Pola Komunikasi Adat Kesepuhan Gelar Alam
Abstract
Abstract. This research aims to reveal the communication patterns of the Kasepuhan Gelar Alam indigenous community, located in Sirnaresmi Village, Cisolok District, Sukabumi Regency, West Java. The phenomenon observed is how the Kasepuhan Gelar Alam community maintains its communication patterns amid the forces of modernization and globalization. The traditional communication used by this community serves not only as a daily communication tool but also as a means of preserving cultural values, identity, and local wisdom. The research method employed is a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques include direct observation, in-depth interviews with community leaders and members, as well as related document analysis. The results of this study will provide a deep understanding of the communication patterns used by the Kasepuhan Gelar Alam community, as well as the factors influencing the sustainability of these patterns. Additionally, this research aims to identify the reasons behind the community's decision to maintain their communication patterns to this day.
Keywords: Communication Patterns, Indigenous Community, Kasepuhan Gelar Alam
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pola komunikasi masyarakat adat Kasepuhan Gelar Alam, yang merupakan komunitas adat yang terletak di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Fenomena yang diamati merupakan bagaimana masyarakat Kasepuhan Gelar Alam mempertahankan pola komunikasi di tengah arus modernisasi dan globalisasi. Komunikasi adat yang digunakan oleh masyarakat ini tidak hanya berdungsi sebagai alat komunikasi sehari-hari, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai-nilai budaya, identitas, dan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan para tokoh adat dan anggota masyrakat, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian ini akan memberikan gambaran mendalam mengenai pola komunikasi yang digunakan oleh masyarakat Kasepuhan Gelar Alam, serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pola komunikasi tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi alasan-alasan dibalik keputusan masyarakat dalam mempertahankan pola komunikasi mereka hingga saat ini.
Kata Kunci: Pola Komunikasi, Masyarakat adat, Kasepuhan Gelar Alam
References
Aljamaliah, S. N. M., & Darmadi, D. M. (2021). Penggunaan bahasa daerah (Sunda) di kalangan remaja dalam melestarikan bahasa nasional untuk membangun jati diri bangsa. Jurnal Ilmiah SARASVATI, 3(2), 123–135.
Cloud, H. (2013). Boundaries for leaders: Result, relationships, and being ridiculously in charge (1st ed.).
Craig, R. T., & Muller, H. L. (2014). Theorizing communication: Readings across traditions. Sage Publications.
Darajat, N. Z., & Yulianti, N. (2024). Pengelolaan Media Sosial Instagram dalam Gerakan Aksi Kemanusiaan dan Pendidikan. Jurnal Riset Public Relations, 4(1), 65–70. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i1.3898
Fatoni, A. (2011). Metodologi penelitian dan teknik penyusunan skripsi. Rineka Cipta.
Griffin, E. M. (2012). A first look at communication theory (T. Zuccarini Ackley, Ed.; 8th ed., Vol. 8). McGraw-Hill Companies.
Griffin, E. M., Ledbetter, A., & Sparks, G. (2019). A first look at communication theory (10th ed.). McGraw-Hill Education.
Northouse, P. G. (2018). Leadership: Theory and practice (6th ed.). SAGE Publications, Inc.
Noya, J., & Wattimena, D. (2022). Pola pembinaan anak bermasalah dalam perspektif pekerjaan sosial dan komunikasi (studi evaluasi di lembaga pembinaan khusus anak LPKA Kelas II Ambon). Jurnal Badati, 4(1), 82-96.
Tanditha, T. K., Sani, A., & Hafiar, H. (2024). Destination Branding Desa Wisata Alamendah Melalui Media Sosial Instagram A R T I C L E I N F O. Jurnal Riset Public Relations, 4(1), 7–14. https://doi.org/10.29313/jrpr.v4i1.3679
Utama, M. D., & Pelamonia, T. (2021). Penerapan program siaran lokal lembaga penyiaran swasta nasional di Kota Ambon. Jurnal Badati, 3(2), 181-196.