https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/issue/feedBandung Conference Series: Mining Engineering2025-02-25T17:31:01+08:00Unang Arifinuptpublikasi@unisba.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Bandung Conference Series: Mining Engineering </strong>merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Ilmu Teknik Pertambangan yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional UNISBA yang diselenggarakan tahunan oleh UPT Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bandung. <strong><a title="BCSME" href="https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/" target="_blank" rel="noopener">BCSME</a> </strong>ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN <a title="ISSN BCSME" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220215241132638">2828-2140</a> yang diterbitkan oleh <a title="UPT Publikasi" href="https://portal-publikasi.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">UPT Publikasi Ilmiah</a>, <a title="unisba" href="https://www.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Bandung</a>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-<em>indeks</em> di <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=5eTESSUAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a title="Id Garuda" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/27930" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="doi" href="https://search.crossref.org/?q=unisba&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a>, dan <a title="DOAJ" href="https://doaj.org/search/journals?ref=quick-search&source=%7B%22query%22%3A%7B%22filtered%22%3A%7B%22filter%22%3A%7B%22bool%22%3A%7B%22must%22%3A%5B%7B%22terms%22%3A%7B%22bibjson.publisher.name.exact%22%3A%5B%22Universitas%20Islam%20Bandung%22%5D%7D%7D%5D%7D%7D%2C%22query%22%3A%7B%22query_string%22%3A%7B%22query%22%3A%22universitas%20islam%20bandung%22%2C%22default_operator%22%3A%22AND%22%2C%22default_field%22%3A%22bibjson.publisher.name%22%7D%7D%7D%7D%7D" target="_blank" rel="noopener">DOAJ</a>. Terbit setiap <strong>Maret</strong> dan <strong>September.</strong></p>https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/16380Pengaruh Geometri Jalan terhadap Produktivitas Pengupasan Overburden PT PSA, Kalimantan Timur2025-02-25T17:30:57+08:00Ardy Raeisandha rae27ardy@gmail.comIswandaruiswandaru@unisba.ac.idDudi Nasrudin Usmandudinasrudin@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> This mining road geometry study research refers to the Minister of Energy and Mineral Resources Decree No. 1827/K/30/MEM/2018 and the American Association of State Highway and Transportation Officials. The surrounding environment consists of oil palm plantation areas and forests. Access to the location is quite difficult because the roads entering the mining area are not paved, especially when it rains. Based on the problems found at PT Pancaran Surya Abadi in the B1 Block A1-1 east pit, namely there are road conditions that do not meet regulatory standards, so that the production target for the July-August period is not achieved, namely 280,255 BCM/month from the pit location stripping overburden to disposal. To increase overburden mining production, the development of digging, loading, and hauling equipment is required. The production observation area was conducted at the working front in Pit A1. Observation results under actual conditions were calculated and compared with theoretical calculation results. In the observation area, the width of the straight road ranged from 11.13 meters to 23.74 meters with a comparison of theoretical results for roads using 2 lanes of 12.60 meters, the width of the bend road ranged from 16.36 meters to 24.39 meters with a comparison of the theoretical results of the minimum road width at the bend of 14.48 meters, and the slope of the road ranged from -0.2% to 23.13% with a comparison based on the theoretical standard slope of 12%. The actual calculation results show results that do not meet regulatory standards. Another cause is that with rainy conditions the road is damaged, so that the transport equipment's circulation time is getting longer, which will affect production. Therefore, roads that do not meet the standards require road geometry improvements.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian kajian geometri jalan tambang ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 1827/K/30/MEM/2018 dan American Association of State Highway and Transportation Officials. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kondisi jalan tambang dan efisiensi kerja alat muat. Lingkungan sekitar terdiri dari area perkebunan sawit dan hutan. Akses menuju lokasi cukup sulit karena jalanan yang memasuki kawasan pertambangan tidak diaspal, terutama pada saat hujan. Berdasarkan masalah yang terdapat pada PT Pancaran Surya Abadi pada pit B1 Block A1-1 timur yaitu terdapat kondisi jalan tidak sesuai standar regulasi, sehingga tidak tercapainya target produksi periode bulan Juli-Agustus yaitu 280,255 BCM/Bulan dari lokasi pit pengupasan overburden ke disposal. Untuk meningkatkan produksi penambangan overburden, pengembangan alat gali, muat, dan alat angkut diperlukan. Area pengamatan produksi dilakukan di front kerja di Pit A1. Hasil pengamatan dalam kondisi aktual dihitung dan dibandingkan dengan hasil perhitungan secara teori. Pada area pengamatan, lebar jalan lurus berkisar antara 11,13 meter hingga 23,74 meter dengan perbandingan hasil teoritis untuk jalan yang menggunakan 2 lajur yaitu 12,60 meter, lebar jalan tikungan berkisar antara 16,36 meter hingga 24,39 meter dengan perbandingan hasil teoritis lebar jalan minimum pada tikungan 14,48 meter, dan kemiringan jalan berkisar antara -0,2% hingga 23,13% dengan perbandingan berdasarkan teoritis kemiringan standar yaitu 12%. Hasil perhitungan aktual menunjukan hasil yang kurang memenuhi standar regulasi, penyebab lainnya dengan kondisi hujan jalan mengalami kerusakan, sehingga waktu edar alat angkut semakin lama yang nantinya akan berpengaruh terhadap produksi, oleh karena itu jalan yang belum memenuhi standar diperlukannya peribaikan geometri jalan.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/16775Upaya Peningkatan Produksi Pemuatan dan Pengangkutan Andesit untuk Mencapai Target Umpan Jaw Crusher di PT Lotus SG Lestari, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:31:01+08:00Pandu Nur Hudanpandunurhudan006@gmail.comZaenalzaenal.mq66@gmail.comLinda Pulunganlinda.lindahas@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> PT Lotus SG Lestari is a private company engaged in andesite stone mining. The company is located in Cipinang Village, Rumpin District, Bogor Regency. The loading and transportation activities carried out by the company are still unable to meet the jaw crusher feed target of 500 tons / hour that has been set, so it is necessary to conduct research on increasing loading and transportation production to meet the jaw crusher feed target. In increasing the production of loading and transportation will be done with calculations based on the theory of Mechanical Earth Moving, American Association of State Highway and Transportation Officials (AASHTO) and Kepmen No. 1827/K30/MEM/2018. Increased production by improving the geometry of the haul road is expected to reduce the cycle time of the hauling equipment. So that in this way it can increase the production produced to meet the jaw crusher feed target. Based on the results of the research that has been done, it is found that the actual production produced by the loading equipment is 433.47 tons / hour and the transport equipment is 433.43 tons / hour, the actual production results have not been able to meet the target jaw crusher feed that has been set. In improving the geometry of the haul road, the production produced by the loading equipment is 501.29 tons / hour and the hauling equipment is 501.04 tons / hour, so that the improvement has been able to meet the jaw crusher feed target set.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Lotus SG Lestari merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang pertambangan batu andesit. Perusahaan ini bertempat di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Kegiatan pemuatan dan pengangkutan yang dilakukan oleh perusahaan masih belum mampu memenuhi target umpan <em>jaw crusher</em> sebesar 500 ton/jam yang telah ditetapkan, sehingga perlu adanya penelitian mengenai peningkatan produksi pemuatan dan pengangkutan untuk memenuhi target umpan <em>jaw crusher</em>. Dalam melakukan peningkatan produksi pemuatan dan pengangkutan akan dilakukan dengan perhitungan berdasarkan teori Pemindahan Tanah Mekanis, <em>American Association of State Highway and Transportation Officials</em> (AASHTO) dan Kepmen No. 1827/K30/MEM/2018. Peningkatan produksi yang dilakukan dengan perbaikan geometri jalan angkut diharapkan<em> cycle time </em>alat angkut akan berkurang. Sehingga dengan cara tersebut dapat meningkatkan produksi yang dihasilkan untuk memenuhi target umpan <em>jaw crusher</em>. