Strategi Guru PAI Membina Percaya Diri melalui Program Muhadloroh

Authors

  • Puja Buana Syifa Laduni Pendidikan Agama Islam
  • Ikin Asikin
  • Haditsa Qurani Nurhakim

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.25986

Keywords:

Islamic Education Teacher Strategies, Muhadloroh Program, Self-Confidence.

Abstract

Abstrak. Rasa percaya diri merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikan karena mendukung kemampuan siswa dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan menyampaikan pendapat. Namun, masih terdapat siswa yang merasa gugup, kurang berani, dan belum yakin terhadap kemampuan dirinya ketika berbicara di depan umum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut adalah melalui program muhadloroh sebagai wadah latihan berbicara di depan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina rasa percaya diri siswa melalui program muhadloroh yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MTs Ar-Riyadl. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan kegiatan, pelaksanaan yang mencakup pemberian motivasi, bimbingan, latihan, dan kesempatan tampil secara bergiliran, serta evaluasi melalui penilaian, koreksi, dan apresiasi. Strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan keberanian siswa untuk berbicara di depan umum, kemampuan berkomunikasi, serta rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, program muhadloroh menjadi salah satu strategi yang efektif dalam membina rasa percaya diri siswa melalui pembiasaan dan pendampingan secara berkelanjutan.

 

Abstract. Self-confidence is an important aspect that needs to be developed in the educational process because it supports students' ability to communicate, interact, and express opinions. However, some students still feel nervous, lack courage, and are unsure of their abilities when speaking in public. One effort that can be done to overcome this condition is through the muhadloroh program as a forum for practicing speaking in front of an audience. This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in fostering student self-confidence through the muhadloroh program, which includes the planning, implementation, and evaluation stages. The study used a qualitative approach with a case study method at MTs Ar-Riyadl. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model, while data validity was tested through triangulation of sources, techniques, and time. The results showed that the PAI teacher's strategies were implemented systematically through activity planning, implementation that included providing motivation, guidance, practice, and opportunities to perform in turns, as well as evaluation through assessment, correction, and appreciation. This strategy had a positive impact on increasing students' courage to speak in public, their communication skills, and their confidence in expressing opinions. Thus, the muhadloroh program is an effective strategy in fostering students' self-confidence through continuous habituation and mentoring.

References

Anggun, S., & Kholifatul, A. (2021). Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Kegiatan Muhadhoroh Sandhika. Indonesian Journal Of Teacher Education, 2(1), 246–252.
Awalia, J., Nurwita, S., & Sari, R. P. (2023). Peran Guru Dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini Di Tk Jasa Mekar Mandiri Kabupaten Seluma. Zuriah : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 121. Https://Doi.Org/10.29240/Zuriah.V4i2.7493
Billfadawi, A., & Safrizal, S. (2023). Identikikasii Faktor Penyebab Siswa Kurang Percaya Diri Di Sdn X Batusangkar. Jurnal Didika: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 1–12. Https://Doi.Org/10.29408/Didika.V9i1.7797
Fahmi, Z. (2024). Integrasi Komunikasi Dan Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Etika Sosial Mahasantri Ma ’ Had Aly Mudi Mesjid Raya Samalanga. 0147, 218–235.

Julistia Dkk. (2021). Efektivitas Program Psop (Public Speaking On Online Presentation) Untuk Meningkatkan Self Efficacy Mahasiswa. Jurnal Diversita, 7(2), 148–156.

Khoir, N., & Surul, R. (2024). Naufalul Khoir, Rofiatus Surul / Analisis Konsep Komunikasi Pendidikan Perspektif Al- Qur’an Kajian Tafsir Al-Misbah Dan Hadis 139. 2(2), 139–150.

Sholahudin, T., Abid, I., Ikhwanudin, M., Arrizky, M. N., & Al-Ghozali, U. M. (2025). Evaluasi Hasil Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Pai) Tinjauan Terhadap Ayat Al-Qur’an Dalam Aspek Kognitif, Afektif, Dan Psikomotorik. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan Pkm Bidang Ilmu Pendidikan), 6(1), 165–171. Https://Doi.Org/10.54371/Ainj.V6i1.808

Sugiyono, D. (2023). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D.

Taqiyuddin, T., Supardi, S., & Lubna, L. (2024). Evaluasi Formatif Dan Sumatif Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1936–1942. Https://Doi.Org/10.29303/Jipp.V9i3.2392

Zulaikha&Huriah. (2025). Strategi Guru Meningkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Kelas Iv Min 16 Banjar Teacher ’ S Strategies To Increase The Self -Confidence Of Fouth Grade Students Of Min 16 Banjar Berdasarkan Penelitian Yang Dilakukan Oleh Ibnu Nizhami , Bahwasanya Siswa Pendapat. 5(1), 1–16.

Published

2026-08-03