Analisis Program Unnggulan Muhadaharah Dalam Meningkatkan Karakter Komunikatif di MI Asmaul Husna Katapang Kabupaten Bandung

Authors

  • Dika Purnama Pendidikan Agama Islam
  • Ayi Sobarna Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan keguruan
  • Giantomi Muhammad Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan keguruan

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.25009

Abstract

Abstract. The Muhadharah flagship program at MI Asmaul Husna Katapang was established to address students' difficulties in public speaking caused by a lack of self-confidence and limited communication experience. This study aims to describe the program's objectives, its implementation, the supporting and inhibiting factors, and its overall success in developing students' communicative character. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected from the principal, supervising teachers, and students through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, display, and conclusion drawing, with validity ensured through triangulation. The findings indicate that the Muhadharah program aims to instill communicative character through public speaking habits grounded in Islamic values. It is conducted every Saturday at the school mosque through preparation, execution, and evaluation stages. Supporting factors include the commitment of the school staff, parental support, and adequate facilities, while inhibiting factors include student nervousness and limited time. The study concludes that the program effectively develops communicative character, as evidenced by students' increased confidence, polite language use, systematic delivery of messages, and active participation in communication activities.

Keywords: Muhadharah, Communicative Character, Public Speaking, Islamic Primary Education.

Abstrak. Program unggulan Muhadharah di MI Asmaul Husna Katapang didirikan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam berbicara di depan umum yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri dan minimnya pengalaman berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tujuan program, pelaksanaannya, faktor pendukung dan penghambat, serta keberhasilan program dalam membentuk karakter komunikatif peserta didik. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan dari kepala sekolah, guru pembimbing, dan peserta didik melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan yang diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Muhadharah bertujuan membentuk karakter komunikatif melalui pembiasaan berbicara di depan umum yang dilandasi nilai-nilai Islam. Program dilaksanakan rutin setiap hari Sabtu di masjid sekolah melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung meliputi komitmen staf sekolah, dukungan orang tua, serta sarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi rasa gugup peserta didik dan keterbatasan waktu. Penelitian menyimpulkan bahwa program ini efektif membentuk karakter komunikatif, yang dibuktikan dengan meningkatnya keberanian, kepercayaan diri, penggunaan bahasa yang santun, penyampaian pesan yang sistematis, serta keaktifan peserta didik dalam berkomunikasi.

Kata Kunci: Muhadharah, Karakter Komunikatif, Public Speaking, Madrasah Ibtidaiyah.

References

Muhadharah, Communicative Character, Public Speaking, Islamic Primary Education, Muhadharah, Karakter Komunikatif, Public Speaking, Madrasah Ibtidaiyah.

Published

2026-08-02