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa produksi aktual yang dihasilkan alat muat sebesar 433,47 ton/jam dan alat angkut sebesar 433,43 ton/jam, hasil produksi aktual tersebut belum mampu untuk memenuhi target umpan <em>jaw crusher</em> yang telah ditetapkan. Dalam melakukan perbaikan geometri jalan angkut produksi yang dihasilkan alat muat sebesar 501,29 ton/jam dan alat angkut sebesar 501,04 ton/jam, sehingga dari perbaikan tersebut sudah mampu memenuhi sesuai dengan target umpan <em>jaw crusher </em>yang ditetapkan.</p>2025-01-30T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/16873Optimasi Pit Limit dengan Pendekatan Incremental SR terhadap BESR PT XYZ2025-02-25T17:30:54+08:00Mochamad Ali Tamrinalitamrin14@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoorfauzi@unisba.ac.idZaenalzaenal.mq66@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> This study was conducted to evaluate the coal resource potential in the mining license area (IUP) of PT XYZ and analyze the cost and operational profitability aspects. Geological modeling indicates that the area contains five coal seams with a total tonnage of 27,935,181.38 tons, the majority of which fall into the measured category at 23,056,143.18 tons. The geological structure is moderate, with relatively gentle slopes, suggesting that the coal in this area is well-deposited but requires meticulous technical planning for mining operations. The cost analysis reveals that the total cash cost is 22,27USD/ton, with a profit margin of 24,06 USD/ton for every ton of coal sold. The highest costs arise from overburden removal and sales activities, such as barging and port management. The low calorific value of the coal (3,657 kcal/kg). Optimizing the pit limit using the incremental stripping ratio (SR) method with a break-even stripping ratio (BESR) of 5.37 has resulted in the highest profit of 328.160.109 USD, achieved with an average stripping ratio of 7,22 and an incremental SR of 1.51. This approach delivers significant profitability throughout the mine's operational period.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi potensi sumber daya batubara di wilayah IUP PT XYZ dan menganalisis aspek biaya serta profitabilitas operasional. Pemodelan geologi menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki 5 seam batubara dengan tonase total sebesar 27.935.181,38 ton, mayoritas dalam kategori terukur 23.056.143,18 ton. Struktur geologi yang moderat, akan tetapi memiliki kemiringan yang cukup landai yang berarti daerah penelitian memiliki batubara yang mengalami pengendapan sempurna tetapi menuntut perencanaan teknis yang matang dalam penambangan. Analisis biaya menunjukkan bahwa total cash cost mencapai 22,27 USD/ton, dengan profit margin dari penjualan setiap 1 ton batubara mendapatkan keuntungan sebesar 24,06 USD/ton. Biaya terbesar berasal dari pengupasan tanah penutup dan aktivitas penjualan, seperti barging dan port management. Kualitas batubara dengan nilai kalori rendah (3.657 kkal/kg). Optimasi desain tambang menggunakan metode incremental SR dengan break even striping ratio (BESR) 8,59 menghasilkan nilai profit tertinggi sebesar 328.160.109 US$ yang memiliki rata rata striping ratio 7,22 pada dengan incremental sr 1,51 yang memberikan keuntungan signifikan sepanjang periode operasional tambang. Metode ini tidak hanya memaksimalkan profitabilitas, tetapi juga memastikan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya tambang, menjadikannya strategi yang unggul untuk mendukung keberlanjutan dan produktivitas jangka panjang operasi pertambangan.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/16919Optimasi Ukuran Close Side Setting (Css) Jaw Crusher untuk Meningkatkan Produksi Jaw Crusher pada Tambang Andesit Di PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS).2025-02-25T17:30:51+08:00Faisal Rio Ardiansyahfaisalrioardiansyah@gmail.comIswandaruiswandaru@unisba.ac.idYunus Ashariyunus_ashari@yahoo.com<p><strong>Abstract.</strong> PT Mandiri Sejahtera Sentra (PT MSS) is a private mining company that extracts andesite rock, located in Sukamulya Village, Purwakarta Regency, West Java. The mining area covers 41. 19 Ha, and the company aimed for a production target of 470 tonnes per hour using jaw crusher equipment. However, it has not met this target, partly due to the suboptimal close side setting (CSS) of the jaw crusher. To address this, the company experimented with three variations of the CSS to find the optimal size that meets production goals without hindering the cone crusher’s operation. After optimizing, the recommended CSS size is 185 mm. At this setting, the production reached 475. 554 tonnes per hour, surpassing the initial target, with an average stone size of 132. 2 mm for further processing.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Mandiri Sejahtera Sentra (PT MSS) adalah perusahaan swasta yang memproduksi batu andesit dan terletak di Desa Sukamulya, Purwakarta, Jawa Barat. Area penambangan perusahaan seluas 41,19 Ha, dengan target produksi 470 ton/jam menggunakan <em>jaw crusher</em>. Target ini tidak tercapai, kemungkinan karena pengaturan <em>close side setting</em> (CSS) yang kurang baik. Percobaan optimasi dilakukan dengan tiga variasi ukuran CSS: 175 mm, 185 mm, dan 195 mm. Penelitian dilakukan untuk menemukan ukuran CSS optimal yang dapat memenuhi target produksi tanpa menghambat proses berikutnya menggunakan <em>cone crusher</em>. Setelah optimasi, disarankan menggunakan CSS 185 mm, yang mencapai produksi 475,554 ton/jam, melebihi target 470 ton/jam, dengan ukuran produk rata-rata 132,2 mm.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17194Perencanaan Alat Gali Muat dan Alat Angkut untuk Mencapai Target Produksi Pengupasan Overburden pada Penambangan Batubara PT XYZ di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur.2025-02-25T17:30:49+08:00Arrafi Zaqi Ramadhonaarrafizaqi717@gmail.comZaenalzaenal.mq66@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoorfauziisnarno@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> PT XYZ is a coal mining company located in Batuah Village and Tani Harapan Village, Loa Janan District, Kutai Kertanegara Regency, East Kalimantan Province. Currently, the company is preparing a Feasibility Study for development. In carrying out its mining activities, it uses an Open Mining System with the Strip Mine type. The purpose of this study is to determine the type of equipment, the number of needs from the number of its fleet in meeting the total overburden stripping production target, which is 76,000,000 BCM OB for 10 years.This company has two pits, namely the South Pit and the North Pit. This research activity was only carried out at the North Pit which focused on planning the needs of loading and hauling equipment. Based on the results of the study, the number of excavators needed to achieve the overburden stripping production target from the first to the tenth year is 5 units. While the number of transport equipment needed to achieve the overburden stripping production target is the first year 31 units. The types of excavators used are the SANY SY1250H Excavator and the SANY SKT160S Dump Truck.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT XYZ merupakan perusahaan tambang batubara yang berada di Desa Batuah dan Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Pada saat ini perusahaan sedang menyusun Studi Kelayakan penambangan. Dalam melakukan kegiatan penambangannya menggunakan Sistem Tambang Terbuka dengan tipe <em>Strip Mine</em>. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis alat, jumlah kebutuhan dari jumlah armadanya dalam memenuhi target produksi total pengupasan <em>overburden, </em>yaitu 76.000.000 BCM OB selama 10 tahun. Pada perusahaan ini mempunya dua pit, yaitu Pit Selatan dan Pit Utara. Kegiatan penelitian ini hanya dilakukan pada Pit Utara yang berfokus pada perencanaan kebutuhan alat gali muat dan alat angkut. Semua perhitungan menggunakan rumus-rumus teori Pemindahan Tanah Mekanis. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan jumlah alat gali muat yang diperlukan untuk mencapai target produksi pengupasan <em>overburden</em> dari tahun pertama sampai tahun kesepuluh adalah 5 unit. Sedangkan jumlah alat angkut yang diperlukan untuk mencapai target produksi pengupasan <em>overburden</em> adalah tahun pertama 31 unit. Adapun jenis alat gali muat yang digunakan adalah <em>Excavator</em> SANY SY1250H dan alat angkut <em>Dump Truck</em> SANY SKT160S.