Komunikasi Transaksional Karyawan PT Telkom Indonesia Bandung dalam Program UPLIFT

Authors

  • Nabilla Azzahra Wahyudi Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Dede Lilis Chaerowati Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcspr.v6i2.24385

Keywords:

Komunikasi Transaksional, Budaya Organisasi, Kolaborasi

Abstract

Abstract. Organizational culture is an important foundation in shaping work behavior and interaction patterns between organizational members. In the context of state-owned companies, internalizing organizational values is a strategic part of maintaining consistent performance and collaboration. This research aims to analyze the transactional communication model in the UPLIFT program as an effort to build a collaborative work culture in the Human Capital Service Operation (HCSO) Division of PT Telekomunikasi Indonesia Bandung. The research uses a qualitative approach with a case study method. Data was obtained through in-depth interviews, observation, and documentation of UPLIFT activities. The research results show that communication in the UPLIFT program takes place interactively and dialogically, showing the characteristics of transactional communication which emphasizes the simultaneous exchange of meaning between leaders and employees. The communication process is not only a medium for conveying information, but also a space for negotiating meaning, forming shared perceptions, and strengthening collaborative values. The UPLIFT program has been proven to play a role in building a sense of togetherness, increasing openness, and strengthening a collaborative work culture within the HCSO environment.

 

Abstrak. Budaya organisasi merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku kerja dan pola interaksi antaranggota organisasi. Dalam konteks perusahaan BUMN, internalisasi nilai organisasi menjadi bagian strategis untuk menjaga konsistensi kinerja dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi transaksional dalam program UPLIFT sebagai upaya membangun budaya kerja kolaboratif pada Divisi Human Capital Service Operation (HCSO) PT Telekomunikasi Indonesia Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi kegiatan UPLIFT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam program UPLIFT berlangsung secara interaktif dan dialogis, memperlihatkan karakteristik komunikasi transaksional yang menekankan pertukaran makna secara simultan antara pimpinan dan karyawan. Proses komunikasi tidak hanya menjadi media penyampaian informasi, tetapi juga ruang negosiasi makna, pembentukan persepsi bersama, serta penguatan nilai kolaboratif. Program UPLIFT terbukti berperan dalam membangun rasa kebersamaan, meningkatkan keterbukaan, serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di lingkungan HCSO.

References

Aboy, A. S. M., Sari, P. P., Syahruddin, S., & Muslan, M. (2023). Model Komunikasi Transaksional antara Pedagang dengan Pembeli di Pasar Kota Kendari. Translitera : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 12(2), 30–36. https://doi.org/10.35457/translitera.v12i2.3196
Chaerowati, D. L. (2002). Pemberdayaan SDM melalui Komunikasi Organisasi: Suatu Pendekatan Subjektivis. Jurnal Komunikasi, 3(2), 267–272. https://doi.org/10.29313/mediator.v3i2.771
Creswell, W. (2024). Karakteristik penelitian kualitatif. In Metode penelitian kualitatif (p. 45).
Heath, R. G., & Isbell, M. G. (2021). Theorizing Principled Collaboration. Communication Theory, 31(4), 654–674. https://doi.org/10.1093/ct/qtz039
Milyane, T. M., Umiyati, H., Putri, D., Juliastuti, Akib, S., Daud, R. F., Dawami, Rosemary, R., Athalarik, F. M., Adiarsi, G. R., Puspitasari, M., Andi, Ramadhani, M. M., & Rochmansyah, E. (2022). Pengantar Ilmu Komunikasi (A. Masruroh (ed.)). Bandung: Widina Bhakti Persada.
Muhaiminul, A. (2018). Komunikasi Transaksional - Dialektis dalam Drama Elektra Karya Sophokles. Jurnal Spektrum Komunikasi, 6(2), 44–51. https://doi.org/10.37826/spektrum.v6i2.38
Raemif, S., Kurniawan, H., & Hidayati, S. (2025). Revitalisasi Keterampilan Konseling Pendidikan Di Era Digital: Kajian Studi Pustaka Atas Strategi Komunikasi Efektif Dan Relasi Terapeutik. As-Sulthan Journal of Education, 2(1), 103–111.
Sarosa, S. (2021). Analisis Data Penelitian Kualitatif (F. Maharini (ed.)). Depok: Penerbit PT. Kanisius.
Suherman, A. (2020). Buku ajar teori-teori komunikasi. Yogyakarta: Deepublish.
Widiharjanti, Z. I., & Chaerowati, D. L. (2023). Komunikasi Diagonal Pegawai Telkom Bandung dalam Melakukan Program Reverse Coach. Bandung Conference Series: Public Relations, 3(2), 1080–1085. https://doi.org/10.29313/bcspr.v3i2.9497
Zebua, D., Waruwu, E., Zebua, D. H., & Zebua, S. (2025). Evaluasi Efektivitas Kehadiran Pegawai Melalui Penerapan Aplikasi E-Kinerja di Sekretariat DPRD Kabupaten Nias. Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 1–20. https://doi.org/10.62138/tuhenori.v3i1.121

Published

2026-07-30