Implementasi Program Al-Qur'an Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa Tunarungu di SLB Negeri Cicendo

Authors

  • Fathu Rabbaniyah Al-Haq Pendidikan Agama Islam
  • Huriah Rachmah Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Keguruan
  • Dedih Surana Pendidikan Agama Islam, Tarbiyah dan Keguruan

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24998

Abstract

Abstract. Conventional Qur'an learning is often ineffective for deaf students due to significant hearing and communication barriers. This study focuses on the implementation of the Sign Language Qur'an Program at SLB Negeri Cicendo as an adaptive effort to fulfill the religious needs of these students. The problems in this research are formulated as follows: (1) How is the teacher's planning for the program? (2) How is the implementation process to improve reading ability? (3) What are the challenges and strategies encountered? (4) What is the success level of the program? This research employs a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques used were participatory observation, semi-structured interviews, and documentation studies. Data analysis involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that program planning was carried out by preparing specialized human resources and adaptive modules. Program implementation applies visual and kinesthetic approaches through the Maternal Reflective Method (MMR) with circular seating formations to optimize visual contact. Main challenges encountered include students' "language poverty" and time constraints, addressed through routine habituation strategies every Wednesday. The program demonstrates a positive success level, marked by improved recognition of hijaiyah letters and independent signing. Notably, three students have reached the stage of reading the Qur'an, representing the elementary, junior high, and senior high school levels.

Keywords: Sign Language Qur'an Program, Qur'an Reading Ability, Deaf Students.

 

Abstrak. Pembelajaran Al-Qur’an secara konvensional sering kali tidak efektif bagi siswa tunarungu karena adanya hambatan komunikasi dan keterbatasan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Al-Qur’an Isyarat di SLB Negeri Cicendo sebagai upaya memenuhi kebutuhan religius siswa. Masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan guru dalam program tersebut? (2) Bagaimana proses pelaksanaannya untuk meningkatkan kemampuan membaca? (3) Apa saja tantangan dan strategi yang dihadapi? (4) Bagaimana tingkat keberhasilan program tersebut? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan dengan menyiapkan sumber daya guru melalui pelatihan khusus dan penggunaan modul Al-Qur'an Isyarat yang adaptif. Pelaksanaan program menerapkan pendekatan visual, demonstrasi, dan pembiasaan menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR) dengan formasi duduk melingkar. Tantangan utama yang dihadapi meliputi hambatan komunikasi dan keterbatasan waktu, yang diatasi melalui strategi pembiasaan rutin setiap hari Rabu. Program ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang positif, ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah dan memperagakan isyarat secara mandiri. Tercatat tiga siswa telah mencapai tahap membaca Al-Qur’an, yang masing-masing mewakili jenjang SD, SMP, dan SMA.

Kata Kunci: Program Al-Qur’an Isyarat, Kemampuan Membaca Al-Qur’an, Siswa Tunarungu

References

Sign Language Qur'an Program, Qur'an Reading Ability, Deaf Students, Program Al-Qur’an Isyarat, Kemampuan Membaca Al-Qur’an, Siswa Tunarungu

Published

2026-08-02