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17254Evaluasi Kinerja Crushing Plant pada Produksi Abu Batu di PT Bumi Kalimantan Lestari, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:46+08:00Tiara Nurhasanahtiaraanrhsnh@gmail.comSolihinsolihin@unisba.ac.idElfida MoralistaElfidamoralista95@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> PT Bumi Kalimantan Lestari is a stone ash and split mining company. The production target was not achieved, therefore it is necessary to evaluate the performance of the crushing plant. The purpose of this study is to determine the actual production, to determine the obstacles that occur in the crushing plant, and to determine the material balance in production at the crushing plant. The methodology in this study is to evaluate the performance of the crushing plant using the beltcut method. The data obtained from field observations are cycle time, fill factor, swell factor, obstacle time, effective time, and productive time. The data is then processed using the beltcut method. The beltcut method is used to determine production and material balance. The results of this study showed that production in June 2024 of 11,906.72 tons/month had not reached the production target of 12,067 tons/month. There were several obstacles that occurred in the crushing plant, namely in the primary crushing equipment with a total standby time of 731 minutes/month and a total repair time of 525 minutes/month. Material balance in the crushing plant has the largest looses in the tertiary crushing tool PLFC 2 of 34.02 tons/hour and the output product is 33.93 tons/hour, the percentage of loose obtained is 0.9% and there is the smallest looses in the secondary crushing tool, the incoming feed is 71.22 tons/hour and the output product is 71.10 tons/hour, the percentage of loose obtained is 0.2%.<br><br><strong>Abstrak.</strong> PT Bumi Kalimantan Lestari merupakan perusahaan tambang abu batu dan split. Target produksi tidak tercapai, oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja crushing plant. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui produksi aktual, mengetahui hambatan yang terjadi pada crushing plant, dan mengetahui material balance dalam produksi pada crushing plant. Metodologi dalam penelitian ini adalah evaluasi kinerja crushing plant dengan metode beltcut. Data yang diperoleh hasil observasi pengamatan lapangan yaitu, cycle time, fill factor, swell factor, waktu hambatan, waktu efektif, dan waktu produktif. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan metode beltcut. Metode beltcut untuk menentukan produksi dan material balance. Hasil dari penelitian ini produksi pada bulan Juni 2024 sebesar 11.906,72 ton/bulan belum mencapai target produksi sebesar 12.067 ton/bulan. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi pada crushing plant yaitu pada alat primary crushing dengan total waktu standby sebesar 731 menit/bulan dan total waktu repair sebesar 525 menit/bulan. Material balance dalam crushing plant terdapat looses terbesar pada alat tertiary crushing PLFC 2 sebesar 34,02 ton/jam dan produkta yang keluar sebesar 33,93 ton/jam, persentase loose diperoleh sebesar 0,9% dan terdapat looses terkecil pada alat secondary crushing umpan yang masuk sebesar 71,22 ton/jam dan produkta yang keluar sebesar 71,10 ton/jam, persentase loose diperoleh sebesar 0,2%.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17302Pengaruh Geometri Jalan Angkut terhadap Konsumsi Bahan Bakar dalam Pengangkutan Overburden pada Penambangan Batubara PT Pancaran Surya Abadi di Muara Badak, Kutai Kartanegara2025-02-25T17:30:43+08:00Abdurahman Al Farisiabdur.alfarisi2411@gmail.comZaenalzaenal@unisba.ac.idSriyantisriyanti.tambang@yahoo.com<p><strong>Abstract.</strong> PT Pancaran Surya Abadi is a company engaged in coal mining located in Muara Badak District, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province. There are several road geometries that are not in accordance with the standards in the overburden transportation activities from the pit to the disposal, thus affecting the relatively large fuel consumption and costs. This study aims to determine the actual fuel consumption, fuel ratio, and fuel cost of the conveyance and the improvement of the road geometry. In this study, road geometry improvements were made in accordance with Kepmen No. 1827/K/30/MEM/2018 and the American Association of State Highways and Transportation Officials (AASHTO) in order to reduce fuel consumption and costs. Based on the actual research results, the average productivity of the Zoomlion Zt 115 A conveyance is 107.69 BCM / hour / tool with an average fuel consumption of 39.47 liters / hour and a Fuel Ratio of 0.37 liters / BCM and Fuel Cost of Rp 206,248,892 / month. While the average productivity of HDI Dt 95 conveyance is 114.41 BCM / hour / tool with an average fuel consumption of 36.72 liters / hour and Fuel Ratio of 0.32 liters / BCM and Fuel Cost of Rp 191,847,097 / month. After improving road geometry and circulation time, there is an increase in productivity and a decrease in Fuel Ratio and Fuel Cost. The average productivity of the Zoomlion Zt 115 A conveyance increased to 164.71 BCM / hour / tool with a decrease in fuel consumption to 27.66 liters / hour and a Fuel Ratio of 0.17 liters / BCM and Fuel Cost to Rp 144,526,177 / month. While increasing the productivity of HDI Dt 95 conveyance to 168.74 BCM / hour / tool with a decrease in fuel consumption to 26.15 liters / hour and Fuel Ratio 0.15 liters / BCM and Fuel Cost to Rp 136,634,987 / month.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Pancaran Surya Abadi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara yang berlokasi di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Terdapat beberapa geometri jalan yang tidak sesuai dengan standar pada kegiatan pengangkutan overburden dari pit menuju disposal, sehingga mempengaruhi konsumsi dan biaya bahan bakar yang relatif besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi bahan bakar, fuel ratio, dan fuel cost alat angkut secara aktual dan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan perbaikan geometri jalan sesuai dengan Kepmen No. 1827/K/30/MEM/2018 dan American Association of State Highways and Transportation Officials (AASHTO) agar konsumsi dan biaya bahan bakar berkurang. Berdasarkan hasil penelitian aktual, didapatkan produktivitas rata-rata alat angkut Zoomlion Zt 115 A sebesar 107,69 BCM/jam/alat dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 39,47 liter/jam serta Fuel Ratio sebesar 0,37 liter/BCM dan Fuel Cost sebesar Rp 206.248.892 /bulan. Sedangkan produktivitas rata-rata alat angkut HDI Dt 95 sebesar 114,41 BCM/jam/alat dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 36,72 liter/jam serta Fuel Ratio sebesar 0,32 liter/BCM dan Fuel Cost sebesar Rp 191.847.097 /bulan. Setelah dilakukan perbaikan geometri jalan adanya peningkatan produktivitas serta penurunan Fuel Ratio dan Fuel Cost. Peningkatan produktivitas rata-rata alat angkut Zoomlion Zt 115 A menjadi 164,71 BCM/jam/alat dengan penurunan konsumsi bahan bakar menjadi 27,66 liter/jam serta Fuel Ratio 0,17 liter/BCM dan Fuel Cost menjadi Rp 144.526.177 /bulan. Sedangkan peningkatan produktivitas alat angkut HDI Dt 95 menjadi 168,74 BCM/jam/alat dengan penurunan konsumsi bahan bakar menjadi 26,15 liter/jam serta Fuel Ratio 0,15 liter/BCM dan Fuel Cost menjadi Rp 136.634.987 /bulan.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17317Penjadwalan Tambang (Mine Schedulling) untuk Memenuhi Target Produksi Tahunan Batubara PT XYZ di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur2025-02-25T17:30:40+08:00Rio Ananda Putrarioanandap8@gmail.comIswandaruiswandaru@unisba.ac.idZaenalzaenal.mq66@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong>PT XYZ is a company which operates in the coal mining sector located in Loa Janan District, Kutai Kertanegara Regency, East Kalimantan Province. For the mining activities used by the company, an open-pit mining system with the contour mining method is employed. The company has a coal resource amounting to 27,904,066.32 tons. The mine scheduling production plan has not yet been carried out. Therefore, this research aims to design the mining layout, plan the mine scheduling, and determine the amount of reserves mined per year. In this research, the design of mining and scheduling of mine production will be carried out. The design and scheduling need to be carried out as stages of mine planning. The results of the mine planning and scheduling then become production targets that will later be used as a reference in the implementation of mining. Based on the results of the design and scheduling (mine scheduling), a 10-year mine life plan was obtained based on coal reserves amounting to 10,314,327 tons. For the first year, an area of 15.30 Ha is planned with a coal production target of 1,886,510.15 tons. The second year has an area of 10.32 Ha with a coal production target of 1,031,432.70 tons. The third year has an area of 11.74 Ha with a coal production target of 1,021,452.70 tons. The fourth year has an area of 12.50 Ha with a coal production target of 1,031,432.70 tons. The fifth year has an area of 11.39 Ha with a coal production target of 1,217,767.95 tons. The sixth year has an area of 9.24 Ha with a coal production target of 1,031,432.70 tons. The seventh year has an area of 8.32 Ha with a coal production target of 1,031,532.60 tons. The eighth year has an area of 7.53 Ha with a coal production target of 1,031,432.70 tons. The ninth year has an area of 7.86 Ha with a coal production target of 1,031,432.70 tons. And for the last year, an area of 5.12 Ha is planned with a coal production target of 318,742.19 tons.