Analisis Putusan Nomor 685/Pdt.G/2022/PA.Lt menurut Pasal 105 KHI tentang Hadhanah yang Jatuh kepada Ayah

Authors

  • Rizki Mulyana Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Siska Lis Sulistiani Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung
  • Shindu Irwansyah Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsifl.v5i2.21625

Keywords:

Hadhanah, Child Custody, Compilation of Islamic Law, Court Decision, Best Interests of the Child

Abstract

Abstract. Child custody (hadhanah) is a crucial aspect of Islamic family law that often becomes a subject of dispute following divorce. Article 105 of the Compilation of Islamic Law (KHI) generally states that custody of a child who has not yet reached the age of discernment (mumayyiz) belongs to the mother, unless there are lawful reasons to decide otherwise. However, in the decision of the Religious Court of Lahat Number 685/Pdt.G/2022/PA.Lt, the judge ruled that custody of a non-mumayyiz child be granted to the father. This raises a legal issue worthy of normative analysis. This research aims to analyze the judge's considerations and the ruling (amar putusan) in the case based on Article 105 of the KHI. The research method used is normative legal research with a library study approach, and the data is analyzed descriptively and deductively. Primary data is sourced from the official court ruling and relevant Islamic legal provisions. The findings reveal that the court's decision was based on the fact that the mother did not directly care for the child but instead handed the child over to her parents (the maternal grandparents), resulting in inadequate attention and care. The child experienced health problems and a lack of parental affection during this period. The judge concluded that this situation met the exception criteria under Article 105 of the KHI, and therefore, custody should be transferred to the father in the best interest of the child. The final ruling granted custody to the father until the child reaches the age of discernment. This decision illustrates that the application of Article 105 of the KHI is not absolute but may be adapted based on factual circumstances and the principle of the child’s best interests. This study is expected to contribute to the development of Islamic family law and serve as a reference for judicial practice in religious courts in Indonesia.

Abstrak. Hak asuh anak (hadhanah) merupakan salah satu aspek penting dalam hukum keluarga Islam yang menjadi objek sengketa ketika terjadi perceraian. KHI Pasal 105 secara umum menyebutkan bahwa hadhanah yang belum mumayyiz berada pada ibunya, kecuali apabila terdapat alasan yang sah menurut hukum. Namun, dalam Putusan Pengadilan Agama Lahat Nomor 685/Pdt.G/2022/PA.Lt, hakim memutuskan bahwa hadhanah yang belum mumayyiz justru diberikan kepada ayahnya. Hal ini menimbulkan persoalan hukum yang menarik untuk dikaji secara normatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dan amar putusan dalam perkara tersebut berdasarkan ketentuan Pasal 105 KHI. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi pustaka, serta dianalisis secara deskriptif dan deduktif. Data utama bersumber dari salinan putusan pengadilan dan ketentuan hukum Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa putusan hakim didasarkan pada pertimbangan bahwa ibu dari anak tidak mengasuh secara langsung, bahkan menyerahkan anak kepada orang tuanya (nenek dari pihak ibu) tanpa perhatian dan pemeliharaan yang layak. Anak mengalami gangguan kesehatan dan kurang perhatian selama berada dalam asuhan tersebut. Hakim menilai bahwa kondisi ini memenuhi pengecualian dalam KHI Pasal 105, sehingga hak asuh kontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam serta menjadi bahan pertimbangan bagi praktik peradilan agama di Indonesia. dapat dialihkan kepada ayah demi kepentingan terbaik anak. Amar putusan menyatakan bahwa hak hadhanah diberikan kepada ayah sampai anak mencapai usia mumayyiz. Dengan demikian, putusan ini menunjukkan bahwa penerapan Pasal 105 KHI tidak bersifat mutlak, melainkan dapat disesuaikan berdasarkan fakta dan kepentingan terbaik anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum keluarga islam dan menjadi acuan bagi praktik peradilan di Pengadilan Agama di Indonesia.

