Akurasi OFA terhadap Loading Time Excavator Tambang Batubara PT Antareja Mahada Makmur (AMM) Jobsite PIK

Authors

  • Ayunda Putri A Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Zaenal Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Noor Fauzi Isniarno Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsme.v6i1.23573

Keywords:

Onboard FleetSafe Assist (OFA), loading time, akurasi data

Abstract

Abstract. Accurate equipment time monitoring is essential for productivity control and operational efficiency in open-pit coal mining. PT Antareja Mahada Makmur (AMM) at the PT Perkasa Inakakerta (PIK) jobsite uses Onboard FleetSafe Assist (OFA) to record fleet activities, including excavator loading time. This study evaluates OFA loading-time accuracy against field time-study measurements at Pit 81 and proposes an operational deviation threshold for data quality control. Data from October–November 2025 were matched per haul cycle (n=312 paired records; 81.04% coverage of 385 observed cycles). Because paired differences were non-normal, the Wilcoxon Signed-Rank test was applied. Accuracy metrics (bias, MAE, RMSE) and agreement via Bland–Altman Limits of Agreement (LoA) were computed, and a deviation threshold was derived using Tukey’s rule. The mean bias was −0.06 min, MAE 0.60 min, and RMSE 1.206 min, indicating small average deviation with several outliers. The 95% LoA ranged from −2.42 to 2.30 min, with 92.3% of records within the LoA band. The Tukey threshold was 0.706 min (18.43%), classifying 79.2% of cycles as within-threshold and 20.8% as deviations. Overall, OFA loading time is suitable for routine monitoring, but high-deviation cycles should be flagged and investigated through event-definition alignment, time synchronization, and system configuration review.

Abstrak. Pemantauan waktu kerja alat yang akurat diperlukan untuk mengendalikan produktivitas dan efisiensi operasi tambang batubara terbuka. PT Antareja Mahada Makmur (AMM) pada jobsite PT Perkasa Inakakerta (PIK) menggunakan Onboard FleetSafe Assist (OFA) untuk merekam aktivitas armada, termasuk loading time excavator. Penelitian ini mengevaluasi akurasi data loading time OFA terhadap data aktual hasil time study lapangan di Pit 81 serta menetapkan ambang operasional deviasi untuk kontrol mutu data. Data Oktober–November 2025 dipadankan per ritase antara log OFA dan observasi lapangan (n=312 pasangan; coverage 81,04% dari 385 ritase). Karena selisih tidak berdistribusi normal, digunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Ukuran akurasi dihitung (bias, MAE, RMSE), kesepakatan dinilai dengan Bland–Altman Limits of Agreement (LoA), dan ambang deviasi ditetapkan menggunakan aturan Tukey. Hasil menunjukkan bias rata-rata −0,06 menit, MAE 0,60 menit, dan RMSE 1,206 menit, mengindikasikan penyimpangan rata-rata kecil namun terdapat outlier. LoA 95% berada pada −2,42 hingga 2,30 menit dengan 92,3% data berada dalam rentang LoA. Ambang Tukey 0,706 menit (18,43%) mengklasifikasikan 79,2% ritase sesuai dan 20,8% deviasi. Secara umum, data OFA cukup representatif untuk pemantauan rutin, namun ritase deviasi besar perlu ditandai dan ditinjau; penyelarasan definisi event, sinkronisasi waktu, dan perbaikan konfigurasi sistem direkomendasikan.

References

Adijaya, R., & Moralista, E. (n.d.). Perancangan dan Penjadwalan Tambang pada Penambangan Nikel Laterit. Retrieved https://journal.sbpublisher.com/index.php/minetech

Arif Mangkusagara, Zaenal, & Noor Fauzi Isniarno. (2024). Kajian Geometri Jalan Angkut dari Lokasi Loading Point Menuju Lokasi Dumping. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 109–116. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5144

Rizky Noor Fitriadi, Iswandaru, & Elfida Moralista. (2024). Pengaruh Geometri Jalan Terhadap Produktivitas Alat Angkut. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 41–48. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i1.3821

Altman, D. G., & Bland, J. M. (1999). Measuring agreement in method comparison studies. Statistical Methods in Medical Research, 8(2), 135–160.

