Analisis Peningkatan Produktivitas Alat Gali-Muat & Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Metode AHP
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsme.v6i2.23937Keywords:
Produktivitas Alat, Analythical Hierarchy Process, Simulasi Peningkatan ProduktivitasAbstract
Abstract. Overburden stripping activities at PT Putra Perkasa Abadi have not achieved the established productivity targets. The target productivity for the loader is 280 BCM/h/unit, while the haul truck targets are 70 BCM/h/unit for a 1,700 m haul distance and 93.3 BCM/h/unit for a 1,300 m haul distance. The actual loader productivity reached only 226.12 BCM/h/unit, whereas haul truck productivity ranged from 47.41–47.87 BCM/h/unit at 1,700 m and 68.29–68.64 BCM/h/unit at 1,300 m. This study analyzes the gap between actual and planned productivity, identifies priority factors affecting productivity using the Analytical Hierarchy Process (AHP), evaluates improvement measures, and determines equipment productivity after corrective actions. Quantitative data included cycle time, work efficiency, bucket capacity, fill factor, haul road condition, and working face geometry, while qualitative data were obtained through AHP-based interviews. The AHP results identified the method criterion as the highest priority factor, with a weight of 35%. Improvement measures included adjusting the loader swing angle to 60°–84°, increasing bench height to 3 m, improving haul road conditions, and optimizing avoidable delays. Simulation results increased loader productivity to 332.52 BCM/h/unit, while haul truck productivity improved to 69.91–70.70 BCM/h/unit at 1,700 m and 94.76–95.41 BCM/h/unit at 1,300 m.
Abstrak. Kegiatan pengupasan overburden di PT Putra Perkasa Abadi belum mencapai target produktivitas. Target produktivitas loader sebesar 280 BCM/jam/alat, sedangkan target produktivitas hauler sebesar 70 BCM/jam/alat pada jarak angkut 1700 m dan 93,3 BCM/jam/alat pada jarak 1300 m. Produktivitas aktual loader hanya mencapai 226,12 BCM/jam/alat, sedangkan produktivitas hauler sebesar 47,41–47,87 BCM/jam/alat pada jarak 1700 m dan 68,29–68,64 BCM/jam/alat pada jarak 1300 m. Penelitian ini bertujuan menganalisis selisih produktivitas aktual terhadap target, menentukan faktor prioritas penyebab rendahnya produktivitas menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), mengevaluasi upaya peningkatan produktivitas, serta mengetahui produktivitas alat setelah perbaikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui analisis cycle time, efisiensi kerja, kapasitas bucket, fill factor, kondisi jalan angkut, dan geometri front kerja, serta metode kualitatif melalui wawancara AHP. Hasil AHP menunjukkan kriteria method sebagai faktor prioritas dengan bobot 35%. Perbaikan dilakukan melalui pengaturan sudut ayun loader menjadi 60°–84°, penyesuaian tinggi jenjang menjadi 3 m, perbaikan jalan angkut untuk meningkatkan kecepatan hauler menjadi 18–32 km/jam, serta optimasi waktu hambatan yang dapat dihindari. Hasil simulasi menunjukkan produktivitas loader meningkat menjadi 332,52 BCM/jam/alat, sedangkan produktivitas hauler meningkat menjadi 69,91–70,70 BCM/jam/alat pada jarak 1700 m dan 94,76–95,41 BCM/jam/alat pada jarak 1300 m.
References
Alititi, A.,O. Rami, Alrawashdeh, dkk. (2021). Open Pit Mining. Mining Engineering, Al Hussein Bin Talal University, Ma’an, Jordan http://dx.doi.org/10.5772/intechopen.92208
Ariska, F., Evanterianus, R., & Thamrin, M. (2022). Penerapan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) sebagai Alat Bantu Penentuan Kelayakan Penggunaan Alat Berat PT. United Tractors-Tbk Makassar. Jurnal Penelitian Inovatif, 2(1), 87–94
Awang Suwandhi. (2004). Perencanaan Jalan Tambang. Universitas Islam Bandung
Darling, P. (Ed.). (2004). SME Mining Engineering Handbook. Society for Mining, Metallurgy, and Exploration. Inc.
