Formulasi dan Pengujian Efektivitas Antijamur Ekstrak Garcinia mangostana L. dari Sediaan Hidrogel terhadap Jamur Candida albicans dengan Basis Alginat Dialdehid
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.15609Keywords:
candida albicans, Garcinia mangostana L.Abstract
Abstract. This study aims to explore hydrogel formulations using Garcinia mangostana L. extract with a dialdehyde alginate base and test its effectiveness as an antifungal agent against the Candida albicans fungus. The extraction method is carried out using a suitable solvent to extract the active compound from Garcinia mangostana L. Next, the hydrogel is made by combining the extract with a dialdehyde alginate base through an ionic gelation process. The hydrogel formulations were evaluated physically and chemically to ensure stability and compatibility of the raw materials. The antifungal activity test was carried out using the agar diffusion method to determine the zone of inhibition against Candida albicans. The results showed that the hydrogel with Garcinia mangostana L. extract showed strong antifungal activity against Candida albicans. This research shows the potential applicability of Garcinia mangostana L. extract in dialdehyde alginate-based hydrogel formulations as an antimicrobial agent, especially in the context of fighting Candida albicans fungal infections which is quite strong with an inhibitory power of 12.6 mm on a paper disc and 17.9 mm with a hole in concentration. 18%. The implications of this research can open new avenues in the development of antifungal products from natural ingredients for medical and pharmaceutical use.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi formulasi hidrogel menggunakan ekstrak Garcinia mangostana L. dengan basis alginat dialdehid dan menguji efektivitasnya sebagai agen antijamur terhadap jamur Candida albicans. Metode ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut yang sesuai untuk mengekstrak senyawa aktif dari Garcinia mangostana L. Selanjutnya, hidrogel dibuat dengan menggabungkan ekstrak tersebut dengan basis alginat dialdehid melalui proses gelasi ionik. Formulasi hidrogel dievaluasi secara fisik dan kimia untuk memastikan stabilitas dan kompatibilitas bahan baku. Uji aktivitas antijamur dilakukan menggunakan metode difusi agar untuk menentukan zona hambat terhadap Candida albicans. Hasil menunjukkan bahwa hidrogel dengan ekstrak Garcinia mangostana L. menunjukkan aktivitas antijamur yang kuat terhadap Candida albicans. Penelitian ini menunjukkan potensi aplikatif ekstrak Garcinia mangostana L. dalam formulasi hidrogel berbasis alginat dialdehid sebagai agen antimikroba, khususnya dalam konteks melawan infeksi jamur Candida albicans yang cukup kuat dengan daya hambat 12,6 mm pada cakram kertas dan 17,9 mm dengan sumuran pada konsentrasi 18%. Implikasi dari penelitian ini dapat membuka jalan baru dalam pengembangan produk antijamur dari bahan alam untuk penggunaan medis dan farmasi.
References
2. v. M. buyanov, Adetunji OM, David-West O, Hodson D, Bilotta N, Romano S, et al. Sistem Penghantaran Obat [Internet]. Vol. 11, Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. 1967. 10–13 p. Available from: http://www.jstor.org/stable/resrep19672
3. Vita C, Kristina M, Yusa NM. Pengaruh Waktu Ekstraksi Dengan Menggunakan Metode Ultrasonic Assisted Extraction ( UAE ) Terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Duwet. 2022;11(1):13–21.
4. Pangalinan, R. F, Kojong N, Yamlean PVY. Uji Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Kulit Batang Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Jamur Candida albicans Secara in Vitro. Pharmacon J Ilm Farm. 2011;1(1):7–12.
5. Talapko J, Juzbašić M, Matijević T, Pustijanac E, Bekić S, Kotris I, et al. Candida albicans-the virulence factors and clinical manifestations of infection. J Fungi. 2021;7(2):1–19.
6. Teknologi J, Peternakan H, Nurhayati LS, Yahdiyani N, Hidayatulloh A, Peternakan F, et al. 2020 Jul 1. 2020;1(September):41–6.
7. Setiari NMN, Ristiati NP, Warpala IWS. Aktivitas Antifungi Kombinasi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) dan Ekstrak Kulit Buah Jeruk (Citrus reticulata) Untuk Menghambat Pertumbuhan Candida Albicans. J Pendidik Biol Undiksha. 2019;6(2):72–82.
8. Halimathussadiah, Rahmawati D, Indriyanti N. Uji Aktivitas Minyak Atsiri Daun Pala (Myristica fragrans Houtt.) Sebagai Antibakteri. Proceeding Mulawarman Pharm Conf. 2021;(April 2021):85–91.
9. Indriati G, Agustina, Widiana R. Daya Hambat Sari Daun Sirih Merah (Piper croatum Ruiz & Pav) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aerus. Vol. IV, Jurnal Sainstek. 2016. p. 141–4.