Prevalensi dan Gambaran Karakteristik Pasien Miopia pada Anak di RSUD Al-Ihsan Tahun 2022-2023

Authors

  • Fansya Abdil Mu'min Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Bambang Setiohadji
  • Buti Azfiani Azhali

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsms.v5i1.17296

Keywords:

Astigmatism, Miopia, Refraksi

Abstract

Abstract. Myopia is the most common refractive disorder in the world, causing blurred vision at a distance because light falls in front of the retina. Genetic and external factors, such as habits of close-up viewing and the use of digital devices, can influence the development of myopia. In 2020, approximately 2.6 billion people worldwide experienced myopia, and this number is expected to rise significantly by 2050, with broad impacts on quality of life, health, and global healthcare costs. This study aims to determine the prevalence and risk factors of myopia in children at Al-Ihsan Regional Hospital in 2022-2023. This research is a descriptive observational research approach cross sectional. Data collection used secondary data obtained from medical records of children who visited the eye clinic at Al-Ihsan Regional Hospital in 2022-2023. The subjects in this study were 249 children. The prevalence of myopia in 2022 will be 0.0134% and in 2023 it will be 0.0378%. It was found that 66.4% were female, with the majority aged 11-18 (91.1%). Most of the children had mild myopia (68.3%). Cases of myopia accompanied by astigmatism were found in 21.3% of children. This research shows that the prevalence of myopia will increase from 2022 to 2023. Most cases of myopia are found in teenage girls with mild degrees of myopia.

Abstrak. Miopia adalah gangguan refraksi yang paling umum di dunia, menyebabkan penglihatan kabur pada jarak jauh karena cahaya yang jatuh di depan retina. Faktor genetik dan eksternal, seperti kebiasaan melihat jarak dekat dan penggunaan perangkat digital, dapat mempengaruhi terjadinya miopia. Pada 2020, sekitar 2,6 miliar orang di dunia mengalami miopia, dan jumlah ini diperkirakan akan meningkat signifikan pada 2050, dengan dampak yang luas terhadap kualitas hidup, kesehatan, dan biaya kesehatan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko miopia pada anak di RSUD Al-Ihsan tahun 2022-2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari data rekam medis anak yang melakukan kunjungan ke poliklinik mata RSUD Al-Ihsan tahun 2022-2023. Subjek pada penelitian ini sebanyak 249 anak. Prevalensi miopia pada tahun 2022 sebanyak 0,0134% dan pada tahun 2023 sebanyak 0,0378%. Didapatkan 66,4% merupakan perempuan, dengan mayoritas usia 11-18 (91,1%). Sebagian besar anak mengalami miopia ringan (68,3%). Kasus miopia disertai astigmatism ditemukan pada 21,3% anak. Penelitian ini menunjukan bahwa prevalensi miopia mengalami peningkatan dari tahun 2022 ke tahun 2023. Kasus miopia banyak ditemukan pada remaja perempuan dengan derajat miopia ringan.

