Formulasi Sediaan Sabun Wajah Mengandung Minyak Almond dengan Kombinasi Surfaktan Decyl Glucosida dan Ekstrak Daun Sengon (Falcataria falcata (L.))
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.15574Keywords:
surfaktan, daun sengon, decyl glucosidaAbstract
Abstract. Some soaps on the market use surfactants that can have toxic effects on the face and the environment. Therefore, it is necessary to find alternative materials that can be combined with synthetic surfactants. One group of compounds contained in natural ingredients that can be used as a natural foaming agent is saponin. Utilizing saponin as a natural foaming agent can be an alternative surfactant in making facial soap. One of the natural ingredients that has quite a lot of saponin compounds is sengon leaves. Therefore, it is necessary to find a facial soap preparation formula with a combination of sengon leaf extract with synthetic surfactant decyl glucoside and moisturizer from almond oil that is the most optimal and stable. With the presence of facial soap preparations using natural ingredients, it is hoped that it can reduce the negative impacts on the skin and the environment. In this study, a facial soap formulation was made by combining sengon leaf extract with decyl glucoside, and using almond oil as a moisturizer. A formulation was made with 3 combinations of extract surfactants and decyl glucoside with a ratio of 2: 1; 1: 1; and 1: 2. The best formula is formula 3, with a combination of 1:2 decyl glucoside extract and 5% almond oil. Formula 3 has a pH of 6.9067, a viscosity of 900.5cps, a foam height of 9cm, a foam stability of 90.7407%, and the best cleaning power level.
Abstrak. Beberapa sabun di pasaran menggunakan surfaktan yang dapat memberikan efek toksik bagi wajah dan lingkungan. Oleh karena itu perlu dicari bahan alternatif yang dapat dikombinasikan dengan surfaktan sintetis. Salah satu golongan senyawa yang terkandung dalam bahan alam yang dapat digunakan sebagai pembusa alami adalah saponin. Memanfaatkan saponin sebagai pembusa alami dapat menjadi alternatif surfaktan dalam pembuatan sabun wajah. Salah satu bahan alam yang memiliki senyawa saponin yang cukup banyak yaitu daun sengon. Oleh sebab itu perlu dicarinya formula sediaan sabun wajah dengan kombinasi ekstrak daun sengon dengan surfaktan sintetik decyl glucosida dan pelembab dari minyak almond yang paling optimal dan stabil. Dengan adanya sediaan sabun wajah dengan menggunakan bahan dari alam ini diharapkan dapat mengurangi dampak negatif pada kulit dan lingkungan. Pada penelitian ini dibuat formulasi sabun wajah dengan mengkombinasikan ekstrak daun sengon dengan decyl glucosida, dan menggunakan minyak almond sebagai pelembab. Dibuat formulasi dengan 3 kombinasi surfaktan ekstrak dan decyl glucosida dengan perbandingan 2:1; 1:1; dan 1:2. Formula yang terbaik adalah formula 3, dengan kombinasi ekstrak banding decyl glucosida 1:2, dan minyak almond sebanyak 5%. Formula 3 memiliki pH 6,9067, viskositas 900,5cps, tinggi busa 9cm, stabilitas busa 90,7407%, dan tingkat daya bersih paling baik.
References
Raafi, S. M., Arju, S. N., Asaduzzaman, M., Khan, H. H., & Rokonuzzaman, M. (2023). Eco-friendly scouring of cotton knit fabrics with enzyme and soapnut: An alternative to conventional NaOH and synthetic surfactant-based scouring. Heliyon, 9(4). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e15236
Susanti, S., & Marhaeniyanto, E. (2014). Kadar Saponin Daun Tanaman Yang Berpotensi Menekan Gas Metana Secara In-Vitro. Buana Sains, 14, 29–38. https://doi.org/10.33366/bs.v14i1.78
Do, D. N., Dang, T. T., Le, Q. T., Lam, T. D., Giang Bach, L., Nguyen, D. C., & Toan, T. Q. (2019). Extraction of Saponin from Gleditsia Peel and Applications on Natural Dishwashing Liquid Detergent. https://doi.org/10.1016/j.matpr.2019.07.522
Carretta, L., Cardinali, A., Masin, R., Giuseppe, Z., & Cederlund, H. (2020). Decyl glucoside surfactant Triton CG-110 does not significantly affect the environmental fate of glyphosate in the soil at environmentally relevant concentrations. Journal of Hazardous Materials. https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2020.122111
Tricaesario, C., & Widayati, R. I. (2016). Efektivitas Krim Almond Oil 4% Terhadap Tingkat Kelembapan Kulit. Dalam Retno Indar Widayati JKD (Vol. 5, Nomor 4). https://doi.org/10.14710/dmj.v5i4.14256
Hawa, L. C., Nada, U. Q., & Sumarlan, S. H. (2023). Karakteristik sifat fisikokimia sabun cuci cair menggunakan sari lerak sebagai surfaktan alami. Agrointek : Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 17(1), 213–223. https://doi.org/10.21107/agrointek.v17i1.10696