Pengaruh Media Pembelajaran Video Animasi Islami Terhadap Materi Praktik Shalat Siswa Kelas II SD Asy-Syifa 1 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.26064Keywords:
Media Pembelajaran, Video Animasi Islami, Praktik Shalat, Siswa SD, Pendidikan Agama Islam.Abstract
Abstract. This study aimed to analyze the effect of Islamic animated video learning media on the mastery of prayer practice material among second-grade students at SD Asy-Syifa 1 Bandung. This quantitative study employed an experimental design, involving 56 second-grade students, consisting of 30 males and 26 females. Data analysis was performed using descriptive statistics and instrument validity-reliability tests. Pretest results indicated that students' prayer practice abilities before the Islamic animated video media intervention were at a low level, with a mean score of 39.25 (standard deviation 6.05), suggesting that most students still struggled with understanding and performing prayer practices. Instrument validity tests showed that both pretest (r-count = 0.942) and posttest (r-count = 0.964) items were declared valid, as their r-counts were significantly greater than r-table (0.263). Furthermore, a reliability test with a Cronbach's Alpha of 0.887 confirmed that the instrument was highly reliable and consistent in measuring students' prayer practices. This study strengthens the cognitive theory of visual learning by positioning Islamic animated videos as an effective mechanism for enhancing fine motor skills and conceptual understanding of religious practices. These findings highlight the potential of digital media in improving the quality of Islamic religious education, suggesting schools further integrate technology into the prayer learning process.
Keywords:Learning Media, Islamic Animated Video, Prayer Practice, Elementary Students, Islamic Religious Education.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran video animasi Islami terhadap penguasaan materi praktik shalat pada siswa kelas II SD Asy-Syifa 1 Bandung. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, melibatkan 56 siswa kelas II yang terdiri dari 30 laki-laki dan 26 perempuan. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji validitas-reliabilitas instrumen. Hasil pretest menunjukkan bahwa kemampuan praktik shalat siswa sebelum intervensi media video animasi Islami berada pada tingkat rendah, dengan nilai rata-rata 39,25 (standar deviasi 6,05), mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan melaksanakan praktik shalat. Uji validitas instrumen menunjukkan bahwa item pretest (r-hitung = 0,942) dan posttest (r-hitung = 0,964) dinyatakan valid karena r-hitung keduanya jauh lebih besar dari r-tabel (0,263). Selain itu, uji reliabilitas dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,887 menegaskan bahwa instrumen ini sangat reliabel dan konsisten dalam mengukur praktik shalat siswa. Studi ini memperkuat teori kognitif pembelajaran visual dengan menempatkan video animasi Islami sebagai mekanisme efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus dan pemahaman konseptual praktik ibadah. Temuan ini menggarisbawahi potensi media digital dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, menyarankan sekolah untuk lebih mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran shalat. (maks. 250 kata).
Kata Kunci: Media Pembelajaran, Video Animasi Islami, Praktik Shalat, Siswa SD, Pendidikan Agama Islam.
References
[2] Arikunto, Suharsimi (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Pt. Rineka Cipta.
[3] Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Prentice-Hall.
[4] Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Pustaka Pelajar.
[5] Emzir (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif Analisis Data. Rajawali Pers.