Efektivitas Pengajaran Tutor Sebaya Terkait Pelajaran BTAQ di SMA PGII 2 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v3i2.7764Keywords:
Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an, metode tutor sebaya, efektifAbstract
Abstrak. Setiap umat muslim wajib bisa membaca dan menulis Al-Qur’an. oleh karenaitu, belajar membaca dan menulis Al-Qur’an sangat penting dalam kehidupan. Karena pentingnyamembaca dan menulis Al-Quran, maka memahami nya harus sesuai dengan kaidah tajwid taritl dan lancar serta harus mampu mengenal setidaknya huruf-huruf hijaiyah dalam Al-Qur’an. Data dilapangan diperoleh informasi terdapat siswa/i yang masih belum mampu dapat membaca dan menulis Al-Qur’an. Berdasarkan fenomena tersebut, Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an siswa/i menggunakan metode tutor sebaya di SMA PGII 2 Bandung. (2) Untuk mengetahui ke-efektifan metode tutor sebaya yang dilakukan terhadap siswa/i dalam BTAQ di SMA PGII 2 Bandung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, tes kemampuan, dan dokumentasi. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah digunakannya tutor sebaya dan penggunaan metode pembelajaran tutor sebaya (Peer Teaching) ini dapat meningkatkan hasil dan kualitas belajar dalam hal pembelajaran BTAQ siswa SMA PGII 2 Bandung.
Abstract. Every Muslim must be able to read and write the Qur’an. Therefore, learning to read and write the Qur'an is very important in life. Because of the importance of reading and writing the Qur’an, then understanding it must be in accordance with the rules of tartil and fluent recitation and must be able to recognize at least the hijaiyah letters in the Qur'an. Field data obtained information that there are students who are still unable to read and write the Qur'an.Based On this phenomenom, This study aims: (1) To determine the ability to read and write Al-Qur'an students using the peer tutoring method at SMA PGII 2 Bandung. (2) To find out the effectivity of the peer tutoring method carried out on students in BTAQ at SMA PGII 2 Bandung. The approach used in this research is to use a quantitative approach with a quasi-experimental method. Data collection techniques used were interviews, observation, ability tests, and documentation. So it can be concluded that there are differences before and after the use of peer tutors and the use of peer tutoring methods (Peer Teaching) can improve the results and quality of learning in terms of BTAQ learning for SMA PGII 2 Bandung students.
References
2. Pangestu, N. (2016). Pengaruh Penerapan Pembelajaran Tutor Sebaya Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Akuntansi. repo unpas, 2.
3. Muhyiddin, A. N. (2018, October kamis). 50 Persen Umat Islam Indonesia Belum Bisa Baca Alquran. Retrieved from www.republika.co.id: https://www.republika.co.id/berita/pgfc9e366/50-persen-umat-islam-indonesia-belum-bisa-baca-alquran
4. Burhanuddin, A. (2013, September Selasa). PENELITIAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF. Retrieved from afidburhanuddin.wordpress.com: https://afidburhanuddin.wordpress.com/2013/09/24/penelitian-kuantitatif-dan-kualitatif-2/
5. Herlina. (2017). PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN ( BTA ) UNTUK MENINGKATKAN AKHLAK DAN MORAL PADA ANAK USIA DINI. Jurnal Artikel PROSIDING SEMINAR NASIONAL 20 , 95.