Instagram account @mengajardesa and @idnvolunteer and the level of participation of volunteers of the Inspirational Tutor Program in the city of Bandung. The research approach uses the positivism paradigm with a correlational quantitative method, while data analysis is carried out through Spearman Rank correlation. Primary data was obtained from questionnaires to 58 prospective volunteers, while secondary data came from literature studies, official documents, and scientific literature. The results showed a significant relationship between the digital collaboration of the Public Relations team and volunteer participation, with a correlation coefficient of 0.813 (p<0.001) indicating a very strong and positive relationship. The better the digital collaboration carried out, the higher the volunteer participation. The test on five sub-variables also showed a significant positive relationship, namely technology integration (rs=0.725), digital communication (rs=0.494), visionary leadership (rs=0.779), virtual collaboration (rs=0.571), and digital work culture (rs=0.614). Of the five aspects, visionary leadership has proven to have the strongest influence on volunteer participation.

 

Abstrak. Perkembangan media baru mendorong organisasi sosial untuk memanfaatkan platform digital dalam mengelola komunikasi serta kolaborasi dengan relawan. Penelitian ini bertujuan menelaah hubungan antara kolaborasi digital tim Public Relations Mengajar Desa melalui konten Open Registration di akun Instagram @mengajardesa dan @idnvolunteer dengan tingkat partisipasi relawan Program Tutor Inspiratif di Kota Bandung. Pendekatan penelitian menggunakan paradigma positivisme dengan metode kuantitatif korelasional, sementara analisis data dilakukan melalui korelasi Rank Spearman. Data primer diperoleh dari angket kepada 58 calon relawan, sedangkan data sekunder berasal dari studi pustaka, dokumen resmi, dan literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kolaborasi digital tim Public Relations dan partisipasi relawan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,813 (p<0,001) yang  menandakan hubungan sangat kuat dan positif. Semakin baik kolaborasi digital yang dilakukan, semakin tinggi pula partisipasi relawan. Uji pada lima sub‑variabel juga memperlihatkan hubungan positif signifikan, yaitu integrasi teknologi (rs=0,725), komunikasi digital (rs=0,494), kepemimpinan visioner (rs=0,779), kolaborasi virtual (rs=0,571), dan budaya kerja digital (rs=0,614). Dari kelima aspek tersebut, kepemimpinan visioner terbukti memiliki pengaruh paling kuat terhadap partisipasi relawan.

References

Batoebara, M. U. (2021). Inovasi dan kolaborasi dalam era komunikasi digital. Publik Reform, 29–38.
Bray, M. (2003). Community initiatives in education: Goals, dimensions and linkages with governments. Compare: A Journal of Comparative and International Education, 33(1), 31–45.
Faletehan, A., & Zuhri, S. (2024). Faktor-Faktor yang Membahagiakan Relawan Muslim di Organisasi Nirlaba Berbasis Islam. Journal Of Islamic Management, 4(2), 113–131.
Hadiyanti, P. (2023). Partisipasi dan identifikasi pembelajaran masyarakat dan orang dewasa. Agree Media Publishing.
Khairunnisa, R. (2022). Manajemen Krisis Public Relations Hotel Novita Terkait Isu Penistaan Agama. ProListik: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(1).
Komariah, A. (2022). Kepemimpinan abad-21: Kepiawaian menerapkan e-leadership di era 4.0. Jurnal Majelis, 105.
Laeis, Z. (2025). PGRI: Tantangan pendidikan bukan hanya soal akses. https://www.antaranews.com/berita/5085285/pgri-tantangan-pendidikan-bukan-hanya-soal-akses
Lister, M. (2009). New Media: A Critical Introduction.
Manggola, A., & Ramadhan, S. N. (2023). Dasar Pengenalan Divisi dan Public Relation Radio Republik Indonesia (RRI) Bogor. Jurnal Komunikasi Pengabdian Masyarakat (Komdimas), 1(2), 26–31.
Prihantini, P. P. A. D. M. P. G. A. M. N. S. N. E. (2025). Optimalisasi Peran Humas Sekolah dalam Meningkatkan Citra dan Kepercayaan Publik di Era Digital. https://doi.org/https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2522
Sagita, A., Wahyudin, E., Latiefah, L., Ramdhan, R. M., & Padilah, T. (2023). Strategi Membangun Kolaborasi Dalam Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Kreativitas Mahasiswa, 1(1), 48–56.
Suranto. (2018). Komunikasi Organisasi (Prinsip Komunikasi untuk Peningkatan Kinerja Organisasi) (P. Latifah, Ed.; Cetakan Pe). PT Remaja Rosdakarya.

Published

2026-08-03