Kepercayaan Gen X terhadap Informasi di Media Sosial
Abstract
Abstract. The phenomenon of Indonesian people's media consumption patterns, especially generation X, who are mostly still technologically illiterate, raises questions to analyze the Gen X Audience Reception in the Kasomalang Market Traders Association Community on the Consumption of Information "Market Issues" in WhatsApp chat groups. This study uses a qualitative method with an audience reception analysis approach. Data collection techniques in this study used data triangulation, namely Content Analysis, Interviews, and Documentation. The results of this study include: Information Consumption Patterns carried out by Gen X in the Kasomalang Market Traders Association Community, namely there are some who are waiting for the information to be sent in the group, some are also spreading the information to the Kasomalang Market Traders Association Community group. Then in the position of receiving information, two of the five sources occupy a dominant and negotiating position, each of which occupies one position, while three of them occupy an opposition position. With different trust factors, starting from educational background, age, and proximity of someone who makes gen x in the Kasomalang Market Traders Association Community trust information.
Abstrak. Fenomena pola konsumsi media masyarakat Indonesia terutama generasi X yang sebagian besar masih buta teknologi memunculkan pertanyaan untuk Menganalisis Resepsi Audiens Gen X di Komunitas Paguyuban Pedagang Pasar Kasomalang Terhadap Konsumsi Informasi “Isu Pasar” di grup chat WhatsApp. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi audiens. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tringulasi data, yaitu Analisis Isi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini antara lain: Pola Konsumsi Informasi yang dilakukan oleh Gen X di Komunitas Paguyuban Pedagang Pasar Kasomalang yaitu ada Sebagian yang menunggu informasi itu dikirimkan di grup ada juga yang menyebarkan informasi itu ke grup Komunitas Paguyuban Pedagang Pasar Kasomalang. Kemudian dalam posisi penerimaan informasi, dua dari lima narasumber menempati posisi dominan dan negosiasi yang masing-masing menempati satu posisi, sedangkan tiga diantaranya menempati posisi oposisi. Dengan factor kepercayaan yang berbeda-beda, dimulai dari latar belakang Pendidikan, umur, dan kedekatan seseorang yang membuat gen x di Komunitas Paguyuban Pedagang Pasar Kasomalang mempercayai suatu informasi.