Model Terpaan Berita terhadap Tingkat Kecemasan Khalayak
Abstract
Abstract. The power of a mass media is to influence the audience. The audience reads, sees and hears a message or information from the mass media from the information conveyed that the mass media is able to give an attention to the message conveyed from the information. From there, the audience is directly exposed to the exposure of messages conveyed by the mass media, because all messages that can affect the audience, and the effect of the message exposure to the news is that the audience becomes anxious. This study aims to determine the model of news exposure to observer anxiety in terms of frequency, duration and attention. The theory used in this study is the Hypodermic Needle Theory. This research also uses a quantitative research methodology with a descriptive correlational study. The population selected in this study were employees of the Lembang Floating Market, with a total sample of. Data collection techniques used in this study were questionnaires, observation, and literature study. The data analysis technique used in this research is descriptive analysis technique. The results of this study are if an audience reads a news as often as possible even for a long time then and continues to follow news developments, the audience will experience an exposure to news that causes anxiety.
Abstrak. Kekuatan dari suatu media massa adalah mampu mempengaruhi khalayak. Khalayak membaca, melihat dan mendengar suatu pesan atau informasi dari media massa dari informasi yang disampaikan itulah media massa mampu memberikan suatu perhatian terhadap pesan yang disampaikan dari informasi tersebut. Dari situlah secara langsung khalayak terkena terpaan dari pesan yang disampaikan oleh media massa, karena semua pesan-pesan yang ada dapat mempengaruhi khalayak, dan efek yang ditimbulkan dari pesan terpaan berita tersebut adalah khalayak menjadi cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model terpaan berita terhadap tingkat kecemasan khalayak ditinjau dari aspek frekuensi, durasi dan atensi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Jarum Hipodermik. Dalam penelitian ini juga menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan studi deskriptif korelasional. Populasi yang dipilih dalam penelitian ini adalah karyawan dari Floating Market Lembang, dengan jumlah Sampel sebanyak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, dan studi pustaka. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah jika seorang khalayak membaca suatu berita sesering mungkin bahkan dalam waktu yang cukup lama maka dan mengikuti terus perkembangan berita maka khalayak tersebut akan mengalami suatu terpaan berita yang menimbulkan suatu kecemasan.