Pola Peresepan Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Rumah Sakit Umum Daerah Al Ihsan Periode 2022-2023
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsp.v4i2.13452Keywords:
GGK, Anemia, KombinasiAbstract
Abstract. Chronic renal failure is a disease that gradually damages kidney function and has a high mortality rate. Damage to the kidneys will reduce the production of the hormone erythropoietin, which causes anemia. Anemia is caused by erythropoetin deficiency, in addition to other factors such as iron deficiency, shortened erythrocyte lifespan, inflammation, and infection. Anemia is associated with increased mortality and decreased health-related quality of life. This study aims to determine the pattern of drug prescription given to patients at Al Ihsan Hospital for the period 2022-2023. This study used descriptive observational method by collecting data retrospectively from medical records of patients diagnosed with chronic renal failure and anemia. The conclusion of this study found that the use of a combination of 5 drugs was most widely used by ggk patients at Al Ihsan Hospital. The combination of 5 drugs consists of epoetin alfa + vitamin B12 + folic acid + sodium bicarbonate + calcium lactate.
Abstrak. Gagal ginjal kronis adalah salah satu penyakit yang bertahap merusak fungsi ginjal dan memiliki angka kematian tinggi. Kerusakan pada ginjal akan mengurangi produksi hormon eritropoietin, yang menyebabkan anemia. Anemia disebabkan oleh defisiensi eritropoetin, selain itu factor-faktor lain seperti defisiensi besi, umur eritrosit yang memendek, inflamasi, dan infeksi. Anemia dikaitkan dengan peningkatan mortalitas dan penurunan kualitas hidup terkait kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pola perespan obat yang diberikan pada pasien ggk RSUD Al Ihsan Periode 2022-2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan mengumpulkan data secara retrospektif dari rekam medis pasien yang diagnosa gagal ginjal kronis dan anemia. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan kombinasi 5 obat paling banyak digunakan oleh pasien ggk di RSUD Al Ihsan. Kombinasi 5 obat terdiri dari epoetin alfa + vitamin B12 + asam folat + natrium bikarbonat + kalsium laktat.
References
[2] WHO. (2020). The Top 10 Causes of Death. https://www.who.int/news-room/fact sheets/detail/the-top-%0A10-causes-of-death.
[3] IRR. (2020). Annual Report ef Indonesian Renal Registry 2020. Jakarta: IRR
[4] Pakingki, P. J., Mongi, j., Waarisit, W., Karundeng, E. Z. Z. (2019). Pola Peresepan Paenyakit Gagal Ginjal Di Instalasi Rawat Inap Rs. Gunung Maria Tomohon. Jurnal Biofarmaseutikal Tropis, 2(2): 109-119.
[5] Narsa, A. C., Maulidya, V., Reggina, D., Andriani, W., & Rijai, H. R. (2022). Studi Kasus: Pasien Gagal Ginjal Kronis (Stage V) dengan Edema Paru dan Ketidakseimbangan Cairan Elektrolit. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(1), 17–22. https://doi.org/10.25026/jsk.v4ise-1.1685
[6] Karinda, T. U. S., Sugeng, C. E. C., & Moeis, E. S. (2019). Gambaran Komplikasi Penyakit Ginjal Kronik Non Dialisis di Poliklinik Ginjal-Hipertensi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Periode Januari 2017 – Desember 2018. E-CliniC, 7(2). https://doi.org/10.35790/ecl.v7i2.26878
[7] Titamia Saraswati, P. P., Wiradewi Lestari, A. A., & Herawati, S. (2021). Gambaran Kasus Penyakit Ginjal Kronik Dengan Anemia Di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Tahun 2018 Dan 2019. E-Jurnal Medika Udayana, 10(1), 12. https://doi.org/10.24843/mu.2021.v10.i1.p03
[8] Insani, N., Manggau, M. A., Kasim, H. (2018). Analisis Efektivitas Terapi Pada Pasien Anemia Gagal Ginjal Hemodialisis Di RSUP Dr. Wahidin Sudirojusodo Makasar. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 22(1): 13-15.
