Psychologist’s Therapeutic Communication with Adolescent Bipolar Disorder
Abstract
Abstract. Bipolar Disorder is a complex and chronic mental disorder, characterized by drastic mood swings between manic (excessive excitement) and depressive (deep sadness) episodes. Teenagers diagnosed with Bipolar Disorder often have difficulty managing extreme mood swings, which can lead to impulsive behavior, difficulty making social connections, and feelings of isolation. Therapeutic communication is one of the important interventions that can support adolescents with Bipolar Disorder. The purpose of this study was to determine how the application of therapeutic communication is carried out by psychologists at the ibunda.id clinic with the Cognitive Behavioral Therapy approach to adolescents with Bipolar Disorder.The method used is qualitative with a case study approach where in collecting data the researcher conducted interviews with informants at the ibunda.id clinic .
The results of this study are (1) the CBT approach process begins with an in-depth assessment to understand the client's condition as a whole, which is then continued with the design of a therapy strategy that is tailored to the individual needs of each client (2) One of the main obstacles is the limited motivation and commitment of adolescents. Adolescents with bipolar disorder often find it difficult to accept the fact that they need help (3) The main advantage of CBT is its clear structure and focus on changing relevant thought patterns and behaviors.
Abstrak. . Gangguan Bipolar merupakan salah satu gangguan mental yang kompleks dan kronis, yang ditandai oleh perubahan suasana hati yang drastis antara episode manik (kegembiraan berlebihan) dan depresif (kesedihan yang mendalam). Remaja yang didiagnosis dengan Bipolar Disorder seringkali mengalami kesulitan dalam mengelola perubahan mood yang ekstrim yang dapat menyebabkan perilaku impulsive dan kesulitan dalam menjalin hubungan sosial, serta perasaan terisolasi. Komunikasi therapeutik menjadi salah satu intervensi penting yang dapat mendukung remaja dengan Bipolar Disorder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan komunikasi therapeutic yang dilakukan oleh psikolog di klinik ibunda.id dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy pada remaja pengidap Bipolar Disorder. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana dalam pengumpulan datanya peneliti melakukan wawancara dengan narasumber dan melakukan observasi secara langsung ke klinik ibunda.id.
Hasil dari penelitian ini adalah (1) proses pendekatan CBT dimulai dengan asesmen mendalam untuk memahami kondisi klien secara menyeluruh, yang kemudian dilanjutkan dengan perancangan strategi terapi yang disesuaikan dengan kebutuhan individu setiap klien (2) Salah satu hambatan utama adalah keterbatasan motivasi dan komitmen remaja. Remaja dengan bipolar disorder sering kali merasa sulit untuk menerima kenyataan bahwa mereka membutuhkan bantuan (3) Keunggulan utama CBT adalah struktur dan fokusnya yang jelas pada perubahan pola pikir dan perilaku yang relevan.
References
Cantika, C. C. (2022). Analisis ketahanan keluarga pasangan suami istri dalam disabilitas sensorik di Kota Semarang (Studi kasus di Semar Cakep Kecamatan Semarang Barat).
CNN Indonesia. (n.d.). Saya itu mengidap gangguan bipolar, bukan kerasukan jin.
Creswell, J. W., & Creswell, D. J. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed method approaches (5th ed.).
DeVito, J. A. (2011). Pengantar komunikasi antarmanusia (5th ed.). Karisma Publishing.
Diansyah, F. S., & Noviar, T. N. A. (2024). Hubungan Pelayanan dengan Kepuasan Pasien IGD RSUD Kota Bandung. Jurnal Riset Public Relations, 79–86. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.5289
Fadilla, A. (2020). Terapi non-farmakologi pada penderita gangguan aktif bipolar.
Faradilla, N. (n.d.). Gangguan mental bipolar, kenali gejala hingga dampak bagi kehidupan.
Kasana, N. (2019). Hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesarea di ruang Ponek RSUD Karanganyar.
Liliweri, A. (2011). Komunikasi serba ada serba makna. Kencana.
Magfirah. (2016). Pengaruh komunikasi politik terhadap partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2018 di Kota Makassar.
Nurhaliza, Z. D., & Nova Yulianti. (2024). Pengembangan Diri Perempuan Desa Melalui Sekolah Perempuan di Desa Pakuhaji. Jurnal Riset Public Relations, 101–108. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.5288
Permatasari, M. (2022). Keterbukaan diri remaja dengan teman sebaya mengenai bipolar (Studi kualitatif deskriptif keterbukaan diri remaja dengan teman sebaya mengenai bipolar). Publikasi Ilmiah.
Rumondor, P. C. B. (n.d.). Dukungan sosial dan kesehatan.
Zulfah, L. N. (2024). Komunikasi terapeutik psikiater dengan pasien penyintas gangguan kesehatan mental bipolar disorder.