Nilai Berita dalam Jurnalis Komik

  • Sakti Ahmad Fajri Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi
  • Rini Rinawati Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi
Keywords: Jurnalis Komik, Nilai Berita, Media Alternatif

Abstract

Abstract. The genre of comic journalism has not been widely used in Indonesia. The combination of journalism and comics is a breath of fresh air for various forms of journalistic products in Indonesia. An alternative media called Jurnaliskomik has succeeded in combining journalistic activities with comics and breaking the stigma of comics in society which has been considered fictitious and imaginative. In its products, Jurnaliskomik applies news values and tries to make boundaries between the objectivity of a journalist and the imagination of a comic artist. This research uses a descriptive qualitative method. In this case, researchers tried to find information about news values in comic journalists, which in this case was carried out on Instagram @jurnaliskomik. The results of this study found that in the production process, Jurnaliskomik still carries out journalistic activities and Jurnaliskomik has implemented news values in each of its products. There are three news values that stand out from Jurnaliskomik products, including timeliness, prominence, and proximity. As an alternative media, Jurnaliskomik will always produce news from its idealistic point of view.

Abstrak. Genre jurnalisme komik belum banyak digunakan di Indonesia. Penggabungan antara jurnalistik dan komik menjadi angin segar bagi ragam bentuk produk jurnalistik di Indonesia. Sebuah media alternatif bernama Jurnaliskomik berhasil menggabungkan kegiatan jurnalistik dengan komik dan mematahkan stigma komik di masyarakat yang selama ini dinilai fiktif juga imajinatif. Pada produknya Jurnaliskomik menerapkan nilai-nilai berita dan mencoba membuat batasan antara objektivitas seorang jurnalis dengan imajinasi seorang komikus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam hal ini peneliti berusaha mencari informasi mengenai nilai-nilai berita dalam jurnalis komik yang pada kasus ini dilakukan pada Instagram @jurnaliskomik. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa dalam proses produksinya, Jurnaliskomik tetap melakukan kegiatan jurnalistik dan Jurnaliskomik telah menerapkan nilai-nilai berita dalam setiap produknya. Terdapat tiga nilai berita yang menonjol dari produk Jurnaliskomik, di antaranya timeliness (masa), prominence (terkenal), dan proximity (jarak). Sebagai media alternatif, Jurnaliskomik akan selalu memproduksi berita dari sudut pandang idealisnya.

References

6. DAFTAR PUSTAKA
[1] Allifiansyah, Sandy. (2015). Media Alternatif di Indonesia (Napak Tilas dan Pencarian Arah di Masa Depan). Universitas Gadjah Mada.
[2] Atton, Chris. (2002). Alternative Media. London: SAGE Publications.
[3] Bond, F. Fraser. (1961). An Introduction to Journalism, A Survey of the Fourth. Estate in All its From, Second Edition. New York : The Macmillan Company.
[4] Kovach, Bill dan Tom Rosenstiel. 2001. Sembilan Elemen Jurnalisme (terj.) Jakarta: Pantau
[5] Patricia, F. D. (2018). Analisis Semiotika Komunikasi Visual Buku “Memahami Komik” Scott McCloud. Jurnal Studi Komunikasi, 2(2).
[6] Handoko, Triyo. (2022). Yang Unik dari Jurnalisme Komik. Remotivi.
[7] Romli, Khomsahrial. 2016. Komunikasi Massa. Jakarta: PT Grasindo.
[8] Santana, Septiawan, 2005. Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
[9] Stovall, J.G (2005). Journalism. Pearson Education, Boston.
Published
2024-08-17