Persepsi Mahasiswa Angkatan 2025 tentang Program Mentoring BTAQ Kelas Hijaiyyah di Universitas Islam Bandung serta Evaluasi Pelaksanaannya
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.25494Keywords:
Persepsi Mahasiswa, Program Mentoring BTAQ, Kemampuan Membaca Al-Qur'an, Kelas Hijaiyyah, Evaluasi Program, Students' Perceptions, BTAQ Mentoring Program, Qur'anic Reading Ability, Hijaiyyah Class, Program EvaluationAbstract
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi pelaksanaan Program Mentoring Baca Tulis Al-Qur'an (BTAQ) sebagai upaya mendukung peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an mahasiswa baru di Universitas Islam Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap Program Mentoring BTAQ pada kelas Hijaiyyah, menggambarkan kemampuan membaca Al-Qur'an mahasiswa, serta mengevaluasi pelaksanaan program. Penelitian ini didasarkan pada teori persepsi menurut Robbins dan Judge (2020) serta konsep kemampuan membaca Al-Qur'an yang mencakup ketepatan makhraj, penerapan tajwid, kelancaran membaca, dan tartil. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi nilai Ujian Akhir Mentoring (UAM), kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) persepsi mahasiswa terhadap Program Mentoring BTAQ berada pada kategori positif, (2) kemampuan membaca Al-Qur'an mahasiswa digambarkan melalui capaian kompetensi membaca berdasarkan hasil Ujian Akhir Mentoring (UAM), (3) evaluasi pelaksanaan program berdasarkan analisis Input–Process–Output (IPO) menunjukkan bahwa keterpaduan komponen input, process, dan output mendukung tercapainya tujuan Program Mentoring BTAQ dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an mahasiswa.
Abstract. This research was motivated by the importance of evaluating the implementation of the Qur'an Reading and Writing Mentoring Program (BTAQ) as an effort to support the improvement of first-year students' Qur'an reading skills at Universitas Islam Bandung. This study aimed to describe students' perceptions of the BTAQ Mentoring Program in the Hijaiyyah class, to describe students' Qur'an reading ability, and to evaluate the implementation of the program. The study was based on the perception theory proposed by Robbins and Judge (2020) and the concept of Qur'an reading ability, which includes the accuracy of makhraj, the application of tajwid, reading fluency, and tartil. This study employed a quantitative approach with a descriptive method. Data were collected through questionnaires and documentation of the Final Mentoring Examination(UAM) scores and were analyzed using descriptive analysis. The findings revealed that; (1) students' perceptions of the BTAQ Mentoring Program were in the positive category, (2) students' Qur'an reading ability was reflected in their competency achievement based on the UAM results, (3) furthermore, the evaluation of the program based on the Input–Process–Output (IPO) framework indicated that the integration of input, process, and output components supported the achievement of the program's objective in improving students' Qur'an reading ability.
References
Padilah, N. Y. N., Qomusuddin, I. F., & Destian, I. (2024). Efektivitas Kelas Takhassus Baca Tulis Al Quran (BTQ) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al Quran. JSIM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 5(1), 59–67.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2020). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.
Rusman. (2017). Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sagala, S. (2013). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Solihin, A., Noviana, R., & Munawar, W. (2024). Analisis Kesulitan Membaca Al-Qur’an di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin UPI Angkatan 2024. Hamalatul Quran: Jurnal IlmuIlmu Al Quran, 5(2), 651–659.
Unisba, L. K. (2025). Modul Mentoring BTAQ Al-Taisîriyyah.
Warsah, I., & Morganna, R. (2025). The Effect of the Mahasiswa Mengaji Program on the Qur’an Reading Skills of IAIN Curup Students. Al Quds: Jurnal Studi Al Quran Dan Hadist, 9(2), 262–283.