Implementasi Program Tarkiban dalam Pembelajaran Nahwu di Pondok Pesantren Wahdatuttauhid 2 Baleendah

Authors

  • Alfauzi Dwi Julianto Pendidikan Agama Islam

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.25615

Abstract

Abstract. Nahwu is one of the fundamental disciplines in Arabic language learning that enables students to understand the grammatical structure of classical Islamic texts accurately. Pondok Pesantren Wahdatuttauhid 2 Baleendah implements the Program Tarkiban as a supporting learning program for ibtida-level students. This study aims to describe the planning, implementation, evaluation, supporting factors, and inhibiting factors of the Program Tarkiban in nahwu learning. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of Miles, Huberman consisting of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Program Tarkiban is implemented through systematic planning, structured learning activities, and continuous evaluation. Learning activities include material review, memorization, question-and-answer sessions, repetition, explanation of grammatical rules, individual exercises, and narkib activities. Evaluation is conducted orally to assess students’ ability to determine tarkib, i’rab, word positions, and the grammatical principles underlying Arabic sentence structures. The implementation of the program is supported by competent teachers, students’ motivation, repetitive learning activities, institutional support, and the use of the Buku Tarkiban as the primary learning resource. Meanwhile, differences in students’ initial abilities, difficulties in memorization, and limited learning concentration become the main obstacles during implementation. Overall, the Program Tarkiban contributes to improving students’ understanding and practical application of nahwu through structured and continuous learning activities.

Keywords: Program Tarkiban, Nahwu Learning, Islamic Boarding School.

Abstrak. Nahwu merupakan salah satu ilmu alat yang memiliki peranan penting dalam pembelajaran bahasa Arab karena menjadi dasar dalam memahami struktur kalimat serta makna kitab-kitab keislaman. Pondok Pesantren Wahdatuttauhid 2 Baleendah menerapkan Program Tarkiban sebagai program pendukung pembelajaran nahwu bagi santri kelas ibtida. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung, dan faktor penghambat implementasi Program Tarkiban dalam pembelajaran nahwu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Tarkiban dilaksanakan melalui perencanaan yang sistematis, pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Kegiatan pembelajaran meliputi pengulangan materi, penyampaian materi baru, hafalan, tanya jawab, pelafalan kaidah, latihan individu, dan kegiatan narkib. Evaluasi dilakukan secara lisan untuk mengukur kemampuan santri dalam menentukan tarkib, i’rab, kedudukan kata, serta menjelaskan kaidah nahwu yang mendasarinya. Implementasi program didukung oleh kompetensi pengajar, motivasi santri, pembelajaran yang dilakukan secara berulang, dukungan pondok pesantren, serta penggunaan Buku Tarkiban sebagai sumber belajar utama. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan awal santri, kesulitan menghafal dan menerapkan kaidah nahwu, serta kurangnya konsentrasi sebagian santri selama pembelajaran. Secara keseluruhan, Program Tarkiban berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan santri memahami sekaligus menerapkan kaidah nahwu melalui proses pembelajaran yang sistematis dan berkesinambungan.

Kata Kunci: Program Tarkiban,  Pembelajaran Nahwu, Pondok Pesantren

References

[1] Ahyar, D. B., Paulus Robert Tuerah, Irani, U., Subroto, D. E., Masita, E., Gultom, E., Asmara, A., Akbar, M. N., Evitasari, A. D., Ariyani, D., Rahman, M. A., Larekeng, S. H., Yumelking, M., Purnomo, D., Wedayanthi, L. M. D., Aghata, F., & Adika, D. (2023). Desain Sistem Pembelajaran (Sarwandi (ed.); 1 ed.). PT. Mifandi Mandiri Digital.
[2] Alisha, M. N. (2025). Akselerasi Baca Kitab Kuning Dengan Metode Nubdzatul Bayan Dalam Memperkuat Pemahaman Kitab Fathul Qorib Di Pondok Pesantren Nurul Abror Al Robbaniyin Banyuwangi.
[3] Balqhis, N., Putriyana, D., & Yusuf, K. (2025). Kontribusi Ilmu Nahwu dan Shorof Terhadap Kemampuan Pemahaman Tafsir Al- Qur ’ an : Studi pada Peserta MTQ Cabang Tafsir Bahasa Arab. Jurnal Pendidikan Sains Dan Humaniora, 4(3), 551–560. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.197
[4] Ilyas, H. M., & Syahid, A. (2018). Pentingnya Metodologi Pembelajaran Bagi Guru. Jurnal Al-Aulia, 04(01), 58–85. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=672676#
[5] Khairul, A., & Jasminto. (2025). Implementasi Pembelajaran Nahwu dan Shorof dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning dengan Menggunakan Metode 33 di Pondok Pesantren Al- Hasyim Mayangan Jogoroto Jombang. De_Journal: Dharmas Education Journal, 6(1), 260–267. http://ejournal.undhari.ac.id/index.php/de_journal
[6] Latif, A., Shiddiq, J., Hidayat, A. F. S., Mahdi, R., & Amin, I. (2022). Keutamaan Aspek Linguistik Bahasa Arab Menurut Pemiikiran Ibnu Katsir. Hijai-Journal on Arabic Language and Literature, 5(1), 42–55.
[7] Mufadhol, A. T., & Nuraeni, N. (2025). Pentingnya Bahasa Arab Dalam Mengembangkan Pemahaman Islam yang Mendalam : Analisis Tentang Metode Pembelajaran dan Penerapannya. 3.
[8] Muwaffaq, M. N., Rohmanudin, & Hanifudin Azis, M. (2023). Inovasi Metode Pembelajaran Bahasa Arab di Lembaga Kursus Bahasa Arab Al Azhar Pare, Kediri. 01(01), 287–296. https://ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/mujalasat
[9] Pardini, A. S., Kristian, D., Hadi, J. K., Firmansyah, H., Fauzan, Hartati, M. S., & Susiyanto. (2025). Perspektif Progresivisme John Dewey dalam Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi, 5(2), 274–281. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1448
[10] Sam, Z. (2018). Metode Pembelajaran Bahasa Arab. Nukhbatul ’Ulum: Jurnal Bidang Kajian Islam, 2(1), 206–220. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v2i1.16
[11] Sutiyo. (2025). Pelatihan Pembelajaran Ilmu Nahwu Menggunakan Panduan Kitab Jurumiyah Dalam Meningkatkan Pemahaman Santri Terhadap Al- Qur ’ an. 5, 233–250.

Published

2026-08-03