Manajemen K3 pada Tambang Sirtu CV Fhadira Gemilang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat
Abstract
Abstract. Occupational Health and Safety (K3) is a crucial aspect in the mining industry. The working environment in mining can be considered dangerous, with a high risk of work accidents. The implementation of K3 is not just a regulation, but an absolute necessity to protect workers and maintain the smooth operation of mining activities. In reality, there are still many companies that have not implemented a work safety system that complies with applicable regulations. Therefore, research was conducted on K3 management at CV Fhadira Gemilang with the aim of identifying potential risk conditions or activities, knowing workers' opinions regarding the implementation of the K3 management system in the company, and the availability of Personal Protective Equipment (PPE) as well as K3 appeals/posters provided by the company. This research uses a quantitative method, namely the likelihood method, and a qualitative method using a Likert scale. The data obtained from this research are in the form of observation results and questionnaire processing. The questionnaire regarding the implementation of the K3 management system consists of 10 statements and the questionnaire regarding the use of PPE consists of 9 questions. The questionnaires were distributed and filled out by 27 workers, processed using descriptive statistical methods and the Likert scale. The implementation of SMK3 (Occupational Health and Safety Management System) based on workers' opinions processed using the Likert scale from 10 statements submitted to 27 workers, 34% stated "agree" and 28% stated "disagree", so it can be said that CV Fhadira Gemilang has not fully implemented a good K3 management system. The suboptimal implementation of K3 in the company is due to the lack of worker awareness. In the implementation of K3, both in the implementation of PPE use and in work that is not in accordance with SOPs. Thus, a review is needed by conducting socialization regarding the importance of K3 implementation and working in accordance with applicable SOPs.
Abstrak. K3 merupakan aspek yang krusial dalam industri pertambangan. Lingkungan kerja di pertambangan dapat dikatakan berbahaya, dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Penerapan K3 bukan hanya sekedar peraturan, melainkan sebuah kebutuhan mutlak untuk melindungi pekerja, dan menjaga kelancaran operasional penambangan. Pada hakikatnya masih banyak perusahaan yang belum menerapkan sistem keselamatan kerja yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, dilakukan penelitian mengenai manajemen K3 di CV Fhadira Gemilang dengan tujuan untuk mengidentifikasi keadaan atau aktivitas yang berpotensi risiko, mengetahui pendapat pekerja mengenai penerapan sistem manajemen K3 di perusahaan, dan ketersediaan APD serta himbauan/poster K3 yang disediakan oleh perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu dengan metode likehood dan metode kualitatifnya menggunakan skala likert. Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa hasil observasi, dan pengolahan kuesioner. Kuesioner mengenai penerapan sistem manajemen K3 yang berupa 10 pernyataan dan kuesioner mengenai penggunaan APD sebanyak 9 pertanyaan. Kuesioner tersebut dibagikan dan diisi oleh 27 pekerja, diolah dengan menggunakan metode statistik deskriptif dan skala likert. Penerapan SMK3 berdasarkan pendapat pekerja yang diolah menggunakan metode skala likert dari 10 pernyataan yang diajukan kepada 27 orang pekerja 34% menyatakan “setuju” dan 28% menyatakan “tidak setuju”, maka dapat dikatakan bahwa CV Fhadira Gemilang belum sepenuhnya menerapkan sistem manajemen K3 dengan baik. Belum optimalnya penerapan K3 di perusahaan dikarenakan kurangnya kesadaran pekerja. Dalam penerapan K3 baik dari pelaksaan penggunaan APD maupun dalam bekerja yang tidak sesuai dengan SOP. Dengan demikian maka perlunya peninjauan dengan mengadakan sosialisasi mengenai pentingnya penerapan K3 dan bekerja sesuai dengan SOP yang berlaku.