[9] Mohtar, N. J., Sugeng, C. E., Umbuh, O. R. (2023). Penatalaksaaan Anemia Pada Penyakit Gagal Ginjal Kronik. E-CliniC, 11(1): 51-58.
[10] Yuniarti, W. (2021). Anemia Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Anemia In Chronic Kidney Disease Patients. Journal Health And Science; Gorontalo Journal Health & Science Community, 5(2), 341–347.
[11] Marweri, R. J., Ekasari, E. R., Santoso, S. D. (2022). Perbedaan Kadar Hemoglobin Dan Indeks Eritrosit Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Pre Dan Post Hemodilisis Di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya. Jurnal SainHealth, 6(2): 39-45.
[12] Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementrian Kesehatan.
[13] Kao, H. Y., Chang, C. C., Chang, C. F., Chen, Y. C., Cheewakriangkrai, C., & Tu, Y. L. (2022). Associations between Sex and Risk Factors for Predicting Chronic Kidney Disease. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3). https://doi.org/10.3390/ijerph19031219
[14] Maqrifah, A. N., Dewi Noviyanti, R., Marfuah, D., Kunci, K., Lama, A., & Hemodialisis, M. (2020). Hubungan Lama Menjalani Hemodialisis Dan Kepatuhan Diet Dengan Kadar Hemoglobin Pasien Hemodialisis Di RSUD Pandan Arang Boyolali. PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 17(2).
[15] Salsabila, A., Herman, H., Natasha, N., Shafira, A., Fauzan, R., & Wulandari, P. S. (2023). Gambaran Karakteristik Gagal Ginjal Kronik Obstruktif dan Non obstruktif pada Pasien Dewasa-Lansia di RSUD Raden Mattaher Tahun 2017 2020. JOMS, 32.
[16] PERNEFRI. (2011). Konsensus Manajemen Anemia Pada Penyakit Ginjal Kronik. In Journal of Chemical Information and Modeling.
[17] KDIGO. (2024). Kidney disease: Improving global outcomes (KDIGO) anemia work group. KDIGO clinical practice guideline for anemia in chronic kidney disease. Kidney International Supplements, 2(4), 279–335. https://doi.org/10.1038/kisup.2012.37
[18] Yanuartono, Y., Purnamaningsih, H., Nururrozi, A., Indarjulianto, S., & Raharjo, S. (2019). Recombinant Human Erythropoietin: Manfaat dalam Bidang Kedokteran.
[19] DiPiro, J., Gary, Y., Haines, M., Nolin, T., & Ellingroad, V. (2020). Pharmacotherapy: A Pathophysiologic Approach, 11th Edition. In Annals of Pharmacotherapy. https://doi.org/10.1345/aph.1h160
[20] Widianti, C., Anggriani, Y., Kusumaeni, T., & Meila, O. (2018). Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Eritropoetin (Hemapo® , Epotrex®, Neorecormon®) Pada Pasien Hemodialisis Di Rsup Persahabatan. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 18(3), 153–157. https://doi.org/10.24815/jks.v18i3.18017
[21] Sari, N., Srikartika, V., & Difa, I. (2015). Profil dan Evaluasi Terapi Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di BLUD RS Ratu Zalecha Martapura Periode Juli-Oktober 2014. Jurnal Pharmascience, 2(1), 65–71.
[22] Alvionita, Dyah Ayu, W., & Amir Masruhim, M. (2016). Pengaruh Penggunaan Asam Folat terhadap kadar Hemoglobin Pasien Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. J. Trop. Pharm. Chem, 3(3).
[23] John, W. B., & Marek, H. D. (2019). Biokimia Kedokteran (5th ed.). Elsevier Pte Ltd.
[24] Rieny, E., Nugraheni, S., & Kartini, A. (2021). Peran Kalsium dan Vitamin C dalam Absorpsi Zat Besi dan Kaitannya dengan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 0(6), 423–433. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.6.423-432 2
[25] Zhang, S., Liu, W., Ganz, T., & Liu, S. (2024). Exploring the relationship between hyperlactatemia and anemia. Trends in Endocrinology and Metabolism, 35(4), 300–307. https://doi.org/10.1016/j.tem.2023.12.006