References

Abdussalam, Izzuddin bin, Qawa’id Al-Ahkam Fi Mashalih Al-Anam, 1980

Adolph, Ralph, ‘Pengertian Hadhanah’, 4 (2016), 1–23

Ahmad, Firdaus, ‘Hak Hadhanah Bagi Anak Yang Belum Mumayiz (Studi Putusan No.184/Pdt.G/2011/PA.Dpk’, Repository.Uinjkt.Ac.Id, 2, 2018

Ajeng Widanengsih, & Yandi Maryandi. (2022). Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama mengenai Hak Asuh Anak kepada Ayah. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 53–59. https://doi.org/10.29313/jrhki.vi.904

Al-Ghazali, Abu Hamid Muhammad bin Muhammad., Al-Mustashfa Min Ilm Al-Ushul (Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1993)

Al-Syatibi, Abu Ishaq Ibrahim bin Musa, Al-Muwafaqat Fi Ushul Al-Syari’ah. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 2004

Al-Zuhaili, Wahbah, Ushul Al-Fiqh Al-Islami (al-Fikr, 2004)

Asep, Kurniawan, Metodologi Penelitian Pendidikan (Rosdakarya, 2018)

Aurellya, A., Rojak, A., & Manggala, I. (2023). Analisis Fikih Muamalah Terhadap Produk Surety Bond di PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah. Imsak : Islamic Studies and Economics, 1(1), 1–6.

Bin Asyur, Muhammad Thahir, Maqashid Al-Syariah Al-Is

lamiyah, Al-Matba’ah Al-Rasmiyah (Al-Matba’ah al-Rasmiyah, 1946)

Basri, Rusdaya, Fiqh Munakahat 4 Mazhab Dan Kebijakan Pemerintah, 2019

Beno, J, A.P Silen, and M Yanti, ‘Pemenuhan Hak Asuh Anak Oleh Orang Tua Yang Memilki Keterbelakangan Mental Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Padomasan Kecamatan Reban Kabupaten Batang)’, Braz Dent J., 33.1 (2022), 1–12

Dahlan, Abdul Azis, Ensiklopedi Hukum Islam, Procedia Manufacturing, 2014, i

Damayanti, ‘BIOLOGIS ( Studi Putusan Perkara Nomor 235 / Pdt . G / 2020 / PA . Wtp ) Fakultas Syari’ah Dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri ( IAIN )’, 2020

Darmawan, Agus Dwi, ‘Data 2024: Jumlah Penduduk Kabupaten Lahat’, Data Boks, 2024 <https://databoks.katadata.co.id/demografi/statistik/7e54fd765d7dea9/data-2024-jumlah-penduduk-kabupaten-lahat-444-89-ribu-jiwa> [accessed 9 June 2025]

Depri, Sonata Liber, ‘Metode Penelitian Normatif Dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum’, 8.1 (2004), p. 134

Direktori, Putusan Mahkamah Agung, Putusan Pengadilan Agama Lahat Nomor 685/Pdt.G/2022/PA.Lt ‘Tentang Hak Asuh Anak Dibawah Umur’, 2022

Eka, and Lilis Diah Sugiarti, ‘Pemberian Hak Asuh Anak Kepada Ayah Pasca Perceraian Dalam Putusan Pengadilan Agama Kuningan No. 2037/Pdt.G/2028/Pa Kng.’, Al Mashalih - Journal of Islamic Law, 5.01 (2024), 17–34, doi:10.59270/mashalih.v5i01.239

Eli martati, Firdaus, ‘Hak Hadhanah Dalam Putusan Pengadilan Agama’, Pasca Sarjana IAIN Parepare, 2.2 (2024), 25–43 <https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/hukamaa/index>

Ellitan, ‘Pasal 1 Undang-Undang No.48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman Negara Kesatuan Republik Indoneisa’, Экономика Региона, 19.19 (2009), p. 19

Ghufron, M., and Moh. Ali, ‘Nalar Integrasi Fikih Dan Psikologi Keluarga Dalam Pandangan Hakim Agama Jawa Timur Tentang Hak Asuh Anak Pasangan Murtad’, Al-Hukama’, 2020, doi:10.15642/alhukama.2020.10.1.73-98

Hadana, Erha Saufan, ‘Pengangkatan Anak Dalam Perspektif Hukum Islam’, Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 1.2 (2020), 28–40, doi:10.32505/lentera.v1i2.2105

