Pemahaman Anemia dan Ketepatan Penggunaan Tablet Tambah Darah di Kecamatan Maja

Authors

  • Fakhriyah Faris Syarafi Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Suwendar Suwendar Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Lanny Mulqie Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsp.v6i2.24969

Keywords:

Anemia, Remaja putri, Tablet tambah darah

Abstract

Abstract. Anemia is a common health problem among adolescent girls and can affect their growth, development, productivity, and future reproductive health. One of the government’s efforts to prevent anemia is through a program that provides iron supplements; however, the program’s success depends on adolescent girls’ level of understanding and proper use of these supplements. This study aims to examine adolescent girls’ understanding of anemia and iron-rich tablets, as well as the accuracy of their use, in Maja Subdistrict, Majalengka Regency. The study employed a descriptive observational method with a cross-sectional approach among adolescent girls using a questionnaire. The results showed that the level of understanding regarding anemia was in the “adequate” category (68.05%), understanding of iron-rich tablets was in the “good” category (79%), and the accuracy of iron-rich tablet use was in the “good” category (95.5%). Additionally, knowledge regarding the prevention of anemia through nutrition was in the “adequate” category (67.5%). It can be concluded that adolescent girls in Maja Subdistrict have adequate understanding of anemia as well as good understanding and proper use of iron supplements; however, further education is still needed in several aspects to support optimal anemia prevention.

Abstrak. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan, produktivitas, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan anemia yang dilakukan pemerintah adalah melalui program pemberian tablet tambah darah (TTD), namun keberhasilan program tersebut dipengaruhi oleh tingkat pemahaman dan ketepatan penggunaan TTD oleh remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman mengenai anemia dan tablet tambah darah serta ketepatan penggunaan tablet tambah darah pada remaja putri di Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka. Penelitian menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada remaja putri menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mengenai anemia berada dalam kategori cukup (68,05%), pemahaman mengenai tablet tambah darah berada dalam kategori baik (79%), dan ketepatan penggunaan tablet tambah darah berada dalam kategori baik (95,5%). Selain itu, pengetahuan mengenai pencegahan anemia melalui gizi berada dalam kategori cukup (67,5%). Dapat disimpulkan bahwa remaja putri di Kecamatan Maja memiliki pemahaman yang cukup mengenai anemia serta pemahaman dan ketepatan penggunaan tablet tambah darah yang baik, namun masih diperlukan peningkatan edukasi pada beberapa aspek untuk mendukung pencegahan anemia secara optimal.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (2025). Panduan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fase D dan E SMA/MA/Paket C Kelas XI dan XII.
Fatimah, J., & Wulandari, R. (2022). Faktor yang mempengaruhi kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja puteri. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah, 18(2), 124–129. https://doi.org/10.31101/jkk.1740
Islamiati, D., Nurhamidi, & Zulfiana, D. (2021). Faktor Penyebab Remaja Putri Menderita Anemia. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 3(1), 18–25.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri pada Masa Pandemi Covid-19.
Lailiyana, & Hindratni, F. (2024). Edukasi Dampak Anemia terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di SMAN 2 Pekanbaru. Jurnal Ebima, 5(1), 14–18.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Novita, H., Nurlina, N., & Suratmi. (2021). The Obedience Factors of Teenage Girls to Consume Iron Tablet at SMK Negeri 1 Kedawung, Cirebon. Jurnal Kebidanan, 11(1), 23–33.
Putri, I. R. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah di SMA Negeri 74 Jakarta. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Jakarta II.
World Health Organization. (2020). World Health Statistics 2020: Monitoring Health for the SDGs. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240005105

Published

2026-08-02