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>PT XYZ merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang berlokasi di Kecamatan Loa Janan, kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Untuk kegiatan penambangan yang digunakan pada perusahaan tersebut memakai sistem tambang terbuka dengan metode <em>contour mining</em>. Perusahaan memiliki jumlah sumberdaya batubara sebesar 27,904,066.32 ton. Kegiatan rencana penjadwalan produksi tambang (<em>mine schedulling</em>) belum dilakukan. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan yaitu merancangan desain penambangan, merencanakan penjadwalan tambang dan mengetahui berapa jumlah cadangan yang tertambang per tahun. Dalam penelitian ini nantinya akan melakukan perancangan desain penambangan dan penjadwalan produksi tambang. Perancangan dan juga penjadwalan perlu untuk dilakukan sebagai tahapan dari perencanaan tambang. Hasil dari perancangan serta penjadwalan tambang tersebut kemudian menjadi target produksi yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan penambangan. Berdasarkan hasil perancangan desain dan penjadwalan (<em>mine scheduling</em>) yang mana didapatkan rencana umur tambang selama 10 tahun berdasarkan jumlah cadangan batubara sebesar 10.314,327 ton. Untuk tahun pertama mempunyai area seluas 15,30 Ha dengan rencana produksi batubara didapatkan sebesar 1.886.510,15 Ton, tahun kedua mempunyai area seluas 10,32 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1.031.432,70 Ton, tahun ketiga mempunyai area seluas 11,74 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1.021.452,70 Ton, tahun keempat mempunyai area seluas 12,50 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,031,432.70 Ton, tahun kelima mempunyai area seluas 11,39 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,217,767.95 Ton, tahun keenam mempunyai area seluas 9,24 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,031,432.70 Ton, tahun ketujuh mempunyai area seluas 8,32 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,031,532.60 Ton, tahun kedelapan mempunyai area seluas 7,53 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,031,432.70 Ton, tahun kesembilan mempunyai area seluas 7,86 Ha dengan rencana produksi batubara sebesar 1,031,432.70 Ton, dan untuk tahun terakhir mempunyai area seluas 5,12 Ha didapatkan rencana produksi batubara sebesar 318,742.19 Ton</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17444Manajemen K3 pada Tambang Sirtu CV Fhadira Gemilang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:37+08:00Sri Novitasrinovita20023@gmail.comSri WidayatiWidayati.mining@gmail.comElfida Moralistaelfidamoralista95@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Occupational Health and Safety (K3) is a crucial aspect in the mining industry. The working environment in mining can be considered dangerous, with a high risk of work accidents. The implementation of K3 is not just a regulation, but an absolute necessity to protect workers and maintain the smooth operation of mining activities. In reality, there are still many companies that have not implemented a work safety system that complies with applicable regulations. Therefore, research was conducted on K3 management at CV Fhadira Gemilang with the aim of identifying potential risk conditions or activities, knowing workers' opinions regarding the implementation of the K3 management system in the company, and the availability of Personal Protective Equipment (PPE) as well as K3 appeals/posters provided by the company. This research uses a quantitative method, namely the likelihood method, and a qualitative method using a Likert scale. The data obtained from this research are in the form of observation results and questionnaire processing. The questionnaire regarding the implementation of the K3 management system consists of 10 statements and the questionnaire regarding the use of PPE consists of 9 questions. The questionnaires were distributed and filled out by 27 workers, processed using descriptive statistical methods and the Likert scale. The implementation of SMK3 (Occupational Health and Safety Management System) based on workers' opinions processed using the Likert scale from 10 statements submitted to 27 workers, 34% stated "agree" and 28% stated "disagree", so it can be said that CV Fhadira Gemilang has not fully implemented a good K3 management system. The suboptimal implementation of K3 in the company is due to the lack of worker awareness. In the implementation of K3, both in the implementation of PPE use and in work that is not in accordance with SOPs. Thus, a review is needed by conducting socialization regarding the importance of K3 implementation and working in accordance with applicable SOPs.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> K3 merupakan aspek yang krusial dalam industri pertambangan. Lingkungan kerja di pertambangan dapat dikatakan berbahaya, dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penerapan K3 bukan hanya sekedar peraturan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak untuk melindungi pekerja, dan menjaga kelancaran operasional penambangan. Pada hakikatnya masih banyak perusahaan yang belum menerapkan sistem keselamatan kerja yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai manajemen K3 di CV Fhadira Gemilang dengan tujuan untuk mengidentifikasi keadaan atau aktivitas yang berpotensi risiko, mengetahui pendapat pekerja mengenai penerapan sistem manajemen K3 di perusahaan, dan ketersediaan APD serta himbauan/poster K3 yang disediakan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan metode likehood dan metode kualitatifnya menggunakan skala likert. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa hasil observasi, dan pengolahan kuesioner. Kuesioner mengenai penerapan sistem manajemen K3 yang berupa 10 pernyataan dan kuesioner mengenai penggunaan APD sebanyak 9 pertanyaan. Kuesioner tersebut dibagikan dan diisi oleh 27 pekerja, diolah dengan menggunakan metode statistik deskriptif dan skala likert. Penerapan SMK3 berdasarkan pendapat pekerja yang diolah menggunakan metode skala likert dari 10 pernyataan yang diajukan kepada 27 orang pekerja 34% menyatakan “setuju” dan 28% menyatakan “tidak setuju”, maka dapat dikatakan bahwa CV Fhadira Gemilang belum sepenuhnya menerapkan sistem manajemen K3 dengan baik. Belum optimalnya penerapan K3 di perusahaan dikarenakan kurangnya kesadaran pekerja. Dalam penerapan K3 baik dari pelaksaan penggunaan APD maupun dalam bekerja yang tidak sesuai dengan SOP. Dengan demikian maka perlunya peninjauan dengan mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya penerapan K3 dan bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17458Pengaruh Geometri Peledakan Fasum Gunung Siki terhadap Kontruksi Badan Bendungan PT Hutama Karya BRP KSO, Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan2025-02-25T17:30:34+08:00Etikaniaetikania2407@gmail.comYuliadiyuliadibejo@gmail.comDwihandoyo Marmerhansmarmer@yahoo.com<p><strong>Abstract.</strong> At PT. Hutama Karya Basuki BRP KSO carries out chemical rock breaking activities by blasting. The breaking location is in the Gunung Siki Public Facilities on the Tiga Dihaji Dam project. The blasting location is close to the Dam body construction. One of the negative impacts of blasting activities is seismic waves that move in the ground originating from energy generated from nature and blasting activities. Ground vibrations will have a negative impact on the Dam construction. Therefore, research is needed to determine the effect of blasting vibrations on the Dam construction. The research method used is to conduct a comparative analysis between scaled distance (SD) and peak particle velocity (PPV). Determination of the influence of waves on the peak particle velocity value depends on the decay constant (k) and site exponent (e). The predictors used to predict the ground vibration value are USBM, Ambersay and Hendriom, and Langefors and Kihlstrom. Determination of the influence of waves on the peak particle velocity value depends on the decay constant (k) and site exponent (e). The results obtained will provide recommendations for optimal explosives that do not exceed the threshold value based on SNI 7571:2023, which is 40 mm/s. From the research results, the actual value of the peak vector sum (PVS) ranges from 0.652 mm/s - 3.479 mm/s. Based on the area of the blasting front, the optimization of explosives is planned for 60 holes that explode. Together with 5 holes with the closest distance of 118 m, the predicted PPV is 5.248 mm/s.