Hakim, Abdul, Akhmad Supriadi, and Nor Faridatunnisa, ‘Analisis Surah Al-Baqarah Ayat 233: Studi Tafsir Ilmi Dan Tafsir Tematik Kementerian Agama’, Syams: Jurnal Kajian Keislaman, 3.1 (2022), 26–34, doi:10.23971/js.v3i1.4623

Hamdi Humaidi, Muhammad, ‘Penetapan Hak Asuh Anak Kepada Ayah Bagi Anak Yang Belum Mumayyiz Karena Istri Nusyuz Ditinjau Dari Maqashid Syariah (Studi Putusan Nomor 3259/Pdt.G/2018/Pa. Js & Putusan Nomor 2151/Pdt.G/2019/Pa. Js)’, International Journal of Technology, 2023

Hammad, Muchammad, ‘Urgensi Kodifikasi Hukum Keluarga Islam Dalam Dunia Muslim Muchammad Hammad STAI At-Tahdzib Jombang’, At-Tahdzib, 6.1 (2018), 156–70

Hanbal, Ahmad bin, Musnad Al-Imam Ahmad Bin Hanbal Abi Abdullah Al-Shiibanii, 2016

Hermanto, Mahmudin Bunyamin dan Agus, Hukum Perkawinan Islam (CV Pustaka Setia, 2014), xx

HS, Ilma Novia Destri, ‘Pelaksanaan Pasal 156 Huruf a Dan b Kompilasi Hukum Islam Tentang Hadhanah Terhadap Anak Yang Belum Mumayiz’, Fakultas Hukum Universitas Medan, 2020

Humaidi, Hamdi, ‘Penetapan Hak Asuh Anak Kepada Ayah Bagi Anak Yang Belum Mumayyiz Karena Istri Nusyuz Studi: Putusan Nomor 3259/Pdt.G/2018/PA.Js Dan 2151/Pdt.G/2019/PA.Js’, International Journal of Technology, 1 (2023)

Ibn Taimiyah, Taqiyuddin Ahmad bin Abd al-Halim, ‘Majmu’ Al-Fatawa’, Alam Al-Kutub, 1995, 20–35

Inggranawat, R., & Irwansyah, S. (2021). Analisis Hukum Waris Islam terhadap Pasal 177 KHI dan SEMA No. 2 Tahun 1994 tentang Besar Bagian Waris Ayah. Jurnal Riset Hukum Keluarga Islam, 1(2), 63–68. https://doi.org/10.29313/jrhki.v1i2.431

Islamiyati, ‘Tinjauan Yuridis Tentang Relasi Suami-Istri Menurut KHI Inpres No. 1/1991, Jilid 42, No. 3, 2013.’

Jafar, M., ‘Tinjauan Yuridis Hak Asuh Anak (Hadhanah) Setelah Perceraian Menurut Kompilasi Hukum Islam’, Rechtsnormen Jurnal Komunikasi Dan Informasi Hukum, 3.1 (2024), pp. 28–54, doi:10.56211/rechtsnormen.v3i1.625

Kamila, Nikmatul, ‘Pemberian Kewenangan Hak Asuh Anak Kepada Ayah Prespektif Hukum Positif Dan Hukum Islam’, Panitera: Jurnal Hukum Dan Hukum Islam, 1.1 (2023), 74–107

MA, Tihami dan Sohari Saharani, ‘Kajian Nikah Lengkap (Jakarta: RajawaliPres, 2008).’, Sustainability (Switzerland), 11.1 (2019), 1–14

Mahkamah Agung Republik Indonesia, ‘“Pengadilan Agama Lahat Kelas I B”’, PA Lahat <https://www.pa-lahat.go.id/tentang- pengadian/profile-pengadilan/tugas-pokok-dan-fungsi-pengadilan, 2021> [accessed 10 June 2025]

Mahmudah, Husnatul, Juhriati Juhriati, and Zuhrah Zuhrah, ‘Hadhanah Anak Pasca Putusan Perceraian (Studi Komparatif Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia)’, SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 2.1 (2019), pp. 57–88, doi:10.52266/sangaji.v2i1.263

Michael, Tomy, ‘Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan’, Mimbar Keadilan, 2017, p. 229, doi:10.30996/mk.v0i0.2195

