Perencanaan Kebutuhan Pompa dan Dimensi Temporary Sump guna Mengatasi Catchment Area Isolasi pada Sump Pit South Tutupan PT Adaro Indonesia, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan

  • Muhamad Kahanajid Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Yunus ashari Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Noor Fauzi Isniarno Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: Hidrologi, Penyaliran Tambang, Intensitas Curah Hujan

Abstract

Abstract This study aims to plan the pump requirements and the dimensions of the temporary sump to address the catchment area isolation issues at the South Tutupan sump pit, PT. Adaro, Tabalong Regency, South Kalimantan Province. The isolation of the catchment area at this location has the potential to disrupt water flow and mining operations. Therefore, an analysis was conducted on the volume of water entering the sump pit and the pump capacity needed to efficiently manage water flow. The main focus of this study is to determine the runoff volume, the dimensions of the temporary sump, sedimentation rate, and the appropriate pump requirements. The method used for planning the design rainfall is the Gumbel distribution, while the rainfall intensity is calculated using the Mononobe method, and runoff water is calculated using the Rational formula. Based on the calculations, the runoff discharge is obtained at 71,822 m³, while the required sump capacity is 89,945 m³. The planned sump dimensions are: surface length of 164.63 m, surface width of 80 m, base length of 111.12 m, base width of 62.23 m, depth of 10 m, and a slope of 60°. The estimated sedimentation rate for the temporary sump from June to September is 637.55 m³. For pumping, the selected pump is the Multiflo 380 with a discharge capacity of 430 m³/hour and an operational efficiency of 65%, which will operate for 22 hours per day. The total pump head required is 29.10 m.The results of this study show that with proper design, the runoff water management and pumping system can operate optimally, reducing the risk of operational disruptions due to water accumulation in the mining area.

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan kebutuhan pompa dan dimensi temporary sump guna mengatasi masalah catchment area isolasi pada sump pit South Tutupan PT. Adaro, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Isolasi catchment area yang terjadi pada lokasi ini berpotensi menyebabkan terganggunya aliran air dan operasional pertambangan. Untuk itu, dilakukan analisis terhadap volume air yang masuk ke dalam sump pit serta kapasitas pompa yang dibutuhkan untuk mengelola aliran air dengan efisien. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menentukan volume air limpasan, ukuran dimensi temporary sump, laju sedimentasi, dan kebutuhan pompa yang sesuai. Metode yang digunakan untuk perencanaan curah hujan rencana adalah distribusi Gumbel, sementara intensitas curah hujan dihitung menggunakan metode Mononobe, dan air limpasan dihitung dengan rumus Rasional. Berdasarkan perhitungan, diperoleh debit air limpasan sebesar 71.822 m³, sementara kapasitas sump yang diperlukan sebesar 89,945 m³. Dimensi sump yang direncanakan adalah panjang permukaan 164,63 m, lebar permukaan 80 m, panjang dasar 111,12 m, lebar dasar 62,23 m, kedalaman 10 m, dan kemiringan 60°. Perkiraan laju sedimentasi pada temporary sump untuk periode Juni hingga September adalah sebesar 637,55 m³. Dalam hal pemompaan, pompa yang dipilih adalah Multiflo 380 dengan kapasitas debit 430 m³/jam dan efisiensi kerja 65%, yang akan beroperasi selama 22 jam per hari. Nilai head total pompa yang diperlukan adalah 29,10 m. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan desain yang tepat, sistem pengelolaan air limpasan dan pemompaan dapat berjalan optimal, mengurangi risiko gangguan operasional akibat genangan air di area tambang.

References

Andi Maulana Yusuf, Yuliadi, & Elfida Moralista. (2024). Perencanaan dan Pentahapan Penambangan Nikel PT. Hillconjaya Sakti Site Indrabakti Mustika. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 133–142. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5215

Muhammad Dhafin Razaqa, Iswandaru, & Zaenal. (2024). Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 151–162. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5217

Muhammad Fawwaz Mursyid, Noor Fauzi Isniarno, & Zaenal. (2024). Kajian Teknis Dimensi Sump dan Kebutuhan Pompa pada Penyaliran Tambang Terbuka PT. XYZ. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 171–182. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5282

Awang, Suwandhi. 2004. “Diklat Perencanaan Sistem Penyaliran Tambang”. Bandung: Unisba.

Endriantho, M., Ramli, M., Hasanuddin, T. P. U., & Hasanuddin, T. G. U. 2013. “Perencanaan Sistem Penyaliran Tambang Terbuka Batubara”. Jurnal Geosains, 9(01).

Gautama, Rudy Sayoga. 1993. “Pengantar Penyaliran Tambang”. Institut Teknologi Bandung: Bandung.

Hustrulid, W., Kutcha, M. 1995. “Open Pit Mine Planning and Design: Vol.1-Fundamentals”. Balkema, Netherland

Har, Rusli. 2015. “Bahan Ajar Kuliah Hidrogeology”. Universitas Negeri Padang: Padang

Hariana, Dwi. 2017. “Evaluasi Sistem Dewatering Pada Tambang Emas Bawah Tanah Ciurug L.450 Bagian Selatan Di Upbe Pongkor PT. Aneka Tambang (Persero)”. Universitas Negeri Padang: Padang.

Irawan, D. E., & Puradimaja, D. J. 2015. “Hidrogeologi Umum”. Penerbit Ombak, Yogyakarta.

Lilik Eko Widodo. 2012. “Hidrologi, Hidrogeologi Serta Penyaliran Tambang”. Bandung: Lab ITB.

Nasution, B. (2023). “Rancangan Teknis Mine Drainage Dan Mine Dewatering Serta Simulasi Critical Level Pada Kapasitas Sump Dengan Persamaan Water Balance Untuk Penanganan Banjir Pada Pit Eagle Di PT Triaryani Kabupaten Musirawas Utara Provinsi Sumatera Selatan.” Universitas Jambi.

Riswan, R. and Aditya, D., 2017. Analisis Kebutuhan Pompa pada Sistem Penyaliran Tambang Terbuka dengan Persamaan Material Balance (Studi Kasus pada PT TIA). Jurnal Fisika FLUX.

Published
2025-02-03