Kualitas Hidup Pengobatan Pasien Diabetes-Hipertensi di RSUD Bandung Kiwari

  • Rifa Tazkiatul Kusmawan Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Umi Yuniarni Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Bambang Tri Laksono Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
Keywords: Diabetes Melitus, Hipertensi, Kualitas Hidup

Abstract

Abstract. Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease that often co-occurs with hypertension as a comorbidity. This metabolic disease affects changes in the patient's quality of life. This study aims to analyze the quality of life of patients with diabetes mellitus who also suffer from hypertension, considering the duration of treatment and the type of drug combination used. This study was conducted at Bandung Kiwari Hospital during the period November to December 2024 using a descriptive observational approach based on the cross-sectional method. Data were collected through the Diabetes Quality of Life Brief Clinical Inventory (DQoL-BCI) questionnaire, which evaluates the physical, psychological, and social and environmental aspects of patients. The results showed that patients who used a combination of three drugs metformin, captopril, and amlodipine had a better quality of life than other groups, with an average score of 74.17, which was in the good enough category, in addition, the duration of treatment for 5-10 years showed a better quality of life than other groups with an average score of 61.83.

Abstrak. Diabetes melitus adalah penyakit metabolik kronis yang sering kali muncul bersamaan dengan hipertensi sebagai penyakit penyerta. Penyakit metabolik ini berpengaruh dalam perubahan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hidup pasien diabetes melitus yang juga menderita hipertensi, dengan mempertimbangkan durasi pengobatan serta jenis kombinasi obat yang digunakan. Studi ini dilakukan di RSUD Bandung Kiwari selama periode November hingga Desember 2024 menggunakan pendekatan observasional deskriptif berbasis metode cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner Diabetes Quality of Life Brief Clinical Inventory (DQoL-BCI), yang mengevaluasi aspek fisik, psikologis, serta hubungan sosial dan lingkungan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan kombinasi tiga obat metformin, captopril, dan amlodipin memiliki kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan kelompok lain, dengan skor rata-rata 74,17, yang termasuk kategori cukup baik, selain itu, durasi pengobatan selama 5-10 tahun menunjukkan kualitas hidup yang lebih baik dibandingkan kelompok lain dengan skor rata rata 61.83.

References

Ariyani, A. D., & Badaruddin, M. A. (2022). Physical Activity and Depression Levels on Blood Sugar. Jurnal Penelitian Keperawatan, 8(2), 107–114.
Gangga, I. M. P., Wintariani, N. P., & Apsari, D. P. (2022). Pola Penggunaan Obat Antihipertensi Pasien Hipertensi Dan Hipertensi Dengan Diabetes Militus Di Puskesmas Selemadeg Timur II Tabanan. Widya Kesehatan, 4(2), 20–27. https://doi.org/10.32795/widyakesehatan.v4i2.3388.
Irianti, S. R., Wicaksana, A. L., & Pangastuti, H. S. (2021). Validity and Realiability Test of The Indonesian Version for Diabetes Quality of Life - Brief Clinical Inventory. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(1), 434–439. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v12i1.13885
Kautzky-Willer, A., Leutner, M., & Harreiter, J. (2023). Sex differences in type 2 diabetes. Diabetologia, 66(6), 986–1002. https://doi.org/10.1007/s00125-023-05891-x
Munawarah, M., Melviani, M., & Syamsu, E. (2024). Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Pengguna Obat Antidiabetika Oral di Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Jurnal Surya Medika, 10(1), 310–315. https://doi.org/10.33084/jsm.v10i1.7234
Naufanesa, Q., Nurhasnah, N., Nurfadila, S., & Ekaputri, N. W. (2021). Kepatuhan Penggunaan Obat Dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Rumah Sakit Islam Jakarta. Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi, 17(2), 60. https://doi.org/10.12928/mf.v17i2.15341.
Perhi. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia, 1–90.
PERKENI. (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. PB. PERKENI.
Piero, M. N. (2015). Diabetes mellitus – a devastating metabolic disorder. Asian Journal of Biomedical and Pharmaceutical Sciences, 4(40), 1–7. https://doi.org/10.15272/ajbps.v4i40.645
Sani, F. N., Widiastuti, A., Ulkhasanah, M. E., & Amin, N. A. (2023). GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS Fakhrudin. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1151–1158. https://ejournal.helvetia.ac.id/jdg%0Ahttp://jurnal.globalhealthsciencegroup. com/index.php/JPPP
Saputri, S. W., Nugraha, A., Pratama, W., & Holidah, D. (2016). Studi Pengobatan Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Komplikasi Hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso Periode Tahun 2014 (Study of Treatment of Type 2 Diabetes Mellitus with Hypertension in Outpatient Departement of dr. H. Koesnadi. E-Jurnal Pustaka Kesehatan, 4(3), 479–483.
Tampai, D. D., Lainsamputty, F., & Katiandagho, Y. (2021). Hubungan stres dengan Kualitas Hidup pada Penderita DM Tipe 2 di Kabupaten Poso. Journal of Islamic Medicine, 5(2), 141–154. https://doi.org/10.18860/jim.v5i2.13188
Wulansari, W., & Fiktina Vifri Ismiriyam, F. (2023). Gambaran Self Acceptance pada Klien Lansia yang Terdiagnosis Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 1(1), 47–53. https://doi.org/10.35473/jkbs.v1i1.2164.
Published
2025-01-31