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT. Hutama Karya Basuki BRP KSO melakukan kegiatan pemberaian batuan secara kimiawi dengan peledakan. Lokasi pemberaian berada di Fasum Gunung Siki pada proyek Bendungan Tiga Dihaji. Lokasi peledakan dekat dengan kontruksi badan Bendungan. Salah satu dampak negatif dari kegiatan peledakan yaitu gelombang seismik yang bergerak di dalam tanah bersumber dari energi yang dihasilkan dari alam maupun kegiatan peledakan. Getaran tanah akan berdampak negatif pada kontruksi Bendungan Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh dari getaran peledakan terhadap kontruksi Bendungan. Metoda penelitian yang digunakan dengan melakukan analisis komparatif antara scaled distance (SD) dengan <em>peak particle velocity </em>(PPV). Penentuan pengaruh gelombang pada nilai peak particle velocity tergantung pada nilai konstanta peluruh (k) dan <em>site exponent</em> (e). Prediktor yang digunakan untuk memprediksi nilai getaran tanah yaitu USBM, Ambersay and Hendriom, dan Langefors and Kihlstrom. Penentuan pengaruh gelombang pada nilai peak particle velocity tergantung pada nilai konstanta peluruh (k) dan <em>site exponent</em> (e). Hasil yang didapatkan akan memberikan rekomendasi bahan peledak optimal yang tidak melebihi nilai ambang batas berdasarkan SNI 7571:2023 yaitu 40 mm/s. Dari hasil penelitian didapatkan nilai aktual dari peak vector sum (PVS) berkisar dari 0.652 mm/s - 3.479 mm/s. Berdasarkan luas front peledakan maka optimalisasi bahan peledak direncanakan untuk 60 lubang yang meledak Bersama 5 lubang dengan jarak terdekat 118 m didapatkanlah PPV prediksi sebesar 5.248 mm/s.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17541Perencanaan Fleet dalam Produksi Pengangkutan Overburden Berdasarkan Data Cycle Time dengan Menggunakan Metode Monte Carlo di PT Pancaran Surya Abadi, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.2025-02-25T17:30:32+08:00Maulazi Al Ansharimaulazialanshari17@gmail.comRully Nurhasan Ramadanirully@unisba.ac.idNoor Fauzi Isniarnonoorfauziisnarno@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> This research was conducted at PT Pancaran Surya Abadi, a coal mining company in East Kalimantan, to plan the fleet for overburden transportation using the Monte Carlo method. The objective is to determine the optimal fleet size, maximize production, and estimate the expected probability value of production. The study found production shortfalls caused by technical and non-technical factors. The efficiency values of equipment such as excavators and dump trucks were analyzed, yielding significant productivity results. Simulations using the Monte Carlo method showed that with probability values of 50%, 70%, and 100%, the equipment compatibility factor exceeded 1, indicating that production targets were met. The actual compatibility value obtained was 0.99.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini dilakukan di PT Pancaran Surya Abadi, sebuah perusahaan pertambangan batubara di Kalimantan Timur, untuk merencanakan fleet pengangkutan overburden menggunakan metode Monte Carlo. Tujuannya adalah untuk menentukan jumlah fleet yang optimal, memaksimalkan produksi, dan memperkirakan nilai harapan probabilitas produksi. Penelitian menemukan ketidaktercapaian produksi yang disebabkan oleh faktor teknis dan non-teknis. Nilai efisiensi kerja alat seperti excavator dan dump truck dianalisis, dengan hasil produktivitas yang signifikan. Simulasi menggunakan metode Monte Carlo menunjukkan bahwa dengan nilai probabilitas 50%, 70%, dan 100%, faktor keserasian alat mencapai nilai lebih dari 1, sehingga produksi tercapai. Nilai keserasian alat aktual yang didapatkan adalah 0,99.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17552Pengujian Daya Dukung Perkerasan Jalan dengan Dynamic Cone Penetrometer pada Penambangan Andesit PT Silva Andia Utama, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:29+08:00Bagus Prasetioprasetiobagus2@gmail.comYuliadiyuliadi@unisba.ac.idZaenalzaenal@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> PT Silva Andia Utama is a mining company specializing in andesite rock excavation, located in Giri Asih Village, Batujajar District, West Bandung Regency, West Java Province. The mining method used is an open-pit mining method of the Side Hill Quarry type, with rock fragmentation carried out through drilling and blasting. The fragmented material is loaded using a Hitachi 350H backhoe and transported by a Mitsubishi FN 527 ML truck to the crushing plant. Based on actual conditions, the road quality is suboptimal due to road subsidence and numerous undulations that pose risks to drivers, primarily caused by road instability. Therefore, road pavement improvements are necessary to enhance road quality. This study analyzes road pavement and soil bearing capacity by comparing the soil bearing capacity with the load exerted by the transport equipment. To determine the soil bearing capacity, a Dynamic Cone Penetrometer (DCP) test was conducted to obtain the field California Bearing Ratio (CBR) value, as stipulated by the Department of Public Works. The test results indicate that the bearing capacity for segment 1 is 6.84 kg/cm², segment 2 is 7.09 kg/cm², and segment 3 is 7.36 kg/cm², whereas the load exerted by the transport equipment is 9.43 kg/cm². As a result, road pavement reinforcement is required by adding class A crushed stone material with a thickness of 20 cm in each segment. Additionally, other materials such as soil need to be added, with thicknesses of 24 cm for segment 1, 26 cm for segment 2, and 28 cm for segment 3.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Silva Andia Utama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan dengan bahan galian batuan komoditi andesit yang berada di Desa Giri asih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Metode penambangan yang digunakan adalah metoda tambang terbuka jenis Side Hill type Quarry dan proses pemberaian dilakukan menggunakan pemboran dan peledakan. Hasil dari pemberaian dimuat menggunakan Backhoe Hitachi 350h dan diangkut menggunakan Truk Mitsubishi Fn 527 ML yang akan diangkut ke Crushing Plant.. Berdasarkan kondisi aktual kualitas jalan masih kurang maksimal dengan adanya penurunan jalan dan banyaknya gelombang yang dapat membahayakan pengemudi, karena tidak stabilnya jalan oleh sebab itu diperlukan perkerasan jalan untuk meningkatkan kualitas jalan. Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan menganalisis perkerasan jalan dan daya dukung tanah, dengan membandingkan dari hasil daya dukung tanah dengan beban yang diberikan oleh alat angkut. Untuk memperoleh nilai daya dukung tanah dilakukan pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk mendapatkan nilai California Bearing Ratio (CBR) lapangan. yang ditetapkan oleh Departemen Pekerjaan Umum. berdasarkan hasil pengujian menggunakan diperoleh nilai daya dukung untuk segmen 1 sebesar 6,84 kg/cm2 segmen 2 sebesar 7,09 kg/cm2 dan segmen 3 sebesar 7,36 kg/cm2. Sedangkan nilai beban yang diberikan oleh alat angkut sebesar 9,43 kg/cm2. Oleh karena ini perkerasan jalan dibutuhkan dengan penambahan material batu pecah kelas A setiap segmen dengan ketebalan 20 cm. Selanjutnya material lain berupa soil dengan ketebalan pada segmen 1 sebesar 24, cm segmen 2 sebesar 26 cm, segmen 3 sebesar 28 cm.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17616Perencanaan Kebutuhan Pompa dan Dimensi Temporary Sump guna Mengatasi Catchment Area Isolasi pada Sump Pit South Tutupan PT Adaro Indonesia, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan2025-02-25T17:30:25+08:00Muhamad Kahanajidkahanajidd9j@gmail.comYunus ashariyunusashari3@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoor.fauzi.isniarno@gmail.com<p><strong>Abstract</strong> This study aims to plan the pump requirements and the dimensions of the temporary sump to address the catchment area isolation issues at the South Tutupan sump pit, PT. Adaro, Tabalong Regency, South Kalimantan Province. The isolation of the catchment area at this location has the potential to disrupt water flow and mining operations. Therefore, an analysis was conducted on the volume of water entering the sump pit and the pump capacity needed to efficiently manage water flow. The main focus of this study is to determine the runoff volume, the dimensions of the temporary sump, sedimentation rate, and the appropriate pump requirements. The method used for planning the design rainfall is the Gumbel distribution, while the rainfall intensity is calculated using the Mononobe method, and runoff water is calculated using the Rational formula. Based on the calculations, the runoff discharge is obtained at 71,822 m³, while the required sump capacity is 89,945 m³. The planned sump dimensions are: surface length of 164.63 m, surface width of 80 m, base length of 111.12 m, base width of 62.23 m, depth of 10 m, and a slope of 60°. The estimated sedimentation rate for the temporary sump from June to September is 637.55 m³. For pumping, the selected pump is the Multiflo 380 with a discharge capacity of 430 m³/hour and an operational efficiency of 65%, which will operate for 22 hours per day. The total pump head required is 29.10 m.The results of this study show that with proper design, the runoff water management and pumping system can operate optimally, reducing the risk of operational disruptions due to water accumulation in the mining area.