Pengelolaan Pembiasaan Shalat Dhuha Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Siswa Di MI Al-Misbah Kab.Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24918Abstract
Abstract. Discipline is a fundamental character trait that needs to be instilled from the primary education level, and the practice of establishing religious habits—such as the Dhuha prayer—is a common strategy employed by religious-based schools to cultivate this trait. This study analyzes the management of the Dhuha prayer habituation program—covering planning, implementation, and evaluation, as well as supporting and inhibiting factors—in shaping student discipline at Madrasah Ibtidaiyah Al-Misbah, Bandung Regency. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through participant observation; interviews with the madrasah principal, the teacher in charge of the activity, classroom teachers, students, and parents; and document analysis; the data were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model. Data validity was verified through source and method triangulation. The results indicate that the management of the Dhuha prayer habituation follows the Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC) framework and contributes to four aspects of student discipline: time management, study discipline, adherence to rules, and discipline in religious observance. Key supporting factors include teacher role-modeling and principal support, while inhibiting factors include limited wudu (ablution) facilities and inconsistent levels of student awareness. The study concludes that the Dhuha prayer habituation program is an effective effort to shape student discipline, evidenced by improved punctuality, adherence to school regulations, responsibility regarding tasks, and the development of a disciplined attitude in daily life.
Keywords: Dhuha prayer habituation, disciplined character, character education management.
Abstrak. Disiplin merupakan salah satu karakter dasar yang perlu ditanamkan sejak jenjang pendidikan dasar, dan pembiasaan ibadah menjadi salah satu strategi yang lazim diterapkan di sekolah berbasis keagamaan untuk menumbuhkan karakter tersebut. Penelitian ini menganalisis pengelolaan pembiasaan salat Dhuha yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi beserta faktor pendukung dan penghambatnya dalam membentuk karakter disiplin siswa di Madrasah Ibtidaiyah Al-Misbah, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan kepala madrasah, guru penanggung jawab kegiatan, guru kelas, peserta didik, dan orang tua, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pembiasaan salat Dhuha dilaksanakan melalui kerangka Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) dan berkontribusi terhadap empat aspek disiplin siswa, yaitu disiplin waktu, disiplin belajar, disiplin menaati aturan, dan disiplin beribadah. Faktor pendukung utama meliputi keteladanan guru dan dukungan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana wudhu dan kesadaran siswa yang belum merata. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembiasaan shalat dhuha merupakan salah satu upaya yang dilakukandalam membentuk karakter disiplin siswa, yang ditunjukkan melalui meningkatnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, tanggung jawab terhadap tugas, serta terbentuknya sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari
Kata Kunci: pembiasaan salat Dhuha, karakter disiplin, manajemen pendidikan karakter.
References
2. Asyari FA. Peran salat Dhuha dalam membentuk karakter disiplin di sekolah dasar. Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam. 2025;8.
3. Rahmawati S. Pembiasaan salat Dhuha dalam membentuk karakter siswa kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Al-Khoiriyah Kabupaten Lampung Utara [Skripsi]. Metro: Institut Agama Islam Negeri Metro; 2023.
4. Octaviani S. Implementasi kegiatan keagamaan dalam membentuk karakter siswa di MI Sukamerang [Skripsi]. Bandung: Universitas Islam Bandung; 2024.
5. Hoerudin A. Implementasi pembiasaan salat Dhuha dalam meningkatkan disiplin siswa di MI-Tarbiyatul Athfal. Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan. 2025.
6. Farid A. Penguatan karakter kedisiplinan siswa melalui pembiasaan salat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyah Darunnajah 2 Cipinang Bogor. Community Development Journal. 2023;4(4):9559-64.
7. Khoerudin A. Peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter disiplin siswa. Sibatik Journal. 2025.
8. Abdussamad Z. Metode penelitian kualitatif. Rapanna P, editor. Makassar: CV Syakir Media Press; 2021.
9. Rijali A. Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah. 2019;17(33):81-95.
10 Terry GR, Rue LW. Dasar-dasar manajemen. Jakarta: Bumi Aksara; 2010.
11. Banuera RDU. Perencanaan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. 2023.
12 Ibrahim R. Teori pembelajaran sosial dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan. 2023.
13 Handoko Y. Disiplin dan nilai-nilai religius dalam membentuk perilaku tangguh dan tanggung jawab. Indonesian Journal of Islamic Religious Education. 2023;1(2).
14. Harni S, Tarjiah I. Implementasi teori behaviorisme dalam membentuk disiplin siswa SDN Cipinang Besar Utara 04 Petang Jatinegara Jakarta Timur. Profesi Pendidikan Dasar. 2018;1(2):127-36.
15. Fitriani A, Yanuarti E. Upaya guru pendidikan agama Islam dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual siswa. Jurnal Pendidikan Islam. 2018;3.
16 Firmansyah A. Implementasi manajemen pendidikan karakter religius melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pembiasaan keagamaan. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. 2022;4(1).
17. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Jakarta: Kemendikbud; 2015.
18. Sri R, et al. Teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow dan implikasinya dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan. 2013.
19. Faiz A. Tinjauan analisis kritis terhadap faktor penghambat pendidikan karakter di Indonesia. Jurnal Basicedu. 2021;5(1):1766-77.