Uji Aktivitas Antioksidan Kopi Robusta Gunung Tilu dan Lampung

Authors

  • Siti Nurlita Permana Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Taufik Muhammad Fakih Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Budi P Soewondo Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsp.v3i2.8812

Keywords:

skrining fitokimia, antioksidan, DPPH, Kopi robusta (Coffea canephora)

Abstract

Robusta coffee is coffee that has superior properties and is very fast growing, so that Robusta coffee is widely cultivated in several regions of Indonesia. Coffee contains compounds including phenolic compounds which contain antioxidants, one example is phenolic acids, polyphenols and flavonoids. The aims of this study were to look at the antioxidant activity and to compare the two types of robusta coffee contained in Mount Tilu and Lampung robusta coffee. The two types of Robusta coffee from Mount Tilu and Lampung were screened for phytochemicals which produced alkaloids, flavonoids, tannins, phenolics, saponins, steroids and terpenoids. Furthermore, Robusta coffee was tested for its antioxidant activity using the DPPH (1,1-diphenyl-2-pikrilhidrazyl) method with a wavelength of 517 nm. The value of antioxidant activity in Mount Tilu robusta coffee is at an IC50 value of 68.2598 ppm and Lampung robusta coffee with an IC50 value of 73.679 ppm. The results obtained for the two types of robusta coffee have strong antioxidants.

Kopi robusta merupakan kopi yang memiliki sifat unggul dan sangat cepat berkembang, sehingga kopi robusta banyak di budidayakan di beberapa wilayah Indonesia.Kopi memiliki kandungan senyawa antara lain yaitu senyawa fenolik yang mengandung antioksidan salah satu contohnya yaitu asam fenolat, polifenol dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan yaitu untuk melihat aktivitas antioksidan serta membandingkan antara dua jenis kopi robusta yang terkandung pada kopi robusta Gunung Tilu dan Lampung. Pada ke dua jenis kopi robusta Gunung tilu dan Lampung dilakukan skrining fitokimia yang menghasilkan senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, fenolik, saponin, steroid dan terpenoid. Selanjutnya, kopi robusta dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH (1,1- difenil-2-pikrilhidrazil) dengan panjang gelombang 517 nm. Nilai aktivitas antioksidan pada kopi robusta Gunung Tilu yaitu pada nilai IC50 68,2598 ppm dan kopi robusta Lampung dengan nilai IC50 73,679 ppm. Hasil yang diperoleh pada kedua jenis kopi robusta tersebut memiliki antioksidan yang kuat.

References

[1] R. Hariyanti et al., “Review Jurnal: Aktivitas Antioksidan Pada Beberapa Produk Berbahan Dasar Kulit Buah Naga Merah Journal Review: Antioxidant Activities on Some Products Based on Red Dragon Fruit Peel,” 2021.
[2] N. Hamzah et al., “Pengaruh Emulgator Terhadap Aktivitas Antioksidan Krim Ekstrak Etanol Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn).”
[3] J. Towaha, dan Rubiyo, B. Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, J. Raya Pakuwon Km, and B. Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, “Mutu Fisik Biji dan Citarasa Kopi Arabika Hasil Fermentasi Mikrob Probiotik Asal Pencernaan Luwak (Juniaty Towaha dan Rubiyo) Mutu Fisik Biji Dan Citarasa Kopi Arabika Hasil Fermentasi Mikrob Probiotik Asal Pencernaan Luwak Physical Quality And Flavor Of Arabica Coffee Beans Fermented By Probiotic Microbes From Civet Digestive System,” 2016.
[4] V. Chairgulprasert and K. Kongsuwankeeree, “Preliminary Phytochemical Screening and Antioxidant Activity of Robusta Coffee Blossom,” 2017, doi: 10.14456/tijsat.2017.1.
[5] J. Aguiar, B. N. Estevinho, and L. Santos, “Microencapsulation of natural antioxidants for food application – The specific case of coffee antioxidants – A review,” Trends in Food Science and Technology, vol. 58. Elsevier Ltd, pp. 21–39, Dec. 01, 2016. doi: 10.1016/j.tifs.2016.10.012.
[6] E. Hanani, A. Munim, and R. Sekarini, “Identifikasi Senyawa Antioksidan Dalam Spons Callyspongia Sp Dari Kepulauan Seribu,” Majalah Ilmu Kefarmasian, vol. 2, no. 3, pp. 127–133, Dec. 2005, doi: 10.7454/psr.v2i3.3389.

Downloads

Published

2023-09-02