Uji Aktivitas Antelmintik Ekstrak Etanol Kulit Buah Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) terhadap Ascaris suum Goeze secara In Vitro
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.13679Keywords:
Antelmintik, Kulit buah petai cina, Leucaena leucocephalaAbstract
Abstract. Helminthiasis is an infection caused by parasitic intestinal worms from the intestinal nematoda group that can be transmitted through soil. This infection is also known as Soil Transmitted Helminths (STH). One of the plants that can be used as an alternative treatment for worm infections is the peel of Chinese petai fruit (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit). This study aims to investigate and evaluate the effects of ethanol extract from the peel of Chinese petai fruit (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) as an anthelmintic against Ascaris suum Goeze in vitro. Testing was conducted on male and female pig roundworms as well as worm eggs. The subjects were divided into five test groups: the control group was given 0.9% NaCl, the test groups were given ethanol extract of Chinese petai fruit peel at concentrations of 1.25%, 2.5%, and 5%, the comparison group for worms was given 0.2% pyrantel pamoate, and for eggs, 0.12% albendazole. The parameters for observing anthelmintic activity in adult pig roundworms were paralysis and death of the worms, while the parameters for observing anthelmintic activity in worm eggs were the number of fertile eggs and the percentage of inhibition. The results of the tests on adult worms and worm eggs showed that 5% ethanol extract of Chinese petai fruit peel had the strongest anthelmintic activity with a spastic paralysis type and had an inhibition percentage of 73,3% on worm eggs.
Abstrak. Kecacingan adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh cacing parasit usus dari kelompok nematoda usus yang dapat ditularkan melalui tanah. Infeksi ini juga dikenal sebagai Soil Transmitted Helminths (STH). Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif infeksi cacing, yaitu kulit buah petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menilai efek ekstrak etanol kulit buah petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) sebagai antelmintik terhadap Ascaris suum Goeze secara in vitro. Pengujian dilakukan terhadap cacing gelang babi jantan dan betina juga telur cacing. Yang dibagi kedalam lima kelompok uji yaitu kelompok kontrol diberi NaCl 0,9%, kelompok uji diberi sediaan ekstrak etanol kulit buah petai cina dengan konsentrasi 1,25%, 2,5%, 5%, kelompok pembanding untuk cacing diberi pirantel pamoat 0,2% dan untuk telur diberi albendazol 0,12%. Parameter pengamatan uji aktivitas antelmintik pada cacing gelang babi dewasa yaitu paralisis dan kematian pada cacing, sedangkan parameter pengamatan uji aktivitas antelmintik pada telur cacing itu jumlah telur fertil dan (%) inhibisi. Hasil pengujian pada cacing dewasa dan telur cacing menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah petai cina 5% memiliki aktivitas antelmintik paling kuat dengan tipe paralisis spastik untuk cacing, serta memiliki persen inhibisi 73,3% pada telur cacing.
References
[2] Endang Suriani, Nuzulia Irawati, and Yuniar Lestari, “Analisis Faktor Penyebab Kejadian Kecacingan Pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017,” Jurnal Kesehatan Andalas, vol. 8(4), no. http://jurnal.fk.unand.ac.id, pp. 81–84, 2019.
[3] Olivia Umboro, Eka Bimmahariyanto, and Sukma Hamdani, “Uji Daya Anthelmintik Ekstrak Etanol Biji Petai Cina (Leucaena leucocephala, Lmk. de Wit) terhadap cacing gelang (Ascaridia galli schrank) Secara In Vitro,” JISIP, vol. 3, no. 1, pp. 304–310, 2019.
[4] Rivai, “Petai Cina (Leucaena Leucocephala) Penggunaan Tradisional, Fitokimia, dan Aktivitas Farmakologi,” Sleman: Deepublisher, 2021. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/349252393 PETAI CINA Leucaena leucocephala Penggunaan Tradisional Fitokimia dan Aktivitas Farmakologi, 2021.
