Pola Komunikasi Pemuda Hijrah XTC Lingkar melalui Konsep “LIQO” |

  • Tria Satria Handaya Jurnalistik, Universitas Islam Bandung
  • kiki zakiah darmawan Jurnalistik, Universitas Islam Bandung
Keywords: pola komunikasi, liqo, pemuda hijrah

Abstract

Abstract. The phenomenon of migration among the millennial generation was greeted enthusiastically by millennial youths. Starting from the community at the national level to the local level. The rapid flow of migration has drawn pros and cons among the community. Apart from the pros and cons that have emerged, the phenomenon of the wave of migration of millennials is actually a great potential for the awakening of Islam from the millennial generation in Indonesia for the future of the people. XTC Hijrah is a dakwah-based community under XTC Indonesia. In order to form objects that are able to play a role in the midst of society, the XTC Lingkar Hijrah Youth Community has an activity that aims to meet the needs of tarbiyah and deepen knowledge of Islam in community members, this activity is called liqo. The purpose of this research is to find out how the communication patterns of youth migrating XTC Lingkar through the concept of "Liqo".  The method used in this research is qualitative, this type of research includes case study research, data collection is interviews and documentation. The data analysis technique used was data reduction, data presentation and conclusion drawing. The validity of the data used source data. Drawing conclusions: the communication community youth hijrah XTC Lingkar through the concept of liqo of them socio cultural. The convention, the commitment members in doing the duties to be followed. Any member of who follow study have to share experiences moving from every individual.

Abstrak. Fenomena hijrah di kalangan generasi milenial disambut antusias para pemuda-pemudi milenial. Mulai dari komunitas yang berlevel nasional hingga yang berlevel lokal. Derasnya arus hijrah ini menuai pro-kontra di kalangan masyarakat. Terlepas dari pro kontra yang muncul, fenomena gelombang hijrah kaum milenial sejatinya menjadi potensi besar kebangkitan Islam dari generasi milenial di Indonesia untuk masa depan umat. XTC Hijrah merupakan salah satu komunitas berbasis dakwah yang berada di naungan XTC Indonesia. Agar terbentuknya objek yang mampu berperan di tengah-tengah masyarakat, Komunitas Pemuda Hijrah XTC Lingkar memiliki sebuah kegiatan yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tarbiyah dan memperdalam pengetahuan mengenai Islam pada anggota komunitasnya, kegiatan ini dinamakan liqo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi yang terbentuk dalam komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep Liqo, mengetahui kendala atau penghambat dalam komunikasi pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep Liqo, mengetahui mengapa komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar menggunakan konsep Liqo dalam berkomunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini termasuk penelitian studi kasus, pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan tiangulasi sumber. Simpulan: Pola komunikasi komunitas pemuda hijrah XTC Lingkar melalui konsep liqo diantaranya socio cultural atau (kebiasaan sosial yang dibangun). Adanya konvensi atau (norma yang di bangun oleh komunitas), adanya komitmen dari setiap anggota (melaksanakan tugas yang harus diikuti). Setiap anggota yang mengikuti kajian harus saling berbagi pengalaman hijrah dari setiap individu anggota.

Published
2022-07-30