Diao L. F., Anshari E, Saputra I., dkk. (2024) Perencanaan Kebutuhan Alat Gali Muat Dan Angkut Pada Kegiatan Pengupasan Overburden Pada Pit C Blok Itb Pt Bosowa Mining. Jurnal Riset Teknologi Pertambangan Volume 4 No.1/2024 ISSN 2621-3869
Ghony, M. A., Hardiyanti, S., & Surniati, S. (2023). Analisis Produktivitas Alat Gali Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Lapisan Tanah Penutup di Tambang Terbuka. Jurnal Pertambangan, 7(2), 881-882.
Han, Y., Wang, Z., Lu, X., & Hu, B. (2020). Application of AHP to Road Selection. ISPRS International Journal of Geo-Information, 9 (2), 86. https://doi.org/10.3390/ijgi9020086
Harsiga, E., Toha, T., & Komar, S. (2018). Calculation of Pit 2 Produced Overburden Volume and Analysis of Mine Void Utilization. Indonesian Journal of Environmental Management and Sustainability, 2(2), 42–47.
Hartman, H. L., & Mutmansky, J. M. (2002). Introductory Mining Engineering (2nd ed.). Wiley.
Indonesianto, Y. (2005). Pemindahan Tanah Mekanis. Yogyakarta: Jurusan Teknik Pertambangan UPN “Veteran” Yogyakarta. Hlm. 165-166.
Iskandar, A. P. (2023). Perhitungan Volume Uji Petik Material Overburden Menggunakan Software Minescape di PT Alam Karya Gemilang. Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.
Kardila, D., & Ranggadara, I. (2020). Analytical Hierarchy Process Untuk Menentukan Prioritas Proyek. JOINS (Journal of Information System), 5 (1). https://doi.org/10.33633/joins.v5i1.3490.
Kurniawan, I., Damarnegara, S., & Margini, N. F. (2023). Evaluation of Discharge Calculation in Open Pit Mining. Journal of Civil Engineering.
Liu, S. Q., dkk. (2025). Machine learning for open-pit mining: a systematic review. International Journal of Mining, Reclamation and Environment.
Mahendra, G. S., & Putri, K. A. (2019). Implementasi Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pembelian Rumah Di Kota Tangerang. Jurnal Teknoinfo, 13 (1), 36. https://doi.org/10.33365/jti.v13i1.238
Maulana, B. F., dkk. (2024). Overburden Volume Calculation Using Cut and Fill Method. Jurnal Teknik ITS (JMEST).
Peurifoy, Robert L. (2006). Construction Planning, Equipment, and Method, 7 edition, McGraw Hill, New York.
Prodjosoemarto Partanto. (1996). Pemindahan Tanah Mekanis. Institut Teknologi Bandung
Putu Putrawiyanta, I., Nadeak, R., & Nababan, I. (2024). Pengamatan Produktivitas Alat Gali Muat Dan Angkut Pada Kegiatan Overburden Removal Dan Coal Getting (Observation Of The Productivity Of Loading And Transporting Equipment In Overburden Removal And Coal Getting Activities). Dalam JTP) (Vol. 24, Nomor 2).
Saaty T. L. and Vargas L. G., (2008). Models, Methods, Concepts & Applications of the Analytic Hierarchy Process. International Series in Operations Research & Management Science 175,
Saifur Ahmad R. (2022) Analis Produktivitas Alat Gali-Muat dan Alat Angkut Dalam Menangani Penggalian Overburden di PT. Adaro Indonesia. Fakultas Sains dan Teknologi UIN syarif Hidayatullah: Jakarta
Santoso, B., dkk. (2024). Evaluasi Keserasian Alat Mekanis (Match Factor) untuk Mencapai Target Produksi Penambangan. Jurnal Teknologi Pertambangan, 9(1), 283.
Sarmidi. (2023). Kajian Produktivitas Alat Gali-Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden di PIT TSBC, Tambang Air Laya, PT. Bukit Asam, Tbk.
Winarno, E., & Suretno, A. (2018). Kajian Teknis Produksi Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden Tambang Batubara di PT Mandiri Intiperkasa. Kalimantan Pertambangan, 4(2), 144–153. Utara. Jurnal Teknologi