Kajian Potensi Interaksi Obat - Obat pada Pasien Rheumatoid Arthritis di RSUD Al - Ihsan Kabupaten Bandung Tahun 2023

Authors

  • Vira Apriliandani Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Umi Yuniarni Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung
  • Fetri Lestari Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.13913

Keywords:

Rheumatoid Arthritis, Interaksi Obat, DMARDs

Abstract

Abstract. Rheumatoid arthritis is a chronic inflammatory joint disease caused by autoimmune disease. Rheumatoid arthritis (RA) can cause severe damage to the joints and surrounding tissue and cause problems with other diseases such as heart, lung or nervous system problems if not treated, so there is the potential for drug interactions due to administration of other additional drugs. The aim of this study is to determine the number of drug prescriptions that have the potential to cause interactions and the mechanism of drug interactions that occur as well as their severity in RA patients at Al-Ihsan Hospital, Bandung Regency in 2023. Sample data was taken retrospectively from the patient's medical records at the hospital. Drug interaction analysis was carried out using Stockley's Drug Interaction E-book, Drugs.com and journals. The analysis results obtained in the form of the number of recipes that have the potential for interactions are then classified based on the interaction mechanism and severity level. Based on the 140 prescriptions studied, there were 103 prescriptions that had potential drug interactions, 8 prescriptions had interactions between antirheumatoid drugs and antirheumatoid drugs and 95 prescriptions had interactions between antirheumatoid drugs and other drugs. There were 273 incidents of potential drug interactions from the 103 prescriptions with 145 (53.11%) pharmacodynamic interaction mechanisms and 128 (46.89%) pharmacokinetic interactions. Meanwhile, based on the severity level, there were 19 (6.96%) minor interactions, 233 (85.35%) moderate interactions and 21 (7.69%) major interactions.

Abstrak. Rheumatoid arthritis merupakan penyakit peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh autoimun. Rheumatoid arthritis (RA) dapat menimbulkan kerusakan yang parah pada sendi dan jaringan sekitarnya dan menyebabkan masalah pada penyakit lain seperti masalah jantung, paru-paru atau sistem saraf jika tidak diobati, sehingga terdapat potensi terjadinya interaksi obat karena pemberian obat tambahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah peresepan obat yang berpotensi menimbulkan interaksi dan mekanisme interaksi obat yang terjadi serta tingkat keparahannya pada pasien RA di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung tahun 2023. Data sampel diambil secara retrospektif dari rekam medik pasien di rumah sakit. Analisis interaksi obat dilakukan menggunakan E-book Stockley's Drug Interaction, Drugs.com dan jurnal. Hasil analisis yang diperoleh berupa jumlah resep yang berpotensi terjadinya interaksi kemudian diklasifikasikan berdasarkan mekanisme interaksi serta tingkat keparahan. Berdasarkan 140 resep yang dikaji terdapat 103 resep yang memiliki potensi interaksi obat, 8 resep merupakan interaksi obat antirheumatoid dengan obat antirheumatoid dan 95 resep interaksi obat antirheumatoid dengan obat lain. Terdapat 273 kejadian potensi interaksi obat dari 103 resep tersebut dengan mekanisme interaksi farmakodinamik sebanyak 145 (53,11% dan interaksi farmakokinetik sebanyak 128 (46,89%). Sedangkan berdasarkan tingkat keparahannya, terdapat 19 (6,96%) interaksi minor, 233 (85,35%) interaksi moderate dan 21 (7,69%) interaksi mayor.

References

1. Riskesdas. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Lembaga Penerbit Badan Jakarta. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB).
2. Haryono, Rudi & Setianingsih S. (2013). Awas Musuh-Musuh Anda Setelah Usia 40 Tahun Waspada Terhadap Penyakit Stroke, Darah Tinggi, Asam Urat dan Jaga Pola Hidup Sehat. Yogyakarta : Gosyen Publishing.
3. Bullock J, Rizvi SAA, Saleh AM, Ahmed SS, Do DP, Ansari RA, et al. (2019). Rheumatoid arthritis: A brief overview of the treatment. Med Princ Pract. 27(6):501–7.
4. Pharmaceutical Care Network Europe Association (PCNE). (2020). PCNE Classification for Drug-Related Problems V9.1. PCNE Assoc.1(2):22–8.
5. Lestari U, Meliyani D, Arifin H. (2015). Kajian Interaksi Obat pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Hiperlipidemia di RSUD Raden Mattaher Jambi ( Study of Drug Interaction on Type 2 Diabetes Mellitus - Hyperlipidemia Patient in. Pros Semin Nas Work “Perkembangan Terkini Sains Farm Klin 5.17–27.

Downloads

Published

2024-08-12