References

1. Supit F, Winly. Miopia:Epidemiologi Dan Faktor Risiko. Cermin Dunia Kedokteran. 2021;48(12):741–4.
2. World Health Organization. Concept Note Background Of Mmyopia. 2022;
3. International Agency For Prevention And Blindness. Insight 2030 Ending Avoidable Sight Loss. 2021; Available From: Https://Www.Iapb.Org/Wp-Content/Uploads/2022/02/2030insight-Strategy-Document-Sep2021-English.
4. Wong Yl, Saw Sm. Epidemiology Of Pathologic Myopia In Asia And Worldwide. Asia-Pacific J Ophthalmol [Internet]. 2016;5(6):394–402. Available From: Http://Dx.Doi.Org/10.1097/Apo.0000000000000234
5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Mata Sehat Di Segala Usia Untuk Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Indonesia [Internet]. 2012. Available From: Https://Sehatnegeriku.Kemkes.Go.Id/Baca/Rilis-Media/20121011/505853/Mata-Sehat-Di-Segala-Usia-Untuk-Peningkatan-Kualitas-Hidup-Masyarakat-Indonesia/
6. Resnikoff S. Impact Of Myopia Impact Of Increasing And Myopia. 2015;(July 2017).
7. Kurniawati Vv. Analisis Faktor Meningkatnya Miopi Dan Dampaknya Pada Kinerja Mahasiswa Fk Uns. Ina-Rxiv. 2019;1–9.
8. Kementrian Ppn B. Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Aksi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Tpb)/ Sustainable Development Goals (Sdgs). Pedoman Tek Penyusunan Rencana Aksi - Ed Ii Tujuan Pembang Berkelanjutan/ Sustain Dev Goals [Internet]. 2020;53(9):21–5. Available From: Http://Www.Elsevier.Com/Locate/Scp
9. Williams Km, Bertelsen G, Cumberland P, Wolfram C, Verhoeven Vjm, Anastasopoulos E, Et Al. Increasing Prevalence Of Myopia In Europe And The Impact Of Education. Ophthalmology. 2015;122(7):1489–97.
10. Tailor Pd, Xu Tt, Tailor S, Asheim C, Olsen Tw. Trends In Myopia And High Myopia From 1966 To 2019 In Olmsted County, Minnesota. Am J Ophthalmol [Internet]. 2024;259:35–44. Available From: Https://Doi.Org/10.1016/J.Ajo.2023.10.019
11. Andriani R, Knoch Amh, Ilmu D, Mata K, Kedokteran F, Padjadjaran U, Et Al. Karakteristik Pasien Dan Gambaran Tajam Penglihatan Pasien Yang Dilakukan Tindakan Refractive Lens Exchange Di Rs Mata Cicendo. :1–6.
12. Amalia T, Valerie Savista Tm, Muchtar M. Karakteristik Penderita Miopia Yang Berobat Di Poliklinik Mata Rsu Anutapura Kota Palu Tahun 2019-2021. Med Alkhairaat J Penelit Kedokt Dan Kesehat. 2022;4(2):49–54.
13. Moore M, Lingham G, Flitcroft Di, Loughman J. Myopia Progression Patterns Among Paediatric Patients In A Clinical Setting. Ophthalmic Physiol Opt. 2024;44(2):258–69.
14. Gong Jf, Xie Hl, Mao Xj, Zhu Xb, Xie Zk, Yang Hh, Et Al. Relevant Factors Of Estrogen Changes Of Myopia In Adolescent Females. Chin Med J (Engl). 2015;128(5):659–63.
15. Nurfadilah Alamsyah R, Nugroho A, Sulistyawati A, Dharma Husada Stik. Gambaran Kelainan Refraksi Miopia Pada Pasien Optik Yogi Subang.
16. I Gusti Ayu Ratih Chantika Nariswari, Ni Nyoman Geriputri, Marie Yuni Andari. Karakteristik Kelainan Refraksi Pada Anak Usia Sekolah Di Poli Mata Rsud Provinsi Ntb Tahun 2019. Unram Med J. 2022;11(4):1252–7.
17. Theophanous C, Modjtahedi Bs, Batech M, Marlin Ds, Luong Tq, Fong Ds. Myopia Prevalence And Risk Factors In Children. Clin Ophthalmol. 2018;12:1581–7.
18. Li T, Wei R, Du B, Wu Q, Yan J, Meng X, Et Al. Prevalence Of Myopia Among Children And Adolescents Aged 6-16 During Covid-19 Pandemic: A Large-Scale Cross-Sectional Study In Tianjin, China. Br J Ophthalmol. 2024;108(6):879–83.
19. Sahara F, Atifah Y. Analisis Penderita Rabun Jauh (Miopia) Pada Remaja Usia 10-17 Tahun Di Korong Koto Nagari Kasang, Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pros Semnas Bio. 2021;2020:1408–14.
20. Juanarta P. Karakteristik Pasien Miopia Di Poli Refraksi, Lensa Kontak, Dan Low Vision Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Periode Januari-Desember Tahun 2020. Dep Ilmu Kesehat Mata Fak Kedokt Univ Padjadjaran Pus Mata Nas Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. 2020;1–11.
21. Lestari Tt, Anggunan A, Triwahyuni T, Syuhada R. Studi Faktor Risiko Kelainan Miopia Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2020;11(1):305–12.
22. Zhu Mh, Lin Tn, Lin Jh, Wen Q. Myopia Among Children And Adolescents: An Epidemiological Study In Fuzhou City. Front Pediatr [Internet]. 2023;11(June):1–9. Available From: Https://Doi.Org/10.3389/Fped.2023.1161329
23. Firdaus Z, Witjaksono A, Rohayati, Sulistyawati A. Gambaran Kejadian Kelainan Refraksi Pada Siswa Sma Negeri 2 Purwakarta Tahun 2024. 2024;15(1):37–48.
24. Iman Ahmed Mohammed Jkadaam. Prevalence Of Refractive Error Among A Sample Of Children From Two Primary Schools From Al-Rusafa In Baghdad. Iraqi New Med J. 2019;5(9).
25. Anita Fitria D, Lassie N, Birman Y. Profil Kelainan Refraksi Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Rskm Padang Eye Center Tahun 2022. Sci J. 2023;2(5):219–29.
26. Sevdy F, Patompo Ar, Rachman I. Gambaran Karakteristik Kelainan Astigmatisma Pada Anak Usia 2-15 Tahun Di Rumah Sakit Mata Makassar Periode Tahun 2018-2022. 2022;
27. Talan Ym. Pemeriksaan Refraksi Subyektif Pada Penderita Astigmatismus Dengan Metode Fogging Di Rsu William Booth Semarang.Pdf. 2018.
28. Jafari R, Hasanzadeh Mh, Amiri Aa, Heydarian S, Charati Fg. The Prevalence Of Astigmatism In 7 To 13 Years Old Children: A Cross-Sectional Study. J Pediatr Rev. 2023;11(4):357–62.
29. Ginting D, Amiruddin P. Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Dengan Jenis Kelainan Refraksi Pada Anak Di Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo. 2015;1–7.
30. Wang Y, Mu J, Yang Y, Li X, Qin H, Mulati B, Et Al. Prevalence And Risk Factors For Astigmatism In 7 To 19-Year-Old Students In Xinjiang , China : A Cross-Sectional Study. 2024;1–13.

Downloads

Published

2025-02-02