Muhamad, Abdulkadir, Hukum Dan Peneliian Hukum (Bandung: Muhammad Abdulkadir, Hukum Dan Peneliian Hukum, (Bandung: PT Citra Aditya Bakti, 2004), 2015, cli

Muslimin, Deli Patuwa, ‘Pemahaman Hadis Tentang Anak Lahir Dalam Keadaan Fitrah’, 2024, 5–6

Mustaring, R B, ‘Analisis Putusan Hakim Terhadap Gugatan Hak Asuh Anak Di Pengadilan Agama Manado Perspektif Perlindungan Hak Anak’, I’tisham: Journal of Islamic Law and …, 258, 2023, 89–106 <http://journal.iain-manado.ac.id/index.php/itisham/article/view/2598>

Nabiela Naily, Nurul Aisyah Nadhifah, Holilur Rohman, Mahir Amin, Hukum Perkawinan Indonesia, 2019, xi

Nhidami, Muhammad Shofwan, ‘Perlindungan Hak Anak Dalam Perkara Anak Di Pengadilan Agama Jakarta Timur (Perspektif Sadd Al-Dzariah)’, Pharmacognosy Magazine, 2021

Nikmatul, Kamila, ‘Pemberian Kewenangan Hak Asuh Anak Kepada Ayah Perspektif Hukum Positif Dan Hukum Islam’, Panitera: Jurnal Hukum Dan Hukum Islam, Vol. 1 No. 1, 1 (2023)

Pdt, Nomor, and P P A Pkl, ‘Pembatan Penolakan Wali Adhal Akibat Disonasi Kognitif Termohon Dalam Perkara Nomor 63/Pdt.P/2020/PA.Pkl (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 183 K/Ag/2021)’, 2023

Proadjohamid, Martiman, ‘Hukum Perkawinan Indonesia’, 2011

Putusan Pengadilan Agama Lahat

Rancangan, Menilik, Qanun Hukum, and Keluarga Tentang, ‘Ahkamul Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Peradilan Islam’, 4.1 (2024), 53–78

RI, Departemen Pendidikan Agama, ‘Yayasan Penyelenggara Penterjemah Al Qur’an Dan Terjemahnya’, Komplek Percetakan Al Qur’anul Karim Kepunyaan Raja Fahd, 2018, p. 1281

RI, Perpustakaan Nasional, Kompilasi Hukum Islam, Mahkamah Agung RI, 2011

Rustiawan, Hafid, and Hasbullah, ‘Konteks Ayat Al-Qur’an Dengan Pendidikan’, Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10.1 (2023), 1–12, doi:10.32678/geneologipai.v10i1.8418

Sabiq, Sayid, Fiqh As-Sunnah Jilid 2 (PT. Tinta Abadi Gemilang, 2022)

Siska Sulistiani, M.Ag., M.E.Sy., Hukum Perdata Islam (SINAR GRAFIKA, 2022)

Siska Sulistiani, M.Ag., M.E.Sy, Kedudukan Hukum Anak (Aditama, 2022)

Sriwijaya, Universitas, and Ofeldies H Gultom, Solusi Permasalahan Keluarga (Yogyakarta: Yogyakarta : UUI Press, 2005)., Repository.Unsri.Ac.Id, 2018

Sugiarti, Eka & Diah, ‘Pemberian Hak Asuh Anak Kepada Ayah Pasca Perceraian Dalam Putusan Pengadilan Agama Kuningan No. 2037/Pdt.G/2028/PA.Kng’, Al Mashalih – Journal of Islamic Law, 5 (2024)

Syarifudin, Amir, Hukum Perkawinan Di Indonesia Sebuah Kajian Dalam Hukum Islam Dan Hukum Materil, Yayasan Asy-Syari’ah Modern Indonesia, 2018

Ummah, Masfi Sya’fiatul, ‘Pembaharuan Hukum Acara Peradilan Agama’, 11.1 (2019),

Wafi, Abdul, ‘Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Sengketa Hak Asuh Anak (Tinjauan Terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 1008 K/PDT/2008)’, 2019, p. Skripsi

Yulian, Purnama, ‘Definisi Orang Gila Yang Tidak Terkena Beban Syariat’, Muslim.or.Id, 2021

Downloads

Published

2025-08-25