Implementasi Program Pesantren Sabtu Ahad (PETUAH) dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Peserta Didik di SMAN 1 Bantarujeg
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.25972Keywords:
Implementasi, Pesantren, PETUAH, Akhlakul KarimahAbstract
Abstract. This research is motivated by the challenges of character building in the modern era, marked by declining morals among students. SMAN 1 Bantarujeg responded with the flagship PETUAH program as a systematic effort to shape akhlakul karimah through a pesantren-based approach. Theoretically, PETUAH integrates general education with the pesantren system through intensive weekend activities, this program aiming to instill Islamic values, worship habituation, and noble character awareness. Akhlakul karimah refers to the concept of Ibn Miskawaih and Al-Ghazali as traits embedded in the soul that drive spontaneous actions, encompassing five domains: morals towards Allah, the Prophet, fellow humans (parents, teachers, neighbors, friends), oneself (patience, gratitude, trustworthiness, responsibility, humility), and the environment.
The research used a qualitative approach with a descriptive method, while data collection was carried out using in-depth interview techniques, participant observation, and documentation. Informants included the principal, supervising teachers, guidance counselors, students, and pesantren administrators. Data analysis used the Miles, Huberman, and Saldana model, with validity ensured through source and technique triangulation.
The findings revealed that planning was conducted systematically through needs identification, objective formulation, collaboration with two pesantren, appointment of supervising teachers, scheduling, and socialization. Implementation was carried out regularly with a two-day-one-night boarding system, including congregational prayers, Qur'an recitation, Islamic studies, worship habituation, and discipline training. Supporting factors included the principal's commitment, pesantren collaboration, parental and community support, and student enthusiasm. Inhibiting factors included weather, distance, schedule conflicts, and lack of motivation among a small number of students. Evaluation was conducted through Qur'an reading assessment, behavioral observation, and mandatory participation as an academic requirement. The implementation results show that the PETUAH program can shape akhlakul karimah (noble character), reflected in improved worship, Qur'an reading ability, respect for teachers, discipline, responsibility, social concern, independence, and environmental awareness.
Keywords: Implementation, Islamic Boarding School, PETUAH, Akhlakul Karimah
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan pembentukan karakter peserta didik di era modern, ditandai dengan menurunnya moral di kalangan pelajar. SMAN 1 Bantarujeg merespons dengan program unggulan PETUAH (Pesantren Sabtu Ahad) sebagai upaya sistematis membentuk akhlakul karimah melalui pendekatan berbasis pesantren. Secara teoretis, PETUAH mengintegrasikan pendidikan umum dengan sistem pesantren melalui kegiatan akhir pekan yang intensif, program ini bertujuan menanamkan nilai keislaman, pembiasaan ibadah, dan kesadaran akhlak mulia. Akhlakul karimah merujuk pada konsep Ibnu Miskawaih dan Al-Ghazali sebagai sifat tertanam dalam jiwa yang melahirkan perbuatan spontan, mencakup lima ranah: akhlak kepada Allah, Rasul, sesama manusia, diri sendiri, dan lingkungan.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, adapun teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan terdiri atas kepala sekolah, guru pembimbing, guru BK, peserta didik, dan pengurus pesantren mitra. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik.
Hasil penelitian menunjukkan perencanaan program dilakukan secara sistematis melalui identifikasi kebutuhan, penyusunan tujuan, kerja sama dengan dua pondok pesantren, pembentukan guru pembimbing, penyusunan jadwal, dan sosialisasi. Pelaksanaan berlangsung rutin dengan sistem boarding dua hari satu malam, meliputi shalat berjamaah, tilawah, kajian Islam, pembiasaan ibadah, dan pembinaan disiplin. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, kerja sama pesantren, dukungan orang tua dan masyarakat, serta antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi cuaca, jarak, benturan jadwal, dan kurangnya motivasi sebagian kecil siswa. Evaluasi dilakukan melalui penilaian baca Al-Qur'an, observasi perilaku, dan kebijakan keikutsertaan sebagai syarat akademik. Hasil implementasi menunjukkan program PETUAH dapat membentuk akhlakul karimah, tercermin dari peningkatan ibadah, kemampuan baca Al-Qur'an, hormat kepada guru, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, kemandirian, dan kepedulian lingkungan.
Kata Kunci: Implementasi, Pesantren, PETUAH, Akhlakul Karimah
References
Hawa AA, Anggriani AI, Devi NA, Suyana FT, Fitria RA, Febriyani. Akhlak dalam perspektif pendidikan agama islam. 2023;1(November):49–65.
