Analisis Tingkat Getaran Tanah (Ground Vibration Level) Akibat Peledakan Overburden untuk Mencapai Kondisi Aman terhadap Kawasan Pemukiman Penduduk di PT XYZ
Abstract
Abstract. This research investigates ground vibration levels generated by overburden blasting at PT XYZ and assesses their impact on nearby residential areas. It further examines the primary factors influencing vibration intensity, including blasting design parameters and local geological characteristics. Vibration data were collected through direct measurements using a Micromate device at various distances and with different explosive quantities. The findings reveal that both distance and explosive quantity significantly influence Peak Particle Velocity (PPV), with PPV values decreasing as distance increases and rising with larger amounts of explosives. A predictive model based on linear regression demonstrates a strong correlation between distance, explosive quantity, and PPV, with a high coefficient of determination (R²), indicating its reliability in forecasting vibration impacts. The analysis recommends reducing explosive usage within distances of ≤600 meters and optimizing the blasting delay pattern to mitigate vibrations. This research aims to offer technical recommendations to ensure blasting operations remain within safe environmental and safety limits, minimizing potential adverse effects on surrounding residential areas.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat getaran tanah yang diakibatkan oleh peledakan lapisan penutup (overburden) di PT XYZ serta dampaknya terhadap permukiman sekitar. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi intensitas getaran tanah, seperti parameter desain peledakan dan kondisi geologi setempat. Data diperoleh melalui pengukuran langsung intensitas getaran menggunakan alat Micromate pada berbagai jarak dan dengan variasi jumlah bahan peledak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak dan jumlah bahan peledak secara signifikan mempengaruhi nilai Peak Particle Velocity (PPV), di mana nilai PPV menurun seiring bertambahnya jarak dari sumber peledakan dan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah bahan peledak. Model prediktif berbasis regresi linier memperlihatkan hubungan yang kuat antara jarak, jumlah bahan peledak, dan nilai PPV, dengan koefisien determinasi (R²) yang tinggi, sehingga model ini efektif untuk memprediksi dampak getaran. Berdasarkan hasil analisis, disarankan untuk mengurangi jumlah bahan peledak pada jarak ≤600 meter serta menyesuaikan pola waktu tunda peledakan untuk mengurangi dampak getaran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan teknis agar aktivitas peledakan tetap dalam batas aman sesuai standar keselamatan dan lingkungan, sekaligus meminimalkan dampak negatif pada wilayah permukiman sekitar.
References
Dendi Syahriadi, Zaenal, & Elfida Moralista. (2022). Rencana Teknis dan Ekonomi Reklamasi pada Tambang Emas PT X di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 140–147. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.537
Desy Mahda, & Yuliadi. (2022). Analisis Pengaruh Getaran Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng pada PT. XYZ Blok Paniisan. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 125–132. https://doi.org/10.29313/jrtp.v2i2.1317
Dika Hadi Anugrah, Dono Guntoro, & Yunus Ashari. (2022). Estimasi Sumberdaya Batugamping di PT X, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 148–154. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.538
Hamdan, D. F., Yuliadi, & Zaenal. (2023). Optimasi Explosive Charge per Delay untuk Mengontrol Getaran Tanah pada Peledakan Tambang Semen. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 63–70. https://doi.org/10.29313/jrtp.v3i1.2141
Ibrahim, M. I., Yuliadi, & Wijaksana, I. K. (2021). Analisis Kestabilan Terowongan Akibat Getaran Peledakan pada Konstruksi Development Terowongan #4 Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Desa Sukajaya dan Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(1), 71–81. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i1.230
Krispian Fathan Hidayatullah, Iswandaru, & Zaenal. (2022). Kestabilan Lereng Tambang Terbuka pada Tambang Emas di PT X Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 155–161. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.539
Muhammad Ilham Naufal, Yuliadi, & Iswandaru. (2022). Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 162–169. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.540
Muhammad Sundayana, Yuliadi, & Indra Karna Wijaksana. (2022). Analisis Hubungan Kerapatan Kekar dengan Tingkat Getaran Tanah Hasil Peledakan. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 133–140. https://doi.org/10.29313/jrtp.v2i2.1411
Rifai, A., W, S., & Winarti. (2024). Analisis Getaran Peledakan Tambang Batubara di PT. X, Tenggarong Seberang Terhadap Pemukiman. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 93–102. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.4371
Cai, W., & He, M. (2014). Mitigation measures for blast-induced ground vibrations in residential areas. Geotechnical Engineering Journal, 29(4), 203–217.
Dowding, C. H. (1985). Blast vibration monitoring and control. Prentice-Hall.
Gupta, R. N., & Gupta, T. P. (2018). Prediction of ground vibrations using scaled distance concept. International Journal of Mining and Geotechnical Engineering, 12(3), 45–53.
Hartman, H. L., & Mutmansky, J. M. (2002). Introductory mining engineering. Wiley Publishing.
Jimeno, C. L., Jimeno, E. L., & Carcedo, F. J. A. (1995). Drilling and blasting of rocks. CRC Press.
Khandelwal, M., & Singh, T. N. (2009). Prediction of blast-induced ground vibration using artificial neural network. International Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences, 46(7), 1214–1222.
Maji, V., & Sinha, A. (2017). Blast vibration assessment and control in mining. Mining Technology, 128(5), 214–220.
OSMRE. (1987). Blasting guidance manual. Office of Surface Mining Reclamation and Enforcement, U.S. Department of the Interior.
Roy, P. P. (1991). Safety and environmental aspects of blasting. Mining Science and Technology, 13(3), 253–260.
Sari, R., & Hidayat, D. (2022). Evaluasi dampak lingkungan akibat peledakan di tambang terbuka. Penerbit Akademika.
Siskind, D. E., Stagg, M. S., Kopp, J. W., & Dowding, C. H. (1980). Structure response and damage produced by ground vibration from surface mine blasting. USBM.
Singh, R., & Singh, T. N. (2005). Ground vibration due to blasting and its effect on
structures: an overview. Journal of Rock Mechanics and Geotechnical Engineering, 17(2), 3–11.
Tomic, M., & Kovacevic, S. (2013). Influence of blasting parameters on vibration levels. Mining Science and Technology, 8(1), 122–130.
United States Bureau of Mines (USBM). (1980). Structure response and damage produced by ground vibration from surface mine blasting. Report of Investigations.
Wyllie, D. C., & Mah, C. W. (2004). Rock slope engineering. CRC Press.