Komunikasi Interpersonal yang Dilakukan oleh Mahasiswa Perantau dalam Rangka Menangani Kondisi Culture Shock
Abstract
Abstrak. Penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi oleh mahasiswa perantau di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung dalam beradaptasi dengan lingkungan budaya baru, yang sering kali menyebabkan culture shock. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana mahasiswa perantau menggunakan komunikasi interpersonal sebagai strategi untuk mengatasi culture shock dan membangun interaksi sosial yang positif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, melibatkan tiga informan yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi anecdotal, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal memiliki peran yang signifikan dalam membantu mahasiswa perantau memahami perbedaan budaya, membangun hubungan sosial yang suportif, serta mengatasi tekanan emosional yang muncul akibat culture shock. Temuan ini menyoroti pentingnya komunikasi dalam proses adaptasi budaya dan memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam mendukung mahasiswa perantau agar dapat berinteraksi secara efektif di lingkungan baru mereka.
Kata Kunci: interpersonal, mahasiswa, culture shock
Abstract. This study focuses on the challenges faced by migrant students at the Faculty of Communication Sciences, Islamic University of Bandung, in adapting to a new cultural environment, which often leads to culture shock. The aim of this research is to understand how migrant students utilize interpersonal communication as a strategy to cope with culture shock and build positive social interactions. The method employed is a qualitative approach with a phenomenological design, involving three informants consisting of two males and one female. Data were collected through unstructured interviews, anecdotal observations, and documentation. The findings indicate that interpersonal communication plays a significant role in helping migrant students understand cultural differences, build supportive social relationships, and cope with the emotional pressures arising from culture shock. These findings highlight the importance of communication in the cultural adaptation process and provide insights for educational institutions to support migrant students in effectively interacting in their new environments.
Keywords: interpersonal, students, culture shock
References
Basri, C. N., & Ridha, A. A. (2020). Gegar budaya dan motivasi belajar pada mahasiswa yang merantau di Kota Makassar. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 25(1), 1–14.
Devinta, M. (2016). Fenomena culture shock (gegar budaya) pada mahasiswa perantauan di Yogyakarta. E-Societas, 5(3).
Devito, J. A. (2015). The interpersonal communication book. Pearson.
Haguston, S., & Putri, D. W. (2024). Penggunaan Google Scholar oleh Mahasiswa dalam Mengakses Informasi Edukatif. Jurnal Riset Public Relations, 131–136. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.5476
Handayani, P. G., & Yuca, V. (2018). Fenomena culture shock pada mahasiswa perantauan tingkat 1 Universitas Negeri Padang. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 6(3), 198–204.
Irawan, S. (2017). Pengaruh konsep diri terhadap komunikasi interpersonal mahasiswa. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 39–48.
Maizan, S. H., Bashori, K., & Hayati, E. N. (2020). Analytical theory: Gegar budaya (culture shock). Psycho Idea, 18(2), 147–154.
Mataputun, Y., & Saud, H. (2020). Analisis komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(1), 32–37.
Nurhaliza, Z. D., & Nova Yulianti. (2024). Pengembangan Diri Perempuan Desa Melalui Sekolah Perempuan di Desa Pakuhaji. Jurnal Riset Public Relations, 101–108. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i2.5288
Primasari, W. (2015). Pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian diri dalam berkomunikasi studi kasus mahasiswa perantau UNISMA Bekasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 26–38.
Purnamaningsih, E. H. (2003). Kepercayaan diri dan kecemasan komunikasi interpersonal pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 30(2), 67–71.
Saniskoro, B. S. R., & Akmal, S. Z. (2017). Peranan penyesuaian diri di perguruan tinggi terhadap stres akademik pada mahasiswa perantau di Jakarta. Jurnal Psikologi Ulayat, 4(1), 96–106.
Siregar, R. S. (2022). Fenomena gegar budaya dan adaptasi budaya mahasiswa Sumatera Utara di Yogyakarta.