Fitri R, Ondeng S. Pesantren di Indonesia : Lembaga Pembentukan Karakter. 2022;2(1):42–54.
Rifa’i A, Rusdianti. Pembinaan Karakter Melalui Kegiatan Malam Bina Iman Dan Taqwa di SDIT An-Nahl Tabalon. 2021;3(2):104–18.
Hariyani D, Rafik A. Al-Adabiyah : Jurnal Pendidikan Agama Islam. 2021;2(1):32–50.
Wibowo NG. Implementasi Program Kepesantrenan dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa di Smp Ma ’ Arif Nu 1 Cilongok Banyumas Diajukan kepada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam. 2024;
Sugiyono. Metodologi Penelitian Kualitatif [Internet]. Bandung: Alfabeta; 2022. 285 p. Available from: https://www.scribd.com/document/691644831/Metode-Penelitian-2022-Sugiyono
Moleong LJ. Metodologi Peneltian Kualitatif [Internet]. Revisi. Bandung: Rosdakarya; 2021. 410 p. Available from: https://elibrary.bsi.ac.id/readbook/214060/metodologi-penelitian-kualitatif
Miles MB, Huberman M, Saldana J. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, Volume 14 [Internet]. 4th ed. SAGE; 2020. 380 p. Available from: https://books.google.co.id/books?id=oMT6wQEACAAJ
Mubarok R, Ramadhan F, Sulistiani. Peningkatan Mutu Lembaga Pendidikan Dasar melalui Penerapan Manajemen Strategik. 2024;3(2):73–84.
Rasul D. Majalah Jendela Fikbud. 2024. p. 29 Pemahaman Kepsek Wujudkan Keberhasilan Implementasi Pembelajaran. Available from: https://jendela.kemdikbud.go.id/v2/kajian/detail/pemahaman-kepsek-wujudkan-keberhasilan-implementasi-pembelajaran?
Ilhami MAHR, Luthfiah MR, Ilyas ME, Amalia K. Implementasi Evaluasi Program Pendidikan yang Holistik dan Berkelanjutan untuk Memastikan Kualitas Pendidikan yang Optimal. Tsaqofah. 2024;4(4):3024–38.
Ansar A, Anwar ARA, Hastuti S. Impelementasi Program Sekolah Penggerak; Analisis Lima Intervensi, Pemilihan Tema Profil Pelajar Pancasila, Dan Pengembangan Kurikulum. J Penelit Ilmu Pendidik Indones. 2025;4(1):1–7.
Asran, Zamri, Hasmi, Hasan HM, Amaludin. Peran Pendidikan Islam Dalam Menanamkan Nilai Akhlakul Karimah Pada Peserta Didik Di Era Globalisasi Di Sd Negeri 18 Kalosi. 2025;1:114–27.
Nurkholizah U. Implementasi Program Pesantren Sabtu-Minggu (Persami) dalam Penguatan Pemahaman Agama Siswa Non Pesantren di SMA Plus Al-Azhar Jember. 2020;144. Available from: https://digilib.uinkhas.ac.id/831/1/1.pdf#17#4
Zuanda S, Wulandari Fahrezi D, Fabiola Rised G, Syaifuddin M, Universitas Sultan Syarif Kasim Riau P. Implementasi dan Evaluasi Kebijakan Pendidikan. J Pendidik Tambusai. 2024;8(2):27207–18.
AERO. Australian Education Research Organisation. 2024. p. 1–5 Penjelasan: Komponen utama implementasi. Available from: https://www.edresearch.edu.au/other/articles/explained-key-components-implementation?
Dessy YS, Maulina P, Sahab SNA. Tafsir Ayat Al Quran dan Hadist tentang Pendidik dan Peserta Didik [Internet]. 2023. Available from: https://www.scribd.com/document/690969976/Makalah-Alquran-dan-Hadits-tentang-pendidik-dan-peserta-didik
Azra S. Pemahaman Akhlak Islam Terhadap Allah , Rasul , Orang Tua , dan Diri Sendiri Sebagai Fondasi. 2025;04(04):4–7.
Ardiningrum TD. Menanamkan Nilai Adab sebelum Ilmu dalam Pembelajaran Upaya Pembentukan Karakter dan Etika Peserta Didik. 2025;2:44–55.
Fathurrohim MA, Nurfuadi. Akhlak Kepada Diri Sendiri. 2024;3(1):34–48.