Inovasi Komunikasi Digital untuk Akses Informasi Publik

  • Rizky Fauzi Yarmansyach Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
  • Santi Indra Astuti Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung
Keywords: Akses, Inovasi, Komunikasi Digital, Pelayanan Publik, Diskominfo Cianjur

Abstract

Abstract. Digital communication innovations for public information access are important because efficient, fast and equitable access to public information is a public right. This innovation can improve the performance of public information services, transparency, accountability, and community participation in the decision-making process. This research aims to analyze the usage of the website as tools for public information by exploring the planning, the operationalization, and the challenges on the ground. Employing the qualitative method and case study approach, this research utilizes interviews and observations as data collection techniques. The results of this research are (1) Diskominfo Cianjur Regency develops communication innovation as an effort to expand public information access and increase service efficiency through more relevant platforms in this digital era; (2) The website is equipped with superior features such as the latest news, city agenda, radio streaming services, and tourist information, however(3) it experiences several challenges in accessibility for people with disabilities and server problems. To overcome these obstacles, Diskominfo routinely monitors and cooperates with third parties to improve technical performance and service quality.

Abstrak Inovasi komunikasi digital untuk akses informasi publik penting karena akses informasi publik yang efisien, cepat, dan merata adalah hak masyarakat. Inovasi ini dapat meningkatkan kinerja layanan informasi publik, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan aplikasi Seluler Website Pemkab Cianjur untuk menyediakan layanan akses informasi publik, dari aspek perencanaan, operasionalisasi, serta mengidentifikasi kendala maupun keunggulannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Kesimpulannya adalah sbb. Diskominfo Kabupaten Cianjur merencanakan inovasi komunikasi digital sebagai upaya untuk memperluas akses informasi publik dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Peralihan dari platform aplikasi mobile ke platform situs web dilakukan untuk mengatasi kendala teknis serta menyesuaikan preferensi masyarakat, sehingga informasi dapat diakses dengan mudah tanpa batas perangkat atau aplikasi. Website telah dilengkapi fitur unggulan seperti berita terbaru, agenda kota, layanan streaming radio, dan informasi wisata, dan masih memiliki tantangan dalam hal aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan gangguan server. (3) Hambatan berupa aksesibilitas dan server, yang diatasi Diskominfo dengan cara melakukan monitoring rutin serta menjalin kerja sama dengan pihak ketiga guna meningkatkan performa teknis dan kualitas layanan.

References

Afrina Prastiwi, N., Kholil, S., & Titin Sumanti, S. (2022). Pengelolaan website Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan sebagai akses informasi publik, 1(11), 2605–2614.

Badan Pusat Statistik Cianjur. (2020). Luas daerah menurut kecamatan di Kabupaten Cianjur - Tabel statistik. Badan Pusat Statistik.

Bank Dunia. (2016, August 30). Bank Dunia memperluas akses informasi untuk publik. World Bank; World Bank Group.

Febrianty, J., Iskandar, D., & Ahmadi, D. (2024). Strategi Promosi Produk Perbankan di Media Sosial. Jurnal Riset Public Relations, 87–94. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.5290

Fikri, A. (2024, May 8). Diskominfo catat 94 persen desa di Cianjur terkoneksi internet. ANTARA.

Mulyana, D. (2008). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nasrullah. (2021). Manajemen komunikasi digital. Jakarta: Kencana.

Natanegara, H. A. (2023). Mungkinkah perdesaan kejar kesenjangan dengan perkotaan. CNBC Indonesia.

Ratnasari, A. (2008). Komunikasi kesehatan: Penyebaran informasi gaya hidup sehat, 9(1), 1–12.

Salim, A. (2001). Teori dan paradigma penelitian sosial (dari Denzin Guba dan penerapannya). Yogyakarta: Tiara Wacana.

Santi Nailul Izaty, & Rohmad Abidin. (2024). Analisis Media Monitoring Merek Uniqlo dengan Brand24 Pada Bulan Mei 2024. Jurnal Riset Public Relations, 137–148. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.4435

Sugeng. (2024, July 8). Puluhan desa di Cianjur belum terkoneksi internet.

Suwarno, W. (2006). Dasar-dasar ilmu pendidikan. Yogyakarta: AR-Ruzz Media.

Published
2025-02-05