Makna Mabuk Agama pada Tayangan Channel Youtube 2045 TV

  • Ikhsan Khavidz Ilmu Komunikasi
  • Tri Nur Aini Noviar Ilmu Komunikasi
Keywords: Mabuk agama, Moral, Semiotika Roland Barthes

Abstract

Abstract. Religious drunkenness refers to the behavior of someone who practices religious teachings excessively, to the point of ignoring knowledge and healthy thinking. Individuals who experience religious drunkenness tend to ignore logic, common sense, instincts of wisdom, and human empathy in order to obey religious teachings without considering moral aspects, truth, and its impact on the surrounding environment. The purpose of this study was to determine the meaning of religious drunkenness by Denny Siregar in the 2045 Tv YouTube channel. This study adopts a constructivist paradigm, using qualitative methods and Roland Barthes' semiotic approach. The data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The results of the study explain that the meaning of denotation, connotation, and myth of religious drunkenness is a form of anxiety about broader social and cultural conditions. Religion is often used for certain interests or becomes an obstacle to progress. Drunkenness and religion are two different things and cannot be combined. Drunkenness is something negative while religion is a guideline in life to be better or positive. The use of the term religious drunkenness by Denny Siregar is considered inappropriate, because it only describes the form of his anxiety towards people who use religion not according to its intended use.

Abstrak. Mabuk agama merujuk pada perilaku seseorang yang mengamalkan ajaran agama secara berlebihan, hingga mengabaikan pengetahuan dan pemikiran yang sehat. Individu yang mengalami mabuk agama cenderung mengesampingkan logika, akal sehat, naluri kebijaksanaan, dan empati kemanusiaan demi mentaati ajaran agama tanpa mempertimbangkan aspek moral, kebenaran, serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna mabuk agama Dennny Siregar dalam channel youtube 2045 Tv Penelitian ini mengadopsi paradigma konstruktivisme, menggunakan metode kualitatif dan pendekatan semiotika Roland Barthes. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa makna denotasi, konotasi, dan mitos mabuk agama merupakan bentuk keresahan terhadap kondisi sosial dan budaya yang lebih luas. Agama seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu atau justru menjadi penghalang bagi kemajuan. Mabuk dan agama merupakan dua hal berbeda dan tidak bisa dijadikan satu. Mabuk suatu hal yang negatif sedangkan agama merupakan pedoman dalam berkehidupan agar menjadi lebih baik atau positif. Penggunaan istilah mabuk agama oleh Denny Siregar dirasa kurang tepat, karena hanya sekedar menggambarkan bentuk keresahannya kepada orang yang menggunakan agama tidak sesuai dengan peruntukannya.

References

Alkhaira, S., et al. 2024. “Kasih Sayang Pendidik dalam Pandangan Islam” dalam Jurnal Pendidikan Tambusai. Volume. 8, Nomor. 2, Tahun 2024.
Amin, P. K. 2023. “Agama dan Negara”, https://kemenag.go.id/opini/agama-dan-negara-bzc51k. Tanggal akses 28 oktober 2024.
Andika, 2022. “Agama dan Perkembangan Teknologi Di Era Modern” dalam Jurnal Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama. Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Volume. 2, Nomor. 2, Tahun 2022 (hlm138)
Arsa, A. A., et al. 2022. “Peran Religiusitas Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Daring Pada Mahasiswa” dalam Jurnal Khazanah: Jurnal Mahasiswa. Volume. 14, Nomor. 1, Tahun 2022 (hlm 77)
Budiyono, 2014. “Hubungan Negara Dan Agama Dalam Negara Pancasila”, dalam Fiat Justisia Jurnal Hukum. Fakultas Hukum Universitas Lampung. Volume. 8, Nomor. 3, Tahun 2014 (hlm 422)
Dilanggi, M. R. 2022. “Profil Denny Siregar, Seorang Penulis Sekaligus Pegiat Media Sosial”, https://www.tribunnews.com/nasional/2022/08/14/profil-denny-siregar-seorang-penulis-sekaligus-pegiat-media-sosial. Tanggal akses 28 Oktober 2024.
Dipura, K. N. 2020. “Larangan Sikap Berlebihan dalam Islam”, https://banten.nu.or.id/syariah/larangan-sikap-berlebihan-dalam-islam-7W2F0. Tanggal akses 11 Juni 2024.
Erowati, D. 2016. “Islam Liberal di Indonesia (Pemikiran Dan Pengaruhnya Dalam Pemikiran Politik Islam di Indonesia”, dalam Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. Volume. 2, Nomor. 2, Tahun 2016 (hlm 19)
Fayyadl, M. T. 2020. “Cara Memilih Guru Agama yang Tepat menurut Imam Asy-Syathibi”, https://nu.or.id/syariah/cara-memilih-guru-agama-yang-tepat-menurut-imam-asy-syathibi-jYNT1. Tanggal akses 28 oktober 2024.
Khusna, N. A. 2021. “Representasi Toleransi Antarumat Beragama Dalam Kanal Youtube Deddy Corbuzier”. Skripsi. Purwokerto: Program Sarjana Institut Agama Islam Negeri.
Musta’an. 2021. Buku Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi Umum. Solo: Wawasan Ilmu Purwokerto Banyumas.
Nasrullah, Rulli. 2015. Media Sosial; Persfektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Pratama, M. I., et al. 2022. “Kebebasan Berpendapat dan Berekspresi di Media Sosial dalam Perspektif Hak Asasi Manusia”, dalam Qawanin Jurnal Ilmu Hukum. Universitas Muslim Indonesia. Volume. 3, Nomor. 1, Tahun 2022 (hlm 4)
Putra, R. P. T., et al. 2023. “Hubungan Antara Islam Dengan Perkembangan Teknologi Dalam Mempengaruhi Karakter Gen Z” dalam Jurnal Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal. Volume. 1, Nomor. 10, Tahun 2023 (hlm 712).
Ramadanti, F. 2023 “Islam Rahmatan lil Alamin, Apa Arti dan Maknanya”, https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6610349/islam-rahmatan-lil-alamin-apa-arti-dan-maknanya. Tanggal akses 10 November 2023.
Setiawan, A. 2022. “Toleransi Beragama, Ustad Adi Hidayat Hentikan Ceramah Saat Dengar Trisandya”, https://medialampung.disway.id/read/669778/toleransi-beragama-ustadz-adi-hidayat-hentikan-ceramah-saat-dengar-trisandya. Tanggal akses 28 oktober 2024.
Sobur, Alex. 2013. Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Suprayogo, Imam. 2017. “Antara Beragama Dan Sekedar Mengerti Agama”, https://uin-malang.ac.id/r/170201/antara-beragama-dan-sekedar-mengerti-agama.html. Tanggal akses 28 oktober 2024.
Ubaedilah, I. 2021. “Pancasila Sebagai Ideologi Perekat Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).” Tesis. Jakarta: Program Pascasarjana Institut Ptiq Jakarta.
Yasmin, R. A. 2020. “Komunikasi Verbal VS Komunikasi Non-Verbal”, https://binus.ac.id/malang/2020/06/komunikasi-verbal-vs-komunikasi-non-verbal/. Tanggal akses 15 November 2023.
Yunita, N. W. 2019. “Pentingnya Menjaga Lisan, Ini Firman Allah dan Hadistnya”, https://news.detik.com/berita/d-4818901/pentingnya-menjaga-lisan-ini-firman-allah-dan-haditsnya. Tanggal akses 28 oktober 2024.
Wardan, Khusnul. 2024. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Malang: PT. Literasi Nusantara Abdi Grup.
Published
2025-02-21