Implikasi Pendidikan dari Al-Qur’an Surat Al-An’am Ayat 151-153 tentang Akhlak Mahmudah terhadap Upaya Pembinaan Aqidah dan Akhlak
Abstract
Abstract. The reality of the crisis of aqidah and morals in Indonesia today still seems so alarming and it seems that the phenomena that occur in human life today are far from the basic values of Islam, namely the Qur'an and Hadith. As a result, deviations occur in the community. This study aims to 1) find out the opinion of the commentators regarding the QS. Al-An'am verses 151-153, 2) find the essence contained in the QS. Al-An'am verses 151-153, 3) find the educational implications contained in the QS. Al-An'am verses 151-153 about the morals of the easy way towards efforts to build aqidah and morals. The approach used in this research is a qualitative approach, while the method used is descriptive analysis method with the type of library research, namely by collecting data that is related to the researcher's discussion. Based on the results of this research analysis shows that the essence of QS. Al-An'am verses 151-153, 1) the importance of Aqidah for a Muslim in order to avoid deviant teachings, 2) a Muslim must have a good morality in fostering aqidah and morals, 3) Muslims are obliged to avoid deviant teachings of the Islamic religion. Educational Implications of QS. Al-An'am verses 151-153 namely: 1) stay away from polytheism to Allah, 2) do good to both parents, 3) protect children, 4) avoid evil deeds, 5) protect the soul, 6) love orphans, 7) perfecting measures and scales, 8) fair in speech and action, 9) keeping promises, 10) and being obedient and obedient to the rules. Efforts in fostering Aqidah and Morals are carried out by several methods, namely the first method, the exemplary method, the habituation method, the advice method, the story method, the Ibrah method, and the educating method.
Abstrak. Realitas krisis aqidah dan akhlak di Indonesia sekarang ini masih nampak begitu memprihatinkan dan nampaknya fenomena yang terjadi di kehidupan umat manusia pada zaman sekarang sudah jauh dari nilai-nilai dasar agama Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadits. Akibatnya penyimpangan-penyimpangan terjadi ditengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pendapat para mufassir mengenai QS. Al-An’am ayat 151-153, 2) menemukan esensi yang terkandung dalam QS. Al-An’am ayat 151-153, 3) menemukan implikasi pendidikan yang terkandung dalam QS. Al-An’am ayat 151-153 tentang akhlak mahmudah terhadap upaya pembinaan aqidah dan akhlak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan yaitu dengan cara mengumpulkan data yang ada keterkaitan dengan pembahasan peneliti. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa esensi dari QS. Al-An’am ayat 151-153, 1) pentingnya Aqidah bagi seorang Muslim agar terhindar dari ajaran yang menyimpang, 2) seorang Muslim harus memiliki Akhlak Mahmudah dalam membina aqidah dan akhlak, 3) kaum Muslim wajib untuk menghidari ajaran-ajaran yang menyimpang dari agama Islam. Implikasi Pendidikan dari QS. Al-An’am ayat 151-153 yaitu: 1) menjauhi kemusyrikan kepada Allah, 2) berbuat baik kepada kedua orangtua, 3) perlindungan terhadap anak, 4) menghindari perbuatan keji, 5) perlindungan terhadap jiwa, 6) menyayangi anak yatim, 7) menyempurnakan takaran dan timbangan, 8) adil dalam bertutur kata dan berbuat, 9) menepati janji, 10) serta taat dan patuh pada peraturan. Upaya dalam membina Aqidah dan Akhlak dilakukan dengan beberapa metode yang pertama, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode nasehat, metode kisah, metode Ibrah, dan metode mendidik.