Studi Literatur: Potensi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) pada Penyembuhan Luka
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsp.v6i2.24587Keywords:
Daun binahong, Penyembuhan luka, FlavonoidAbstract
Abstract. Wound healing is a complex biological process involving hemostasis, inflammation, proliferation, and tissue remodeling. Impairment of these processes may result from excessive oxidative stress, prolonged inflammation, and bacterial infection, leading to delayed tissue regeneration. The development of natural-based therapies has received increasing attention because plants contain bioactive compounds with various pharmacological activities. Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) leaves have traditionally been used for wound treatment and contain secondary metabolites, including flavonoids, alkaloids, tannins, steroids, triterpenoids, and saponins, which have been associated with antioxidant, antibacterial, anti-inflammatory, and wound-healing activities. This study aims to review the potential of binahong leaves in wound healing based on scientific literature, particularly their pharmacological activities and development into topical formulations. A literature review was conducted by analyzing scientific articles obtained from relevant databases using predefined inclusion and exclusion criteria. The reviewed literature indicates that binahong leaves have potential to support wound healing through antioxidant, antibacterial, anti-inflammatory, and tissue regeneration activities. Recent studies have also demonstrated that binahong leaf extract may stimulate fibroblast proliferation and potentially interact with matrix metalloproteinases involved in extracellular matrix remodeling. Furthermore, topical formulations such as gels and patches have demonstrated potential to accelerate wound healing. Based on the reviewed literature, binahong leaves have promising potential as a natural therapeutic agent to support wound healing and may be further developed in topical dosage forms.
Abstrak. Penyembuhan luka merupakan proses biologis kompleks yang melibatkan fase hemostasis, inflamasi, proliferasi, dan remodeling jaringan. Gangguan pada proses tersebut dapat disebabkan oleh peningkatan stres oksidatif, inflamasi berkepanjangan, dan infeksi bakteri sehingga menyebabkan keterlambatan regenerasi jaringan. Pengembangan terapi berbasis bahan alam semakin mendapat perhatian karena tanaman mengandung senyawa bioaktif dengan berbagai aktivitas farmakologis. Daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) secara tradisional digunakan dalam pengobatan luka dan mengandung berbagai metabolit sekunder, antara lain flavonoid, alkaloid, tanin, steroid, triterpenoid, dan saponin yang berkaitan dengan aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, dan penyembuhan luka. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui potensi daun binahong dalam penyembuhan luka berdasarkan literatur ilmiah, khususnya aktivitas farmakologis dan pengembangannya dalam sediaan topikal. Kajian dilakukan dengan menganalisis artikel ilmiah yang diperoleh dari database yang relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun binahong berpotensi mendukung penyembuhan luka melalui aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, dan regenerasi jaringan. Penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong berpotensi meningkatkan proliferasi fibroblas dan berinteraksi dengan Matrix Metalloproteinases (MMPs) yang berperan dalam remodeling matriks ekstraseluler. Selain itu, pengembangan ekstrak daun binahong dalam sediaan topikal seperti gel dan patch menunjukkan potensi dalam mempercepat penyembuhan luka. Berdasarkan kajian literatur, daun binahong memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan alami yang mendukung penyembuhan luka dalam bentuk sediaan topical.
References
Betriksia, D., Hamid, I. S., & Hermanu, L. S. (2018). Uji Potensi Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Peningkatan Ketebalan Jaringan Granulasi dan Waktu Penyembuhan Luka Bakar Tikus. Jurnal Farmasi Sains Dan Terapan, 5(1), 11–17. http://journal.wima.ac.id/index.php/JFST/article/view/2050
Dewi, K. A., Kusumaningrum, S., Prasetya, N. B. A., Kusumastuti, S. A., Rismana, E., Ngatinem, N., Nuralih, N., & Wulansari, M. T. (2025). Potential of binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) leaf extract as a wound healing agent that inhibits matrix metalloproteinases (MMPs) using in silico and stimulates NIH-3T3 cell proliferation by in vitro assay. Pharmacia, 72, 1–15. https://doi.org/10.3897/PHARMACIA.72.E135811
Hanifah, & Anjani, T. P. (2022). Phytochemical Screening Of Binahong Leaves ( Anredera Cordifolia) From Semarang Regency Extracted Using Water Solvent. Journal of Aquatropica Asia, 7(2), 100–103.
Hariana. (2013). Skrining Fitokimia Dan Potensi Antibakteri Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia Ten. Steenis) Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli. Jurnal Labora Medika, 6(2), 49.
Huda, N., Afika, A. N., Aida, N., Siregar, M., Syahfitri, S., Anglia, R., & Budyana, I. P. (2025). Uji Efektivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera cordifolia) Sebagai Penyembuhan Luka Pada Tikus Wistar Jantan (Rattus norvegicus). Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 8(2), 157–162. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol8no2p157-162
Musyaropah, R., Supriyatna, A., studi Biologi, P., Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, F., & Kunci, K. (2023). The Effectiveness of Binahong Leaves (Anredera scandens (L.) Moq) As a Medicine for Healing Various Wounds. An Idea Health Journal, 3(02), 49–54. https://www.ihj.ideajournal.id/index.php/IHJ/article/view/159
Nasution, J., Ramadhani, C. S., & Marianti, M. (2024). Studi Literatur Potensi Binahong (Anredera cordifolia) dalam Pengobatan Luka. Journal of Natural Sciences, 5(2), 133–142. https://doi.org/10.34007/jonas.v5i2.468
Pratiwi, D. M. N., Yuliani, S. H., & Samirana, P. O. (2025). Studies on anti-inflammatory activity and wound-healing property of secondary metabolite of Anredera cordifolia (Ten.) Steenis leaves: A review. Journal of Applied Pharmaceutical Science, 15(2), 45–56. https://doi.org/10.7324/JAPS.2025.206872
Sorg, H., Tilkorn, D. J., Hager, S., Hauser, J., & Mirastschijski, U. (2017). Skin Wound Healing: An Update on the Current Knowledge and Concepts. European Surgical Research, 58(1–2), 81–94. https://doi.org/10.1159/000454919
Sukmawati, Safira, A., & Herlianingsih. (2024). Uji Efektivitas Formulasi Sediaan Patch Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) sebagai Penyembuh Luka Sayat pada Kelinci. Jurnal Medika Farmaka, 2(24), 159–164.
Wilkinson, H. N., Hardman, M. J., & Wilkinson, H. N. (2020). Wound healing: cellular mechanisms and pathological outcomes. 1–14. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.1098/rsob.200223