American Association of State Highway and Transportation Officials. (2021). AASHTO M 145–91 (2021): Standard Specification for Classification of Soils and Soil-Aggregate Mixtures for Highway Construction Purposes. Washington, DC: AASHTO.

Anisari, R. (2016). Produktivitas alat muat dan angkut pada pengupasan lapisan tanah penutup di Pit 8 Fleet D PT Jhonlin Baratama Jobsite Satui Kalimantan Selatan. Jurnal INTEKNA: Informasi Teknik dan Niaga, 16(1), 77–81.

Aryanto, R., & Sal, M. A. (2019). Kebutuhan alat gali muat dan alat angkut untuk mencapai target produksi pada Tambang Grasberg PT Freeport Indonesia. Indonesian Mining and Energy Journal, 2(1), 24–30.

ASTM International. (2023). ASTM D388-23: Standard classification of coals by rank. West Conshohocken, PA: ASTM International. https://doi.org/10.1520/D0388-23

Caterpillar. (2022). Caterpillar Performance Handbook (50th ed.). Peoria, IL: Caterpillar Inc. (Doc. No. SEBD0351-50).

Darling, P. (Ed.). (2011). SME Mining Engineering Handbook (3rd ed., Vol. 1). Society for Mining, Metallurgy, and Exploration. ISBN 978-0-87335-264-2.

Hadi, E. R., Inmarlinianto, & Gunawan, K. (2015). Kajian teknis alat muat dan alat angkut untuk mengoptimalkan produksi pengupasan lapisan tanah penutup di Pit UW PT Borneo Alam Semesta Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Teknologi Pertambangan, 1(1).

ImpactLabs Academy. (2024, 13 Agustus). Prosedur hauling dalam penambangan batubara. Impact Labs. https://impactlabs.id/2024/08/13/prosedur-hauling-dalam-penambangan-batubara/

Indonesia. (2020). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Lembaran Negara RI Tahun 2020 No. 147, Tambahan Lembaran Negara No. 6525

ISO. (2019). ISO 5725-1: Accuracy (trueness and precision) of measurement methods and results — Part 1: General principles and definitions. International Organization for Standardization.

Maulana, F. F. (2016). Pemuatan dan pengangkutan [Tugas V Pengantar Teknologi Mineral]. Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung. https://pdfcoffee.com/resume-pemuatan-dan-pengangkutan-5-pdf-free.html pdfcoffee.com

Oemiati, N., Revisdah, R., & Rahmawati, R. (2020). Analisa produktivitas alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan lapisan tanah penutup (Overburden). Bearing: Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil, 6(3), 194–207.

Oktafiani, A., Sidiq, H., & Mukarrom, F. (2021). Analisis produktivitas alat gali muat dan alat angkut pada penambangan bauksit. Mining Insight, 2(2), 91–98.

Speight, J. G. (2013). The chemistry and technology of coal (3rd ed.). CRC Press/Taylor & Francis. https://doi.org/10.1201/b12497

Prodjosumarto, P. (1993). Pemindahan tanah mekanis. Departemen Tambang, Institut Teknologi Bandung, Bandung.

Sri, T. D. (2018). Bab 6: Pemuatan dan pengangkutan tambang bawah tanah (Dalam Dasar-dasar metode tambang bawah tanah). https://kupdf.net/download/bab-6-pemuatan-dan-pengangkutan_5c29b77de2b6f50f7295a544_pdf KUPDF

Suárez-Ruiz, I., & Crelling, J. C. (Eds.). (2008). Applied Coal Petrology: The Role of Petrology in Coal Utilization. Elsevier/Academic Press.

Tukey, J. W. (1977). Exploratory Data Analysis. Addison-Wesley.

Yani, A., Annisa, & Putri, K. S. (2025). Aplikasi teori antrian dalam penentuan jumlah alat angkut untuk mengoptimalkan pengangkutan overburden PT Kalimantan Prima Persada. Jurnal Himasapta, 10(1), 51–56.

Downloads

Published

2026-02-05