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kebutuhan pompa dan dimensi temporary sump guna mengatasi masalah catchment area isolasi pada sump pit South Tutupan PT. Adaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Isolasi catchment area yang terjadi pada lokasi ini berpotensi menyebabkan terganggunya aliran air dan operasional pertambangan. Untuk itu, dilakukan analisis terhadap volume air yang masuk ke dalam sump pit serta kapasitas pompa yang dibutuhkan untuk mengelola aliran air dengan efisien. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menentukan volume air limpasan, ukuran dimensi temporary sump, laju sedimentasi, dan kebutuhan pompa yang sesuai. Metode yang digunakan untuk perencanaan curah hujan rencana adalah distribusi Gumbel, sementara intensitas curah hujan dihitung menggunakan metode Mononobe, dan air limpasan dihitung dengan rumus Rasional. Berdasarkan perhitungan, diperoleh debit air limpasan sebesar 71.822 m³, sementara kapasitas sump yang diperlukan sebesar 89,945 m³. Dimensi sump yang direncanakan adalah panjang permukaan 164,63 m, lebar permukaan 80 m, panjang dasar 111,12 m, lebar dasar 62,23 m, kedalaman 10 m, dan kemiringan 60°. Perkiraan laju sedimentasi pada temporary sump untuk periode Juni hingga September adalah sebesar 637,55 m³. Dalam hal pemompaan, pompa yang dipilih adalah Multiflo 380 dengan kapasitas debit 430 m³/jam dan efisiensi kerja 65%, yang akan beroperasi selama 22 jam per hari. Nilai head total pompa yang diperlukan adalah 29,10 m. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan desain yang tepat, sistem pengelolaan air limpasan dan pemompaan dapat berjalan optimal, mengurangi risiko gangguan operasional akibat genangan air di area tambang.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17699Kajian Ekonomi dengan Menggunakan Analisis Sensitivitas terhadap Biaya Produksi dan Harga Jual Sirtu CV Bumi Pasir Makmur di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:23+08:00Nur FajriahNurfajriah20052@gmail.comZaenalzaenal.mq66@gmail.comSolihinsolihin@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> Sirtu mining is an important sector in providing construction materials. CV Bumi Pasir Makmur is a sandstone mining company in Leles District, Garut Regency, West Java Province. Mining activities must consider economic feasibility, with indicators such as Net Present Value (NPV), Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR), and Payback Period (PBP). This study aims to determine investment costs, production costs, income, economic feasibility of mining activities, and sensitivity analysis to see investment risks. Primary data include production targets, production costs, work schedules, worker salaries, and investment capital, while secondary data include selling prices, interest rates, and taxes. Data processing techniques use the Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) method and Sensitivity Analysis. The results of the study showed a production target of 250,000 BCM per year with a mine life of 11 years. Discounted Cash Flow (DCF) analysis produced an NPV of Rp29,687,891,088, DCFROR 47,20% (above the minimum 13.25%), and PBP 3 years. This shows that CV Bumi Pasir Makmur is economically feasible. Based on the sensitivity analysis, mining activities are very sensitive to a decrease in selling prices of up to 29.35% or an increase in production costs of up to 95.38%, which can cause losses.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penambangan sirtu merupakan sektor penting dalam penyediaan bahan material konstruksi. CV Bumi Pasir Makmur adalah perusahaan penambangan sirtu di Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan penambangan harus mempertimbangkan kelayakan ekonomi, dengan indikator seperti Net Present Value (NPV), Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR), dan Payback Period (PBP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya investasi, biaya produksi, pendapatan, kelayakan ekonomi kegiatan penambangan, serta analisis sensitivitas untuk melihat risiko investasi. Data primer meliputi target produksi, biaya produksi, jadwal kerja, gaji pekerja, dan modal investasi, sedangkan data sekunder meliputi harga jual, suku bunga, dan pajak. Teknik pengolahan data menggunakan metode Discounted Cash Flow Rate of Return (DCFROR) dan Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan target produksi 250.000 BCM per tahun dengan umur tambang 11 tahun. Analisis Discounted Cash Flow (DCF) menghasilkan NPV sebesar Rp29.687.891.088, DCFROR 47,20% (di atas minimum 13,25%), dan PBP 3 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa CV Bumi Pasir Makmur layak secara ekonomi. Berdasarkan analisis sensitivitas, kegiatan penambangan sangat sensitif terhadap penurunan harga jual hingga 29,35% atau kenaikan biaya produksi hingga 95,38%, yang dapat menyebabkan kerugian.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17818Analisis Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration Level) Akibat Peledakan Overburden untuk Mencapai Kondisi Aman terhadap Kawasan Pemukiman Penduduk di PT XYZ2025-02-25T17:30:21+08:00Delina Mutiaradelina.mutiaraxgp1@gmail.comZaenalzaenal.mq66@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoorfauzi85@gmail.com<p class="PROSIDING-ABSTRAK"><strong><span lang="EN-GB">Abstract.</span></strong><span lang="EN-GB"> This research investigates ground vibration levels generated by overburden blasting at PT XYZ and assesses their impact on nearby residential areas. It further examines the primary factors influencing vibration intensity, including blasting design parameters and local geological characteristics. Vibration data were collected through direct measurements using a Micromate device at various distances and with different explosive quantities. The findings reveal that both distance and explosive quantity significantly influence Peak Particle Velocity (PPV), with PPV values decreasing as distance increases and rising with larger amounts of explosives. A predictive model based on linear regression demonstrates a strong correlation between distance, explosive quantity, and PPV, with a high coefficient of determination (R²), indicating its reliability in forecasting vibration impacts. The analysis recommends reducing explosive usage within distances of ≤600 meters and optimizing the blasting delay pattern to mitigate vibrations. This research aims to offer technical recommendations to ensure blasting operations remain within safe environmental and safety limits, minimizing potential adverse effects on surrounding residential areas.</span></p> <p class="PROSIDING-ABSTRAK" style="margin-bottom: 0cm;"><strong><span lang="EN-GB">Abstrak.</span></strong><span lang="EN-GB"> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat getaran tanah yang diakibatkan oleh peledakan lapisan penutup (overburden) di PT XYZ serta dampaknya terhadap permukiman sekitar. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi intensitas getaran tanah, seperti parameter desain peledakan dan kondisi geologi setempat. Data diperoleh melalui pengukuran langsung intensitas getaran menggunakan alat Micromate pada berbagai jarak dan dengan variasi jumlah bahan peledak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak dan jumlah bahan peledak secara signifikan mempengaruhi nilai Peak Particle Velocity (PPV), di mana nilai PPV menurun seiring bertambahnya jarak dari sumber peledakan dan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah bahan peledak. Model prediktif berbasis regresi linier memperlihatkan hubungan yang kuat antara jarak, jumlah bahan peledak, dan nilai PPV, dengan koefisien determinasi (R²) yang tinggi, sehingga model ini efektif untuk memprediksi dampak getaran. Berdasarkan hasil analisis, disarankan untuk mengurangi jumlah bahan peledak pada jarak ≤600 meter serta menyesuaikan pola waktu tunda peledakan untuk mengurangi dampak getaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan teknis agar aktivitas peledakan tetap dalam batas aman sesuai standar keselamatan dan lingkungan, sekaligus meminimalkan dampak negatif pada wilayah permukiman sekitar.