Observasi Pelaksanaan Dispensing Aseptik Sediaan Steril di RSUD Bandung Kiwari

  • Annisa Nurul Husna Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Fetri Lestari Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Lanny Mulqie Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
Keywords: Dispensing Aseptik, Sediaan Steril, Dispensing Sediaan Steril

Abstract

Abstract. Dispensing of sterile preparations is a series of changes in the form of drugs from their original condition to new products by dissolving or adding other ingredients which are carried out aseptically by pharmacists in health care facilities. The purpose of this study was to determine the implementation of aseptic dispensing of sterile preparations according to applicable standards. The research design conducted was observational with quantitative descriptive analysis. This research was conducted in the sterile room of Bandung Kiwari Hospital. Researchers made observations of facilities and infrastructure and observed the implementation of aseptic dispensing of sterile preparations compared to the SOP. Based on the results of observations of 9 routine production activities of dispensing parenteral nutrition preparations with a total of 391 TPN bags, the percentage of conformity of aseptic dispensing in the preparation stage includes hand washing procedures by 100% and the use of Personal Protective Equipment (PPE) by 63%, the mixing stage by 85%, the final stage includes cleaning the mixing room by 100% and dating Personal Protective Equipment (PPE) by 74%.

Abstrak. Dispensing sediaan steril adalah rangkaian perubahan bentuk obat dari kondisi semula menjadi produk baru dengan proses pelarutan atau penambahan bahan lain yang dilakukan secara aseptik oleh apoteker di sarana pelayanan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan dispensing aseptik sediaan steril sesuai standar yang berlaku. Desain penelitian yang dilakukan adalah observasional dengan Analisa deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di ruang steril RSUD Bandung Kiwari. Peneliti melakukan observasi terhadap sarana dan prasarana dan pengamatan pelaksanaan dispensing aseptik sediaan steril dibandingkan dengan SOP. Berdasarkan hasil observasi dari 9 kegiatan produksi rutin dispensing sediaan nutrisi parenteral dengan jumlah 391 bag TPN memperoleh persentase kesesuaian dispensing aseptik pada tahap penyiapan meliputi prosedur cuci tangan sebesar 100% serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sebesar 63%, tahap pencampuran sebesar 85%, tahap akhir meliputi pembersihan ruang pencampuran sebesar 100% serta penanggalan Alat Pelindung Diri (APD) sebesar 74%.

References

Ahmad, I., Sheraz, A. M., & Ahmed, S. (2016). Stability Of Drugs and Drug Products. Pakistan: Higher Education Commission.
Anggrahini, M., & Anggraini, T. (2022). Kesesuaian Proses Rekonstitusi Antibiotik Injeksi Di Bangsal Anak Rumah Sakit Umum (RSU) Assalam Gemolong Sragen. Jurnal Farmasindo Politeknik Indonusa Surakarta, 6(1), 19–26.
Damayanti, I., & Murtisiwi, L. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tenaga Teknis Kefarmasian Tentang Tindakan Aseptic Dispensing Di RSUD DR. Moewardi Surakarta. Jurnal Farmasi (Journal of Pharmacy), 11(2), 30–34.
Dewi, S. S., Rahmawati, F., & Pratiwi, S. U. T. (2018). Kontaminasi Bakteri pada Sediaan Campuran Intravena di Bangsal Perawatan Rumah Sakit. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(1), 7–11.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Kementrian Kesehatan RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 72 Tahun 2016. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Mahanani. (2022). Lampu UV Otomatis Pada Pass Box Dengan Pintu Interlock Elektrik. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Maharani, L., Astuti, A., & Achmad, A. (2014). Parenteral Admixture Compatibility in Neurosurgery Ward in Prof. Dr. Margono Soekarjo Regional Public Hospital. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 3(1).
Pandini, I. P. (2016). Profil Pencampuran Sediaan Steril Injeksi di Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap Tahun 2016. Skripsi.
Permatasari, I., & Hasrawati, A. (2024). Evaluasi Pelaksanaan Dispensing Sediaan Steril Di Bagian Rawat Inap Rumah Sakit Mega Buana Kota Palopo. Makassar Pharmaceutical Science Journal, 2(1), 12–21.
Rambe, R., Depiana Gultom, E., & Rani, Z. (2023). Evaluasi Dispensing Sediaan Steril Antibiotik Pada Pasien Pediatri Di Rumah Sakit X. Forte Journal, 3(2). https://www.ojs.unhaj.ac.id/index.php/fj
Riyadi, S., & Kurnianti, R. (2018). Efektivitas Penerapan Cuci Tangan Disinfeksi Dalam Meningkatkan Kepatuhan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Silang di Laboratorium Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut. Jurnal Bahan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 139–146.
Rizki, D., Maharani, D., Lumadi, S. A., & Fatmawati, D. N. (2023). Literature Review: Gambaran Pengetahuan, Kepatuhan, Teknik Cuci Tangan Dan Kejadian Infeksi Nosokomial. Profesional Health Journal, 4(2), 20–30. https://www.ojsstikesbanyuwangi.com/index.php/PHJ
Saputra, D. H. (2019). Teknologi Pencampuran Otomatis Nutrisi Parenteral. Cermin Dunia Kedokteran, 46(2), 137–140. http://www.cdkjournal.com/index.php/CDK/article/view/526
Sidabutar, Y. N., & Maria, C. (2018). Hubungan Tonisitas Cairan Intravena Dengan Kejadian Phlebitis Di Ruang Cendrawasih Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Uban. Artikel Ilmiah Zona Keperawatan, 9(1).
Suvikas-Peltonen, E., Hakoinen, S., Celikkayalar, E., Laaksonen, R., & Airaksinen, M. (2017). Incorrect aseptic techniques in medicine preparation and recommendations for safer practices: A systematic review. European Journal of Hospital Pharmacy , 24(3), 175–181. https://doi.org/10.1136/ejhpharm-2016-001015
Tungadi, R. (2017). Teknologi Sediaan Steril. Jakarta: CV. Sagung Seto.
Ulfa, F. N., Unisyah Achmad, & Efta Triastuti. (2017). Uji Kesesuaian Aseptic Dispensing Berdasarkan Pedoman Dasar Dispensing Sediaan Steril Departemen Kesehatan RI di ICU dan NICU RSUD Dr . Saiful Anwar Malang. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 3(1).
Published
2025-01-28