Evaluasi Kegiatan Peledakan untuk Meminimalisir Dampak Negatif Getaran Tanah di Pt Antareja Mahada Makmur Jobsite Pt Multi Harapan Utama

Authors

  • Ryan Andika Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Zaenal Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Noor Fauzi Isniarno Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsme.v6i2.24796

Abstract

Abstract. Blasting activities are conducted to break rock or to separate mineral deposits from the host rock through chemical means using explosives. One of the negative impacts of blasting is ground vibration, which can influence slope stability. Therefore, this study aims to evaluate and analyze the effects of ground vibration on slope stability based on PPV (mm/s), PPA (g), and Amaks (g). This research employed two analytical methods: the non-linear power trendline method and Multiple Linear Regression. Both methods were used to predict vibration levels using distance and explosive charge per delay as variables. Ground vibration measurements were conducted at 31 points with varying distances. The analysis refers to the company's allowable vibration threshold, which is 0.06 g. Vibration analysis was carried out by examining the relationship between PPA and PPV with SD to determine the maximum explosive charge per delay that can be safely used. The results show that the vibration levels remain within safe limits, as the highest recorded PPA was 0.15 g, below the threshold of 0.06 g. The charge that can be used in each blasting with a distance of at least 300 m with an explosive content of more than 50 kg/delay will produce a value that exceeds the limit.

 

Abstrak. Kegiatan peledakan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberaikan batuan atau memisahkan bahan galian dari batuan induknya dengan cara kimiawi menggunakan bahan peledak. Salah satu dampak negatif dari peledakan adalah getaran tanah.Getaran tanah akan mempengaruhi kestabilan. Oleh karena itu adanya penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh getaran tanah terhadap kestabilan lereng berdasarkan nilai PPA (mm/s),PPV (g), dan Amaks (g). Kajian analisis pada penelitian ini menggunakan metode analisis non linier (Tredline Power) dan metode Multipe Linier Regression. Pada kedua metode yang digunakan yaitu untuk mengetahui prediksi dari nilai getaran dengan parameter jarak dan bahan peledak per waktu tunda. Pengukuran tingkat getaran peledakan dilakukan sebanyak  31 titik dengan jarak yang bervariasi. Analisis dilakukan berdasarkan trial and eror dengan tingkat getaran maksimum adalah 0,06 g. Analisis getaran dilakukan berdasarkan pada hubungan (PPA) dan  (PPV) terhadap SD untuk mendapatkan muatan bahan peledak maksimum per waktu tunda yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat getaran terdapat nilai yang melebihi getaran maksimum nilai PPA tertinggi sebesar 0,15 g dan nilai ambang batas PPA sebesar 0,06 g. Muatan yang dapat digunakan pada setiap peledakan dengan jarak paling dekat 300 m dengan isian bahan peledak lebih dari 50 kg/delay akan menghasilkan nilai yang melebihi batas.

References

Fitriansyah, G. R., Yuliadi, & Marmer, D. (2010). Evaluasi Getaran Peledakan berdasarkan Tingkat Peluruhan di PT Dahana Job Site Ck Kjb , Kampung Long Lanuk , Kecamatan adalah kecepatan puncak partikel ( Peak Particle Velocity ) dan jarak terukur ( Scale. Prosiding Teknik Pertambangan, 9(1), 47–56.
Han, B., Lu, Z., Dong, L., & Zhang, J. (2024). Lightweight Non-Destructive Detection of Diseased Apples Based on Structural Re-Parameterization Technique. In Applied Sciences (Vol. 14, Issue 5, p. 1907). https://doi.org/10.3390/app14051907
Heriyadi, A. R. P. B. (2019). Kajian Pengurangan Getaran Tanah (Ground vibration) Pada Peledakan Overburden Tambang Batubara Di PT. Artamulia TataPratama Site Tanjung Belit Provinsi Jambi. Journals Mining Engineering : Bina Tambang, Vol 4, No 1 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang, 344–356. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/mining/article/view/103535/101353
Husni, A., Toha, M., & Komar, S. (2020). EFFECT OF FRAGMENTATION AND SOIL VIBRATION DUE TO BLASTING. Jurnal Pertambangan, 4(3), 0–4.
Konya, C. J., & Walter, E. J. (1990). Surface blast design. Prentice Hall.
Langefors, & Kihlstrom. (1978). The Modern Technique of Rock Blasting. John Wiley and Sons, Inc.
Lestari, I. D., Yuliadi, & Zaenal. (2020). Kajian Getaran Peledakan Overburden terhadap Penggunaan Bahan Peledak Optimum pada Penambangan Batubara di PT Kalimantan Prima Persada Malinau Kalimantan Utara. Prosiding Teknik Pertambangan, 2(1), 418–426.
Lucca, F. J., & Dinamica, T. (2003). Tight Construction Blasting: Ground Vibration Basics, Monitoring, and Prediction. Effective Blast Design and Optimization, 1–21.
Sanjaya, D. R. (2022). ANALISIS PENGARUH DAN REKOMENDASI PERCEPATAN GETARAN HORIZONTAL MAKSIMUM (amaks) PADA PROSES PELEDAKAN TERHADAP STABILITAS LERENG PIT BATU HIJAU PT AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA (Studi Kasus: Longsoran X Domain 1 Northeast–Area Penambangan Fase-7 Pit Batu H. Universitas Hasanuddin.
Santoso, E., Melati, S., & Ramadhan, M. (2021). KAJIAN AMBANG BATAS GETARAN PELEDAKAN DI AREAL DESA SEKITAR TAMBANG BATUBARA DENGAN METODE SCALE DISTANCE ANALYSIS. Jurnal GEOSAPTA, 7, 55. https://doi.org/10.20527/jg.v7i1.9323
Sen, G. C. (1995). Blasting technology : for mining and civil engineers. UNSW Press.
Sumarya, C. R. S. R. K. S. (2015). ANALISIS GETARAN TANAH (GROUND VIBRATION) HASIL PELEDAKAN OVERBURDEN DI SITE TAMBANG AIR LAYA SELATAN PT. BUKIT ASAM (PERSERO), TBK TANJUNG ENIM SUMATERA SELATAN. Journals Mining Engineering : Bina Tambang, Vol 2, No 1 (2015): Journals Mining Engineering: Bina Tambang, 151–161. https://ejournal.unp.ac.id/index.php/mining/article/view/5278/4163
Sundoyo, S. (2018). Analisis Ground Vibration Pada Kegiatan Peledakan Batuan Penutup Yang Aman Terhadap Bangunan Pada PT. Rinjani Kartanegara Site Bakungan Kecamatan Loa Janan Provinsi Kalimantan Timur. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:126873360

Published

2026-08-01