Karakterisasi Larutan Eco-Enzyme dari Kulit Buah Nanas (Ananas comosus L.) Merr. dan Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) (F.A.C. Weber) Britton & Rose

Authors

  • Zaina Alviona Pridesta Farmasi
  • Dina Mulyanti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Vinda Maharani Patricia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.15559

Keywords:

Karakteristik, Eco-enzyme, Kulit Buah

Abstract

Abstract. Pineapple and dragon fruit plants are often consumed for their fruit, leaving behind their peels as organic waste. This organic waste accumulates and negatively impacts the environment. To reduce the accumulation of fruit peels, there is a need to utilize plant peels as raw materials for eco-enzyme solutions. Eco-enzyme is an environmentally friendly enzyme with numerous benefits, produced as a solution by adding sugar and water. This study aimed to determine the organoleptic characteristics and pH of eco-enzyme solutions made from pineapple and dragon fruit peels. The organoleptic characteristics of the eco-enzyme solutions were observed in terms of odor, color, and the formation of a white layer (mother enzyme), while pH was measured using a pH meter. Results showed that after 3 months of fermentation, the eco-enzyme solutions from both pineapple and dragon fruit peels underwent color changes, had a strong acidic odor characteristic of the respective fruits, and exhibited varying amounts of white layer (mother enzyme). The pH of both solutions ranged from 3. The acidic pH obtained from the eco-enzyme solutions of pineapple and dragon fruit peels is promising for potential applications in pharmaceuticals and household products.

Abstrak. Tanaman buah nanas dan buah naga seringkali dikonsumsi buahnya sehingga menyisakan kulit buah, yang menjadi sampah organik dan menimbulkan penumpukan yang tidak baik bagi kesehatan lingkungan. Untuk mengurangi penumpukan sisa kulit buah tersebut maka perlu adanya pemanfaatan kulit buah tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai bahan baku larutan eco-enzyme. Eco-enzyme adalah enzim ramah lingkungan yang memiliki banyak manfaat dan dibuat dalam bentuk larutan dengan penambahan gula dan air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik organoleptis dan pH pada kulit buah nanas dan kulit buah naga yang dijadikan larutan eco-enzyme. Metode yang digunakan untuk karakteristik larutan eco-enzyme ini yaitu diamati dari segi bau, warna, dan lapisan putih (mama enzim) yang terbentuk untuk pengamatan organoleptis dan untuk pengujian pH menggunakan alat pH meter. Hasil penelitian diperoleh bahwa karakteristik larutan eco-enzyme kulit buah nanas dan kulit buah naga setelah 3 bulan mengalami perubahan warna seiring lama nya waktu fermentasi,  memiliki bau asam menyengat dari buahnya,  memiliki lapisan putih (mama enzim) yang berbeda beda dari tiap jenis larutan, serta memiliki pH berkisar 3, pH asam yang didapatkan dari larutan eco-enzyme kulit buah nanas dan kulit buah naga ini diharapkan dapat dimanfaatkan menjadi sediaan farmasi dan perbekalan rumah tangga.

References

Amid, M., Abd Manap, M. Y., & Zohdi, N. K. (2014). Purification and Characterization of Alkaline-Thermostable Protease Enzyme from Pitaya (Hylocereus polyrhizus) Waste: A Potential Low Cost of the Enzyme. BioMed Research International.
Galintin, O., Rasit, N., & Hamzah, S. (2021). Production and characterization of eco enzyme produced from fruit and vegetable wastes and its influence on the aquaculture sludge. Biointerface Research in Applied Chemistry, 11(3)
Gaspersz, M. M., Fitrihidajati, H., (2022). Pemanfaatan Ekoenzim Berbahan Limbah Kulit Jeruk dan Kulit Nanas sebagai Agen Remediasi LAS Detergen Utilization of Eco-enzyme from Citrus Peels and Pineapple Peels Waste as Detergent LAS Remediation Agent. Jurnal LenteraBio, 11, 503–513.
Gupta, V.K., Treichel, H., Shapaval, V., de, O.L.A., and Tuohy, M.G. (2018). Microbial Functional Foods and Nutraceuticals. United Kingdom: Wiley
Husniah, I., & Fadilla Gunata, A. (2020). Ektrak Kulit Nanas Sebagai Antibakteri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2.
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2023). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional. Https://Sipsn.Menlhk.Go.Id/Sipsn/.
Neupane, K. (2019). Produksi Enzim Sampah dari Berbagai Limbah Buah dan Sayur dan Evaluasi Khasiat Enzim dan Antimikrobanya. 6, 113–118.
Pakki T, Adawiyah R,. (2021). Pemanfaatan Eco-enzyme Berbahan Sisa Bahan Organik Rumah Tangga Dalam Budidaya Tanaman Sayuran Dipekarangan. Seminar Nasional Pengapdian Kepada Masyarakat. LPPM Universitas Mataram, (3).
Prasetio V, R. T. P. Frida. (2021). Manfaat Eco Enzyme Pada Lingkungan Hidup Serta Workshop Pembuatan Eco Enzyme. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 21– 29.
Rukmini, P., & Astuti Herawati, D. (2023). Eco-Enzyme Dari Fermentasi Sampah Organik Sampah Buah Dan Rimpang). Jurnal Kimia Dan Rekayasa, 4(1).

Downloads

Published

2024-08-15