Pengaruh Pembiasaan Shalat Berjamaah terhadap Kecerdasan Emosional Siswa di MTs As-Shofa Cisarua

Authors

  • Raihan Nuhafidz Pendidikan Agama Islam

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24877

Keywords:

Pembiasaan Shalat Berjamaah, Kecerdasan Emosional, Siswa, Madrasah Tsanawiyah, Pendidikan Islam.

Abstract

Abstrak. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu dalam mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat, yang memegang peranan penting dalam keberhasilan hidup seseorang baik secara akademik maupun sosial. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membentuk dan meningkatkan kecerdasan emosional siswa adalah melalui pembiasaan ibadah, khususnya pembiasaan shalat berjamaah yang mengandung nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, ketaatan, dan kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pembiasaan shalat berjamaah siswa, tingkat kecerdasan emosional siswa, serta pengaruh pembiasaan shalat berjamaah terhadap kecerdasan emosional siswa di MTs As-Shofa Cisarua. Metode penelitian menggunakan survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 152 siswa dan data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat pembiasaan shalat berjamaah siswa berada pada kategori sedang (73.0%) dengan nilai rata-rata 63.66, dan tingkat kecerdasan emosional siswa juga berada pada kategori sedang (73.7%) dengan nilai rata-rata 85.93. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pembiasaan shalat berjamaah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional siswa dengan nilai t hitung sebesar 12.885 > t tabel 1.976 dan nilai signifikansi 0.000 < 0.05. Besar kontribusi pembiasaan shalat berjamaah terhadap kecerdasan emosional siswa adalah sebesar 52.53%, dengan persamaan regresi Ŷ = 14.90 + 1.12X, yang berarti semakin tinggi tingkat pembiasaan shalat berjamaah siswa maka semakin tinggi pula kecerdasan emosional yang dimilikinya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program pembiasaan shalat berjamaah secara lebih bermakna dan menyeluruh sebagai salah satu strategi efektif dalam membentuk kecerdasan emosional siswa di lingkungan madrasah.

Abstract. Emotional intelligence plays an important role in students' academic and social success. One effort to build students' emotional intelligence is through the habituation of worship, particularly congregational prayer, which contains the values of discipline, togetherness, obedience, and social care. This study aims to determine the level of congregational prayer habituation, the level of students' emotional intelligence, and the effect of congregational prayer habituation on students' emotional intelligence at MTs As-Shofa Cisarua. The method used is a quantitative survey with a sample of 152 students, and data were collected through a Likert-scale questionnaire. Descriptive analysis shows that both the level of congregational prayer habituation (73.0%) and the level of emotional intelligence (73.7%) are in the moderate category, with mean scores of 63.66 and 85.93 respectively. Simple linear regression analysis shows that congregational prayer habituation has a positive and significant effect on students' emotional intelligence, with t-count 12.885 > t-table 1.976 and significance 0.000 < 0.05. The contribution of congregational prayer habituation to emotional intelligence is 52.53%, with the regression equation Ŷ = 14.90 + 1.12X. This study recommends strengthening congregational prayer habituation programs in a more meaningful and comprehensive way as an effective strategy for shaping students' emotional intelligence in the madrasah environment.,



References

Emotional intelligence

Published

2026-08-02