Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Petai Cina terhadap Embrio Ikan Zebra

Authors

  • Nazwa Aqilah Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Siti Hazar Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Umi Yuniarni Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsp.v6i2.24590

Keywords:

Leucaena leucocephala, Fish Embryo Toxicity, Embrio ikan zebra

Abstract

Abstract. Leucaena (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) leaves are rich in secondary metabolites with the potential to be developed as traditional medicines. However, their safety must first be established through toxicity testing. This study was conducted to determine the median lethal concentration (LC₅₀) and evaluate the toxic effects of the ethanol extract of Leucaena leaves on zebrafish (Danio rerio) embryos. The study was carried out in accordance with the Fish Embryo Toxicity (FET) guideline, with an observation period of 96 hours. A total of 120 zebrafish embryos were randomly assigned to six experimental groups, consisting of one control group and five treatment groups exposed to extract concentrations of 0.1, 1, 10, 100, and 1000 ppm. The primary endpoints observed were embryo mortality and developmental abnormalities throughout the testing period. Mortality data were subsequently analyzed using probit analysis to determine the LC₅₀ value. The results showed that the LC₅₀ of the ethanol extract of Leucaena leaves was 184.823 ppm, indicating that the extract is practically non-toxic. The only developmental abnormality observed during the study was embryo coagulation. In conclusion, the ethanol extract of Leucaena leaves exhibited a low degree of toxicity toward zebrafish embryos.

Abstrak. Daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) kaya akan kandungan metabolit sekunder yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional. Meski demikian, jaminan keamanannya harus tetap dipastikan terlebih dahulu melalui uji toksisitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur nilai LC50 sekaligus melihat efek toksik dari ekstrak etanol daun petai cina terhadap embrio ikan zebra (Danio rerio). Penelitian ini mengacu pada pedoman Fish Embryo Toxicity (FET) dengan waktu pengamatan selama 96 jam. Sebanyak 120 ekor embrio ikan zebra didistribusikan ke dalam 6 kelompok perlakuan, yang terdiri atas 1 kelompok kontrol serta 5 kelompok uji dengan seri konsentrasi 0,1; 1; 10; 100; dan 1000 ppm. Indikator utama yang dipantau meliputi angka kematian embrio dan abnormalitas pada perkembangannya selama masa pengujian. Data mortalitas yang diperoleh kemudian dikonversi melalui analisis probit untuk menentukan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan nilai LC50 dari ekstrak etanol daun petai adalah 184,823 ppm, yang mengategorikan sediaan ini ke dalam praktis tidak toksik. Bentuk abnormalitas yang ditemukan pada embrio selama pengujian yaitu koagulasi embrio. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun petai cina mempunyai derajat toksisitas yang rendah pada embrio ikan zebra.

References

Amirah S, Kosman R, Novianti Y. (2015). Uji efek anti-inflamasi ekstrak n-butanol dan atil asetat daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lamk.) de Wit) terhadap mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi dengan karagen. Jurnal Bionature;Vol. 15(2):123–6. Available from: http://ojs.unm.ac.id/index.php/bionature/article/view/1034
BPOM. Peraturan Badan Pengawasan Obat dan Makanan No 7 Tahun 2014 Tentang Pedoman Uji Toksisitas Nonklinis Secara In Vivo. Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia. 2014;1–165. PubMed PMID: 25246403.
Dayanti E, Aulia Rachma F, Saptawati T. (2022). Penetapan Parameter Spesifik dan Non Spesifik Ekstrak Etanol Biji Buah Trembesi (Samanea saman) The Specific and Non-Specific Parametes Determination on Ethanol of Monkey Pod Tree Seed (Samanea saman). BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal. 2022;01(02):46–58.
Husen Ernawati, Supardi Rifani Hutami, Mantali M. Fathurrachman. (2025). Skrining Fitokimia dan Uji Kualitatif Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Ketepeng Cina (Cassia Alata L) dengan Metode DPPH. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan;3(2):01–11. doi:10.61132/obat.v3i2.1068
Karimah U. (2021). Pemeliharaan Ikan Zebra (Danio rerio) di Laboratorium sebagai Persiapan Hewan Model Percobaan. Widina Bhakti Persada Bandung;1–21.
Khotimah H, M. Muljohadi Al. (2020). Ikan Zebra (Danio rerio) sebagai Binatang Model pada Penelitian Biomedis dan Cara Pemeliharaannya. Sanus Medical Journal. 1(1):8–13. doi:10.22236/sanus.v1i1.5301
Mangalu MA, Simbala HEI, Suoth EJ. (2022). Standarisari Parameter Spesifik Ekstrak Buah Pinang Yaki (Areca vestiaria). Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ), 5(1), 20. https://doi.org/10.35799/pmj.v5i1.41611
Muhammad Andira Ibnu Shina, Tatiana Siska Wardani, Kusumaningtyas Siwi Artini. (2024). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak, Fraksi Air, Fraksi Etil Asetat, Fraksi n-Heksan Daun Petai Cina (Leucaena leucocephala) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan. 2(6):1–37. doi:10.61132/obat.v2i6.785
Ningsih, dkk. (2019). Aktivitas Ekstrak Etanol (70%) Kulit Pohon Petai Cina (Leucaena leucocephala) Sebagai Analgetik Pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus). Jkv. 7(1):36–41.
Nugroho H, Pasaribu M, Ismail S. (2028). Toksisitas Akut Ekstrak Albertisia papuana Becc . pada Daphnia magna dan Danio rerio Acute toxicity extract of Albertisia papuana Becc . Biota Vol 3(September), 96–103.
Rivai H. (2021). ( Leucaena leucocephala ): Penggunaan Tradisional , Fitokimia , dan Aktivitas Farmakologi.
Sastyarina Y. (2013). Uji Toksisitas Akut dan Subakut Pada Pemberian Ekstrak Etanol Bawang Tiwai (Eleutherine Americana Merr.). Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry. 2(2):118–24. doi:10.25026/jtpc.v2i2.57
Siregar A, Sartika A, Munandar H. (2025). Toxicity test using the BSLT method and antibacterial test against Staphylococcus aureus and Escherichia coli of the extract and fractions of karamunting stem ( Rhodomyrtus tomentosa ( Aiton ) Hassk .) Journal of Pharmaceutical and Sciences
Suprinigrum R, Sundu R, Sentat T, Kumalasari E, Niah R. (2021). Karakterisari Simplisia dan Ekstrak Kulit Batang Sekilang. (Embelia borneensis Scheff.). Jurnal Ilmiah Ibnu Sina. 6(2), 196–205.
Wulandari RL, Annisa D, Milasari SW. (2025). Acute Toxicity of Petai Cina ( Leucaena leucocephala ( Lam .) de Wit ) Leaf Ex- tract to the Liver of Balb / c Mice Toksisitas Akut Ekstrak Daun Petai Cina ( Leucaena leucocephala ( Lam .) de Wit ) terhadap Hepar Mencit Balb Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology 12(1), 1–7.
Zakiah N, Munira M, Pamudi BF, Nasir M, Frengki F, Halimatussakdiah H. (2024). Analisis senyawa kimia dan uji antihiperglikemia daun petai cina (Leucaena leucocephala) dari kawasan geotermal Ie Seum Aceh Besar. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan. 5(3A):803. doi:10.30867/gikes.v5i3a.1848

Published

2026-07-31