</span></p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17902Kajian Teknis Kinerja Alat Surface Miner Wirtgen 2200 SM untuk Mencapai Target Produksi Batugamping pada PT United Tractor Semen Gresik di Kabupaten Tuban2025-02-25T17:30:19+08:00Sofyan Wahyu Nugrahasofyanw991@gmail.comZaenalzaenal@unisba.ac.idDudi Nasrudin Usmandudinasrudin@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> PT United Tractor Semen Gresik is one of the mining companies with limestone excavation commodities located in Tuban Regency. In quarrying activities, chemical and mechanical methods are used in the limestone quarrying process. The special tool for limestone breaking in the quarry area is called the Wirtgen 2200 SM surface miner. This tool is a substitute for blasting to avoid vibration and noise during the clearing process. Clearing carried out by the Wirtgen 2200 SM surface miner often does not meet the predetermined production target of 60,000 tonnes / month due to various factors, so the purpose of this study is to determine the production target, production after improvement and efforts to increase production so that the production target is achieved. From the results of the study it is known that the limestone excavation speed based on compressive strength data, engine power and excavation depth to determine the actual production of the tool is 56,833.02 tonnes / month, so it is not in accordance with the specified production of 60,000 tonnes / month. Factors that affect the performance of surface miner tools are rock strength and depth of excavation. After improving the production calculation of the Wirtgen 2200 SM surface miner, the production after improvement is 63,5454.27 tonnes / month, so the production target has been achieved. 200.</p> <p><strong>Abstrak.</strong>.PT United Tractor Semen Gresik merupakan salah satu perusahaan tambang dengan komoditas galian batugamping yang terdapat di Kabupaten Tuban. Pada kegiatan pemberaian digunakan metode kimia dan mekanis dalam proses pemberaian batugamping. Alat khusus untuk pemberaian batugamping di area quarry disebut sebagai <em>Surface Miner Wirtgen </em>2200 SM. Alat ini merupakan pengganti dari peledakan untuk menghindari getaran dan kebisingan saat proses pemberaian. Pemberaian yang dilakukan oleh alat <em>Surface Miner Wirtgen</em> 2200 SM sering kali tidak memenuhi target produksi sebesar 60.000 ton/bulan yang telah ditentukan karena berbagai faktor, sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui target produksi, produksi setelah perbaikan dan upaya – upaya meningkatkan produksi sehingga target produksi tercapai. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kecepatan penggalian batugamping berdasarkan data kuat tekan, daya mesin dan kedalaman penggalian untuk mengetahui produksi aktual dari alat sebesar 56.833,02 ton/bulan, sehingga belum sesuai dengan produksi yang ditentukan yaitu sebesar 60.000 ton/bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja dari alat surface miner yaitu kekuatan batuan dan kedalaman penggalian. Setelah perbaikan perhitungan produksi dari alat <em>Surface Miner Wirtgen</em> 2200 SM diperoleh produksi setelah perbaikan sebesar 63.5454,27 ton/bulan, Maka Target produksi sudah tercapai.200.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17929Produktivitas Excavator Class PC-2500 dan PC-2000 pada Pembuatan Temporary Sump Paris Barat2025-02-25T17:30:17+08:00Zaky Zakaria Al Kautsarzakyzakariaalkautsar@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoor.fauzi.isniarno@gmail.comYunus Ashari yunus_ashari@yahoo.com<p><strong>Abstract.</strong> PT Adaro Indonesia will be in the area of Overburden Loading and Temporary Sump Manufacturing West Paris Bottom Pit South Tutupan. West Paris Sump will be excavated with mud, so a temporary sump is needed to accommodate the water that must be diverted from the West Paris Sump during the mud excavation. So it is necessary to select mechanical tools so that the manufacture of temporary sump can be completed in May 2024. The data analysis technique carried out in this study is by using a comparative method. This comparative method compares two data for a problem-solving approach. This study compares data on work efficiency, productivity and production results from overload loading using excavator class PC-2500 and PC-2000. The productivity and production of the excavation equipment can be determined by collecting data on cycle time, material density, fill factor, swell factor, and drag time. The productivity of the PC-2500 is 712,24 Bcm/hour/tool with a production of 13.209,37 BCM/day, then the formation of a temporary sump with a material volume that must be loaded of 123.838,356 BCM will be completed within 9 days. The productivity of the excavator equipment class PC-2000 is 888,16 Bcm/hour/tool with a production of 18.873,07 BCM/day, then the formation of temporary sump will be completed within 7 days. The construction of the West Paris temporary sump using the PC-2000 class excavator could not be completed within 7 days. Due to the large amount of time obstacles that occur such as rain obstacles which on average reach 104,80 minutes/day, causing the efficiency of the equipment to be 84,53%.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Adaro Indonesia akan area Pemuatan <em>Overburden</em> dan Pembuatan <em>Temporary Sump</em> Paris Barat <em>Bottom Pit South </em>Tutupan. <em>Sump </em>Paris Barat akan dilakukan penggalian lumpur, maka diperlukan <em>sump </em>sementara (<em>temporary sump</em>) untuk menampung air yang harus dialihkan dari <em>Sump Paris Barat </em>selama penggalian lumpur dilakukan. Sehingga diperlukan pemilihan alat mekanis agar pembuatan <em>temporary sump </em>dapat terselesaikan pada bulan Mei 2024. Teknik analisis data yang dilakukan pada penelitian kali ini yaitu dengan menggunakan metode komparatif. Metode komparatif ini membandingkan dua data untuk dilakukan pendekatan penyelesaian masalah. Penelitian ini membandingkan data efisiensi kerja, produktivitas dan produksi hasil dari pemuatan <em>overburden </em>dengan menggunakan alat gali-muat excavator <em>class </em>PC-2500 dan PC-2000<em>.</em> Produktivitas dan produksi alat gali-muat tersebut dapat diketahui dengan melakukan pengambilan data <em>cycle time</em>, <em>density</em> material, <em>fill factor</em>, <em>swell factor</em>, dan waktu hambatan. Produktivitas dari PC-2500 sebesar 712,24 Bcm/jam/alat dengan produksi sebesar 13.209,37 BCM/Hari, maka pembentukan <em>temporary sump</em> dengan volume material yang harus dimuat sebesar 123.838,356 BCM akan terselesaikan dalam waktu 9 hari. Produktivitas alat excavator <em>class </em>PC-2000 sebesar 888,16 Bcm/jam/alat dengan produksi sebesar 18.873,07 BCM/Hari, maka pembentukan <em>temporary sump</em> akan terselesaikan dalam waktu 7 hari. Pembuatan <em>temporary sump</em> paris barat dengan menggunakan alat excavator <em>class </em>PC-2000 tidak dapat terselesaikan dalam waktu 7 hari. Dikarenakan banyaknya waktu hambatan yang terjadi seperti hambatan hujan yang rata-rata mencapai 104,80 menit/Hari, menyebabkan efisiensi alat menjadi 84,53%.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/17992Kajian Ekonomi Rencana Reklamasi Tambang Sirtu CV Ujang Rosid di Desa Haruman Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:16+08:00Muhammad Fadhila Rahmanfadhilrahman008@gmail.comZaenalzaenal.m66@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoor.fauzi@gmail.com<p><strong>Abstract. </strong>CV Ujang Rosid is a company mining in the extraction of sand and stone, located in Haruman Village, Leles Subdistrict, Garut Regency, West Java Province. The purpose of this study is to understand the processes and stages of reclamation activities, as well as the direct and indirect costs involved in reclamation efforts. The reclamation process is divided into three stages: land preparation, planting, and maintenance. In terms of land use within the study area, there are two categories: plantation areas and fields, with fields being the most dominant in the region. The types of vegetation in this area include secondary crops, rice, acacia, guava, banana, cassava, shrubs, and others. The cost calculation for the reclamation plan includes both direct and indirect costs. Direct costs consist of land preparation costs, planting costs, and maintenance costs, while indirect costs include equipment mobilization and demobilization fees (2.5%), reclamation planning fees (10%), administrative fees and contractor profit (14%), and supervision fees (7%). The purpose of this cost calculation is to ensure that the reclamation guarantee provided by the company is utilized effectively. The direct reclamation cost for an area of 1.18 hectares is Rp148.461.522 while the total indirect cost amounts to Rp49.586.148. Therefore, the total cost required to carry out reclamation activities is Rp198.047.670.