[5] Maura Cinderi, Suwendar, and Ratu Choesrina, “Uji Aktivitas Antelmintik Ekstrak Etanol Biji Petai Cina (Leucaena leucocephala (Lamk.) De Wit.) terhadap Cacing Gelang Babi (Ascaris suum Goeze) Secara In Vitro,” Prodising Farmasi, vol. 3 No.1, no. ISSN: 2460-6472, pp. 45–52, 2017.
[6] R. Y. Asworo and H. Widwiastuti, “Pengaruh Ukuran Serbuk Simplisia dan Waktu Maserasi terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Sirsak,” Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, vol. 3, no. 2, May 2023, doi: 10.37311/ijpe.v3i2.19906.
[7] Rizki Nisfi, “Standardisasi Mutu Simplisia dan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.),” vol. XIII No. 1, pp. 32–38, 2023.
[8] R. Kusuma and E. Kartika Untari, “Potensi Antelmintik Ekstrak Etanol Daun Mangga Arumanis (Mangifera indica L.) pada Cacing Ascaridia galli dan Raillietina tetragona secara In Vitro In Vitro Anthelmintic Potency of Ethanolic Extract of Arumanis Mango (Mangifera indica L.) Leaves on Ascaridia galli and Raillietina tetragona,” Pharmaceutical Sciences and Research (PSR), vol. 5, no. 2, pp. 81–89, 2018.
[9] Nabila, Suwendar, and Sri Peni, “Kajian Aktivitas Antelmintik Beberapa Tanaman Suku Fabaceae,” ISSN: 2460-6472, vol. 7, No. 2, no. http://dx.doi.org/10.29313/.v0i0.29352, pp. 427–434, 2021, doi: 10.29313/.v0i0.29352.
[10] Denis, “Efek Kombinasi Ekstrak Etanol Umbi Bawang Lanang (Allium sativum L.) Dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) Terhadap Waktu Peralisis dan Kematian Cacing Dewasa Ascaris suum Goeze.,” Journal of community medicine, 2022.
[11] Astuti, Samirana, and Sari N, “Uji Daya Antelmintik Ekstrak Etanol Kulit Batang Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam. de wit) Pada Cacing Gelang Babi (Ascaris suum Goeze) Secara In Vitro,” Jurnal Farmasi Udayana, vol. 5, no. 1, pp. 15–19, 2016.
[12] M. Dzan Nuroyni, Sri Peni Fitrianingsih, and Ratu Choesrina, “Uji Aktivitas Antelmintik Ekstrak Etanol Daun Bidara Arab (Ziziphus Spina-Christi (L.) Desf.) Pada Cacing Gelang Babi dan Telurnya (Ascaris suum Goeze.) Secara In Vitro,” Bandung Conference Series: Pharmacy, no. https://doi.org/10.29313/bcsp.v3i2.8704, pp. 315–322, Sep. 2023, doi: 10.29313/bcsp.v3i2.8704.
[13] F. Kristiyani, N. Aini, and A. D. Wijayanti, “Evaluasi Pengobatan Trematodiasis Menggunakan Albendazol pada Sapi di Kecamatan Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,” Jurnal Sain Veteriner, vol. 37, no. 1, p. 104, Aug. 2019, doi: 10.22146/jsv.42944.
[14] Wayan Nico Fajar Gunawan, Agung Istri Ratih Pramiswari, and Bagus Komang Ardana, “Ovicidal Efect Wudani Lead Extract Against Eggs Fasciola Gigantica Worn By In Vitro,” 2016.
[15] R. Z. Amani, R. Maulana, and D. Syauqy, “Sistem Pendeteksi Dehidrasi Berdasarkan Warna dan Kadar Amonia pada Urin Berbasis Sensor TCS3200 Dan MQ135 dengan Metode Naive Bayes,” 2017. [Online]. Available: http://j-ptiik.ub.ac.id
[16] D. Tiwow, W. Bodhi, and N. S. Kojong, “Uji Efek Antelmintik Esktrak Etanol Biji Pinang (Areca Catechu) Terhadap Cacing Ascaris Lumbricoides Dan Ascaridia Galli Secara In Vitro,” Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi, May 2013.