References
Dedi Saputra, Yunus Ashari, & Aviasti. (2023). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan di Tambang Andesit PT. Gunung Kulalet Bandung. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 35–40. https://doi.org/10.29313/jrtp.v3i1.2109
Dendi Syahriadi, Zaenal, & Elfida Moralista. (2022). Rencana Teknis dan Ekonomi Reklamasi pada Tambang Emas PT X di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 140–147. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.537
Dika Hadi Anugrah, Dono Guntoro, & Yunus Ashari. (2022). Estimasi Sumberdaya Batugamping di PT X, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 148–154. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.538
Embun Alicia Amoret, Yunus Ashari, & Dono Guntoro. (2024). Evaluasi K3 dengan Metode Analytic Hierarchy Process pada PT. Silva Andia Utama. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 116–124. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5213
Krispian Fathan Hidayatullah, Iswandaru, & Zaenal. (2022). Kestabilan Lereng Tambang Terbuka pada Tambang Emas di PT X Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 155–161. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.539
M. Hafizh Eliansyah, Sriyanti, & Elfida Moralista. (2022). Evaluasi Kinerja Crushing Plant di PT X Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 132–139. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.536
Muhammad Ilham Naufal, Yuliadi, & Iswandaru. (2022). Pengaruh Penambahan Kapur terhadap Parameter Uji Kuat Geser Batulempung Menggunakan Direct Shear Test. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 162–169. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.540
Risa Oktariyani, Sriyanti, & Sri Widayati. (2024). Analisis Desain terhadap Manajemen Stockpile Batubara di PT. Era Perkasa Mining. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 125–132. https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5214
Rizki Purnama, Zaenal, & Noor Fauzi Isniarno. (2021). Kajian Teknis dan Ekonomis dalam Merencanakan Penggantian Alat Angkut Lama dengan Alat Angkut Baru di Area Penambangan Andesit PT XYZ Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Teknik Pertambangan, 1(2), 123–131. https://doi.org/10.29313/jrtp.v1i2.412
Alkon, 2020, “Analisis pemeriksaan procedural pada tahap kegiatan pekerjaan (JSA)”
Anonim, 2024. Badan Pusat Statisik “Kabupaten Garut Dalam Angka 2024”
Anonim, KEPMEN ESDM no. 1827 tahun 2018, “Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik”
Anonim, KEPDIRJEN MINERBA no 185.K/37.04/DJB/2019. “Petunjuk teknis Pelaksanaan, Penilaian, DAN Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan”
Anonim, KEPMEN No.555.K/26M.PE/1995. “Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan Umum”
Anonim, 2019. Badan Onformas Geospasial, “Rupa bumi indonesia”
Colling, A.D. (1990). Industrial Safety Management and Technology. New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs.
Diberadinis, Lous J. (1999). Handbook of Occupational Safety and Health (2nd Edition).Canada :Johsn Wiley & Sons, Inc
Gatan, A. (2024). Studi Kasus Penyebab Kecelakaan Kerja Fatal di Tambang Mineral, Vol.2, No.2 April 2024
Haikal 2021. Himbauan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Area Kerja.. Global estimates of occupational accidents. Safety Science, 44(2), 137-156
Hammer, W., & Price, D. (2001). “Occupational Safety Management and Engineering” (5th ed.). Prentice Hall.
Ikhsan Yusuf, (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja, Other thesis, Universitas Komputer Indonesia.
International Organization for Standardization (ISO) (2018). ISO 45001: Occupational Health and Safety Management Systems – Requirements with Guidance for Use.
Kepmen Pertambangan dan Energi No. 555K/26/M.PE/1995 “Keselamatan dan kesehatan kerja di Lingkungan Pertambangan Umum”, Mentri Perdagangan Dan Energi, Jakarta.
Mangkunegara. 2002. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3): Defenisi,indikator penyebab, danTujuan Penerapan K3.
Muamar 2019. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), journal of Occupational Health
Noviandry, I. Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pekerja Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Industri Pengelasan Informal Di Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tanggerang Tahun 2021. Skripsi. FKIK Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.2021
Occupational Safety and Health Administration (OSHA). (2020). “Recommended Practices for Safety and Health Programs
Ridley, J. (1983). Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Erlangga, Jakarta
Sulaksmono, M. (1997). Manajemen Keselamatan Kerja. Penerbit Pustaka. Surabaya
Smith, G. S., & Wood, D. J. (2022). “Risk Management and Safety Behavior in the Construction Industry.” journal of Occupational Health*, 56(3), 137-144..
Sulaksmono, M. (1997). Manajemen Keselamatan Kerja. Penerbit Pustaka. Surabaya.
Suma’mur P.K, Dr. Msc, 1981. Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Gunung Agung. Jakarta.
Suma’mur P.K. 1992. Higine Perusahaan dan Keselamatan Kerja. Gunung Agung. Jakarta.
Tarwaka. 2008. Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Surakarta