</p> <p><strong>Abstrak. </strong>CV Ujang Rosid adalah Perusahaan yang bergerak pada bidang penambangan bahan galian sirtu yang terletak di Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses dan tahapan kegiatan reklamasi serta mengetahui biaya yang dikeluarkan untuk kegiatannya. Tahapan reklamasi dibagi menjadi tiga bagian, yaitu tahap penataan lahan, tahap penanaman dan tahap pemiliharaan. Dalam hal tata guna lahan di daerah penelitian, terdapat dua kawasan, yaitu kawasan kebun dan ladang, dimana kawasan ladang menjadi yang paling dominan di wilayah tersebut. Jenis-jenis pohon yang terdapat di kawasan ini antara lain palawija, padi, akasia, jambu batu, pisang, ketela pohon, semak belukar dan lainnya. Hasil perhitungan komponen biaya untuk rencana reklamasi mencakup biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung terdiri dari biaya penatagunaan lahan, biaya penanaman dan biaya pemiliharaan. Sedangkan biaya tidak langsung mencakup biaya mobilisasi dan demobilisasi alat sebesar 2,5%, biaya perencanaan reklamasi 10%, biaya administrasi dan keuntungan kontraktor 14% dan biaya supervisi sebesar 7%. Perhitungan komponen biaya ini bertujuan agar penggunaan jaminan reklamasi yang disediakan oleh perusahaan dapat dimanfaatkan secara efektif. Hasil perhitungan didapatkan biaya langsung rencana reklamasi seluas 1,18 Ha sebesar Rp148.461.522, sedangkan untuk biaya tidak langsung adalah Rp49.586.148. Jadi total biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan reklamasi sebesar Rp198.047.670.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/18158Pemodelan dan Estimasi Sumber Daya Nikel Laterit Berdasarkan Kandungan Ni dan Fe dengan Menggunakan Metode Kriging di Desa Tambale Kecamatan Mamosaloto, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah2025-02-25T17:30:14+08:00T Wahyu Rizfaldiwahyurizfaldi@gmail.comNoor Fauzi Isniarnonoor.fauzi.isniarno@gmail.comIndra Karna Wijaksanaindrakwijaksana@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Resources are a concentration or formation of materials that have a selling value that is in the earth's crust or on the bui crust with quality, shape and quantity that have reasonable prospects and can then be extracted economically (KCMI, 2017).887 million tons with ore reserves of 4,346 million tons. An estimate is needed to calculate the resources before the mining process is carried out. On this basis, research was carried out on exploration activities that aimed to determine the amount of laterite nickel deposit resources using the kriging method. The resource estimation method used is the kriging method. The basis for determining resources is to talk about the level of confidence. Thus, the selection of the kriging method is because this method is the best linear unbiased estimator, many parameters are considered in the kriging method , one of which is the variogram model. The variogram model is a spatial statistical analysis (geostatistical), or statistical analysis by considering the location of the sample point, so that information related to the relationship of one point to another point is obtained expressed in the range or radius of the information point that still has a spatial relationship. It was found that the average level in block 1 was 0.36 and block 2 was 0.33.The value of Ni levels at the research site, namely in Block 1 and Block 2, showed the direction of homogeneity towards quadrant 1 and quadrant 3. In Block 1, the volume of limonite/saprolite was recorded at 26,074 m³ with a nickel content of 0.65%, SG 1.3, and a tonnage of 33,896 tons. Meanwhile, the bedrock in Block 1 has a volume of 569,297 m³, a nickel content of 0.35%, SG 2, and a tonnage of 1,138,594 tons. In Block 2, the volume of limonite/saprolite is 3,516 m³ with a nickel content of 0.44%, SG 1.3, and a tonnage of 4,571 tons. Bedrock in Block 2 has a volume of 1,516,934 m³, nickel content of 0.30%, SG 2, and a tonnage of 3,033,868 tons.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Sumberdaya adalah sebuah konsentrasi atau keterbentukan material yang memiliki nilai jual yang berada di kerak bumi atau di atas kerak bui dengan kualitas, bentuk dan kuantitas yang mempunyai keprospekan yang beralasan kemudian dapat di ekstrak secara ekonomis (KCMI,2017).887 juta ton dengan Cadangan bijih sebesar 4.346 juta ton. diperlukan estimasi untuk menghitung sumberdaya sebelum dilakukannya proses penambangan.Atas dasar hal tersebut maka dilakukanlah penelitian mengenai kegiatan eksplorasi yang bertujuan untuk mengetahui jumlah sumberdaya endapan nikel laterit menggunkan metode kriging. Metode estimasi sumberdaya yang digunakan adalah metode kriging. Dasar dalam penentuan sumberdaya adalah berbicara terkait tingkat keyakinan. Dengan demikian, pemilihan metode kriging dikarenakan metode ini merupakan best linear unbiased estimator, banyak parameter yang diperhatikan dalam metode kriging salah satunya adalah model variogram. Model variogram merupakan analisis statistik spasial (geostatistik), atau analisis statistik dengan mempertimbangkan lokasi titik sampel, sehingga didapatkan informasi terkait hubungan satu titik dengan titik yang lainnya yang dinyatakan dalam range atau radius titik informasi yang masih memiliki hubungan secara spasial. didapatkan bahwa rata-rata kadar pada block 1 adalah sebesar 0.36 dan block 2 sebesar 0.33.nilai kadar Ni di lokasi penelitian, yaitu di Blok 1 dan Blok 2, menunjukkan arah homogenitas ke arah kuadran 1 dan kuadran 3. hasil pada Blok 1, volume limonit/saprolit tercatat sebanyak 26.074 m³ dengan kadar nikel 0,65%, SG 1,3, dan tonase 33.896 ton. Sementara itu, bedrock di Blok 1 memiliki volume 569.297 m³, kadar nikel 0,35%, SG 2, dan tonase 1.138.594 ton. Di Blok 2, volume limonit/saprolit adalah 3.516 m³ dengan kadar nikel 0,44%, SG 1,3, dan tonase 4.571 ton. Bedrock di Blok 2 memiliki volume 1.516.934 m³, kadar nikel 0,30%, SG 2, dan tonase 3.033.868 ton.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineeringhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSME/article/view/18221Analisis Kestabilan Lereng pada Tambang Andesit di PT Gunung Kulalet, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat2025-02-25T17:30:12+08:00Robiansahrobiansah301@gmail.comYuliadiyuliadi@unisba.ac.idZaenalzaenal@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> PT Gunung Kulalet is a company engaged in rock mining, specializing in andesite. Mining operations are carried out using the Open Pit method, specifically a Side Hill Quarry. Slope stability is a critical factor to consider in open-pit mining. The slopes at the research site have steep heights and angles. Therefore, an evaluation of the actual slope conditions is needed to determine the optimal slope recommendations. The analysis was conducted using stereographic projection, limit equilibrium methods, and tests of the physical and mechanical properties of the rock. The results were evaluated using ISRM parameters with a slope safety factor of greater than 1.3, in accordance with the standards of the Minister of Energy and Mineral Resources Regulation No. 1827/K/30/MEM/2018. Potential landslides at scanlines 1 and 2 of the study site were identified as wedge failures. The safety factor values under dynamic conditions for the actual slopes at SC1 were 1.89 and SC2 were 2.05. The slopes at the research site were classified as safe and stable. The recommended optimal slope geometry uses only one bench, with a height at SC1 and SC2 of 14 m. The slopes have different angles: SC1 has an angle of 85° and SC2 has an angle of 80°. The safety factor values are 1.3 for SC1 and 1.33 for SC2.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> PT Gunung Kulalet merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batuan dengan komoditas andesit. Kegiatan penambangan dilakukan dengan menggunakan Metode Tambang Terbuka <em>(Surface Mining) </em>dengan tipe <em>Side Hill Quarry</em>. Salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan penambangan dengan Metode Tambang Terbuka, yaitu tingkat kestabilan lereng. Kondisi lereng pada lokasi penelitian memiliki ketinggian dan kemiringan yang curam. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu dilakukan evaluasi terhadap kondisi lereng aktual untuk mendapatkan rekomendasi lereng yang optimal. Analisis dilakukan menggunakan metode proyeksi stereografi, kesetimbangan batas, pengujian sifat fisik dan sifat mekanik batuan. Hasil kajian di evaluasi menggunakan parameter ISRM dengan ketetapan faktor keamanan lereng sebesar lebih dari 1,3 sesuai dengan standar Kepmen No. 1827/K/30/MEM/2018. potensi longsor pada lokasi penelitian Scanline 1 dan 2 yaitu longsoran baji. Nilai faktor keamanan pada keadaan dinamis untuk lereng aktual pada SC1 sebesar 1,89 dan SC2 sebesar 2,05. Lereng di lokasi penelitian termasuk ke dalam lereng yang aman dan stabil. Geometri lereng optimal yang direkomendasikan hanya menggunakan satu jenjang dengan ketinggian pada SC1 dan SC2 memiliki ketinggian 14 m dengan kemiringan yang berbeda pada SC1 memiliki kemiringan sebesar 85⁰ pada SC2 memiliki kemiringan sebesar 80⁰ dengan nilai faktor keamanan pada SC1 1,3 dan SC2 1,33.</p>2025-02-03T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Mining Engineering