Estimasi Sumberdaya Sirtu dengan Metode Cross Section di CV Malaka Putra Persada
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsme.v6i1.23231Keywords:
Estimasi Sumberdaya, Pemodelan Geologi, EksplorasiAbstract
CV Malaka Putra Persada is a domestic investment company that has a Mining Business Permit (IUP) in the exploration stage located in Seruni Mumbul Village, Pringgabaya District, East Lombok Regency with an area of 5.63 ha. CV Malaka Putra Persada has conducted exploration activities in the IUP area using geoelectric methods. Based on the exploration results, the area is indicated to have potential gravel resources. To determine the distribution of rocks and the volume of gravel, it is necessary to conduct resource estimation. To support this, this study aims to determine the geological conditions in the study area, the distribution and thickness of gravel deposits, the volume of gravel resources and the volume of overburden. The methodology of this study is to create a geological model, as well as resource estimation. Based on the research results, it can be seen that the rock formation in the study area is located in the Qhv formation which is an inseparable volcanic rock in the form of lava, breccia, and tuff. Based on the estimation results using the cross-section method, the estimated gravel resource is 544,143 m³ with a tonnage of 1,443,151 tons. The overburden volume in the study area is 10,914 m³ with a tonnage of 21,720 tons.
Keywords: Resource Estimation, Geological Modeling, Exploration
Abstrak. CV Malaka Putra Persada adalah perusahaan PMDN yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam tahap eksplorasi yang berlokasi di Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur dengan luas 5,63 ha. CV Malaka Putra Persada telah melakukan kegiatan eksplorasi di area IUP menggunakan metode geolistrik. Berdasarkan hasil eksplorasi, pada wilayah tersebut terindikasi terdapat potensi sumberdaya sirtu. Untuk mengetahui sebaran batuan serta volume sirtu, perlu dilakukan estimasi sumberdaya. Untuk mendukung hal tersebut, penilitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi geologi pada daerah penelitian, sebaran dan ketebalan endapan sirtu, volume sumberdaya sirtu dan volume tanah penutup. Metodologi penelitian ini adalah untuk membuat model geologi, serta estimasi sumber daya. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dilihat bahwa formasi batuan di area penelitian terletak pada formasi Qhv yang merupakan batuan vulkanik tak terpisahkan dalam bentuk lava, breksi, dan tuf. Berdasarkan hasil estimasi menggunakan metode penampang melintang, diperoleh estimasi sumber daya sirtu sebesar 544.143 m³ dengan tonase 1.443.151 ton. Volume lapisan penutup di area penelitian adalah 10.914 m³ dengan tonase 21.720 ton.
Kata kunci: Estimasi Sumberdaya, Pemodelan Geologi, Eksplorasi
References
Awliya, U. T., Zaenal, N., & Fauzi, I. (2025). Analisis Investasi dan Kelayakan Ekonomi Penambangan Batubara pada PT XYZ. https://journal.sbpublisher.com/index.php/minetech
BSN. (2019). Pedoman Pelaporan Hasil Eksplorasi, Sumber Daya, dan Cadangan Mineral. Sni 4726:2019, 1-61 hal.
Fachrul Rozy Elba Ansofa, Yunus Ashari, & Iswandaru. (2021). Simulasi Potensi Gerakan Tanah Lereng Alami Akibat Perubahan Tata Guna Lahan Periode Tahun 2013 – 2020 Wilayah Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 89–100. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.390
KCMI. (2019). Kode Pelaporan Hasil Eksplorasi Sumber Daya Mineral dan Cadangan Mineral Indonesia Komite Cadangan Mineral Indonesia - KODE KCMI 2017. 1–71.
Kurniawan, A. R., & Ratminah, W. D. (2018). Perbandingan Estimasi Cadangan Andesit Menggunakan Metode Cross Section Dan Contour Didusun Grindang , Desa Hargomulyo , Kecamatan Kokap , Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. ReTII, 2018(November), 1–5.
Muhamad Fikri Abdillah Zidane, Linda Pulungan, & Solihin. (2024). Rencana Teknis Desain Crushing Plant Sirtu di CV XYZ Garut. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 49–56. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i1.3880
Pratiwi, P. D. (2016). Analisis Pendugaan Air Bawah Permukaan Dengan Geolistrik Di Pulau-Pulau Kecil Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. 3.
Rukayah, R., Syailendr, A., & Erintina, M. D. (2024). Estimasi Sumberdaya Andesit dan Breksi Piroklastik Sebagai Bahan Konstruksi PT. Tepat Guna Referindo Lombok Timur. Mineral, 9(1), 39–44. https://doi.org/10.33019/mineral.v9i1.5425
Santoso, A, B., dan Sidiq, H. (2017). Perhitungan Sumberdaya Batuan Breksi Andesit Berdasarkan Ukuran Fragmen dengan Menggunakan Metode Geolistrik (Studi Kasus Lahan 52 Ha, Desa Mekarsari, Kecamatan Merak, Kabupaten Cilegon, Provinsi Banten). Kurvatek, 2(1), 39–44.
Sugiyono. (2005). Metode Cross Section. 1–6.
Wakerkwa, W. O., Birawaputra, I., Pertambangan, J. T., Sipil, J. T., Teknik, F., & Papua, U. (2019). Pemetaan Daerah Pengolahan Sirtu Dengan Menggunakan Teknologi Uav Pt . Cipta Jaya Mulia. Jurnal Penelitian Tambang, 2(1), 60–64.
Yuwanto, S. H., Wibowo, H. T., & Bahar, H. (2015). Menggunakan Metode Geolistrik.
Zakina, S. (2022). Estimasi Sumber Daya Terunjuk Pada Penambangan Sirtu dengan Metode Cross Section di CV. Makugawene Blok A Sulamadaha-Ternate. Jurnal GEOMining, 3(1), 18–25. https://doi.org/10.33387/geomining.v3i1.4774